Entahlah, terkadang kita butuh memejamkan mata sedikit dan kemudian mengetik apa yang jari ingin ketik.
Kau tahu dalam sebuah perjalanan bahwa komitmen adalah sesuatu yang sulit.
Sama seperti yang kurasakan saat ini.
Jujur saja, dari pagi sampai sore terus saja meeting, berulang dan aku sebenarnya males untuk awal menulist tulisan ini.
Tapi, sekali lagi komitmen bahwa aku ingin menulis minimal satu tulisan dalam satu hari di website ini.
Ya komitmen berbeda dengan tertarik.
Dan, komitmen dapat terkait dengan hal apapun.
Misal, di tempat kerja yang mungkin ga nyaman, tapi kita udah terikat dan mendapat uang dari sana ya tetap mesti komit bekerja yang terbaik.
Atau, udah komit meeting tapi ada sesuatu yang mungkin tidak mendesak sekali tapi milih itu.
Ya, mesti komit dong.
Pasti, semua orang punya kesibukan.
Atas dasar itulah, komitmen berbeda dengan tertarik.
Ya namanya komit ya situasi suka dan duka mesti di jalanin.

Komitmen
Jujur aja aku ga pernah belajar buku tentang komitmen.
Ya, aku belajar langsung dari learning by doing.
Dalam hal ini, dari guru-guru ku ketika aku di Asrama Rumah Kepemimpinan.
Ya, aku belajar dari situ.
Telat 1 menit saja tidak boleh masuk.
Izin mesti h-1 hari kecuali ada sesuatu yang urgent, komit untuk liqo dijam 05.00 subuh yang mesti naik motor ke tempat guru ngaji, padahal sebagian juga tidak setuju di jam tersebut tapi sebagian besar setuju, ya tetap harus komit.
Ya, dari banyak penderitaan yang ga enak keliatan nya tapi sebenarnya benar, dan baru berasa setelah beberapa tahun saat lulus.
Tanpa terasa bahwa sikapku juga berubah.
Dari yang santai, menjadi yang komit

Ahh, lelah sekali ya hari ini !.
Ku kira bahwa aku ingin istirahat saja, dan mulai mengetik lagi sebelum shubuh.
Ya, itu saja yang ingin ku tulis.
