Aku tahu banyak sekali orang yang penasaran dengan ku.
Karena itu lah aku akan menceritakan tentang satu satu hari ku.
Iya satu hari di tanggal 01 Mei 2025.
Oke mungkin kita mulai secara perlahan.
Pengenalan Konsep
A Day With A Warrior.
Dalam bahasa Indonesia artinya itu sehari bersama seorang pejuang.
Iya waktu sehari yang dimaksud ialah waktu 24 jam.
Sedangkan pejuang yang dimaksud adalah aku, Rio.
Kenapa Warrior ? ya karena ada nama Rio disitu.
Tentu, ga semua hal bisa ku ceritakan disini.
Hal yang bersifat privasi ya ga akan aku ceritakan, misal nya ya relationship, keluarga, uang, dan masih banyak yang lainnya.
Terus cerita tentang apa ?
Lebih ke karya aja sih.
Kenapa ya ?
Entahlah, ku pikir aku ingin lebih dikenal nya sebagai seorang yang dikenal lewat karya, bukan dari sesuatu yang bersifat sensasi atau tidak penting.
Namun, aku ga menyalahkan yang seperti itu, hanya kenyamanan ku saja.
Oke, mulai dari waktu.
Waktu yang dimulai itu waktu Rabu malam tanggal 31 April 2025 pukul 20.30 WIB hingga 01 Mei 2025 pukul 20.30 WIB.
Jadi benar-benar sehari ya.
Mari kita mulai wahai Warrior!
20.30 – 21.30
Di sore hari saat aku masih di kantor, aku mendapat pesan dari teman SMA ku yang bernama Iqbal untuk bertemu di rumah nya untuk berbicara bisnis.
Memang, ajakan itu sudah lama namun baru bisa ku kabulkan ya sekarang ini.
Biasanya kami bertemu di gym tempat kami ohlaraga, namun Iqbal bilang sekalian aja kerumahnya untuk melihat jangkrik.
Iya, bisnis jangkrik.
Singkat cerita aku pulang dari kantor itu sekitar jam 5 an.
Setelah nya, karena rumah ku & iqbal dekat, yakni sekitar 20 menitan naik motor ya sudah langsung aku kerumah nya saja.
Perjalanan dari Sudirman ke wilayah Ciracas itu sekitar 1 jam lebih dikit.
Dan ya, sampai dirumah Iqbal itu di jam 19.00 wib tepat waktu.
Namun, ketika aku sampai dan salaman dengan Iqbal dan kedua orang tua nya, aku setelah nya buka laptop.
Iya meeting dengan relawan palang merah wilayah asia timur.
Yang dibaha sih tentang sosialisasi disaster atau kebencanaan
Ini foto zoom meeting nya 🙂

Dan ya, buka laptop, meeting bentar, dan dengerin aja, sekitar 45 menit sih meeting.
Kebetulan memang sih Iqbal juga lagi ada keperluan jadi aku bisa gabung ke online meeting tersebut.
Sebelum jam 8 malam, meeting selesai.
Dan aku pun ngobrol dengan Iqbal sampai jam 9 malam.
Ya, banyak sih yang dibahas, lebih ke arah lifeplan.
Dan Iqbal termasuk orang yang sering menasehati ku, katanya dia mau main nya dibelakang layar saja dalam membantu ku.
Obrolan pun lanjut ke bisnis jangkrik.
Iya jangkrik, di rumah Iqbal ada halaman yang cukup luas dan memang dibuat untuk kandang jangkrik.
Jangkrik nya sih belum ada, hanya telur yang sangat banyak yang siap menetas.
Ya, bisnis jangkrik ini memang termasuk bisnis jangka panjang kami.
Mungkin sekitar 2-3 tahun lah kira-kira sudah terlihat efek nya.
Memang sebelumnya, aku ada janjian sama pengusaha lain untuk berbisnis.
Dan kebetulan teman ku yang sudah ku kenal lebih dari 15 tahun mengajak juga, ya kenapa tidak ?
Oh iya, ini foto ku di kandang jangkrik nya.

Setelahnya, jam sudah menunjukan pukul sembilan malam, dan aku izin pamit pulang.
Sebelum sampai rumah, aku pun makan di dekat rumah ku.
Sebuah warung nasi uduk yang sudah ku langganan lebih dari 20 tahun dengan masih orang yang sama juga yang jualan.
Makan nasi uduk + ayam goreng harganya 20 ribu.
Setelah nya aku pun pulang, mandi dan tidur sebelum pukul 10 malam.

21.30 – 04.15
Tentu, aku tidur di jam segini.
Bisa dibilang aku tidur itu habis isya, dan bangun di jam 4 pagi.
Cuman kalo ada keperluan ya geser tidur nya, kalo bangun sih tetap di jam 4 pagi.
Ga perlu alarm, karena tubuh udah bangun karena terbiasa aja.
04.15 – 05.15
Iya, satu jam ini umumnya aku mandi & sholat.
Setelah mandi, aku tahajud 2 rakaat dirumah, dan ketika adzan baru ke masjid.
Jarak masjid dengan rumah ku itu paling 1 menit dengan jalan kaki, sehingga dekat sekali.
Shalat berjamaah Shubuh di Masjid, habis itu pulang.
Di rumah pun aku langsung lanjut baca Al Matsurat.
Bagi yang belum tahu, Al Matsurat itu bacaan zikir pagi dan petang.
Ada yang sugro dan ada yang kubro juga.
Sugro itu kaya zikir lebih dikit nya, kalo qubro itu lebih banyak nya.
Dan aku bacanya yang Zikri pagi sugro dan baca nya 1 kali aja.
Maksudnya adalah dalam setiap baca Zikri itu ada bacaan yang berulang bisa sampai 3x.
Namun, aku bacanya sekali.
Iya, karena kebiasaan saja saat aku masih di asrama saat kuliah.
Saya di asrama ya seperti itu.
Oh ya ini, tampilan Al Matsurat itu seperti ini

05.15 – 07.15
Setelah selesai membaca Al Matsurat aku pun lanjut untuk jalan kaki sekitar 10 menit mengelilingi daerah rumah ku.

Kenapa jalan kaki ?
Mungkin karena di daerah rumah ku itu dulu banyak orang tua yang berjalan pagi tanpa alas kaki, katanya mencegah penyakit rematik.
Aku pun jadi ikut saja, ini udah berjalan lebih dari 17 tahun aku lakukan.
Setelah itu, aku memakai kaos kaki dan sepatu untuk jogging ataupun lari sejauh 5 km.
Ya, sekalian ke rumah Ega, sahabatku saat SMA.
Sekalian mau ambil sepeda nya untuk dipinjam oleh ku untuk latihan event Ironman.
Tentang event Ironman akan ku jelaskan lebih detail di dalam tulisan di di poin khusus.
Karena itu, bacaan ini mesti dilanjutkan :).
Ya aku pinjam sekitar 3 bulanan sih, kalo one time Ega aku ambil ya tinggal ambil aja di rumah ku.
Namun, selama perjalanan ke rumah Ega aku hanya bisa jalan cepat saja.

Kenapa ya ? Ya karena udah jarang ohlaraga dan berat badan naik.
Dan kenapa jarang ohlaraga?
Ya karena sibuk, dan juga sibuk nulis sih.
Rasanya kemarin-kemarin tuh kaya aku menyerang dunia dengan buku.
Ok, akhirnya sampai ke rumah Ega.
Bertemu dengan Ega dan meminjam sepeda nya dan kembali kerumah dengan jarak yang sama yakni 5 km.

Event Ironman
Ya tentang event Ironman.
Event Ironman itu event triathlon tertinggi di dunia.
Triathlon itu ohlaraga renang, sepeda, dan lari dalam waktu yang berurutan.
Aku pernah ikut event triathlon itu di Januari tahun 2025 ini, lari berapa ratus meter di kolam renang, sepeda 20 km, lanjut lari 5 km.
Kalo event Ironman ini jaraknya renang di laut sejauh 3,8 km, sepeda 180 km, dan marathon sejauh 42 km dengan durasi waktu maksimal 17 jam.
Event ini diadakan dalam 1 tahun itu di beberapa tempat dan lokasi, mirip seperti event motor GP.
Kalo di Indonesia pernah di lombok, cuman tahun ini Indonesia tidak mengadakan.
Negara terdekat yang selalu ada mengadakan ya Singapore, Australia gitu.
Secara basic aku bisa semua cabang ohlaraga itu.
Namun jika merujuk pada event Ironman ini banyak hal yang ku mesti perbaiki.
Misalnya dalam renang seperti fokus mata untuk melihat laju kedepan dimana berenang di laut akan ada ombak yang besar.
Kemudian yang sepeda yakni sepeda yang mahal, sepeda untuk event ini bisa 40-80 juta.
Tentu sangat mahal.
Dan saat ini aku ga berkenan untuk mengeluarkan uang sebanyak itu untuk hal tersebut.
Ya makanya pinjam sepeda dari Ega ya karena minimal buat latihan dulu saja, kuatin fisik.
Kalo nanti pas event ya bisa minjam dengan senior ku ataupun mungkin sewa dalam periode waktu tertentu.
Terakhir, lari.
Ini mesti kuat sih karena marathon kan.
Dan ya, kan udah cape duluan karena renang dan sepeda sebelum memulai marathon.
Nah, aku sih mempersiapkan latihan persiapan Ironman ini selam 2 tahun kedepan.
Saat ini masih berlatih sendiri aja.
07.15 – 11.15
Sesampainya dirumah, aku pun pergi makan, makan bubur ayam.
Makan bubur ayam di tempat ini tuh udah lebih dari 15 tahun makan disini.

Masih bocil alias bocah cilik.
Bisa dibilang 95% makan pagi ku pasti nasi uduk ataupun bubur.
Karena murah, dan kayanya emang udah dari dulu sih pola makan nya.
Ketika aku sampai di tempat bubur, aku pun disambut hangat sama tukang bubur nya.
Tukang bubur nya adalah sepasang suami istri yang mungkin usia nya sudah 60 tahun lebih.
Mereka berjualan bahkan sebelum aku lahir di dunia ini.
Ya aku lahir di Agustus 1996, sedangkan usaha bubur lahir di awal 1996.
Makanya namanya bubur 1996.
Ketika aku pesen pun mereka kaget karena aku udah besar sekali badan nya, terakhir aku makan itu di tahun lalu sih.
Tapi kan aku makan disini udah lebih dari 20 tahun, jadi bener-bener masih bocil sekali.
Ya biasa ditanya kesibukan dan lainnya.
Apa ya, dari dulu begitu sih, aku yang kebagian menjawab pertanyaan – pertanyaan dari mereka.
Aku makan bubur dengan 2 sate dengan total harga 17 ribu.
Habis itu aku pun langsung ke ruang dan pergi ke gym.
Iya pergi ke gym langganan ku.
Gym
Setelah lebaran aku mulai aktif ke gym lagi.
Gym dekat rumah saja, harga nya 160 ribu perbulan.
Iya gym kampung kan, cuman karena deket sekitar 10 menit menggunakan motor ya enak aja.
Yang kocak dari gym ini ialah ga ada mesti bayar kapan, ya normalnya sih bayar 1 bulan habis, habis itu lanjut lagi kan.
Cuman kenyataan orang nya kaya ga peduli gitu, yang penting orang-orang ke gym nya dia, dan rame ya udah seneng.
Luar biasa.
Cuma, ya sadar diri aja kan ya, kalo udah lewat sebulan ya perpanjang lagi.
Aku di gym itu ga lama paling sekitar 45 menit sampai 1 jam aja.
Main nya sih main otot dada aja.

Ya ga ngobrol sih, paling basa basi, langsung ohlaraga saja.
Setelah nya aku pun pulang kerumah di jam 9.
Dan langsung bikin susu Dancow sachet ditambah es batu dan bawa minum air putih untuk langsung berenang.
Berenang.
Ya, aku berenang di dekat rumah, paling 10 menit.
Murah sih, ya sekarang agak mahal tapi wkwk.
Kalo hari biasa itu bayar 10 ribu, tapi kalo Hari Minggu atau tanggal merah kaya gini bayarnya 15 ribu.

Aku berenang sekitar 1 jam saja dan cape sih, karena langsung keliling berenang di kolam renang kan.
Setelah ke kolam renang aku lun pergi ke pasar
Pasar
Oh iya, pasar ini tempat yang pasti aku kunjungi kurang dari 7 hari dan selalu begitu kan. Kalo engga ke pasar mau makan apa kan di rumah wkwk.
Ya di pasar ini aku udah lebih dari 20 tahun juga sih kesini, kalo tempat langganan ku kaya beli kopi, daging, telur, perabotan dan lainnya udah saling kenal banget dah.
Aku ke pasar itu beli daging 1 kg buat dibuat rendang, ya buat makan seminggu kedepan.
Biasanya sih weekend ya, cuman karena sekarang libur juga dan persediaan makan habis ya sekalian aja.

Harga daging 1 kg itu 130 ribu, ya standar sih kalo menurut ku, kadang 120 kadang 130 dengan standar daging yang ku beli.
Karena ini mau dibuat rendang ya beli kelapa diparut 1 buah seharga 20 ribu. Terus beli bumbu rendang deh.
Normalnya bumbu rendang untuk 1 kg harganya 10 ribu.
Cuman aku belinya 20 ribu buat lebih banyak bumbu aja.
Soalnya bumbu rendang enak sih.
Habis itu pulang ke rumah.
11.15 – 12.15
Itu aku dirumah, ya istrahat sama mandi sih.
Dirumah ada berkat dari tetangga ada acara, ya dimakan dong.
Oh iya hingga saat ini umumnya akan ada berkat selalu ada karena ibuku ngaji tiap hari pasti ada berkat bagi yang ditempati.
Jadi makan nasih berkat itu udah bagian keseharian ku.
Kemudian aku juga lupa bahwa rumah ku ini masuk area dengan pondok pesantren sih, ya mungkin kebetulan aja kali ya.
Jadi kalo sholat di masjid itu rame, dan tiap pagi itu kalo aku jogging juga akan selalu ada keluarga yang baca Qur’an sampai kedengeran di jalanan.
Itu pasti sih.
Kemudian setelah makan, juga ini tanggal satu di awal bulan.
Ya umumnya aku ada donasi di awal bulan sih.
Donasi
Ya aku biasanya donasi yang pasti itu ke yayasan WWF ID.
WWF itu kepanjangan nya World wide fund for nature di Indonesia.
Ya kebetulan aku juga masuk komunitas MONA ( Member of Nature ) dimana orang-orang yang peduli dengan konservasi alam sih.
Selain itu, banyak juga yang diberikan WWF Indonesia juga kaya informasi satwa liar, camp bareng dengan harga yang murah dan temen-temen baru yang memiliki minat yang sama dengan alam.
Aku udah bergabung sekitar satu tahun sih.

Selain donasi ke WWF ID, ya aku juga donasi ke tempat ku dulu ngasih beasiswa, ya hitung-hitung amal jariyah.
Lagi pula hingga sekarang masih banyak hal yang bermanfaat yang terima dari yayasan ini.
Setelah itu aku pun sholat Zuhur di masjid.
Setelah shalat Zuhur di masjid aku pun pergi main golf.
13.00 – 16.00
Golf
Oh iya karena sebelumnya Alhamdulillah ada rejeki jadi aku baru beli tas golf.
Tapi sebelum memulai cerita golf ini, mungkin aku ceritakan ke belakang dahulu ya.
Pertama kali aku diajak main golf itu tahun 2022 dari teman – temanku.
Katanya sih cocok dengan ku dan worth it lah katanya.
Cuman ya ga dilanjutin, karena masih seneng aja sama dunia pelarian.
Selain itu lagi asyik mulai amin tennis.
Tapi sekarang dunia event pelarian makin mahal, dan event yang beberapa kilo juga udah ga semenarik dulu, untuk ku.
Hal ini karena aku juga udah mencapai finish sih.
Sekarang event yang menarik menurut ku ya event martahon, ultra marathon, trail run, dan Ironman itu.
Nah, cuman entah kenapa hasrat main golf itu mulai muncul lagi.
Mungkin aku sadar kalo ya kalo ohlaraga – ohlaraga itu ya justru menghabiskan uang ku dan aku ga mungkin jadi podium.
Dari berapa banyak peserta kenapa aku yang bisa menjadi juara satu, dua ataupun tiga.
Ya mustahil kah kalo jadi juara.
Aku lebih ke arah mencapai garis finish dengan mengikuti aturan saja.
Lagi pula itu kayanya event lari sudah jadi mata pencaharian deh bagi sebagian orang, maksudnya ya kejar masuk podium juara wkwk.
Nah, kalo main tennis juga butuh orang yang main kan.
Berbeda dengan golf yang sendiri pun bisa main.
Dan kulihat kayanya aku ada peluang di golf ini.
Oh iya aku emang sudah ada stick golf sih, dihibahkan dari temanku untuk latihan ku kayanya wkwk.

Udah lebih dari 2 tahun soalnya wkwk.
Dan karena baru kemarin tas golf nya sampai ya hari ini aku main golf nya.
Aku main golf itu rasanya nyaman ya, 2 jam denga ditemani kopi hitam yang sudah dibuat dirumah lalu ditambahkan dengan es batu.
Cuman ya cape sih, baru main lagi.
Oh iya, aku main di Halim bayarnya itu 100 ribu untuk 100 bola.
Ga ada batasan waktu sama sekali sih.
Nah, kalo main lima kali nanti gratis main satu kali dari Halim nya.
Memang ohlaraga ini termasuk mahal sih, cuman ya gimana ya, ok sih menurutku ya.
Kan juga jarang-jarang juga.
Tapi ku pikir hari ini aku berubah pikiran, aku ingin menjadi orang yang jago juga main golf, ya pro lah ya.
Ditambah usiaku yang masih muda, jadi masih banyak waktu untuk pengalaman dan bisa ikut banyak turnamen.
Lagi pula, kenapa aku ga bisa menjadi pro player di golf ?
Ya nanya aja ke diri sendiri sih wkwk.
Setelah pulang dari main golf aku mampir ke Taman Mini square untuk ambil kacamata punya mamaku yang sebelumnya sudah dipesan.
Setelahnya aku pun pulang ke rumah.
16.00 – 16.30
Molitav

Oh iya aku di jam empat sore ini memang ada janjian meeting dengan temaku Juan.
Juan itu teman saat aku kuliah di elektro UI da sekarang jadi temen bisnis sih.
Kita ada usaha alat yang berbasis artificial inteligen dimana intinya tuh dengan menempelkan satu jari kita selama 1 menit di alat tersebut kita bisa dapat hasil pengukuran yakni ada lima yaitu Heart Rate (HR), Oxygen Saturation (SpOâ‚‚), Body Temperature (TBody, Skin Temperature (TSkin), Respiration Rate (RR)
Nah tadi lebih bahas syns up bentar sih tentang agenda kedepan.
Oh iya, kita udah dapat pendanaan dari venture capital juga cuman memang sifatnya hibah penelitian.
Sehingga ga ada kewajiban untuk memberikan timbal balik uang kepada venture capital.
Saat ini sih lebih ke arah laporan saja.
Setelah selesai itu rasanya aku mau lanjut beberapa agenda lagi seperti ke kelapa dua arah Margonda Depok untuk membeli salah satu charger laptop ku yang rusak, cuman udah cape aja.
Jadi ya di weekend aja nanti
16.30 – 19.30
Ya sholat di masjid, terus beres-beres rumah, nulis tulisan ini juga di rentang waktu ini sih.
Tapi biar lebih detail bahas lagi deh.
Beres-beres
Jujur kadang aku ga tahu sih apakah orang lain juga di rumah lakuin ini atau engga ya.
Ya karena ga pernah nanya aja.
Ya beres-beres di rumah itu kaya nyapu, ngepel, beresin baju, beresin perabotan, kadang kalo laper juga masak sendiri.
Nah aku pikir ini hal yang normal semenjak aku sudah lakuin ini sejak aku di asrama sejak sepuluh tahun lalu.
Cuman ya habisin waktu tapi ya gimana ya, mesti diberesin sih mumpung libur.
Nulis
Oh iya, biasanya sih di awal bulan itu aku nulis kegiatan ku selama satu bulan terakhir di Facebook ku.
Buat apa ?
Ya buat dokumentasi aja, ini dulu aku mulai saat aku mesti kasih laporan kegiatan satu bulan ku kepada pendonor beasiswa ku.
Kemudian aku pikir ini bagus ya buat ada dokumentasi.
Jadi aku lanjutkan saja semenjak tahun 2023 ini.
Nah ini sih ringkasan aktifitasku di bulan April kemarin.

1. Donor darah ke 2/6 di tahun ini
2. Lari dengan teman-teman TMII Running Club
3. Hibah buku RA ke perpustakaan Jusuf Kalla
4. Ikut sosialpreneur
5. MUKER with ILUNI se Iluni Ftui
6. Sosialiasi buku RA pada komunitas Jakarta Book Party
7. Ikut seminar dari Palang Merah wilayah Asia terkait kebencanaan
8. Kerja yang paling banyak
9. Ya, halal bihalal banyak dah
Iyalah yang bisa dishare aja, kebanyakan mah ga dishare hehe.
Atau buka Facebook ku saja.
Kemudian di jam 8 malam ini ada agenda online meeting dengan teman-temanku saat aku kuliah dari banyak alumni dan banyak universitas lain yang tergabung dalam komunitas pecinta buku.

Aku sih share nya buku ku sendiri yang berjudul WARRIOR hehe.
Yang lain mah cerita buku orang, kalo aku maaf aja nih sudah punya buku sendiri ya cerita buku sendiri aja sekalian promosi hehe.
Nah itu sih cerita 1 day with a Warrior.
Ya umumnya hari-hariku ya begini, beraneka ragam.
Cuman cape aja kalo dibikin cerita kaya gini, terutama cape didokumentasi,.
Maklum, biasanya juga menikmati momen jadi lupa hehe.
Tapi kalo hari ini sih emang udah didesign buat cerita kaya gini sih.
Biasanya ya kalo dalam satu hari udah lari ya lari aja, renang ya renang aja, cuman durasi nya lebih lama.
Harapan ke depan
Tentang harapan kedepan ya ?
Hm, apa ya ?
Ya sebenarnya sih aku ga pernah berpikir untuk hidup di hari esok ya.
Ya do the best aja di hari ini.
Kalo hidup di esok hari ya anggap aja bonus.
Oh iya, aku sih cuma pengen jadi diri sendiri aja sih.
Itu sih.
Cuman mungkin kedepan juga aku bisa cerita tentang masakan ku, dan cerita lain nya kali ya.
Ya maklum, ini blog bukan cerita ilmu pengetahuan, tapi tentang ku.
Oh iya panjang bener ini, udah mau jam sembilan malam dan udah waktu nya tidur sih hehe.
Terimakasih sudah membaca hingga akhir.
Jika tertarik, aku bakalan share juga cerita-cerita lain ku.
Aku pikir cukup ya, cerita one day with a Warrior.
Salam WARRIOR
Jakarta, 01 Mei 2025 Pukul 20.29 WIB
