Weekend & Kasur

Akhir-akhir ini atau mungkin di tahun ini aku merasa bahwa waktu weekend itu enak nya dirumah aja ya.

Ya, di kasur & beristirahat saja.

Engga tahu kenapa, tapi seiring bertambahnya usia, seiring bertambahnya tanggung jawab, dan seiring bertambahnya kesibukan, aku merasa bahwa waktu tidur itu berharga banget.

Nah itu sih rasanya.

2 Nikmat Yang Sering Terlewat

Ya, dua nikmat itu ialah nikmat waktu luang dan nikmat sehat.

Pada saat kita sehat, kita tuh banyak banget bermimpi untuk melakukan apapun dan padahal kita ga menjaga kesehatan.

Namun, ketika sakit yang kita harap hanya satu, hanya sehat.

Sehat itu awal dari segalanya.

Tentu, aku juga berusaha ya untuk sehat.

Ikut event lari itu ga cuman mendali saja, tapi memberikan waktu untuk tubuh bisa berohlaraga.

Ya, awal-awal mungkin harus dipaksa agar terbiasa.

Kemudian, tentang waktu luang.

Hm, terkadang kita banyak melalaikan waktu padahal ada saja waktu kita yang benar-benar sibuk.

Nah, terkadang juga terlalu lama dan nyaman di kasur itu bahaya sekali ya.

Tiba-tiba dari pagi sampai sore masih ada di kasur.

Hm, luar biasa.

Kalo aku sih masih berusaha ya, ya caranya tadi keluar dari kasur dan membuka laprop dan meja di teras rumah.

Ya, bertemu dengan alam & kendaraan rasanya itu ada aktifitas orang-orang, sehingga tetap semangat kerja.

Padahal, dari malam sampai dini hari pasar aja itu sudah banyak orang yang kerja.

Masa kita mau males-malesan sih !.

Ya, secara teori gampang, tapi implementasi nya itu yang mesti kita berusaha sekali.

Tuhan, apakah aku bisa berubah menjadi lebih baik dan membuat kehidupan lebih baik ?

Berubah

Jika kau ingin melihat perubahan mungkin kau tak perlu menunggu pahlawa atau pun siapa-siapa.

Hal ini karena kau lah sendiri pahlwaran nya.

Kau sendiri yang melakukan perubahan.

Akan sulit dan akan bikin sakit jika kau berharap pada manusia.

Sekali lagi, dalam kehidupan kita bahwa kitalah yang melakukan perubahan.

Dan ya yang terbaik untuk melihat perubahan yang kau inginkan baiknya kau sudah tanam sejak 20 tahun yang lalu, ya itu sih secara bijaksana.

Tapi waktu tak terulang, jika kau menerima kekalahan mu, kekalahan kita, ya sudah lihat saja hari ini dan kedepan.

Sekarang

Ya sekarang, terkadang yang bis akita lakukan ada saja yang bikin tertunda.

Dan jangan-jangan yang bikin ketunda itu gara-gara kemalasan kita saja.

Hm, sedih sih, banget.

Tapi ya tadi mau bagaimana lagi kan.

Ya sekarang, itu asli sih banyak banget arti.

Oh iya, ini ku tulis pakai laptop ya tulisan ini, tapi kok merasa enakan pakai hp ya hehe.

Yasudah, jika kau ingin berubah maka waktu terbaik ialah sekaran.

Jakarta, 22 September 2024

Nikmat setelah bekerja

Akhir-akhir ini aku sibuk sekali.

Dan ku pikir kesibukan bukan bukan lah sesuatu yang mudah alias pola yang berulang.

Hal ini karena aku harus berpikir keras untuk menghasilkan keputusan yang tepat, ya dalam hal apapun, berhitung juga merupakan bagian dari proses pengecekan ku.

Tentu, itulah tugas seorang pemimpin, berpikir lalu membuat keputusan dan memberikan arahan.

Bukan sekadar ikut meeting atau kegiatan tapi memilik peran yang sama dengan orang lainnya ataupun bahkan tidak tahu langkah apa yang selanjutnya akan dilakukan.

Pemimpin, itu memiliki tanggung jawab yang lebih.

Itu lah yang aku pahami, dia mesti sadar kekuatan dan kelemahan dirinya.

Iya, akhirnya terkadang aku sudah mengantuk dan tidur sebelum jam 9 malam dan seperti biasa bangun jam 4 pagi tanpa aku sadari.

Tapi setelah itu, tentu aktifitas ku mulai dengan berbagai persoalan kehidupan.

Dan biasanya setelah isya, badan sudah lelah sekali dan bahkan langsung tertidur pulas.

Ku pikir apa yang ku lalui sudah benar, ini lah jalan yang diproses oleh seorang anak muda.

Proses demi proses dan menikmati lelah nya setelah bekerja.

Nikmat setelah bekerja

Ya pekerjaan apa yang kita jalanin, bisa jadi tukang becak, bisa jadi dokter, bisa jadi insinyur ataupun lainnya.

Yang penting, hidup cuman sekali.

Kita mesti mikir mau ngapain dalam hidup, biar ga ada penyesalan.

Kenapa ?

Karena pas udah tua nanti yang kita sesalkan ialah hal yang tidak kita lakukan, apalagi padahal kita tahu.

Lagi pula, aku juga gak ingin menurunkan mimpi & berharap sangat pada keturunan ku.

Tugas kita membimbing & berharap sekadar nya saja, sedangkan dia memiliki kehidupan nya sendiri.

Biarkan mereka bertanggung jawab pada kehidupan sendiri.

Terkait pekerjaan, rasanya entah kenapa ya kalo sudah selesai itu ada nikmat tersendiri.

Beda sekali jika kita tak bekerja, dan tiba-tiba mendapat kan hasil uang.

Dan ya, kehidupan yang berproses lebih penting daripada kehidupan yang stuck saja walau hasil saat ini lebih baik.

Aku percaya itu.

Lagi pula dengan bekerja juga kita mesti menjadi ladang ibadah.

Karena kita percaya bahwa adanya kehidupan setelah kehidupan.

Jakarta, 21 September 2024

Produktifitas dan Kesadaran Berkala

Dalam keheningan aku menyadari sesuatu tentang diriku.

Iya, sesuatu yan berubah seiring berjalan nya waktu.

Kunci produktifitas adalah gabungan dari tiga rumus yakni waktu, energi dan fokus.

Namun, sekarang aku menyadari bahwa mereka juga memiliki urutan sesuai urgensi nya dalam kondisi tertentu.

Asal rumus produktifitas

Ya, rumus produktifitas itu banyak.

Tapi yang paling cocok untuk ku ya dari buku muslim Produktif karya Mohammad Faris.

Dan tadi, ku pikir untuk ku yang paling pertama ialah set time.

Set waktu, kalo ga dialokasikan waktu ya bisa jadi malah ga dikerjain.

Point ini yang bilang ya liat nanti aja, mesti ga boleh lagi.

Mesti set time, buat clear.

Kedua, mesti fokus.

Ya fokus jadi urutan kedua, kalo udah sehat waktu terus ga fokus ya kemana-mana, bisa gunain teknik Podomoro atau bahkan block time.

Dan jangan sering – sering ngecek hp lah atau bahkan nonton YouTube, jangan.

Ketiga, energi.

Mungkin karena aku masih mudah kali ya jadi ga taruh di awal, mungkin kalo udah usia tua ya beda cerita.

Tapi tetap saja, kita mesti tau energi peak kita pada saat kapan. Ada yang kuat di pagi hari, ada yang kuat di malam hari.

Itulah renungan ku, tak ku sangka bahwa aku sudah masuk ke tahap advance dalam menerjemahkan apa yang sudah aku mengerti.

Di satu sisi, juga sudah terbuang waktu karena baru menyadari nya.

Yasudah mau gimana lagi kan.

Kita lah yang mengerti diri kita, maju terus!

Jakarta, 17 September 2024 Pukul 04.25 WIB

Main ke Perpustakaan Cikini Jakarta

Tempat duduk ku

Asli, hari kok terasa cepet banget ya.

Kayanya baru kemarin main ke perpustakaan Cikini Jakarta tapi ternyata udah 2 hari aja.

Bener-benar terasa cepat banget.

Awalnya aku mau nulis perpustakaan Cikini itu pas hari Sabtu kemarin, habis kunjungan tapi kenapa baru sekarang ya hehe.

Tapi ya sudah lah ya 🙂

Awal kenal

Sebenarnya sih gara-gara di rumah ada acara gitu loh, terus aku mesti ngungsi ke luar.

Kemana ya ?

Mau kepustakaan nasional atau baca di Tebet tapi kayanya bosen, mau cari sesuatu yang baru.

Nah ku cari di google katanya yang rekomendasi itu di perpustakaan Cikini, dan yaudah ku gaspol setelah zhuhur.

Jarak dari rumah ku kesana menggunakan motor itu sekitar 1 jam.

Dan sesampai nya disana langsung parkir di luar dan langsung bayar 10 ribu ke tukang parkir nya, diminta nya segitu.

Parkir liar

Emang sih yang paling benar ya naik transportasi umum, tapi jujur aja bahwa parkir liar ini tuh udah parah banget, ada dimana-mana.

Bisa jadi, gaji dia lebih tinggi dari gaji kita.

Terkadang kita orang Indonesia mentolerir untuk ngasih uang ke mereka.

Kalo menurut ku, ini udha bentuk premanisme ya, aku benci dengan itu.

Ini juga gubernur DKI juga mestinya bertindak nih, dimana-mana, hampir setiap toko ada tukang parkir nya.

Padahal terkadang cuman mau ngambil uang aja di minimarket tapi masih bayar juga karena parkir.

Masalah parkir liar ini mestinya harus segera dituntaskan !

Dan juga kita mesti beralih ke transportasi publik, pemerintah juga mesti berbenah juga.

Nah yaudah masuk ke dalam perpustakaan nya.

Bagus banget sih, ini kan baru pertama kali aku masuk perpustakaan ini ya, dan ya rame banget dan aku mencari tempat duduk.

Setelah aku ada disana, yang kurasakan enak sih cuman ga lengkap, karena ga semua tempat duduk ada colokan listrik nya.

Sehingga, kalo udah duduk di tempat ga ada colokan listrik nya mesti pindah cari tempat yang ada listrik nya.

Kalo fasilitas lainnya, sudah bagus.

Masuk nya juga gratis, ada musholla, toilet yang banyak, makanan yang murah juga di kaki lima.

Ya okelah, aku pikir juga ini merupakan salah satu perpustakaan terbaik kota di Indonesia ya.

Wajar, DKI kan ibu kota jadi memang pionir nya.

Hm, apalagi ya.

Bagus lah, itu sih yang kurasakan dan memang standar nya DKI selaku ibu kota ya begitu hehe.

Yaudah nih ya, foto-foto nya 🙂

Jakarta, 16 September 2024

Laki-laki dan Kerja

Kerja ya.

Hm, bagaimana aku harus memulai nya ya ?

Ku pikir Senin ini merupakan Senin yang begitu hening dari sepanjang tahun 2024.

Iya, karena tanggal merah dan maulid nabi.

Tentu, kegiatan ku ya beres-beres rumah.

Di siang hari pun aku tertidur dan ketika ku cek WA ku dapat pesan dari teman kuliah ku dulu bahwa katanya hari ini dia kerja.

Ku bales sebelum tidur ” Tanggal merah kok kerja ? “

Dan jawabannya ialah ” Iya, kerja buat jaga kehormatan“.

Tentu kata-kata ini inilah kata-kata yang ku ingat dan ku gaungkan dalam kehidupan ku juga.

Laki-laki dan kerja

Aku tahu bahwa dia sudah lama nganggur dan dengan gelar S2 yang dimiliki dengan pendapatan gaji kurang dari UMR DKI, tapi ya tadi namanya takdir dan hidup terus lah berproses.

Akhirnya dapat kerja juga sih dia,

Alhamdulillah.

Ngomong-ngomong tentang kerja dan laki-laki, memang harga diri laki-laki adalah kerja dan bertanggung jawab.

Tentu, itu sudah lama sekali aku mendengar kata-kata itu.

Dan merupakan kata yang buat aku semangat ketika aku merantau di Papua yang mana tidak pulang-pulang.

Dan ya, laki-laki ga boleh salah dalam memilih pekerjaan, iya ga boleh salah memilih pekerjaan.

Yang tepat untuk dirinya.

Jika tidak, ya kasihan sekali selama kehidupan nya akan mengeluh.

Hal ini karena waktu terbanyak laki-laki ialah dengan pekerjaannya.

Ngeluh

Banyak sekali aku liat contoh seorang yang ngerasa ga tepat dengan pekerjaannya.

Contoh nya saja pada saat aku di site Tembagapura, orang baru balik cuti tapi beberapa hari kemudian udah mikir kapan cuti lagi.

Buset dah, ngejalanin pekerjaan cuman buat nunggu cuti.

Padahal gaji gede, tapi kalo tidak tepat ya cuman ngabisin umur aja.

Kemudian kalo laki-laki ga kerja mau ngapain emang ?

Jujur saja, dulu aku rencana mau pensiun dini dan kulahab banyak buku untuk mencapai pensiun dini.

Singkat cerita, aku resign dan kerjaan ku cuman baca buku di perpustakaan nasional, udah kaya pegawai aja dah berbulan-bulan karena baca buku disana.

Kurang uang?

Engga, engga pada saat itu.

Terus kuliat teman-teman ku pada sibuk kerja sedangkan aku hanya membaca buku.

Sejak masa nganggur itu lah aku mencari jati diri dan menelusuri orang-orang pada ngapain dah dalam hidup nya.

Dan ya, banyak inspirasi yang kudapat.

Mungkin orang-orang sebut nya Hiatus, atau masa jeda dalam hidup

Setelahnya, aku kembali bekerja dengan tujuan yang lebih tinggi, lebih besar lagi.

Dan ya tadi, untuk legacy buat di akhirat nanti.

Berbicara mengenai tanggung jawab juga ga bisa langsung diberikan tanggung jawab yang besar.

Banyak pemuda yang diberikan jabatan tinggi dan selama 2 tahun ia dipuja-puja, tapi akhirnya dipenjara selama 20 tahun karena salah dalam pengelolaan kekuasaan.

Nah kan, ketika dalam keadaan susah, orang belum tentu mau nolongin.

Itu yang mesti disebut bahwa butuh keberhasilan kecil demi kecil untuk mencapai keberhasilan besar.

Kalo orang ga siap dengan tanggung jawab yang besar, yang terjadi ialah celaka buat orang tersebut, celaka pula pada kebijakan yang diambil.

Itu tanggung jawab.

Oh iya, banyak kok pembaca ku yang mungkin usia muda, usia tua, gaji gede, gaji kecil atau apapun lah, jangan berkecil hati.

Ya, masa depan ga ada yang tahu, jalanin saja amanah yang diberikan, insya Allah kalo emang udah takdir kita ya takdir kita.

Sekali lagi, untuk penutup dalam tulisan ini.

Harga diri laki-laki ialah bekerja dan bertanggung jawab.

Jakarta, 16 September 2024 Pukul 15.40 WIB

Rio Agustian Fajarin

Lari di Titan Run 2024

Lari di Titan Run 2024

Libur panjang, list tulisan yang numpuk bener-bener ya aku kerjain hehe.

Halo semuanya, kayanya kedepan aku mesti bikin salam pembuka ya khas deh.

Ya, nanti dipikir lagi deh, kalo kalian ada ide ya tolong disampaikan ya.

Kali ini, aku pengen nulis pengalaman lari ku dalam acara Titan Run di Agustus 2024.

Udah lama sih, cuman sayang kalo ga ditulis.

Jujur saja, aku tuh pengen nulis di hari itu, tapi rasanya udah cape aja.

Ok, tentang Titan Run ya

Titan Run itu acara lari di BSD tepat nya hehe.

Aku pertama kali dengan Titan Run itu dari temen-temen kantor dimana mereka tahu aku suka ikut lari dan katanya tahun ini ada Titan Run.

Kalo di cek sih terakhir Titan Run itu di tahun 2019, tes karena covid baru ada lagi di tahun 2024.

Oh iya kantor ku juga kerjasama dengan Titan Run sehingga aku gratis buat ikut event itu, ya biasa cepat-cepat daftar registrasi pada saat email pendaftaran masuk :).

Titan Run itu ada ketegori 5K, 10K, dan 17.8 K.

Aku pasti milih yang 17.8 K karena gratis dan aku belum pernah ikut kompetisi lari dengan ketegori 17.8 K.

Hari H

Eits, tunggu sebelum hari H aku tuh nginep di penginapan dong.

Lumayan jarak nya 100 menit lah dari rumah ku.

Ya, bisa sih berangkat pagi-pagi cuman kayanya untuk saat ini cari penginapan yang murah aja. Dan dapat :).

Terus besok atau hari H pun tiba, aku langsung naik grab motor buat pergi ke event tersebut, dekat banget ga sampe 5 menit kok kalo naik motor.

Selama perjalanan lari pun bisa dibilang rute BSD jalanan nya bagus ya, ga banyak elevasi yang berubah alias datar aja.

Ditambah, event ini banyak teman-teman kantor yang ku kenal, ya namanya juga event dari kantor kan hehe.

Dan Alhamdulillah finish, dan dapat mendali.

Setelah finish

Nah, pertama kali event lari yang dapat duren ya ini doang aku wkwk.

Ditambah semua makanan gratis, memang ya setiap event lari punya keunikan sendiri. Ini event lari yang mana semua nya gratis.

Luar biasa.

Sehabis lari, langsung kenyang banget :).

Setelah lari aku pun balik penginapan untuk langsung ke rumah.

Oh iya, aku pikir juga jumlah mendali lari ku itu udah belasan, tahun ini paling banyak sekitar 7-8 mendali.

Jadi ku pikir aku pengen mencapai 50 mendali atau bahkan 100 mendali dalam ohlaraga lari ini.

Ya bukan yang ambisius sih, tapi selagi masih mampu, selagi masih sehat ya ambil aja kesempatan.

Ga ada yang tau juga kan hari esok, mungkin ini hari terakhir kita.

Yang jelas, aku menikmati lari itu.

Ditambah juga, aku mesti banyak lari sendiri untuk latihan.

Ya, target sih lari di gurun Sahara atau benua Antartika ya.

Event nya mah ada saja, masalahnya kita nya mampu kah ?

Nah banyak yang butuh disiapkan, salah satunya fisik, yaa latihan adalah kunci.

Oh iya, ini foto-foto nya ya

Dengan teman-teman kantor yang rutin lari
With teman -teman kantor

BSD
Agustus 2024

Aku & Tentang BNI UI Half Marathon 2024

Alhamdulillah ya Allah, udah sampe finis lari di BNI UI Half Marathon 2024 dibawah 3 jam hehe.

Oh iya, selamat datang para pembaca.

Awalnya aku mau bikin tulisan ini tuh di laptop, tapi kok enakan di hp ya, sambil rebahan di kasur hehe.

Ditambah juga, tulisan ini tuh udah pengen aku bikin seminggu yang lalu alias pas habis lari tapi ada aja kesibukan yang terjadi.

Ya sudah, aku bikin sekarang aja ya 🙂

Mulai dari mana ya.

Hm, mungkin setelah aku lari di BNI UI Half Marathon tahun 2023 ya.

Aku tuh lari kategori 5 K dan rasanya pengen ikut lagi di tahun depan.

Terus tahun depan tuh terjadi, di awal tahun ya aku nulis buat masukin list lari.

Ini dalam kategori list lari tahun ini.

Dan ya, aku pun fokus sama lari yang sebelumnya sudah ku daftar di Desember 2023, apa itu ?

Pocari Marathon di Bandung.

Iya, marathon 42 km.

Singkat cerita, setelah pocari Marathon tuh rasanya lari -lari lain cuman buat hiburan aja sama buat jaga kesehatan.

Nah, Pocari marathon itu di bulan Juli 2024, sedangkan BNI UI Half Marathon itu di September 2024.

Nah habis Pocari tuh kayanya mager banget itu yang BNI UI Half Marathon lohh, kayanya sayang uang juga sih hehe, lagi pula apasih yang ku kejar kan ya.

Tapi, temanku Ega terus mengajak ku, oh iya awalanya aku juga udah daftar yang registrasi kategori alumni sehingga dapat voucher, cuman ga aku aktifasi aja.

Tapi setelah dipikir ulang lagi, kayanya aku mesti ikut yang BNI UI Half Marathon deh.

Kenapa ?

UI ya

Tentu, UI itu alasan ku.

Aku pikir aku berhutang budi sama UI, aku memang dari SMA mau masuk UI, pas pemilihan SNMPTN pun aku memilih 1 jurusan dari 3 opsi yang didapat, ya aku cuman isi satu aja yakni Teknik Elektro UI.

Teman-teman ku pas di SMA pada bingung kenapa aku milih cuman satu aja padahal ada tiga opsi buat diisi.

Ya ini kan jalur undangan ya, ku pikir mana ada sih universitas yang mau di duakan.

Singkat cerita, aku masuk UI jalur undangan, bahkan sebelum lulus SMA.

Iya, sudah disediakan bangku padahal belum tahu nilai ujian nasional hehe.

Dan ketika aku masuk UI pun aku gratis dan dapat beberapa beasiswa yang didapat.

Banyak lah, uang, asrama, program dan lainnya.

Di UI pula, aku bermimpi tinggi.

Kita mungkin bisa ganti tempat kerja, tempat tinggal, dan yang lainnya, tapi kayanya ada beberapa yang ga bisa diganti, ya salah satu nya UI ini buat aku.

Lagi pula, aku juga masih berhubungan baik, main di lab nya UI sebagai peneliti bersama Professor.

Titik balik

Nah, ku pikir juga UI udah banyak memberikan kehidupan nya buat aku, masa iya sih aku hitung-hitungan masalah uang dengan UI.

Pikir-pikir juga aku bertemu teman-teman lama disana.

Bahkan walaupun tidak janjian, pasti ada saja ketemu hehe.

Yowis, aku registrasi di UI Half Marathon kategori 21K, dan ku masukkan voucher alumni dan ternyata masih aktif.

Oh iya bahkan saat pengambilan racepack pun aku sedang di luar kota dan diwakilkan oleh teman ku.

Hari H

Hari H ya, tentu langsung ketemu di titik start dong.

Dan sepanjang perjalanan lari ya ku ketemu dengan teman-teman dong.

Tapi asli sih, memang kalo kita lari tuh rasanya bebas aja, apalagi bersama orang-orang yang melakukan hal yang sama dengan tujuan finish yang sama.

Saat menempuh Medan tempur hehe

Selama perjalanan aku merasa nyaman, 21 K itu jauh, bahkan lebih jauh dari rumah ku yang di Ciracas ke Sudirman yang cuman 16 KM.

Tapi, kok rasanya bentar ya, iya itu karena kita keliling ke tempat yang kita kenal.

Kuatkan hamba ya Allah 🙂

Selama perjalanan lari pun aku ikut yang pacer yang 2 jam 30 menit, tapi pas di finish aku selesai dengan waktu 2 jam 59 menit hehe.

Tapi gapapa, aku nyaman lari di UI. Lari di UI juga sangat steril, ga ada kendaraan, wong diblokir kan wkwk akses masuk kendaraan.

Nah itu lah kelebihan lari di kampus daripada di jalan umum.

Dan Alhamdulillah finish, ini foto – fotonya.

Foto dengan mendali dan baju finisher
Pose dengan gaya yang lagi ngetrend:)
Setor muka kepada FTUI Runners 🙂 hebat mereka !

Oh iya dapat baju finisher juga loh buat yang kategori 21K jadi makin mantap.

Dan sebenarnya selain UI Half Marathon, ada juga di Desember UI ultra, tapi kayanya acara yang bisa ku ikuti ya baru BNI UI Half Marathon dulu.

Sebagai almamater aku senang UI Half Marathon bisa lancar, dan makin baik rasanya tiap tahun, dan semoga tahun depan aku bisa ikut lagi.

Selama aku masih di Indonesia, selama aku masih bisa ikut, acara UI Half Marathon ini aku pengen ikut. Bukan cuman bilang aku sebagai pelari, bukan.

Tapi itu karena aku telah jatuh cinta sama UI, kampus yang banyak mengubah ku.

Aku cuman pengen bilang, aku tak akan pernah bosan untuk mengatakan bahwa aku jatuh cinta dengan mu.

Jaya3x

Jakarta, 15 September 2024 pukul 20.45
Dari salah satu almamater mu
Rıo Agustian Fajarin

Disiplin

Sebelum aku memulai tulisan ku, ku pikir makin kesini makin banyak orang-orang yang mengujungi website ku.

Terima kasih !

Aku pikir itu kata yang ingin ku ucapkan.

Semoga tulisan ku bisa bermanfaat.

Yaa, walaupun ini lebih dari sekedar curahan hati ku.

Oh iya, namanya tulisan di website apalagi blog itu tuh bakalan ada saja orang yang membaca, bahkan walau orang tersebut tidak kita kenal.

Dan ya, mereka pun jadi kenal dengan kita.

Ngomong-ngomong dengan membaca di blog, aku pernah kok membaca website dari seorang perempuan hebat yang namanya Noor Titan, seorang mahasiswi yang menempuh pendidikan nya di MIT.

Tentu, awalnya aku mencari keyword MIT dan ada saja tulisan dari website nya Noor Titan.

Noor menceritakan pengalaman nya kuliah di MIT dan pastinya curahan hati nya.

Ya, aku yang tak pernah kenal pun jadi mengenal nya.

Atau, dalam dunia Keininsyuran pun aku kenal seseorang yang saat ini menjabat direktur eksekutif dari Persatuan Insinyur Indonesia ( PII ) yakni Pak Habibie Razak.

Dia menceritakan pengalaman selama menjadi anggota PII.

Sekarang sih, udah pernah WA an untuk japri-japrian aja.

Ya gitu, ketika kita menulis kita jadi dikenal oleh dunia, bahkan oleh orang yang tak kita kenal.

Mungkin ada juga yang website nya masih aktif dan juga tidak aktif, tapi percayalah bahwa menulis itu akan sangat bermanfaat.

Platform

Banyak yang sih yang bilang, sekarang kan zaman nya video kaya bikin vlog atau podcast.

Bener sih, cuman saat ini ku pikir aku baru mampu nya menulis.

Dan menulis juga di platform berbeda bisa di buku, bisa di website atau di sosial media lainnya.

Bedanya ya, mungkin sepanjang tahun 2024 ini bahwa tulisan ku akan ku buku kan dalam buku Notes Form Rio Jilid 1 : 2024.

Iya, bedanya juga kalo kita buku kan itu rasanya lebih berharga aja.

Ditambah juga bisa masuk portofolio dalam karya yang sudah kita publikasikan.

Disiplin

Hm, gimana ya.

Ya gitu… hehe.

Iya pokoknya sih aku pengen nulis minimal satu tulisan tuh satu hari di website ini.

Tapi kadang udah cape aja, sehingga ditumpuk aja.

Nah kan, alesan wkwk.

Ok, ya kalo menurut Stephen Covey:

Disiplin tidak mengekang, sebaliknya justru membebaskan”. 

Itu benar banget, mesti disiplin.

Ngomong-ngomong tentang dispilin buat orang seperti ku sepertinya mah ga usah diberikan teori-teori lagi dah.

Tantangan nya cuman satu, ya diri sendiri buat menjalani nya.

Tentu, konsisten itu ga mudah.

Asli bung !.

Tapi aku tidak mau seperti orang yang membela diri.

Aku mesti memperbaiki diri lah !

5 AM Club

Ok, buku 5 AM club ya.

Ini buku udah pernah aku review, bisa di cek dalam tulisan ku yang sebelumnya.

Oh iya, aku belum merapikan website ku (*Iya nanti dah setelah tulisan ke 200, ku edit biar cakep website ini ).

Sekarang fokus buat isi tulisan aja, ya namanya juga blogger tulisan ya paling penting ya tulisan itu sendiri :).

Iya, kayanya buat bikin title Writing Since kaya orang-orang lari tuh bisa kalo aku menulis tulisan di setiap jam 5 pagi minimal satu tulisn.

Oh iya, di website ini tuh bisa disetting buat tulisan terbit di tanggal dan jam berapa gitu.

Dulu sih pernah ngelakuin itu ya, tapi kalo dipikir ulang buat apa toh ?

Jadi seakan mengejar target saja.

Padahal, menulis itu adalah kebebasan, dan mesti konsisten kalo mau jadi sebuah buku.

Kalo dalam ohlaraga tokoh disiplin ya orang-orang udah tahu siapa lagi kalo bukan Cristiano Ronaldo.

Ya, hebat banget dia.

Nah kan, open AI mana bisa bikin tulisan kaya gini.

Ini tulisan ada emosi nya, sedangkan AI ga ada emosi.

Jadi ga perlu khawatir akan masa depan, manusia akan tetap jadi yang ter unggul, asal kita terus tenang & perbaiki diri.

Itu kali ya, oh iya kok sekarang aku lebih enak nulis di HP daripada di laptop ya.

Cape juga ya ngetik di laptop, kalo hp mungkin karena sudah touh screen kali ya hehe.

Yasudah itu dulu ya, oh iya besok masih tanggal merah alhamduilillah 🙂

Jakarta, 15 September 2024 Pukul 19.30 WIB

Main ke Kantor WWF Indonesia

Aku di kantor WWF Indonesia

WWF Indonesia ya. Ya tentu aku menjadi bagian dari sana. Ku mulai dari mana ya.

Awalanya tuh ya ga sengaja aja aku nemuin informasi terkait camping dari WWF Indonesia.

Ya, WWF Indonesia mengadakan camping sekaligus ada agenda ke tempat pengelolaan kopi yang dilestarikan oleh WWF Indonesia di daerah puncak.

Ok untuk mempersingkat tulisan ini bahwa WWF Indonesia ku sebut WWF aja.

Iya, awalanya aku ga bisa karena aku bukan member.

“Apa itu member?”

Ya karena ada kuota sebanyak 50 orang dan sudah penuh.

Singkat cerita, di H-1 acara aku dihubungi via WA katanya ada slot yang masih bisa, ya sudah aku daftar dan membayar 300 ribu rupiah untuk camping dan menjadi member of nature selama 1 bulan.

Jika kau tanya apakah wort it ?

Banget !

Aku pernah ngepost di tulisan ku sebelumnya.

Setelah acara camp selesai, kami pun agenda sesuai kesibukan masing-masing.

Walau begitu, ada saja jodoh ku dengan WWF, pas banget aku mau beli Tumblr yang sudah 5 tahun ku gunakan, eh di WWF official store jual tumblr dengan desain yang bagus.

Ditambah aku anggota MONA ya jadi lebih murah aja.

Cafe Panda

Oh iya tentang berkunjung ya, awalnya tuh aku jam 2 siang balik dari kantor menuju rumah menggunakan motor tapi kayanya hujan, dan ku pikir ini sudah dekat dengan kantor WWF kan jadi sekalian aja aku kerja dari sana.

Ya, aku tahu ada cafe panda disana.

Sehingga, aku kerja dari cafe Panda.

Pas di Cafe aku kirim pesan ke staff WWF bahwa aku disini dan mau main ke kantor nya 🙂

Eh ternyata lagi cuti dianya.

Tapi, akhirnya ada 2 orang wanita tim nya yang menjemput ku  dan mengantar aku keliling kantor WWF Indonesia.

Orang WWF itu asyik asyik dan baik baik, mungkin itulah kenapa aku ada disana juga hehe.

Diskusi

Iya awalanya sih cuman mau main aja ya, tapi ternyata diskusi nya berat juga.

Ya mengalir saja, tapi ya tadi kita punya interest yang sama dalam visi.

Aku suka alam, suka konservasi, WWF visinya pun demikian, ya jodoh.

Terkadang kalo cocok ada aja jalan nya, dipermudah aja.

Oh iya, WWF itu, aku senang berada disana, berada dalam orang -orang nya, dan lingkungan nya.

Karena itu,

I am Proud that I am Mona!

Oh iya sampai tulisan ini ku buat, sudah seminggu cesan hp ku ketinggalan di cafe panda wkwk.

Ya di pekan ini rencana ambil sebelum ke luar kota lagi

Dengan boneka Panda di kantor WWF Indonesia

Kantor WWF Indonesia, September 2024

Berkunjung ke Perpustakaan BI

Perpustakaan BI

BI ya.

Tentu aku ada project disana, tapi ku pikir jam sudah menunjukkan jam 12 siang, daripada aku ke ruangan tim ku yang sedang istirahat ya aku lanjut aja ke perpustakaan Bank Indonesia.

Jujur saja, aku sudah mengenal perpustakaan BI itu sudah lama.

Bisa dibilang, muncul aja di beranda YouTube ku.

Terkadang aneh ya, rumah yang sering kita kunjungi tapi justru kita belum pernah benar-benar tahu ya.

Ya, langsung saja sesampai nya di BI, aku menuju perpustakaan BI.

Aku tanya petugas dan perpustakaan nya ada di lantai 2.

Perpustakaan BI itu bisa dikunjungi oleh kalangan umum tapi untuk meminjam hanyalah para pegawai BI.

Dan ya, ku pikir ketika aku datang perpustakaan BI lebih banyak pengunjung dari luar.

Perpustakaan BI terbagi 2 bagian, yakni perpustakaan privat dan perpustakaan yang umum.

Kalo perpustakaan privat lebih ke arah segala hal yang terkait dengan BI.

Serta, perpustakaan umum lebih untuk umum.

Selain tempat yang bagus, perpustakaan BI ini pula banyak quotes-quotes yang bagus sekali.

Nah bisa dilihat di bawah ini ya.

Quotes di dinding perpustakaan Bank Indonesia

Kesan Pesan

Tentu, untuk kalangan company sejauh ini perpustakaan BI adalah yang paling bagus yang ku tahu.

Jika dibandingkan dengan perpustakaan Freeport di Tembagapura, ini lebih bagus.

Ya wajar saja karena lokasinya yang berada di tengah kota Jakarta.

Perpustakaan ada dalam setiap perusahaan yang besar itu salah satu impianku dan BI telah mengimplementasikan nya.

Aku berterima kasih untuk itu.

Ke depan aku harap bahwa perusahaan-perusahaan lain yang mampu untuk membuat perpustakaan dapat diwujudkan.

Ya, BI ya, bank central, memang terbaik untuk menjadi pionir.

Sekali lagi, kepada para stakeholder yang mengelola perpustakaan BI, aku ingin ucapkan terima kasih.

Perpustakaan Bank Indonesia, 09 September 2024