Menunggu

Dalam setiap kesendirian, aku selalu berpikir tentang hidup ini.

Hidup ya, hm.

Kau tahu, hidup itu perjuangan.

Maka ku sebut seseorang dalam menjalani hidup adalah WARRIOR.

Kenapa ? Ya karena hidup adalah ujian.

Suka, duka, hanyalah part dalam kehidupan.

Jangan sampai dunia menguasai hatimu, dia hanyalah ada di tangan mu.

Seorang Warrior adalah seorang pejuang yang memperjuangkan nilai-nilai yang diyakini nya.

Biasanya seorang Warrior itu dihormati dan dianggap pahlawan dalam kategori masing -masing.

Berbeda dengan seorang yang dianggap gladiator, dimana dia menunjukkan kekuatannya hanya untuk menghibur dan biasanya seorang gladiator juga seorang budak yang mesti bertarung untuk atasan nya

Kembali ke surga

Tentu, jika hidup hanya mempertajam untuk masuk neraka ya buat apa kan ?.

Hidup yang kita jalankan mesti masuk surga.

Dan ya, adzan Zuhur sudah berkumandang.

Aku rehat dulu ya.

Menunggu

Aku baru sadar bahwa aku tadi siang menulis tulisan ini.

Sekarang sudah menuju ashar, dan ya aku lagi di luar karena sedang ada urusan.

Tentu, aku nongkrong ke tempat es teller dnegan memesan es teh manis seharga 12 ribu dan ku lanjutkan tulisan ini.

Bagi beberapa orang tentu menunggu itu menyebalkan.

Tapi mungkin kita bisa lihat dari sudut pandang yang lain.

Misalkan jika kita sedang menunggu kemacetan di mobil ya kita bisa tidur, mungkin jika kita supir nya ya ga bisa, namun jika kita punya uang lebih maka memperkerjakan driver pribadi itu banyak sekali manfaat nya.

Ya, membeli waktu orang lain.

Ataupun jika naik motor dan kehujanan, maka menulis pun bisa menjadi kegiatan.

Menulis apa ? Ya apa saja.

Kalo aku sih ya menulis buku menulis agenda, menulis curahan hati gitulah.

Mau itu nanti di share atau tidak itu urusan nanti.

Tentu, tidak hanya menunggu hujan, menunggu apapun juga bisa kita isi dengan hal yang baik.

Bahkan hadis nabis pernah mengatakan bahwa manfaat kan waktu luang.

Ya, kalo istirahat pun juga bisa kita lakukan saat menunggu.

Banyak sih, zikir, belajar, bekerja, dan masih banyak lainnya dalam menunggu.

Ok, aku pikir itu dulu ya.
Jakarta, 03 Mei 2025 Pukul 15.50

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *