Weekend & Kasur

Akhir-akhir ini atau mungkin di tahun ini aku merasa bahwa waktu weekend itu enak nya dirumah aja ya.

Ya, di kasur & beristirahat saja.

Engga tahu kenapa, tapi seiring bertambahnya usia, seiring bertambahnya tanggung jawab, dan seiring bertambahnya kesibukan, aku merasa bahwa waktu tidur itu berharga banget.

Nah itu sih rasanya.

2 Nikmat Yang Sering Terlewat

Ya, dua nikmat itu ialah nikmat waktu luang dan nikmat sehat.

Pada saat kita sehat, kita tuh banyak banget bermimpi untuk melakukan apapun dan padahal kita ga menjaga kesehatan.

Namun, ketika sakit yang kita harap hanya satu, hanya sehat.

Sehat itu awal dari segalanya.

Tentu, aku juga berusaha ya untuk sehat.

Ikut event lari itu ga cuman mendali saja, tapi memberikan waktu untuk tubuh bisa berohlaraga.

Ya, awal-awal mungkin harus dipaksa agar terbiasa.

Kemudian, tentang waktu luang.

Hm, terkadang kita banyak melalaikan waktu padahal ada saja waktu kita yang benar-benar sibuk.

Nah, terkadang juga terlalu lama dan nyaman di kasur itu bahaya sekali ya.

Tiba-tiba dari pagi sampai sore masih ada di kasur.

Hm, luar biasa.

Kalo aku sih masih berusaha ya, ya caranya tadi keluar dari kasur dan membuka laprop dan meja di teras rumah.

Ya, bertemu dengan alam & kendaraan rasanya itu ada aktifitas orang-orang, sehingga tetap semangat kerja.

Padahal, dari malam sampai dini hari pasar aja itu sudah banyak orang yang kerja.

Masa kita mau males-malesan sih !.

Ya, secara teori gampang, tapi implementasi nya itu yang mesti kita berusaha sekali.

Tuhan, apakah aku bisa berubah menjadi lebih baik dan membuat kehidupan lebih baik ?

Berubah

Jika kau ingin melihat perubahan mungkin kau tak perlu menunggu pahlawa atau pun siapa-siapa.

Hal ini karena kau lah sendiri pahlwaran nya.

Kau sendiri yang melakukan perubahan.

Akan sulit dan akan bikin sakit jika kau berharap pada manusia.

Sekali lagi, dalam kehidupan kita bahwa kitalah yang melakukan perubahan.

Dan ya yang terbaik untuk melihat perubahan yang kau inginkan baiknya kau sudah tanam sejak 20 tahun yang lalu, ya itu sih secara bijaksana.

Tapi waktu tak terulang, jika kau menerima kekalahan mu, kekalahan kita, ya sudah lihat saja hari ini dan kedepan.

Sekarang

Ya sekarang, terkadang yang bis akita lakukan ada saja yang bikin tertunda.

Dan jangan-jangan yang bikin ketunda itu gara-gara kemalasan kita saja.

Hm, sedih sih, banget.

Tapi ya tadi mau bagaimana lagi kan.

Ya sekarang, itu asli sih banyak banget arti.

Oh iya, ini ku tulis pakai laptop ya tulisan ini, tapi kok merasa enakan pakai hp ya hehe.

Yasudah, jika kau ingin berubah maka waktu terbaik ialah sekaran.

Jakarta, 22 September 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *