Beberapa temanku mengatakan kepadaku bahwa aku ialah orang yang sulit dijangkau oleh mereka, seperti ada dinding besar antara diriku dengan dunia ini.
Aku seperti memiliki duniaku sendiri, yang lain biar tidak sama mengatakan bahwa aku ialah orang yang smart, misterius, dan visioner.
Entahlah, banyak sekali yang mengatakan itu kepadaku.
Aku pun tak menampik demikian, diantara keluargaku, temanku, tanpa terasa aku laksana bintang di antara gemerlap.
Tapi sejujurnya, aku tak peduli dengan semua itu, aku tak tertarik, bahkan aku tak pernah berpikir demikian.
Teman-temanku mengatakan aku ialah orang yang wolay, alias selow atau bahasa netral nya tenang ataupun cool.
Sejujurnya sekali lagi, aku tak tertarik dengan demikianlah itu.
Andaikan matahari dan bulan datang kepadaku sebagai hadiah agar aku menerima semua dunia ini, aku tak tertarik.
Andaikan, hukuman kematian datang kepadaku agar aku memilih dunia atau kematian, aku akan senang hati memilih kematian itu.
Apa yang aku tertarik
Aku tertarik hanya pada 3 hal.
Yakni, keturunan yang sholeh/sholeha, amal jariyah, & ilmu yang bermanfaat.
Itulah hal penyelamat dalam hidupku setelah hidup ini.
Sehingga, semua kekuatan dunia yang kita miliki dapat berfokus pada itu semua.
Bagi tingkat keluarga, bangsa, & peradaban.
Ingat satu hal, bahwa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian.
Kerugian apa ?
Kerugian dikarenakan kita lupa akan tujuan hidup.
Kenapa kita ada di dunia ini.
Yakni, beribadah & menjadi pemimpin di muka bumi yang sesuai syariat nya.
Aku benar-benar memahami apa yang sedang terjadi di dunia ini.
Entah di Jakarta, Papua, Amerika atau dimanapun terkait ekonomi.
Kemudian, dua kalimat sebelum ini ialah basa basi saja.
Karena aku tak tertarik juga.
Ada beberapa hal di masa depan yang akan kulakukan & kita lakukan.
Banyak hal. Banyak sesuatu.
Ku pikir, aku akan menyampaikan salah satu poin disini tentang masa depan yang mana takdir yang kulakukan.
Aku benar-benar tertarik dengan ini.
Apa itu ?
Perpustakaan
Perpustakaan
Tentu, terdengarnya suatu hal yang umum, tapi akan ada sesuatu yang gila yang kami lakukan terkait ini.
Apa saja ?
Ya, setidaknya negara ini akan membangun minimal 100 perpustakaan terbesar, telengkap & terindah di dunia.
Serta, bahwa jumlah perpustakaan akan lebih banyak daripada jumlah objek publik lainnya. Beberapa perpustakaan harus lebih besar daripada stadion sepak bola bahkan lebih dari stadion gelora bung karno.
Di transportasi publik pun ada, dinding kereta, bis, LRT, MRT semuanya mesti ada punya, di setiap stasiun harus ada, saat ini memang di setiap bandara sudah ada.
Oleh karena nya harus lebih banyak kualitas dan kuantitas.
Di mal pun bahwa setiap mal harus ada perpustakaan.
Beberapa perpustakaan pusat seperti nasional, provinsi, transportasi publik, tidak boleh tutup, alias selalu buka entah tanggal merah, dikarenakan orang-prang yang mengubah dunia bisa saja datang nya di hari itu.
Ini hanya perlu srategi manejemen manusia nya saja.
Ingatkah bahwa perubahan besar tidak pernah lahir dari kumpulan para kambing, melainkan satu singa pun dapat memakan semua kambing itu.
Perpustakaan harus buka non stop laksana tambang yang tak pernah libur.
Kuantitas & kualitas dari perpustakaan, teknologinya dan para pustakawan nya akan menjadi faktor kunci yang fudamental.
Inilah tombak ku, alat ku & mercusuar yang akan mengubah posisi negara ini dalam kawah candradimuka.
Perpustakaan adalah salah satu dari panca dasar yang akan ku bawa dalam visiku.
Kemudian, dengan melihat apa yang sudah terjadi pada pemerintahan saat ini dimana perubahan besar yakni pendidikan ditaruh di level menteri yakni Nadiem, tak begitu berubah, bahkan dari orang terbaik pun.
Itu artinya, perubahan besar harus dikawal di pundak presiden, pemimpinya.
Itu ialah berfungsi di masyakakat kita.
Dengan adanya akar dari perpustakaan, efek domino nya ialah akan mengubah masyarakat ke level tertinggi.
Bahkan, mungkin akan ada jalan dimana perpustakaan tak pernah putus, dan dia harus ada di langit, dia harus ada di bawah bumi, dia harus ada di laut.
Serta, para penulis, satsrawan mendapat royalti yang lebih baik, dan bagi siapapun yang menulis buku pertama nya akan mendapat hadiah.
Karena inilah yang ku tertarik & takdir yang akan terjadi di masa depan.
Demikianlah apa yang kusampaikan sedikit hal yang akan terjadi di masa depan pada peradaban ini.
Aku sudah menyampaikan jauh-jauh dari, 2022, agar beberapa orang memahami untuk mempersiapkan diri menuju zaman kita.
Zaman yang berbeda dengan saat ini.
Zaman yang nantinya sistem riba akan semakin sedikit, zaman yang mana korupsi akan dihukum mati, dan bahkan peran teknologi akan mencegah hal itu dikarenakan dari perpustakaan, dan dari aliran teknologi yang cepat & tepat.
Tapi sebelum zaman itu terjadi, nikmatilah !
Apa ?
Nikmatilah, kita akan membersamainya. Dari aku, Ir. Rio.
” Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus “.
Semoga aku & kita bisa lulus dari ujian dunia ini.
Di mataku, sudah tertera jelas tentang api neraka & susu surga.
Ya Allah, bismillah ya Allah.
Jakarta, 05 Mei 2022
Saat Ir. Rio menyampaikan 1 dari 5 fudamental terkait apa agenda yang dibawah nya.
Dalam tulisan ini ialah perpustakaan.
Aku
Rio
