Sekarang jam satu siang, aku nulis tulisan ini sambil minum kopi hitam dingin yang sudah ku buat.
Iya tapi sekarang aku lagi rebahan di sofa dengan kaki juga di sofa.
Kalo ditanya nikmat nya ya nikmat banget, cuman ini ga sopan, tapi kan di rumah ya, ya jadi beda cerita.
Rasanya hari tuh cepet banget berlalu ya, atau kadang juga aku berpikir apakah tidur ku yang terlalu banyak.
Sebenarnya nya normal sih ya sekitaran 7 jam, ya menurut ku.
Tapi rasanya, tanggung jawab makin bertambah dengan kondisi waktu yang tidak berubah.
Jelas pusing dong, banyak tanggung jawab, ya banyak kegiatan, artinya juga banyak ngeluarin uang.
Ya gitu deh, dulu pas aku berada di tambang Grasberg tuh mikir,
” enak kali ya hidup di desa kecil sembari minum kopi dan baca buku ”
Ya hidup yang damai saja.
Nyatanya setelah aku resign dari tambang Grasberg tersebut ya kejadian sih, minum kopi sambil baca buku, cuman bedanya bukan di desa tapi di rumah sama d perpustakaan.
Tapi, lama-lama bosen juga.
Akhirnya, singkat cerita ya hidup terus berjalan dan aku sudah memilih jalan sebagai warrior ini.
Hm, gitu lah hidup.
Dan manusia juga ga pernah puas.
Tapi satu hal yang ku percaya bahwa kita juga mesti punya rencana jangka panjang tapi juga harus taktis dengan kondisi saat ini.
Ya jalanin apa yang ada dulu, sabar dulu, dan nikmati proses nya.
Ga usah muluk-muluk, ya namanya kan juga impian, kalo tercapai dan takdir nya ya Alhamdulillah.
Tapi kalo belum ya sudahlah, yang penting kita udah berusaha kok.
Sederhana
Sederhana.
Hm, ku pikir aku masuk ih tipe orang yang sederhana.
Bahkan, handphone ku saja yang ku gunaan sekarang juga layarnya pecah tapi masih bisa digunakan.
Motor ku juga begitu.
Tapi yasudah lah, yah penting menyesuaikan aja.
Orang melihat kita juga dari karakter bukan dari material.
Lagi pula, aku tuh mikir misalnya nih ya kita sebagai penjemput ilmu masa lebih keliatan sukses daripada gurunya.
Coba bayangin kalo kalian jadi gurunya, mungkin minder ya.
Ya gitu.
Usiaku juga masih muda, ngapain juga begitu.
Ditambah memang uang nya juga sih hehe.
Tapi, memang kalo pejuang ilmu itu ya harus sabar, tabah, dan itulah Adab.
Kalo sudah merasa sukses dan besar ya mungkin beda kali ya.
Ya buat orang lain maksudnya wkwk.
Kopi
Banyak masalah yang pada akhirnya aku sendiri yang memutuskan.
Mesin bergerak karena ku.
Jika semua ini masih aman saja itu karena aku yang sebenernya juga berada di pondasi yang rentan.
Jika aku sakit, kestabilan akan goyang.
Ya, itukan menurutku.
Pada akhirnya aku meminum kopi untuk membuat otak ku berpikir lebih jernih dan membuat lebih tenang.
Ku pikir aku juga sudah candu akan kopi.
Dulu pernah kejadian, tapi akan ku ceritakan di lain waktu.
Yang jelas, kopi hitam nikmat yang ku konsumsi masih membuat dunia ini masih stabil.
Ya ini kan sementara, jadi dinamis.
2026
Tahun depan ya, hm.
Mungkin itu akan menjadi salah satu tahun penting dalam hidup ku.
Jika bukan tahun depan, mungkin akan memakan waktu lebih lama.
Aku akan berjuang!.
Banyak hal yang ingin ku capai dalam hidupku di tahun depan.
Tahun depan juga mungkin salah satu tahun keberuntungan ku.
Di tahun 2025 ini mode ku bertahan, tapi tahun depan sudah masuk mode menyerang.
Hm enak juga ya punya platform website ini biar jadi tempat curhatan hati wkwk.
Walau ya dipikirkan & di tuliskan di website ini mesti disesuaikan dengan undang-undang kemanusiaan wkwk.
Kalo habis nulis tuh kepala lebih ringan aja. Yl
Ya satu-satu dahulu di beresin nya.
Oh iya, tadi pagi bener-bener beresin rumah dan cape juga+ siang ini panas sekali.
Emang rumah itu tempat paling enak ya.
Itu dulu kali ya.
Setelah minum kopi, aku juga ingin mengerjakan sesuatu yang harus dikerjakan.
Jakarta, Minggu, 12 Oktober 2025 Pukul 13.00 WIB
