Alhamdulillah, ini kata pertama yang ingin ku ucapkan pada postingan ini.
Jujur saja bahwa aku ingin menulis sesuatu yang hebat sebenarnya pada postingan ku yang ke – 100 ini, tapi pada akhirnya aku memilih sesuatu yang sederhana, ya rasa syukur.
Berbicara mengenai postingan ku yang ke 100 pada website ini, sebenarnya kalo kalian ngecek di tulisan pertamaku itu dimulai di tahun 2020, saat aku masih kerja di Papua.
Setelahnya, aku vakum dalam kegiatan menulis, dan memulai lagi di tahun 2024 ini.
Namun, kegiatan menulis ku itu sudah lama, sudah lebih dari 10 tahun yang lalu dimulai dari Facebook, blog, tumblr dan akhirnya pindah ke website ini.
Jika ada pertanyaan nya, “ Kenapa Menulis ya ? “, sebenarnya yang pas sih, “ Kenapa tidak menulis ya ? “, itu mungkin pertanyaan yang tepat !.
Gaya Bahasa Aku Menulis
Aku pikir bahwa setiap penulis memiliki gaya sendiri, tapi di tulisan ini aku akan memberikan pendapat ku tentang tulisan ku dari sudut pandang diriku sendiri.
Ku pikir cara aku menulis itu lebih banyak menuju ke toko pertama yakni aku. Serta, referensi penulis yang mungkin sama dengan ku yakni Ir. Soekarno.
Yaa, buku Dibawah Bendera Revolusi itu gaya bahasa nya mirip dengan tulisan ku jika kau cermati. Aku copy paste ? Engga sih, kebetulan aja mirip dan cocok.
Selain itu, lingkungan ku juga banyak yang kata yang mempengaruhi ku, contoh nya saja kata ” Kah ? “.
Jika kau cermati, itu kata yang sering aku gunain dan aku ambil dari bahasa Papua yang selalu menggunakan imbuhan ” Kah ” dalam setiap kalimat nya.
Entah kenapa itu sudah tertanam otomatis di otakku saja.
Ya, bisa dibilang gaya bahasa menulis ku itu dipengaruhi oleh buku-buku yang ku baca dan lingkungan sekitar ku.
Setelah ini apa ?
Setelah ini apa, jujur saja itu pertanyaan yang sulit ya.
Tapi, bagi orang yang beriman aku pikir itu sesuatu yang sangat mudah sekali untuk dijawab, kembali ke awal.
Ya, kembali ke surga, asal muasal manusia diciptakan.
Buat apa hidup seribu tahun kalo nanti masuk neraka, lagi pula juga waktu hidup di dunia itu paling beberapa detik dari waktu akhirat.
Jadi, sebenarnya manusia berada dalam kerugian yang hakiki, bagi yang tidak beriman.
Ya itu sih target awal ku menulis buat pundi – pundi akhirat ya.
Kedua, ya ini tulisan ku yang ke-100, sesuatu yang belum pernah ku capai sebelumnya.
Setiap tulisan baru juga akan selalu menjadi rekor ku.
Tapi, jika kau tanya terkait jumlah tulisan berapa banyak yang ku harapkan, aku ingin tulisan di website ini itu bisa mencapai angka kelipatan 100 San hingga 1000 postingan.
Ketiga, tulisan ku yang terangkum dalam tahun tersebut ku abadikan dalam satu buku yang berjudul khusus di tahun 2024 saja.
Ya, semua postingan di 2024 akan menjadi sebagian dari buku Notes From Rıo Jilid 1 : 2024.
Jika kau tanya aku begitu brilian tentang membuat konsep ini maka jawaban mu salah besar, aku tak sepintar itu.
Ketika kau baru memulai sesuatu, kau tak akan tahu jalan mana hingga akhir.
Tapi di pertengahan jalan mungkin kau akan menemukan ide baru, sama seperti ide membukukan tulisan ini dimana aku temukan di tengah tahun ini ketika aku membaca buku Karya Chappy Hakim yang berjudul Retired but not expired.
Bisa dibilang ide itu dari buku tersebut.
Keempat, jika aku bisa bermimpi maka salah satu impianku yakni bisa menulis minimal satu tulisan dalam satu hari di website ini.
Jujur saja, ide menulis setiap hari itu udah dari awal tahun tapi sulit sekali untuk di implementasikan nya.
Ya itu, tentang postingan ku yang ke 100, aku hanya ingin ucapkan syukur kepada Allah.
Oh iya, terkadang beberapa orang menganggap bahwa aku seorang muslim yang kuat, amin. Tapi kenyataannya, kehidupan ku begitu unik.
Dilihat dari history ku selama 15 tahun ini, bahwa belum ada satu pun sahabat terdekat yang paling dekat dengan ku yang beragam Islam.
Lalu siapa yang paling dekat ?.
Jelas hingga hari ini dan masih terus nongkrong bareng ialah sahabat ku yang beragama kristen katolik, kristen Advent, Hindu, kristen protestan, dan Budha.
Jadi, aku tahu banyak kitab mereka secara tidak langsung.
Ini juga merupakan jawaban dari segala pertanyaan terkait itu, maka jika ada pertanyaan muncul dalam ranah publik tentang itu.
Aku tak perlu menjawab, karena mereka yang akan menjawab, mereka yang begitu percaya padaku, dan pastinya berani mati untuk ku.
Sama, aku pun demikian.
Itu apa yang disebut kepercayaan satu sama lain tingkat tinggi.
Yaa, itu sudah.
Terakhir kali ya, karena postingan ini tentang rasa syukur ku.
Aku ngin berbagi Quotes terbaik yang ku pegang selama lebih dari 10 tahun ini.

Jakarta, 25 Agustus 2024
Dari
Rio, Hamba Allah.
