Tentang Jodoh

Akhir-akhir nya ini sepertinya undangan pernikahan terus saja berdatangan.

Ya, rasanya gimana yaa.

Senang sih pasti mengetahui bahwa orang yang kita kenal mendapatkan pasangan hidup nya.

Tapi, di satu sisi mikir,

Kapan ya giliran ku “.

Tentu saja bahwa di usiaku yang akan menginjak kepala 28 ini, aku sudah berpikir untuk menikah.

Ya, persiapan sih pasti. Namun, mungkin belum waktunya saja.

Menikah

Aku tahu bahwa para pembaca ku itu ialah orang – orang cerdas dan orang – orang yang sayang padaku.

Karena itu, aku ingin terima kasih kepada kalian.

Ngomong – ngomong masalah menikah, ya itu perjalanan yang sangat panjang.

Karena itu aku juga tak ingin terburu-buru, pasti ada saatnya.

Bahkan, temanku saja yang seusia dengan ku sudah ada yang cerai, ya cerai.

Atau banyak juga yang usianya di atas ku juga cerai, atau tetap berumah tangga tapi kerjaan nya informasi nya bertengkar mulu.

Tentu, aku bukanlah seorang penggosip atau ingin tahu urusan orang lain, bukan.

Tapi ya namanya mulut orang pasti saja ada yang bicara.

Ya, intinya pernikahan mereka tidak lancar.

Atau ada juga yang menikah di usia kepala tiga, kepala empat, atau bahkan aku kenal teman-temanku yang sudah kepala empat tapi belum juga menikah, Wa Allahu alam.

Karena itu, juga menjadi referensi ku bahwa menikah juga disiapkan benar-benar karena merupakan ibadah seumur hidup.

Kecocokan

Ngomong – ngomong masalah tipeku, ya ku pikir tidak ada jawaban resmi nya ya, cuman sefrekuensi saja.

Terkadang ya, ada saja seorang yang ingin membuat ku terpesona dengan harum minyak wangi nya, atau ada juga yang memperlakukan layaknya seorang yang spesial.

Tapi entahlah, ga cocok aja.

Aku pikir menjadi diri sendiri adalah yang terbaik.

Lagi pula, aku ialah orang yang banyak sekali kekurangan.

Terkadang juga banyak yang ngejar duniawi saja, aku pikir mereka tidak salah.

Tapi, bukan untuk ku saja.

Ya, entahlah, sulit dijelaskan.

Tapi, aku suka dengan orang – orang yang tulus, ya itu sih minimal.

Usaha


Tentu, usaha pun juga dilakukan.

Contoh nya ?

Banyak!.

Yaa, memang belum ada, tapi insyaallah pasti ada.

Yang penting terus ikhtiar dan melakukan yang positif saja saat ini.

Dan memang banyak hal yang memang hakikat jawabannya belum ada sekarang, tapi insyaallah Allah akan memberikan jawaban yang terbaik.

Ingat lah, bahwa kehidupan hanyalah silih berganti antara suka dan duka saja

Teman-teman

Aku tahu bahwa banyak kalian yang mungkin juga belum menikah ya.

Ya gapapa, jangan bersedih. Jangan bersedih.

Saat ini kesempatan kita untuk memperbaiki diri saja.

Insya Allah, Allah akan mendatangkan yang terbaik.

Untuk yang sudah menikah, semoga menjadi keluarga yang damai sejahtera dan selalu dekat dengan Allah.

What’s next ?

Apa ya ?

Ya jalanin saja hidup, terkadang hidup ga bisa ditebak sih.

Insya Allah, kalo kita dekat dengan Allah, hati jadi tenang.

Dan ketenangan itu mahal.

Dan jangan lupa, tetap baca ya website ku hehe, yaa insyaallah kita saling berbagi, saling memahami dan saling mendukung.

Semangat teman – teman, terima kasih.

Entahlah, aku suka dengan kata itu.

Jakarta, 25 Mei 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *