Renungan Februari 2025

Dalam beberapa belakangan ini aku pikir aku merasakan sesuatu yang aneh.

Ya, naik badan ku merasa berlebih.

Kurasa itu juga karena aku sudah jarang ohlaraga.

Jika menelisik ke belakang, tentu aku pikir aku agak memaksakan untuk menyelesaikan aku untuk menulis buku.

Saat ini aku sedang tidak menulis buku, entah karena lelah, entah karena ingin menetralkan pikiran dahulu ataupun memang sedang banyak ada kerjaan lainnya.

Kadang aku ngerasa zhalim pada diri dan lainnya.

Aku terus menulis padahal aku mestinya juga berolahraga, mestinya juga lainnya dan apapun.

Rerkadang aku teringat dengan cerita para ulama yang luar biasa semangat nya dalam menulis.

Ada yang mengurangi tidur nya, ada yang bahkan tidur nya pun tak di kasur agar tak nyaman dan kembali terbangun.

Itu luar biasa.

Namun, sekarang apakah aku berpikir bahwa aku mesti sama seperti mereka ?

Hm, entahlah.

Setiap zaman ada masa nya, dan setiap masa ada zaman nya.

Insting

Insting.

Ini sesuatu yang tak terlihat tapi aku selalu mendengarkan ini.

Insting bagiku seperti indra keenam, artinya aku dapat melihat dan merasakan masa depan beberapa saat.

Biasanya insting terjadi yang aku alami ketika habis tidur dan bangun, di saat itu pula terdapat keheningan, kemurnian, dan seperti nya hal-hal yang berat aku selesaikan di saat itu.

Kembali ke menulis, aku ngerasa bahwa mungkin.

Aku ga seharusnya mengeluh untuk terus menulis.

Jujur saja, dalam menulis yang aku tulis itu juga bukan sesuatu yang mudah.

Andaikan punya waktu pun, juga bisa saja stuck.

Kenapa ?

Ya karena stuck di ide lah.

Setelah itu baru bisa menulis ketika ada ide, setelah nya ada fokus, ada waktu, ada energi. Terkadang aku bertanya pada diri sendiri

Apakah jalanku sudah benar ?

Kau tahu bahwa terkadang hal yang paling memalukan dalam dunia ini adalah bahwa kita berpikir bahwa kita akan hidup di hari esok.

Kocak.

Tapi yasudah, biarkan saja mereka tersesat pada sesuatu yang mereka sadarin.

Padahal sangat jelas, bahwa hal yang paling dalam dunia ini adalah kematian.

Apapun resiko nya, apapun kondisinya, siap tidak siap, itu adalah sesuatu yang paling ingin ku capai dalam setiap waktu sadar ku.

Jakarta, 13 Februari 2025 Pukul 01.50 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *