Terima Kasih 2024

Terima Kasih 2024.

Sebuah catatan dari aku untuk aku selama tahun 2024.

Pertama-tama, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang & semua hal hal yang terjadi selama tahun 2024.

Ya, aku ingin ucapkan terima kasih untuk segalanya.

Kedua, tahun berasa cepat ya ?

Aku pikir begitu, tapi itulah hidup.

Apapun yang terjadi maka waktu terus berjalan, jadi keep going.

Ketiga, aku ingin menuliskan kegiatan ku selama tahun 2024 ini dan catatan dalam setiap kegiatan ku.

Aku bermaksud menulis untuk diriku sendiri sebagai pengingat jika suatu hari nanti aku membaca tulisan ini, maka aku ingat apa yang terjadi di tahun 2024 ini.

Kemudian, jika tulisan ini bermanfaat kepada para pembaca, alhamdulillah.

Mari kita mulai.

Berikut beberapa kegiatan ku :

Kerja. Laki harus kerja.

Dengan bekerja & bertanggung jawab kita menjaga harga diri kita.

Nah, memilih pekerjaan yang tepat dengan diri kita itu sangat penting.

Kenapa ?

Karena waktu terbanyak laki-laki adalah bekerja.

Tidur yang cukup.

Bagiku tidur itu bagian dari produktifitas juga, jadi jangan salah bahwa tidur yang cukup itu penting sekali.

Berapa lama tidur yang cukup ?

Menurutku sekitar 6 – 8 jam sehari.

Namun, terkadang ada saat hari dimana kita mesti bergadang dan kurang tidur, ya gapapa, tinggal disesuaikan saja.

Berkarya.

Tentu, setiap orang dapat memilih karya nya masing-masing.

Ada yang jadi penulis buku, ada yang jadi koki, ataupun lainnya.

Intinya, kita mesti berkarya dalam positif.

Dalam hal berkarya, aku memilih menulis.

Ya karena suka baca buku & suka menulis juga.

Alhamdulillah, di tahun ini telah release 2 buku karya ku.

Memiliki Hobi.

Hobi, ini penting banget sih agar dunia kita ga monoton saja.

Setiap orang memiliki hobi yang beda-beda.

Kalo hobi ku sih lari ya, itu juga mulai rutin di tahun ini.

Jika kau tanya padaku, kalau bisa jika kita masih muda memiliki hobi yang dimana kita ingin kompeten di bidang itu ?

Alasan nya sederhana bahwa kita masih punya banyak waktu untuk terus belajar & belatih.

Ngaji.

Ya, ngaji ya.

Jujur saja, setelah lulus kuliah itu banyak hal kesibukan di dunia ini.

Sedangkan mengaji ?

Ya begitu dah.

Namun, ngaji itu penting.

Aku pun demikian, ngaji di lembaga Quran Al-Ustmani.

Ya secara daring, mengingat aku saat ini bisanya daring.

Terus kalo merasa sudah tua tapi ngaji ?

Eits jangan salah, kelas ku saja banyak yang usia kepala lima puluh & diatas nya juga.

Masa sih, kalo nanti kita sudah diakhirat & ketemu tuhan kita masih ga bisa ngaji ?

Jangan ya !

Traveling.

Aku pikir bahwa aku bukan seorang yang rutin traveling.

Kenapa ya ?

Hm, udah dari dulu kayanya begitu.

Namun, tetap saja menurutku traveling itu penting.

Kalo aku sih siasatinya ya traveling sebisa mungkin saja.

Misal nih ya ?

Kita lagi keluar kota, setelah urusan pekerjaan selesai bisalah jalan-jalan sebentar.

Menurutku ke pasar tradisional saja sudah cukup untuk traveling.

Menulis.

Tentu, ini spesifik sekali.

Ya, menulis bisa di buku tulis, bisa juga di hp.

Menulis juga bukan hanya untuk menulis buku.

Bisa juga dengan menulis agenda harian, bulanan & catatan lainnya.

Dengan menulis rasanya hidup lebih terarah saja.

Ikut komunitas.

Hm, ini sih baru tahun ini ya aku ikut nya.

Cuman menurutku penting sih ikut komunitas.

Alasan nya ya karena kalo komunitas itu kita udah punya tujuan yang sama.

Kalo aku sih ikut komunitas Member of Nature ( Mona ) dari WWF ID, sebuah komunitas yang bergerak untuk berjuang terhadap alam & satwa liar.

Serta, ikut komunitas FTUI runners, alumni FTUI yang suka lari.

Enaknya komunitas itu, lebih fleksibel saja terkait waktu & lainnya.

Ikut organisasi.

Ya, ini juga di tahun ini sih aku ikut.

Tapi penting sih, karena kita bisa bertemu dengan teman – teman baru dan juga memiliki tujuan yang sama terkait ikut organisasi.

Jika dibandingkan dengan komunitas, kalo organisasi itu ada AD ART ( Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga ) nya.

Pasti jauh lebih serius.

Nah, kalo aku ikut organisasi di Ikatan Alumni Insinyur FTUI, wadah dari alumni insinyur FTUI .

Serta, sebagai relawan Korps Sukarela ( KSR ) Palang Merah Indonesia wilayah Jakarta Timur.

Berkontribusi sosial.

Ya, apapun itu.

Kebetulan ya karena aku ikut sebagai relawan Korps Sukarela ( KSR ) Palang Merah Indonesia wilayah Jakarta Timur, jadi sudah sekalian.

Banyak hal sih yang sudah lakukan, seperti mengajar Palang Merah Remaja ( PMR ) tingkat SD, SMP, SMA.

Lalu, membantu korban kebakaran secara penanganan luka, berbagi luka, pengantaran jenazah, pengantaran ibu hamil dari rumah ke rumah sakit & banyak deh.

Semuanya ku lakukan di kotaku, Jakarta Timur.

Me time.

Ini penting sih, kadang kita lupa berpikir untuk diri sendiri & terlalu banyak kesibukan saja di dunia ini.

Me time artinya berbicara dengan diri sendiri, misalnya ” Gue mau ngapain ya ” dan semacam nya.

Dan jangan terlalu banyak ngobrol yang ga penting apalagi gosip, itu kata orang bijak sih hehe.

Next Your Level.

Maksudnya ya naikin level mu, apapun itu.

Misal yang belum bisa bahasa inggris ya jadi bisa basa inggris, yang bisa nya lari 10 KM ya bisa diusahakan untuk lari 42 KM.

Atau cari hobi baru, artinya kita mesti next your level.

Nah ini baru dua belas point yang ku ingat secara random saja.

Membuka laptop, sambil menulis di tempat makan mall.

Kadang ide datang begitu saja, dan kau hanya perlu menulis nya.

Sisanya mah banyak, banyak sekali yang bisa aku petik dari tahun 2024 ini.

Keluarga, dan Ibadah tepat waktu & lainnya pun juga belum ditulis kan.

Terkadang, kau hanya perlu menulis dan mempublikasikan apa yang ingin kau publikasikan.

Kalo aku sih pengen dikenal karna karya ya.

Kan orang beda-beda.

Ok, sekali lagi terima kasih tahun 2024 atas segalanya.

Aku tutup tulisan ku di tahun 2024 ini di facebok melalui tulisan ini.

Jakarta, 29 Desember 2024 Pukul 19.20 WIB

Salam hormat

Rio Agustian Fajarin

Laki – laki & Kerja

Harga diri laki-laki ialah bekerja dan bertanggung jawab.

Aku pikir sejak kapan quotes itu sudah tertanam di dalam otak ku, aku pun tak tahu.

Jujur saja quotes itu yang selalu terngiang-ngiang di dalam otak ku, ketika aku mulai malas bekerja, ku pejamkan mata dan mengingat quotes itu rasanya seperti ada energi yang memasuki badan.

Ya, kerja.

Tentu, aku pun juga teringat dengan adanya nasehat bahwa dalam hidup ada satu hal yang tak boleh laki-laki pilih, jujur saja aku tak tahu pada saat itu.

Ku lanjutkan membaca halaman buku itu dan jawabannya adalah pekerjaan.

” Hah pekerjaan ” ? Pikirku.

Tapi ternyata benar, kenapa ?

Ya karena sebagian besar waktu laki-laki adalah bekerja.

Sehingga, ketika kita salah dalam memilih pekerjaan maka yang terjadi ialah mengeluh, dan namanya mengeluh akan menjadi efek domino ya jadi tidak mensyukuri pekerjaan, mendapatkan dosa, dan dapat membuat lingkungan sekitar nya menjadi aura negatif.

Jika kau tanya padaku apa yang salah tidak boleh salah dalam memilih jika perempuan ?

Jawabannya ialah memilih pasangan hidup.

Alasannya sama, yakni perempuan menghabiskan banyak waktu nya dengan di pimpin oleh suaminya.

Pagi dan kerja

Kau tahu bahwa terkadang dalam membuat hari yang hebat, yang kau butuhkan hanyalah membuat pagi mu yang hebat.

Bagaimana awalnya ?

Ya jika kalau kau tanya padaku maka dimulai dengan tahajud, lalu sholat shubuh di masjid, lalu membuat agenda hari mau ngapain aja dan langsung gas untuk kerja.

Kadang kalo bisa kita bisa berangkat kerja ke kantor tak bahkan sebelum matahari muncul di langit, dan pulang pun setelah matahari tenggelam di langit.

Kenapa ?

Ya karena kalo pagi itu waktu berkah, kalo kita gagal di pagi hari ya agak sulit buat berhasil di satu hari tersebut.

Jika berhasil di pagi hari, ku pikir semuanya akan lebih mudah.

Terus jika ada yang bilang “ Kalo pekerjaan saya selalu Working From Home gimana ? ”

Ya gapapa, kerja saja dan disesuaikan.

Lagi pula hal yang selalu mesti diingat dan disiapkan oleh seorang muslim itu ialah kematian nya.

Kematian tidak kenal usia, tidak kenal jabatan ataupun segala hal di dunia.

Hakikat hidup ialah menjalani suka & duka, dan nanti apakah kita akan mendekati atau bahkan menjauhi nya, itu yang penting.

Ada yang bilang ? ” Ih, pagi-pagi dia ga kerja soalnya dia kan udah sukses ? “

Ya tuhan, apakah dia tak tahu bahwa sesungguhnya manusia berada dalam lingkaran kerugian, kecuali bagi orang yang bertaqwa.

Ya, nikmat dunia itu juga ujian.

Miskin menderita ?

Itu juga ujian, apakah kita tabah dalam menjalani nya ?

Lalu apa yang mesti kita lakukan?

Jelas bahwa Al Qur’an sudah menjelaskan bahwa tujuan manusia hanyalah menjadi pemimpin di muka bumi dan menjadi hamba Allah.

Sehingga, tujuan nya ya kesitu.

Semua yang kita lakukan mesti kita bingkai ibadah untuk kesitu.

Kemudian, rasanya ketika pagi kita sukses, kemudian menjalani hari dengan bekerja.

Ya walau pasti ada saja suka duka nya, lalu pulang kerumah.

Rasanya bangga sekali, bahwa kita sudah bekerja keras, bahkan mungkin bekerja cerdas.

Rasa seperti itu bukanlah sesuatu yang bisa dibeli dengan uang.

Kerja.

Laki harus kerja.

Walaupun sudah punya banyak uang, banyak kekuasaan, tetap mesti kerja.

Ya disesuaikan saja.

Kerja sampai kapan ?

Sampai hari kemenangan, hari kematian.

Ngomong ngomong masalah uang, teringat 5 tahun lalu dimana aku ingin sekali rasanya finansial freedom.

Ya merdeka secara finansial, aku baca banyak buku baik dalam negeri, luar negeri dan terus menabung. Bacaan nya apa ?

Banyak, percaya deh hehe.

Tapi setelah menjalani nya dan mulai merasa sedikit agak finansial freedom.

Tahu apa yang ku rasakan saat itu ?

Asli bosen banget, kerjaan ku ya baca buku saja terus, ngajak temen eh dia bilang kerja.

Dan, setelah itu, udah ga kepikiran lagi mau finansial freedom sebagai target.

Padahal umur aja belum kesampean, duniawi aja terus.

Nah, itu finansial freedom gapapa jadi point tertentu, tapi juga kita mesti menikmati momen yang ada, bersyukur kan juga dapat pahala hehe.

Nah kan kepanjangan, mungkin aku bisa menulis lebih detail tentang kerja juga dalam buku TANBERIO ( Jantan Bersama Rio ) wkwk.

Di doakan saja.

Kepada para pria, banggalah & hadapilah dunia bahwa kita kerja, untuk menjaga harga diri kita.

Sebuah catatan kecil di hp setelah pulang kerja pada tanggal

10 Desember 2024 pukul 21.50 WIB

Seorang pria yang sedang berjuang juga
Rio

Menikmati kebahagian dengan cara sederhana

Entah kenapa belakangan ini aku merasa bahagia.

Merasa bahagia dengan cara sederhana.

Bisa tidur yang cukup kok bahagia, bisa kembali ke rumah kok bahagia, bisa minum kopi yang enak kok bahagia, bahkan bisa berbagai hal lain pun bahagia.

Hm, gimana ya jelasin nya.

Mungkin ga semua orang bisa tidur yang cukup, bahkan katanya di Jakarta saja aja ada keluarga yang tidur saja per shift, hal ni terjadi karena Anggota keluarga yang banyak tapi tidak cukup ruangan tidurnya.

Serta, bisa kembali ke rumah kok juga bahagia, ini karena ga semua orang bisa kembali ke rumah, ada yang merantau, atau ada yang pengen kembali ke rumah namun karena kerja jadi mesti berbulan bulan dulu untuk kembali ke rumah, kok jadi inget sesuatu ya wkwk.

Bahkan, minum kopi saja juga bahagia, dah lah wkwk.

Ya, terkadang ada momen dalam hidup yang menyadarkan ” Ih gue beruntung banget ya “.

Hm, kadang kita sibuk mencari bukan sibuk menjadi.

Padahal banyak hal yang terjadi di lingkungan kita yang mesti kita syukuri.

Aura

Aura ya.

Hm, itu sesuatu yang tak terlihat tapi kita dapat merasakan nya.

Kadang nih aura itu juga membuat kita ingin dekat atau jauh dengan seseorang.

Misal yang ingin kita membuat jauh ya ada orang tersebut yang ngeluh saja kerjaa an nya.

Atau, ada orang yang minta bantuan kita, misal dia minta data tapi minta buru-buru, tapi sok ngatur padahal kita ga ada kewajiban dan sifat nya membantu.

Nah udah dibantu tapi kok malah songong.

Nah yaudah orang kaya gitu, cukup jadi rekan profesional saja, bukan rekan hidup.

Dan percaya lah orang-orang kaya gitu ga akan kemana – mana alias ya akan stuck pada level tertentu jika dia tak berubah.

Ya karena, udah dibantu tapi malah meminta lebih.

Hm, jauh – jauh deh.

Nah itu yang namanya aura, tapi aja juga yang kita pengen bisa dekat dengan dia, misalkan saja ada orang yang begitu menginspirasi, dia kok bisa jujur banget, bisa kerja keras banget.

Rasanya, kita pengen deket dengan dia. Ngga tau kenapa ya.

Bisa dibilang aura yang sempurna ya aura nya nabi Muhammad SAW.

Itu contoh sempurna dari sudi tauladan yang baik.

Menaklukkan dunia adalah menaklukkan pagi

Ya, hari ini aku menemukan quotes itu tanpa disengaja.

Kalo dipikir bener juga sih, dalam pagi itu terdapat kemurnian, semangat baru, bahkan Malaikat juga banyak turun dalam sepertiga malam terakhir atau orang Islam sebut nya menjelang shubuh.

Hm, quotes yang luar biasa.

Tapi kok kadang aku juga jam 1 an udah bangun ya belakang ini.

Ini mungkin karena biasanya jam 7 malam atau habis isya aku langsung tidur.

Entah kenapa badan kalo udah di kasur cape banget dan langsung tidur.

Bisa dibilang cape banget.

Oh iya cape banget juga bukan masalah kita menjalani keras nya dalam menjalani aktifitas selama satu harian, tapi juga menjalani aktifitas secara kualitas.

Berpikir dan membuat keputusan yang tepat juga itu sangat menguras tenaga, asli.

Dan memang tugas seorang pemimpin kalo kata Rockefeller yakni berpikir, membuat keputusan, dan mengarahkan.

Namun, kan input nya juga juga banyak, mesti membaca, mesti mendengarkan dan lainnya. Ga heran juga sih kalo sekarang begini.

Ya karena dari dulu udah denger quotes,

Leiden is lidjen,

Quotes dalam bahasa Belanda yang artinya bahwa memimpin adalah menderita.

Kenapa ?

Lah karena punya area tanggung jawab yang lebih daripada anggota biasa aja.

Hm, ku pikir itu dulu saja saat ini ya.

Jakarta, 05 Desember 2024 Pukul 02.10 WIB

Ya gitu

Alhamdulillah, kembali ke website ini ya.

Rasanya sudah lama sekali aku tak menulis di website ini.

Ya, banyak hal yang terjadi, banyak sekali, banyak juga yang di luar prediksi ku.

Namun, itulah hidup Semuanya serba suprise.

Oh iya, apa kabar kalian ?

Semoga kalian sehat selalu, semangat, dan terus berkembang menjadi lebih baik lagi ya, amin.

By the way, saking lamanya aku sudah tidak menulis di website ini, sampe bingung mau mulai nulis dari mana ya wkwk.

Gitu dah.

Yowis, random aja lah ya.

Jujur saja, dengan menulis kita juga melampiaskan perasaan kita dalam bentuk tulisan, sehingga mengurangi strees.

Ku pikir belakangan ini badanku ku kurang sehat & banyak pikiran juga karena tidak lama menlis di website ini.

Quotes

Dont wake up to watch the sunrise, wake up early and let the sun watch you rise

Asli, aku nemuin quotes ini tanpa sengaja.

Dan ya, bagus sekali.

Jujur saya sepertinya quotes juga penting.

Iya, bikin semangat deh.

Nah, simple nya jangan mager, tunjukkan pada matahari bahwa kita bekerja.

Jangan buang -bang waktu

Asli ga sih sih, rasanya waktu terbuai begitu saja.

Banyak hal yang tidak begitu penting kita buang saja, seperti main games, nonton video dan lainnya, eh tiba-tiba sudah di penghujung tahun.

Ya tuhan, cepet banget ya waktu berlalu.

Bentar, izin dulu sampe sini dulu, kok tiba-tiba ga fokus ya.

Nanti kita lanjut lagi, thanks !

Minggu, 24 November 2024

Hm

Dalam beberapa hal aku pikir aku menyadari sesuatu, sesuatu yang sebenarnya sederhana tapi sangat berharga.

Ya tuhan, aku hanya ingin kembali kepada mu, kembali ke surga.

Namun, sepertinya jalan untuk mencapai itu adalah sesuatu yang sulit dan panjang.

Jadi, baiknya dari mana ya ?

Hm, baiklah, pertama hidup adalah misteri.

Ya, misteri.

Aku punya temen yang dulu berhijab tapi sekarang tidak berhijab, dulu ada temen yang tidak berhijab tapi justru sekarang berhijab.

Ada yang beberapa tahun lalu udah nikah tapi sekarang sudah cerai, ada yang saat ini bahkan juga belum nikah, ada yang dulu miskin sekarang jadi orang kaya,  ada yang dulu kaya tapi sekarang jadi orang miskin.

Hm, kenapa ya ?

Ya itulah misteri.

Tapi, mungkin mindset ya.

Bener sih, maksudnya badan itu hanyalah tampilan luar, tapi mindset itu yang ada di dalam otak, dan yang menggerakkan badan.

Nah, mindset itu yang penting, dan mindset lah yang membuat seseorang bisa melihat kedepan beberapa tahun lagi.

Kedua, apa ya.

Hm, waktu sih.

Ketika aku di atas gunung Grasberg, aku selalu berpikir ” Aku mau ngapain aja yang dalam hidup ? “

Terkadang aku juga menyadari ketika aku terbang dari Soekarno Hatta ke Tembagapura, aku melihat kota jakarta yang penuh warna cahaya dalam gelap malam dan berpikir

” Apakah aku akan menghabiskan waktuku hanya untuk membeli tanah yang tak seberapa hektar itu ? “ Tentu bagi beberapa orang itu benar saja.

Tapi, ku pikir aku punya takdir yang berbeda. Bahkan, aku juga akan melahirkan sebuah ideologi baru di dunia ini, yang bernama RA.

Dalam sejarah manusia, tidak banyak orang yang melahirkannya sebuah ideologi.

Ya, saat ini ada milarian manusia hidup, kenapa aku yang melahirkan ideologi?

Ya aku tak menghitung jumlah populasi, aku hanya melakukan apa yang mesti dilakukan.

Ketiga, menulis.

Hm, rasanya udah cape aku nulis kalo lihat laptop.

Sudah ribuan email, dan ratusan chat yang ada laptop ku, ya begitulah.

Terkadang, aku melihat luar laptop dengan tatapan kosong.

Anjirlah, ya siasatinya ya dengan menulis di buku terkait task apa ya mesti dilakukan, satu task selesai kemudian restart laptop lagi.

Ya in terkadang special case aja sih.

Bentar, ngantuk banget tiba-tiba. Izin dulu ya.

Bekasi, 11 November 2024 Pukul 22.00 WIB

Sebuah Refleksi

Dalam beberapa hal, ku pikir orang sepertiku ku merupakan orang yang penuh dengan resiko.

Ya tentu, ku pikir amanah terus berdatangan tapi tak ada agenda aku yang berkurang, mungkin bisa saja mendelegasikan kepada orang lain.

Namun, entahlah, ada beberapa yang menurutku kurang saja jika harus dikerjakan orang lain.

Terlebih, ku pikir energi ku tak begitu kuat di malam hari.

Ya bisa dibilang energi terbatas tapi punya banyak amanah.

Menjadi Ketua

Ya, saat ini ku banyak menjadi ketua.

Dan semuanya bukan karena aku yang memilih atau mengajukan, tapi ya dipilih atau biasa disebut sebagai diamanahkan.

Sering nya aku bilang ” Siap “ , ya siap saja.

Siap karena yakin bisa memimpin mereka, namun aku juga terkadang tak sadar bahwa aku punya amanah lain dan energi ku terbatas.

Namun lucunya, hiburan ku ya mereka lagi, alias ke situ lagi.

Misalkan saja, lari pagi bersama member of nature ( MONA ) by WWF Indonesia.

Mungkin beberapa berpikir bahwa aku ikut organisasi itu, padahal bagiku itu hiburan ku.

Ya kebetulan saja dengan mereka.

Bisa dibilang, selain liburan sebagai relawan, ya paling ke alam, paling baca buku, dan paling tidur.

Namun kusadari bahwa kedepan mungkin ga semua amanah aku akan siapkan, tentu itu juga atas saran teman ku, Ega yang menyampaikan hal yang sama padaku.

Takutnya, aku juga lupa karena saking sibuknya untuk menulis buku ku.

Ya, bisa dibilang menulis buku adalah kerja untuk keabadian.

Energi

Semakin banyak amanah, rasanya tidur adalah sesuatu yang sangat berharga.

Tanpa tidur pasti lemah badanku, begitupula tanpa makan.

Saat ini badan ku masih sehat wal Afiat karena masih cukup tidur dan cukup makan, walau ohlaraga sudah tidak begitu sering lagi.

Ya, berat badan ku nambah saja terus.

Aku pikir aku akan ohlaraga lagi !.

Ya afirmasi positif dulu ya hehe.

Maka sebaik-baik nya contoh ya nabi Muhammad SAW, beliau itu tanggung jawab nya banyak tapi bisa menyeimbangkan waktu nya yang baik untuk dunia dan akhirat.

Masya Allah.

Lagi pula, guruku pas di asrama juga selalu bilang bahwa menjadi pemimpin adalah melalui jalur penderitaan, artinya dia mesti menderita, bisa jadi tidak punya banyak waktu untuk keluarga nya.

Ya begitulah, itulah kehidupan kan, ga semua hal sesuai dengan apa yang kita mau.

Apa yang ku tunggu

Kematian. Itulah yang paling aku tunggu, tiada lain tiada bukan.

Sialnya, aku ga tahu kapan aku mati.

Oleh karena itu, aku harus mengisi waktu ku dengan sebaik-baik nya.

Jika aku terus hidup, maka perubahan dunia akan terus terjadi.

Terlebih, di Desember 2024 ini Ideologi RA ku sudah mulai tersebar, ya gimana lagi ya, sudah takdir tuhan seperti nya.

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa dari 6 miliar manusia di bumi kenapa akulah yang membuat ideologi baru di dunia saat ini.

Ya ku jawab ” mana ku tahu terkait jumlah populasi, jika kau ingin menghitung, sudah hitung saja. Tugasku ya menulis apa yang ku yakini ” ya itulah jawaban ku.

Lagi pula, RA itu adalah salah satu manifesto terbaik dalam sejarah peradaban manusia, itu jika kau tanya padaku.

Kenapa ?

RA itu isinya banyak kejujuran, kemurnian, kebenaran, dan keimanan.

Sedangkan ideologi sekarang banyaknya urusan duniawi saja, menuhankan manusia, mereka anggap bahwa jika seorang dengan ekonomi biasa saja maka dianggap sebagai orang yang kurang sukses, sedangkan yang ekonomi nya bagus dicap sebagai orang sukses.

Padahal, kenikmatan juga terkadang ujian.

Ya, RA juga membahas itu

Sebuah Refleksi di tanggal 05 November 2024 Pukul 03.50 WIB

Rasa Baru

Aku pikir aku sudah lama sekali tidak menulis di website ini.

Ya, itulah yang kurasakan.

Jujur saja, bahwa rasanya makin kesini makin sibuk saja.

Ada saja amanah baru, ada saja tanggung jawab baru.

Tapi ya begitulah hidup, terkadang apa yang kita rencanakan dengan yang terjadi bisa saja berbeda.

Akhir-akhir ini juga ketika aku sampai dirumah, kurang dari 10 menit langsung saja terlelap.

Ya rasanya badan cape sekali, dan ketika sudah di kasur entah kenapa langsung tidur.

Itulah pola yang terjadi.

Aku pikir itu bagus juga dikarenakan badan mengaktifkan rasa pemulihan diri.

Dan ya, ketika aku bangun dari tidur, aku pun langsung melanjutkan aktifitas.

Tentu, orang sepertiku bahwa aku banyak menggunakan otak ku, bukan orang lain juga tak menggunakan otak, bukan !.

Itu bukan yang ku maksud, namun keputusan ku itu akan berdampak bagi orang lain.

Dan ya, keputusannya lebih berharga daripada badan ku sendiri.

Waktu

Pasti, hal yang paling penting sekarang rasanya waktu.

Sudah jelas sekali, aku saat ini butuh waktu tambahan.

Mungkin ada yang bilang ” Manajemen waktu mu saja yang kacau “.

Ya bisa jadi, aku tak ingin menampik dan layaknya seorang yang membela diri.

Aku masih terus belajar.

Tentu, jika di Jakarta kendaraan naik motor pun menjadi yang terbaik.

Bahkan tak peduli jika naik mobil online gratis, akan tetap menjadi naik motor jika pada hari Senin -Jumat.

Benar, tanpa terasa waktu menunggu itu berharga sekali, dan terkadang menguras energi banyak.

Refleksi

Tentu, apakah yang selama ini kita lakukan benar ?

Pertanyaan itu mesti kita tanyakan pada diri kita masing – masing.

Dan kita sendiri lah yang memutuskan nya.

Jangan – jangan waktu yang terbuang begitu saja secara cuma-cuma, itulah yang di ingatkan dalam Alquran.

Harapan

Harapan, harapan ku ialah kematian, itu saja.

Namun, aku sudah masuk dalam kehidupan ini, ya ga tahu kapan kembali ke awal lagi, kembali ke surga.

Karena ga tahu kapan akan mati, ya itulah perlu mikir ” Hidup mau ngapain aja ya ? “.

Ohlaraga

Tentu, bahkan sekarang berat badan ku naik.

Berapa ?

Ya lumayan.

Dulu aku kurus sekali, tapi makin kesini makin sangat gemuk, tumbuh ke samping.

Biasanya aku ohlaraga saat weekend, ya makin kesini makin sibuk aja rasanya, ada kondangan lah, bangun kesiangan lah dan macam-macam.

Nah kan, akan ada selalu alasan dalam pembelaan.

Aku mesti ohlaraga lagi.

Sudah dulu ya.

Jakarta pukul 02.10 WIB pada tanggal 31 Oktober 2024 dengan diiringi surat-surat juz 30 dari YouTube.

Terima kasih Oktober 2024

Rehat & Kembali

Rehat dan kembali. Ku pikir aku ingin menulis tentang itu.

Iya, namanya juga website curhatan, ya menulis sesuai yang dirasa juga gapapa dong hehe

Rehat

Ya, rehat. Istirahat sejenak.

Ku pikir wajar jika banyak orang ingin rehat sejenak, bisa jadi melalui tidur, tidur siang, jalan-jalan, atau cuti.

Tentu menurut ku ini penting sekali ya, karena ya tadi terkadang bukan berapa lama kita bekerja tapi juga kualitas yang dihasilkan.

Dengan rehat sejenak, banyak hal baru yang bisa kita dapatkan.

Tanpa rehat, ya begitu aja mungkin.

Aku pernah nonton di YouTube terkait ada seorang kakek usia 70 tahunan yang diwawancarai oleh seorang youtuber dan seorang youtuber bertanya pada kakek tersebut yakni

” Apa penyesalan terbesar dalam hidup nya ? ”

Jawaban kakek itu ialah ” Menghabiskan hidupnya untuk bekerja pada satu kantor “.

Ya itu sih jawaban nya, terlepas aku ga tahu apa role dia.

Tapi kalo dilihat sih ya namanya nyesel kan pasti ga happy hehe

Nah, itulah gunanya rehat, dengan rehat kita bisa mendefinisikan lagi apa itu hidup.

Dan pastinya untuk kembali semangat lagi.

Sebelum lanjut, ku pikir belakangan ini aku lebih nyaman nulis di HP yang tanpa simcard ini dari pada laptop.

Ku rasa mungkin karena ngetik nya bisa sambil rebahan, kan kalo laptop kan mesti duduk.

Ya menikmati saja, nanti juga ada saatnya bosen hehe.

Yang penting output nya tetap nulis, walau dengan cara yang beragam.

Dan asli, ini jam 04.51 WIB, enak banget nulis kalo pagi hari.

Ga ada gangguan dan otak kayanya encer aja hehe.

Lanjut deh ke tulisan

Kembali

Kembali, iya setelah rehat kembali dong.

Kan harga diri laki-laki bekerja dan bertanggung jawab.

Kalo ga ke situ, mau ngapain emang hidup wkwk.

Setelah kembali dari rehat, mestinya otak masih fresh, dan punya gairah lagi yang mungkin lebih baik dari pada sebelumnya.

Kenapa ya karena udah mendefinisikan kembali tujuan nya.

Bentar- bentar, asli kok gw bahagia banget ya bisa bangun pagi, denger suara burung, dan nuansa pagi itu asli enak banget sih.

Pengen terus bisa bangun pagi lagi deh. Oke, lanjut.

Iya harapan nya ya tadi kita setelah kembali punya semangat lagi yang jauh melebihi dari sebelumnya.

Guys, terus maju sampai nafas berhenti.

Itu baru perjuangan.

Hm, itu dulu kali ya, kayanya mau cari sarapan dulu buat lanjut nulis yang lebih serius.

Ya, ke buku sih sama kerja juga

Jakarta, 10 Oktober 2024 Pukul 05.05 WIB

Melihat Kembali Apa Yang Sudah Di Lalui

Pagi ini, aku terbangun.

Ku lihat layar di HP ku masih pukul 03.13 WIB.

Tentu, bangun pagi itu sudah menjadi kebiasaan ku.

Ya entah kenapa itulah kebiasaan ku.

Dan tentu, ini juga mungkin gara-gara aku tak kuat bergadang.

Rasanya tuh, habis isya bawaan nya badan lelah aja.

Dan kalo sudah sampai di kasur, beuh langsung tidur.

Setelah melihat layar, tentu aku tak bisa tidur lagi, akhirnya ku cuci muka dan ku lihat rak buku ku.

Ya, beberapa buku saja.

Ku pikir akhir-akhir ini rasa malas dan rasa bosan sudah mulai menyakitiku.

Tentu, manusia pasti pernah merasakan itu.

Dan ya, cara satu caraku untuk membangkitkan semangat lagi biasanya dengan membuka buku yang pernah kubaca agar termotivasi kembali.

Iya, buku.

Karena itulah aku merasa bahwa buku hardcopy itu penting sekali.

Selain dapat dibaca dengan mudah, dan tanpa adanya distraksi.

Beda aja rasanya kalo kita memegang fisik nya.

Ku ambil beberapa buku, tentunya buku yang berkaitan dengan pagi hari.

Ada buku yang berjudul happy morning, buku islam dan masih ada lagi.

Ya, membaca sekilas saja.

Hingga akhirnya huku tentang asrama rumah kepemimpinan.

Asrama yang pernah aku tinggalin selama 22 bulan.

Asrama Rumah Kepemimpinan

Ngomongin soal asrama Rumah Kepemimpinan atau biasa disingkat RK itu ga akan cukup dalam satu tulisan.

Rumah itu, rumah karakter !.

Hm, tapi ya tadi, kembali ke membaca buku tentang asrama RK.

Seingatku memang sebelum kami lulus, bahwa setiap kami menuliskan satu tulisan tentang RK, dan nantinya akan di akumulasi menjadi sebuah buku.

Buku yang terdiri dari 60 peserta rumah kepemimpinan + pembina & teman-teman asrama rumah kepemimpinan yang pernah membersamainya.

Ya, tanpa sengaja aja membuka buku itu, dan ku baca beberapa tulisan.

Dan rasanya lucu aja, ternyata dalam perkuliahan yang 4 tahun yang kata orang-orang kalo kuliah itu bebas, eh aku masih justru kaya pesantren.

Setiap senin upacara, sholat tahajud, dan ikut banyak agenda di RK.

Dan melihat tulisan di buku itu membuatku merasa beryukur bahwa aku pernah satu atap dengan mereka.

Dan tanpa terasa, sudah lebih dari 6 tahun aku lulus dari tempat itu.

Waktu rasanya benar-benar cepat saja.

Buku Antologi Pertama

Tentu, tanpa terasa bahwa mungkin itulah buku pertama ku ya.

Buku antologi lebih tepat nya.

Hm, aku sih ga pernah sadar bahwa itu buku ku, aku hanya menulis seperti apa yang ditugaskan dan ya temanku yang namanya Sucia itu.

Sucia, salah satu orang yang ku kagumi karena menulis puluhan buku dalam usia yang masih muda, ku jabarkan dalam buku Terima Kasih Jilid 1 : Kepada Para Penulis Buku.

Dia yang mencompile dan mengurusin agar menjadi sebuah buku.

Dan ya, seperti nya itu merupakan buku antologi pertama ku hehe, kan aku juga ikut menulis.

Dan ku pikir, aku juga sudah mulai lega.

Kenapa ?

Karena janji ku pada pembina RK, bahwa aku akan menulis buku ku sendiri telah terwujud, ya aku sudah menjadi penulis buku.

Menjadi penulis buku, bukan hanya impian ku, tapi impian para guruku yang berharap padaku.

Ku pikir karena aku suka membaca buku, jadi wajar saja bahwa dari pembaca buku menjadi penulis buku.

Bertemu Teman SMA

Oh iya, beberapa hari lalu aku ketemu dengan teman SMA, namanya Haqi.

Ya intinya sih tanpa terasa bahwa kita sudah lulus SMA lebih daripada 10 tahun.

Dan ga terasa aja hehe, cepet amattt waktu hey.

Hm, ada yang masih sama, ada yang berubah, bahkan ada yang telah tiada.

Luar biasa ya, ku pikir itu juga mungkin terjadi 10 tahun kedepan.

Ya, suprise, itulah kenapa hidup menjadi menarik.

Hm, setelah ini apa ?

Hm, memang setelah ini apa itu apa ialah sesuatu yang sulit dijawab. ” Habis ini ngapain ya “ .

Hm, ku pikir aku akan menjalani aktifitas ku seperti biasa dan terus berusaha untuk semakin banyak menulis, aku tahu bahwa aku masih hidup, ya selama aku aku menulis maka aku hidup.

Ku hentikan pada saat adzan Shubuh sudah mulai terdengar.

Jakarta, 10 Oktober 2024 Pukul 04.20 WIB

Curhatan Menjadi Ketua

Dalam belakangan ini aku pikir aku mulai cape, ya mulai cape menjadi ketua.

Hm, bagaimana ya aku memulai nya ?

Mungkin ku mulai dari apa yang bisa ku sampaikan secara pelan – pelan

Menjadi Ketua

Menjadi ketua, ku pikir selama hidup lebih dari tujuh belas tahun bahwa aku tak pernah menjadi ketua kelas, menjadi ketua apapun, atau ga pernah ikut organisasi OSIS.

Ya bisa dibilang sampai SMA aku benar-benar ga ikut eskul manapun.

Mulai benar sih di kelas dua SMP, itu pun juga sampai SMA ya tukang baca buku.

Kemudian, masuk kuliah.

Sama sih, ga pernah jadi ketua sampai tahun kedua, cuman ikut organisasi sama kepanitiaan aja.

Rasanya beda aja keliatannya dibandingkan dengan SMA, kalo di SMA yang ku liat itu disetir sama guru, tapi kalo kuliah ya sih individu nya yang benar-benar bergerak dan ya individu itu ya para mahasiswa nya.

Terus tahun ketiga aku masuk asrama rumah kepemimpinan, ya lewat proses seleksi.

Selama dua tahun inilah aku digembleng dengan materi kepemimpinan.

Setelah itu rasanya, menjadi ketua dalam kehidupan ku selalu ada.

Sejak tahun 2017 maka aku pun menjadi ketua minimal dalam satu organisasi ataupun dalam lingkungan tertentu.

Dan ya, kadang dipilih sih.

Cuman ya gapapa juga, terkadang kalo memang organisasi yang kiranya aku mau kontribusi lebih ya oke aja.

Tapi kalo organisasi yang mana aku ingin ikut aja aku kalo disuruh dipilih menjadi ketua, ga dulu deh, mending yang lain dulu aja.

2024

Ya tahun ini, 2024.

Banyak rasanya aku menjadi ketua.

Kalo di pekerjaan ya ga usah ditanya, memang seorang project manager ya menjadi ketua dalam project.

Selain itu, ya menjadi ketua pengajian, ketua apa lagi, spill ga ya hehe.

Ya banyak lah pokoknya, aku sih awalannya ga ada niatan buat menjadi ketua ya, mungkin kayanya gara-gara pernah bekal ilmu kepemimpinan, jadinya kayanya auranya masih berasa

Menjadi ketua itu cape, ya gimana memimpin ya menderita.

Cuman itukan dua sisi ya, ada yang baik ya ada yang buruk.

Kadang waktu aneh ya, 10 tahun yang lalu sampe hidupku 17 tahun lebih hidup ga pernah tuh menjadi ketua apapun, tapi sekarang ya begitu deh

Tapi ya tadi, terkadang hidup takdir sih.

Ya dijalani dengan sebaik-baik nya saja.

Itu pasti.

Sampai akhir tahun juga banyak banget kegiatan, bahkan dalam tiga bulan terakhir tahun 2024, saja aku tak ikut event lari alias sudah menutup tahun ini dan lanjut tahun depan.

Sisanya ya latihan sendiri dong, ya sama komunitas juga sih.

Tapi ya terkadang kita mesti tahu kapan waktu nya memulai dan kapan waktunya berhenti.

Oh iya, menjadi ketua ya.

Hm, ya tadi.

Kalo bisa aku memilih untuk ga semua hal aku menjadi ketua nya terutama untuk hal-hal yang aku dimajukan dan mungkin ada orang lain yang lebih baik.

Kenapa ?

Jujur saja aku masih punya banyak mimpi juga yang tak ada begitu banyak saat ini kaitan dengan orang lain.

Ya misalkan saja, menulis buku, mempelajari Alquran dan macam-macam nya.

Iya itu kan lebih banyak waktu dengan diri sendiri kan ya hehe.

Tapi, takdir ya.

Hm, aku datang bukan untuk menjadi penonton dalam kehidupan tapi menjadi pemain.

Asli sih, hidup memang menarik dan ya jangan salah juga bahwa nikmat yang banyak juga ujian itu.

Semuanya ujian, bagi beberapa orang mungkin ga paham, bagi beberapa orang mungkin akan membutuhkan waktu untuk memahami nya.

Tapi, bagi para pecinta buku, pasti langsung paham yang dimaksud apalagi punya iman.

Asli ngantuk banget.

Sepertinya ini dulu ya tulisan yang dibuat dalam waktu 5 menit di notes di hp 🙂

Jakarta, 08 Oktober 2024 Pukul 23.05 WIB