Mencoba Berhenti Minum Kopi

Baiklah, mulai dari mana ya ?

Mungkin mulai pertama kali saat aku mengenal kopi saja.

Pertama Kali Mengenal Kopi

Ku pikir pertama kali aku mengenal kopi itu pada saat aku masih SMP.

Iya sudah 15 tahun yang lalu.

Pertama kali minum kopi itu seingatku itu kopi sachet yakni kopi ABC susu.

Setelah minum kopi rasanya mata melek, dan badan begitu energik sekali.

Tentu, rasanya badan enak saja.

Mulai saat itu, aku sudah sering minum kopi.

Dan beberapa kali juga kopi manis seperti kopi good day.

Namun, seiring berjalan nya waktu, minum kopi manis itu makin ga mempan saja rasanya.

Akhirnya, makin menjadi jadi yakni kopi hitam pahit.

Ada yang kopi Toraja, Gayo, dan semacam nya.

Mulai dari awal perut yang ga nerima, sekarang jadi mulai terbiasa saja.

Ku pikir selama 5 tahun terakhir ini aku rutin untuk mengosumsi kopi hitam saja.

Tapi, dulu sebenarnya ada rencana untuk aku berhenti ngopi.

Saat itu, aku ke dokter untuk periksa mata dimana mata kiriku mengalami kedutan.

Dan dari dokter menyarankan untuk mengurangi kafein.

Saat aku mengurangi kafein maka yang terjadi adalah gelisah di awal, dan akhirnya ya balik lagi minum kopi.

Memang sih kedutan berkurang karena saraf mata tidak terangsang.

Kemudian, di tahun 2024 atau 2025 ya aku merasa bahwa hidup ga akan energik kalo ga ngopi.

Sampai ada hari dimana kepalaku pusing dan aku mau pulang dari kantor ke rumah, tapi tangan ku gemetar saat naik motor dan akhirnya aku terlentang di jalanan.

Kemudian, aku istirahat dulu, dan naik motor lagi dan muntah di jalan.

Kemudian, naik motor lagi dan masih sama, masih ga kuat & akhirnya terlentang di jalan.

Hingga akhirnya, aku udah ga kuat dan aku terlentang di warung & dikerokin & diantar pulang ke rumah.

Saat itu kepalaku sudah pusing sekali.

Besoknya aku ke puskesmas tapi kesehatan menunjukan normal saja.

Kalo aku ingat ternyata, aku sudah mengurangi minum kopiku dan istilahnya withdrawal caffeine.

Dan pas aku cek di google, memang benar.

Ada dampak yang signifikan ketika kita berhenti minum kopi.

Kepala pusing, tangan gemetar, lemas, sulit fokus, kedinginan & semacamnya.

Tentu, semua tanda itu ada di aku alami.

Memang hari kedua & ketiga adalah puncak nya.

Setelahnya, aku berhenti ngopi selama seminggu & akhirnya aku ngopi lagi karena ngerasa ga fokus aja.

Terakhir, hari minggu kemarin tuh aku belum ngopi di pagi nya & rasanya badan cape aja.

Akhirnya sorenya baru ngopi dikit.

Dan kemarin, aku ke puskesmas sama juga, normal, tapi kepala sakit saja.

Kemarin pun minum kopi dikit dan langsung ringan kepala.

Hari ini mungkin udah hari ketiga sejak caffeine withdrawal, sakit kepala sudah mulai berkurang dan ya aku berencana untuk tidak minum kopi sementara.

Terima kasih Kopi

Tentu, kopi udah jadi bagian dari kehidupan ku.

Bisa dibilang dengan 2 sendok makan kopi Toraja yang itu masih batas normal tapi udah maksimal jumlah caffein nya, membuat aku semakin tak lepas dari kopi.

Kopi pun juga sering membantu ku dalam berbagai hal.

Kafein, itu yang dicari dari kopi.

Alasan berhenti minum kopi

Pada kenyataannya hidup adalah dinamis, jadi aku tak akan bilang aku akan berhenti minum kopi.

Alasan pertama adalah ketergantungan.

Aku ngerasa bahwa ketergantungan pada kopi ini membuatku tak bisa lepas dari kopi.

Beberapa kali ketika aku berada di alam dan tidak bisa membuat kopi karena ada proses pendidikan, itu asli ngantuk sekali dan lemas saja,

Lagi pula sesuatu yang ketergantungan adalah yang berbahaya.

Kedua, tanpa kopi maka tak bisa hidup.

Ini seperti buah simalakama dimana aku harus mengosumsi kopi untuk menunjang kehidupan.

Ini bahaya buatku sebenarnya.

Ketiga, mengurangi mata kedutan, tentu mata kedutan ini akan berhenti seiring dengan berhenti kosumsi kafein.

Keempat, energi menjadi stabil.

Kopi membuat kita kembali energik, sebelum lari, sebelum ke GYM, tapi itu membuat energi menjadi meluap-luap.

Kemudian, masih banyak sih alasan nya kaya tidur yang nyenyak dan lain -lain.

Memang kopi itu bagus, tapi buat yang sudah ketergantungan maka ada saat dimana aku harus berhenti sementara dulu.

Kedepan, mungkin aku akan minum kopi tapi dosis nya udah ga begitu banyak & sering.

Sebenarnya ini target ku 1-2 tahun yang lalu, cuman belum terjadi.

Dan dikarenakan aku sedang melewati fase berhenti minum kopi dimana dampak nya di hari pertama hingga ketiga itu sakit kepala, badan pegel-pegel, susah tidur, mengigau & lainnya.

Yasudah sekalian saja aku lanjutkan untuk berhenti minum kopi dulu saja.

Kafein, ku pikir aku akan menggantikan dengan air putih dulu saja.

Bukan karena aku benci kau kafein, tapi aku tak akan pernah bisa merdeka jika aku masih ketergantungan pada sesuatu.

Tagline No Coffe No Life, aku sudah tak akan gunakan lagi.

Saat Membuat Kopi

Jakarta, 06 Januari 2025 Pukul 11.20 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *