Tentang Websiteku

Tentang websiteku.

Yaa, di pekan lalu aku barusan renewal domain & website selama 1 tahun kedepan.

Bagi yang belum punya website pribadi, aku cuman mau bilang bahwa punya website itu murah kok.

Ya, perbulan ga sampai 50 ribu aja.

Memang tergantung jenis website nya, kalo cuman website yang sederhana kaya punya ku yaa murah.

Atau bisa juga nulis nya di blog aja.

Dulu aku juga nulis nya di Blog & Tumblr.

Alasan mau punya website pribadi awalnya tuh biar semangat nulis, tapi kenyataanya ga rutin ya, yaa kemarin – kemarin wkwk.

Sekarang mah, mau semangat nulis lagi.

Insipirasi Awal Menulis di Blog

Bisa dibilang dulu pas mulai kuliah di UI tuh ada aktifis yang sekarang masih eksis namanya Faldo Maldini, dia itu dulu ketua BEM UI dan suka memberikan cerita nya di blog pribadinya.

Ya, aku pikir dia punya narasi tulisan yang bagus.

Kemudian, aku masuk beasiswa Rumah Kepemimpinan yang mana aku mesti menuliskan aktifas ku selama satu bulan yang telah dilalui sebagai bahan laporan kegiatan aku kemarin.

Ya, itulah cerita awal – awal kenapa aku mulai menulis di sosial media.

Konsisten

Konsisten dalam menulis, itu lah yang paling sulit yang aku alami.

Aku pikir aku tak pernah kekurangan bahan dalam menulis.

Hal itu terjadi karena jika kau banyak baca buku maka kau tak akan pernah kekurangan cerita.

Tapi, untuk membagikan nya tentu butuh effort.

Hm, sebenarnya sih mungkin karena dari awal budaya kita lebih sering ngobrol daripada menulis, sehingga kita lebih suka membagikan nya melalui obrolan bukan melalui tulisan.

Aku pikir itu salah satu akar kenapa bangsa kita ga maju yaa karena pengetahuan mesti diikat dengan tulisan.

Untuk apa ?

Untuk direview, di evaluasi sehingga akan selalu ada perbaikan dari waktu ke waktu.

Jika dibandingkan dengan masyarakat Singapura yang umumnya anak muda nya ingin menjadi penulis, luar biasa !.

Sebuah negara yang bahkan luas nya hanya seluas Jakarta tapi begitu terkenal & lebih digdaya daripada Indonesia.

Ya, atas dasar itulah aku percaya juga bahwa salah satu akar paling kuat kenapa bangsa Indonesia hingga saat ini masih lemah dan bahkan belum dikenal itu karena minimnya literasi.

Untuk itu kedepan, mesti banyak baca buku, mesti banyak menulis, dan hal terkait dengan literasi, ikat dengan tulisan.

Ini semua untuk menuju masyarakat berperadaban kelas dunia.

Detailnya sudah ku rumuskan dalam Buku RA.

Kembali ke Website.

Hm, awalnya aku mikir bahwa di website ini itu isinya cerita kehidupan ku yang mana di akhir tahun nanti aku akumulasi dalam satu buku.

Tapi, sekarang aku mulai berpikir lagi juga, ” Sayang juga ya, kalo jarang post tapi tetap bayar 🙂 “.

Dan benar juga sih !.

Ada atau tidak post aku tetap bayar biaya maintenance ini kan.

Kedepan

Kedepan, kabar bahagia !.

Ya kabar bahagia untuk para pembacaku.

Aku pikir bahwa isi buku Terima Kasih Jilid 2 : Kepada Buku akan aku bagikan dalam website ini. Iya, pada website ini.

Sebenarnya, kalo bikin buku itu pakai google docs sendiri, tapi ya bolehlah bahwa isi buku Terima Kasih Jilid 2 : Kepada Buku yang akan terbit tahun depan, tahun 2025 aku bagikan disini.

Ya, bukunya sih belum ditulis ya hehe, taoi draft nya sudah ada.

Dan, di website ini ialah bukti aku ingin tumbuh bersama tulisanku, bersama para pembaca ku, dan bersama para ideologiku.

Ya, kalo gitu aku bagikan draft buku Terima Kasih Jilid 2 : Kepada Buku.

  1. Summary : yang isinya isi buku secara ringkas, jumlah halaman dan lainnya
  2. Resensi : yang isinya kelebihan dan kekurangan buku
  3. Ucapan Terima kasih : ini sih inti dari buku itu. Bagaiamana buku ini berarti untuk ku

Nah, itu sih draft buku nya.

Kenapa dishare ?

Yyailah bung, ga usah takut untuk di copy paste.

Dunia ini terlalu luas jika kita berkuasa sendiri.

Lagi pula, tidak ada hal yang baru di bawah sinar matarhari yang sama.

Dan terlebih jika kau menulis dari jiwa, maka tak ada yang yang bisa benar-benar copy paste seperti yang telah kau lakukan.

Orang-orang sekitar

Aku tahu bahwa ketika aku mulai menulis lagi di website ini, beberapa orang begitu terinspirasi.

Ada yang buat tulisan di blog pribadinya, ada yang buat channel youtube nya, dan masih banyak lainnya.

Ya, itu semua kutahu karena banyak japrian yang masuk dalam WA ku.

Tentu, apa ya mereka lakukan akan memberikan dampak paling signifikan pada mereka sendiri.

Jakarta, 22 Juni 2024
Di halaman rumah yang ku tulis dengan laptop diatas meja dan ditemanin kopi Jogja yang ku beli dari Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *