Terkadang ya, di malam hari itu kita mendapatkan ketenangan.
Aku tahu bahwa aku tak kuat bergadang.
Ya, namun malam itu terkadang terdapat keheningan, terdapat kejernian.
Terkadang aku bangun di jam 2 pagi, entah kenapa bangun saja, terkadang pula seperti sekarang jam 10 malam ini aku masih belum bisa tidur.
Kenapa ya ?
Hm, ga tau juga sih.
Terkadang ada saar dimana kita memanga ga bisa tidur saja.
Jujur, banyak sekali yang ku ingin lakukan dalam hidup.
Entah kenapa ketika aku membuka pikiran ku lagi, ada saja yang ingin ku lakukan.
Misal nih ya, menulis buku dalam memetakan kotaku, memetakan negaraku, bahakn memetaku dunia.
Bahkan, aku berencana suatu hari nanti aku seharian full renang di sungai di Jakarta.
Alasanya kenapa ?
Hm, insting aja sih.
Lalu, ketika aku buka youtube ada event ” Tour De France “ dimana itu ohlaraga paling berat dalam dunia sepeda, lari selama lebih dari 3 minggu secara terus meners.
Dan anehnya, aku ingin ikut.
Atau hari ini aku melihat pesan di WA ku dimana ada undangan dari senior ku Kak Putri, alumni FTUI yang berhasil mendaki Gunung Vinson, gunung tertinggi di benua Afrika.
Tentu, aku aku akan datang ke acara nya dimana dia akan ada talkshow.
Ya karena aku kenal baik dengan dia, dan aku jugan ingin tau tentang antartika.
Dan ya, aku ingin ke antartika suatu hari nanti jika ada rejeki.
Yang jelas, banyak sih yang ingin ku lakukan dalam hidup ini.
Pertanyaan nya,
“Apakah aku bisa ? “
Tentu, waktu yang akan menjawab.
Lagi pula, dalam hidupku aku sejak awal tak memiliki apapun, lalu apa yang harus aku takutkan ?
Jika aku berhasil, aku akan memiliki dunia ini.
Aku pikir, itu sesuatu yang layak ku pertaruhkan.
Dalam setiap hari ku, itu adalah mimpi baru ku.
Mimpi, hm.
Tapi asli sih, ku pikir aku telah melangkah terlalu jauh dibandingkan dengan yang lain.
Apakah aku sejak awal berpikir demikian ?
Berpikir bahwa aku akan melangkah jauh ?
Hm, bagaimana yang menjelaskan nya.
Aku hanya bekerja, dan terjadilah.
Tentu, kata bekerja bukan hanya kata baku melakukan pekerjaan di kantor.
Tapi juga melakukan lainnya, seperti berkarya, berdoa, belaajr ataupun kegiatan lainnya.
Tuhan, apa yang mesti aku lakukan ya ?
Hm, dalam setiap air mata dalam doaku, aku selalu berusaha untuk hidup dalam keberuntungan.
Ya tuhan, jika nikmat dunia hanya akan menjauhkan aku dari mu, maka jangan kau berikan tuhan.
Nikmat dunia
Jujur saja, beberapa teman ku mengeluhkan di grup yang aku ada di dalam nya.
“Ngerasa ga sih bahwa hidup ini apakah sudah ideal “ dan semacam nya, ku jawab
“Belum ideal “.
Untung nya saja, aku telah menulis buku RA, sehingga aku bisa menjelaskan secara detail bukan hanya sebatas omongan saja, melainkan juga dengan buku.
Dalam RA, menjelaskan bahwa nikmat dunia itu juga ujian.
Hanya orang yang percaya pada hari akhir yang akan mengerti ini.
Aku banyak bertemu dengan para cendekiawan, para orang kaya, dan mungkin orang-orang hebat yang dimaksud dalam dunia ini.
Namun, dimataku, umumnya mereka biasa saja.
Kenapa ?
Hm, kenapa ya ?
Entahlah, mungkin biasa aja, tidak ada sikap mereka yang umumnya membuat aku terkejut.
Lagi pula, aku juga tak tertarik dengan mereka.
Selama mereka tak menganggu ideologi RA, terserah saja mereka.
Saat ini aku tak tertarik, saat ini aku hanya ingin menulis saja.
Bagiku, jika makan sudah cukup dan ditemani kopi, maka amunisi sudah cukup.
Ngomong-ngomong masalah kekayaan, zaman sekarang tuh kenapa ya orang-orang ngeliat cuman dari kekayaan saja ?
Apakah dia tak tahu bahwa Bung Hatta secara ekonomi pun tak bisa dibilang mapan, Agus Salim pun sama, Ali bin Abi Thalib pun demikian.
Zaman sekarang memang kocak deh.
Tapi yasudahlah, sudah ku jabarkan dalam buku RA ku, tentu aku tak berniat seorang diri untuk mengubah dunia.
Tentu tidak !
Yang ku bisa lakukan ini yakni menulis, melanjutkan serial RA.
Dan aku percaya bahwa para pembaca RA ataupun penganut idelogi RA yang akan mengubah dunia itu.
Ku pikir itu dulu kali ya, enak juga sih nulis di malam hari hehe.
Jika kau membaca tulisan ini artinya kau masih hidup.
Tapi kenyataan nya bahwa mata adalah fana, apakah kau tahu bahwa ketika kau melihat bintang saat ini apakah kau pikir bintang itu benar-benar ada ?
Faktanya bintang itu sudah tiada.
Ya, kenapa bisa dilihat ya karena cahaya nya baru keliatan setelah ribuan tahun cahaya dari kematian nya.
Itu !.
Jakarta, 21 Januari 2025 Pukul 22.35 WIB
