Hidup terasa cepet banget ya.
Pernah berpikir ga sih kapan kita berubah ?
Yaa perubahan yang benar-benar kita impikan.
Atau dengan sikap kita yang begini-begini saja jangan-jangan itu perubahan juga ?
Entahlah.
Tapi, menurutku bahwa tidak melakukan perubahan juga perubahan itu sendiri, aku percaya itu.
Memang perubahan apa yang ingin kalian usahakan ?
Ada yang ingin berubah dari single menjadi berkeluarga, ada yang ingin berubah untuk mencapai karir yang tinggi, ada yang ingin berubah untuk kehidupan yang lebih tenang, atau mungkin ada yang ingin berubah untuk lebih dekat dengan agama.
Ya, perubahan itu banyak banget sih.
Aku tahu bahwa dari setiap kita pasti ingin perubahan yang lebih.
Tapi, apakah kita berani untuk terus melangkah maju ? berani kah ? Ya, pertanyaan itu hanya bia dijawab oleh dirinya masing-masing

Suami
Ya, aku pikir aku belum pernah merasakan nya menjadi tentang itu,
Dan, pastinya aku ga akan komentar banyak tentang asumsi – asumsi terkait itu.
Aku percaya bahwa menjadi suami pasti ada enak dan ada ga enak nya.
Ya, semua hal pasti memeliki dua sisi.
Dan untuk itu, kita butuh ilmu untuk menjalani nya.
Cara mendapatkan ilmu juga banyak, ada yang belajar dahulu baru menjalankan, atau ada yang menjalankan dahulu sambil belajar.
Mana yang lebih bagus ?
Aku pikir tinggal menyesuaikan saja.
Yang paling aku tahu ya jalanin apa yang bisa di kontrol oleh diri kita saja.
Ya saat ini kan aku belum ada ikatan menjadi suami, berarti belajar dahulu aja dari berbagai sumber.
Dimana, aku belajar dari kelas online yang diselenggarakan oleh suatu event tertentu.
Berbicara mengenai nama kelas nya, siapa yang mengadakan nya bisa saja aku cek, tapi kayanya ga perlu ya sejak website ini menjadi curahan hatiku saja hehe.
Ya, website ini kayanya emang cocoknya jadi tempat curahan hati aja dibandingkan konten isi buku ku akan masuk ke sini.
Ya, bisa saja masuk disini tapi entah kenapa kalo nulis di website itu ngalir nya sangat cepat begitu saja & ya langsung published.
Aku pikir ga pernah ada masalah tentang itu.
Yang namanya penulis, yang namanya buku pasti ada keunikan nya masing-masing.
Tapi, satu hal yang ku percaya bahwa yang namanya menulis dari jiwa pasti terasa dan gampang di ingat oleh orang lain.
Banyak banget contoh orang-orang yang menulis dari jiwa nya, sebut saja zaman dahulu ada Ir. Soekarno & sekarang ada Fiersa Besari.
Mereka berdua hanyalah contoh, ya menurutku.
Lagi pula, aku juga menulis dari jiwa.
Ilmu
Ya, terkadang pada beberapa hal semangat saja ga akan cukup.
Aku tahu akan hal itu. Untuk itu maka kita butuh ilmu yang memadai, bisa belajar dari buku, belajar dari guru, belajar dari internet.
Tapi menurutku ya paling bagus ya dari guru yang terpecaya ya.
Jadi, sekaligus punya tempat sebagai orang yang ditanya.
Oh iya materi kelas online nya apa ya ?
Hm, sejujurnya aku ga ikut semuanya sih jadi nanti kan libur panjang nih periode 09 – 12 Mei 2024, aku berencana untuk mendengarkan ulang lagi materinya & ya beberapa mungkin akan aku tulis di website ini.
Memang ini website pribadiku, tapi aku pastinya ada beberapa pertimbangan pribadi untuk menulis apa yang perlu ditulis :).
Oh iya, jika kalian telah menjadi suami ya jangan lupa belajar juga, terus belajar, banyak juga sebuah keluarga namun ujung nya cerai.
Misalkan saja teman sebayaku, yang mana masih usia mudah tapi pernikahan nya ga sampai 2 tahun, salah siapa ?
Entahlah.
Yang pasti kita ingin sebuah keluarga yang sehat & berkembang maju.
Dan pastinya salah satu komponen nya ialah membutuhkan ilmu 🙂
Ya, lagi dan lagi pasti aku sibuk kerja.
Dan lagi ngejar isi buku kedua ku yang sedang running.
Iya, aku pikir sampai sini dulu ya, udah mau shubuh & hari ini agenda nya sampai malem.
Hm, ya di jalanin saja, karena momen mungkin belum tentu terulang lagi
Jakarta, 07 Mei 2024
