Lari di 100 Tahun Maesa & Tentang Medali

Foto setelah mendapat medali finisher di acara ulang tahun MAESA yang ke 100 tahun pada tanggal 21 April 2024

Lari

Ku pikir dalam kehidupanku banyak sekali hal yang ku jalani saat ini pada awalnya bukan berasal dari diriku sendiri, melainkan dari orang lain.

Dalam hal ini salah satunya lari.

Pertama kali aku lari itu pada tahun 2020 saat masih di Tembagapura dalam event Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2020.

Aku diajak oleh rekan kerjaku sekaligus guruku yang mana mesti lari secara virtual di wilayah Tembagapura untuk menempuh jarak berapa kilo meter gituu.

Yaa dari situlah aku memulai event lari.

Maesa Run

Pertama kali aku tau Maesa Run itu dari mana ya ?, lupa.

Pokoknya harga nya murah banget & menurutku ini sangat worth it dengan harga yang 5K itu 150 ribu dengan mendapat Mendali, Baju, & lainnya.

Pagi hari tadi, aku telat.

Yaa, datang di jam 06.30 WIB untuk memulai start nya, padahal start untuk 5 K itu di jam 06.15 WIB.

Salah satu alasan telat ya karena ternyata jarak parkiran dengan tempat start lari yakni di Jakarta International Equestrian yang lumayan jauh, yaa sekitar 2 KM. Tapi telat ya telat.

Kemudian, aku mulai lari dari garis start yang mana udah ga keliatan peserta lari lain dikarenakan udah lari selama 15 menit kan.

Dalam pengalaman lariku, ini pertama aku lari di bagian belakang, tentu aku lihat banyak orang-orang hebat yang terus lari seiring aku melewati mereka.

Mungkin aku sudah melewatkan lebih dari 100 orang yang berada lari di garis belakang sepertinya.

Tapi yang mengensankan ialah, banyak pelari yang cewe atau cowo yang obesitas tapi tetap ingin lari, orang tua pun juga ada yang ingin tetap lari.

Luar biasa, atas dasar itulah aku pikir mendali penting sekali dalam setiap event lari terutama untuk orang-orang hebat seperti mereka.

Mendali Harus Ada Dalam Event Lari

Aku juga baru sadar kenapa mendali itu begitu penting untuk event lari gara-gara hari ini, kenapa :

1. Menghargai orang-orang yang telah berjuang.

Ada orang yang obesitas yang ikut lari yang terus maju, ada orang yang sakit tapi terus maju, dan masih banyak yang lainnya.

Intinya mereka terus maju untuk mencapai garis finish.

2. Kenang – kenangan.

Ya, karena tidak setiap orang akan selalu sehat.

Artinya bahwa pada usia-usia tertentu orang mungkin sudah tidak kuat lari lagi.

Sehingga, dengan adanya mendali itu sebagai kenang-kenangan bahwa kita pernah mencapai garis finish.

3. Ajang silaturahmi.

Artinya dengan ikut event lari itu kita dapat ketemu dengan teman-teman kita kembali.

Bisa teman kuliah, teman kantor atau teman pelari lainnya.

Bahkan, bisa juga bersama keluarga.

Rasanya tuh ya, foto bareng kerabat dengan mendali itu luar biasa banget.

Karena bisa mencapai garis finish nya bareng-bareng hehe.

4. Ajang validasi.

Pastinya ada para pelari yang sudah latihan untuk mencapai Personal Best ( PB ) yang terbaik.

Sehingga, event-event lari yang seperti inilah sebagai ajang pembuktian nya.

Ya, itulah kenapa mendali penting sekali.

Ku pikir juga pagi hari ini aku masih belum terlalu fit dimana aku menyelesaikan 5 K dengan waktu 40 menit.

Ya, jika melihat bahwa aku akan ikut event lari Pocari Marathon yang mana 42 K pastinya masih banyak perlu latihan.

Selain itu juga, event-event lari juga sebagai pengingat agar kita hidup lebih sehat.

Kalo aku sih lagi targetin sebulan kalo bisa sekali ikut event-event lari beginian, toh manfaat kesehatan buat diri kita sendiri kan.

Tentang Medali

Bagi aku sendiri bahwa mendali itu sebagai kenang – kenangan.

Jadi, ada yang bisa diingat gitu & menurutku ini efektif banget.

Jika dibandingkan dengan ikut traning tentang pendidikan / pekerjaan aja, aku lupa sudah ikut training apa aja selama 5 tahun ini, pastinya banyak, cuman mesti di cek lagi history nya.

Tapi kalo ada mendali, jadi gampang ingat aja.

Ya itu buatku.

Berikut beberapa mendali yang aku punya sejak tahun 2020

Sekalian aja deh, dokumentasi yang masih ada untuk beberapa event lari 🙂

Foto pada saat Maesa Run
Aku dan teman ku Ega yang hobinya juga ikut lari
Saat ikut event lari di UI Tahun 2023
Saat ikut Jakarta Half Marahon pada tahun 2023. Merupakan Virgin Half Marathon untuk aku
Saat event lari Indonesia Run For Palestine di tahun 2024 ini

Nah, masih banyak hal sih dalam lari yang aku pengen ikutin, misal nya Marathon.

Ya, aku belum pernah ikut event Marathon, baru bisa nya Half Marathon.

Nah, pada bulan Juli ini di Bandung aku ikut Pocari Marathon, berhasil kah untuk Virgin Marathon nya ?

Mohon doanya ya.

Selanjutnya, hingga event tertinggi juga masih ada World Marathon Majors.

Eh sekarang nemuin mainan baru lagi yakni trail run yang bisa lari sampai Gurun Sahara dan juga Benua Antartika.

Pokoknya, hidup benar-benar menarik dah.

Dan, perjalanan masih panjang terkait dunia lari-larian ini 🙂

Oh iya boleh lah ada Quotes dari aku

Ya, jaga-jaga kesehatan masing-masing. Karena orang yang pertama menerima manfaat atau kerugian dari kesehatan ya diri nya masing-masing, jadi mesti dijaga “

Jakarta, 21 April 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *