Jadilah hidup, hidupilah semesta.
Itu adalah quotes yang kudengar saat aku masih kuliah.
Quotes itu berasal dari temanku yang sering menyebutnya.
Dulu aku berpikir, bukankah manusia memang sudah hidup?
Tapi ternyata, maknanya berbeda.
Manusia memang hidup secara biologis, namun belum tentu semua manusia benar-benar hidup.
Bahkan, Benjamin Franklin pernah mengatakan bahwa banyak manusia “mati” di usia 25 tahun.
Maksudnya, manusia hanya menjalankan aktivitas hidup tanpa memiliki makna dan tujuan.
Menjadi hidup berarti kita harus menjadi bermanfaat bagi sekitar.
Saat dunia penuh kegelapan, maka jadilah penerang di dalamnya.
“Kenapa harus berbeda dengan manusia pada umumnya?”
Ya memang, jalan menuju surga tidak semua orang bisa masuk—ada seleksi.
Semoga kita termasuk yang lolos.
Ngomong-ngomong, di dekat rumah ku ada beberapa orang yang sudah pensiun.
Setiap pagi dan sore, kegiatannya hanya duduk di depan gang.
Jujur, kadang aku malas lewat karena ramai sekali dengan mereka.
Kalau dilihat dari usia, sebenarnya belum terlalu tua.
Tapi kegiatannya hanya ngobrol.
Dulu aku sempat berpikir, “Ah, saya tidak mau seperti itu saat tua nanti.”
Bahkan sempat terlintas bahwa mereka mungkin malas.
Namun suatu hari, saya menemukan video di YouTube yang memberikan sudut pandang berbeda.
Intinya: mungkin mereka bukan malas, tapi stuck.
Stuck?
Maksudnya bagaimana?
Mereka mungkin sudah bingung harus melakukan apa.
Bukan karena tidak mau, tapi karena tidak tahu lagi arah.
Tenaga mulai berkurang, kompetensi mungkin memudar, dan akhirnya hanya menjalani sisa hidup.
Kalau dipikir lebih dalam, mungkin ini juga soal pilihan hidup di masa muda.
Jika masa muda dijalani biasa saja, tanpa pengembangan diri atau keahlian khusus, maka saat tua bisa jadi tidak banyak yang bisa dilakukan.
Namun, apakah itu salah?
Tidak juga.
Mungkin saat muda mereka memiliki banyak tanggung jawab.
Yang pasti, selama masih muda—masih punya tenaga dan waktu—kita harus benar-benar hidup, agar tidak menyesal di kemudian hari.
Itu versi gue.
Kalau menurut kalian, ya terserah kalian, wkwk.
Walaupun begitu, banyak juga orang yang justru memulai aktivitas baru di usia tua.
Itu bagus.
Namun tetaplah ingat, usia muda adalah masa yang paling bisa diandalkan.
Bahkan dalam Al-Qur’an, sangat ditekankan bahwa masa muda harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebelum waktu dan energi habis di usia tua.
Sekian dulu.
Jakarta, 27 Maret 2026
Pukul 06.30 WIB
