Ketika aku merasa bahwa hidup ini sangatlah cape dan lelah.
Maka hal yang biasa aku lakukan adalah tidur.
Tidur adalah obat yang paling ampuh dan paling murah dan paling yang bisa ku lakukan, setidaknya untuk ku.
Setelah bangun, rasanya kepalaku begitu jernih.
Kenapa ya ?
Mungkin mekanisme tidur yang luar biasa hebat.
Menghilangkan stres dan membuat racun dari tubuh.
Tentu, ini lebih ke arah tidur di malam hari setelah isya maha suci Allah atas kuasa nya.
Sekarang ku lihat hp, jam masih menunjukkan jam setengah 2 pagi.
Memang aku tadi tidur setelah isya dan rencana bangun di jam 4 pagi lagi pergi ke muara Kamal untuk pergi ke pulai lari kawasan Kepulauan seribu bersama teman-teman ku.
Tapi aku merasa sudah tidur yang cukup, dan daripada aku tidur lagi takutnya ga kebangun.
Ya, udah tidur 7 jam lah ya.
Jadi paling sholat tahajud, mandi, nulis, prepare, dan berangkat.
Di waktu dini hari ini, biasanya ada kejernihan dan keputihan dari segala kehidupan.
Aku takut.
Bagiku kehidupan hanyalah menjalankan suka dan duka untuk kita mendekat kepada Nya atau justru menjauhkan Nya.
Namun, makin kesini makin terasa bahwa kehidupan begitulah enak.
Astaghfirullah Al azim.
Jangan sampai kehidupan ini ada di hatimu.
Tetaplah dunia ini ada di genggam tangan kita.
Kelola perasaan mu itu.
Apabila seseorang telah cinta dunia, maka akan ada kemungkinan orang tersebut akan diambil nikmat iman nya, nikmat petunjuk nya.
Bukankah pada zaman nabi Muhammad bahwa orang-orang yang menentang nabi adalah orang yang cerdas tapi juga bodoh ?
Orang yang cerdas pada dunia namun bodoh bahwa semua itu berasal dari tuhan.
Apakah kita mau seperti itu ?
Jelas tidak.
Kebanggan menjadi seorang muslim adalah iman nya.
Iman menjadi pembeda.
Iman menjadi cahaya atas kehidupan dunia yang fana ini.
Ya Allah, tetaplah selalu berikan petunjuk yang lurus.
Dunia yang begitu nikmat ini, sementara ini, tapi aku harus kuat dalam mengelola perasaan dalam hati ku.
Jangan sampai keluarga, istri anak, barang, pekerjaan ataupun sesuatu di dunia ini lebih kita cintai daripada cinta kepadamu dan kepada nabi Muhammad.
Jangan.
Buat aku menulis untuk setelah kematian ku padahal aku tak sholat yang wajib.
Jangan.
Jangan.
Berikan aku petunjuk mu lurus ya Allah.
Amin, allahumma amin.
Jakarta, Senin 12 Mei 2025 Pukul 01.45 WIB
