Cinta Dunia

03 Juni 2024, yaa hari Senin aku mengetik tulisan ini.

Seperti kalian lihat di website ku bahwa pada akhirnya aku gagal untuk menulis satu hari satu pos per harinya.

Aku tak ingin melakukan pembelaan diri, tidak !.

Aku tahu bahwa dasar sebuah kemajuan ialah kejujuran.

Berbicara mengenai alasan kenapa aku gagal menulis tulisan setiap harinya jelas sekali itu karena diriku sendiri.

Aku terlau cinta kepada dunia !.

Ya, cinta dunia ! cinta tidur, cinta apapun lah.

Jelek itu ?

Engga juga, tapi ada porsi nya masing-masing dan porsi tersebut sudah masuk kedalam hatiku.

Seharusnya, aku meletakkan dunia di tanganku, dan akhirat di hatiku.

Itu yang baru benar !.

Aku pikir juga memang dalam setiap hariku, setiap kewarasanku bahwa aku memikirkan kematianku, tapi pada kenyataan nya, pada implikasi di lapangan nya, bahwa tidak semudah itu.

Iya, semua orang tahu bahwa kenikmatan dunia itu memang luar biasa.

Aku tahu bahwa kunci dari kesuksesan itu adalah diriku sendiri, tapi kunci dari kegagalan itu juga diriku sendiri.

Kemana dunia berubah ?

Aku pikir awalnya mungkin ada superman atau super hero yang akan datang untuk mengubah duniaku, dunia lingkunganku dan dunia apa yang ku pandang.

Tapi, pada kenyataan nya tidak ada, dan mungkin selama ini orang yang ditunggu-tunggu untuk mengubah semua itu adalah diri kita, diriku, dirimu dan kitalah pahlawan ata sesuatu yang ingin kita ubah sendiri.

Setelah ini apa ?

Ya, tentu aku tak ingin terlarut dan berlarut pada kecintaan ku pada dunia.

Ya aku akan terus berusaha untuk mengurangi cinta duniaku, dan tentu tak peduli aku cinta dunia, ataupun cinta akhirat bahwa dunia teruslah berjalan maka amanah pun terus berjalan.

Ya, belakangan ini aku juga menjadi ketua kelas dari grup liqo, yang mana memang aku ingin berkembang dalam liqo tersebut.

Nah, itu salah satu amanah yang terus berdatangan.

Aku benar-benar harus berubah.

Sholat tepat waktu, Dhuha, Tahajud, Zikir pagi & petang & puasa, tilawah al-quran.

Agama, itulah tiang yang mesti aku kuatkan.

Lagi pula, aku sudah mengenal kata itu sejak lama, jadi seharusnya aku tak perlu sulit menerapkan nya.

BOHONG !.

Justru menerapkan nya itu sulit, konsistensi yang sangat sulit, tapi karena itulah manusia punya akal, dia mesti punya adaptasi diri yang kuat.

Tuhan, aku tak ingin menjadi orang-orang yang merugi !.

Orang yang hidup di dunia tapi pada akhirnya akan masuk neraka, ya allah, ampunilah dosaku.

Jakarta, 03 Juni 2024

Membuat Keputusan Yang Tepat

Yaa, membuat keputusan yang tepat.

Aku pikir itulah salah satu keunggulan ku, ku pikir itu sudah terjadi selama 15 tahun belakangan ini.

Ya kehidupanku, aku sendiri lah yang menyetirnya.

Bukan hanya itu, terkadang keahlian ku terkait membuat keputusan yang tepat juga menjadi bumerang ku sendiri.

Hal ini karena amanah terus berdatangan kepadaku.

Aku pikir itu menjadi pisau bermata dua ya, karena jika kita tak bisa memegang amanah tersebut yang terjadi ialah integritas kita menjadi tidak baik.

Dan, itulah mengapa ada seseorang yang dapat kita kenal dengan sebutan orang yang dipercaya ataupun tidak dipercaya.

Tentu, membuat keputusan yang tepat itu tidaklah mudah, orang yang membuat harus lah orang yang memiliki ketenangan, jujur dan adil.

Aku pikir aku memiliki itu semua !

Bahwa tidak semua orang berani mengambil resiko juga.

Ya, ku pikir hal ini juga karena aku menegetahui banyak hal dan yang akan kedepan juga ya karena banyak membaca.

” Bukankah bahwa dunia ini hanyalah pengulangan saja ? ”

Faktor Pendukung

Ya, tidak semua waktu dan kondisi bahwa aku bisa membuat keputusan yang tepat.

Maka ku tulis beberapa faktor pendukung.

Pertama, tidur.

Ya, tidur yang cukup akan menghasilkan pikiran yang jernih & membuat keputusan yang tepat.

Tidur yang cukup aku pikir sekitar minimal 6 jam dan dimulai di malam hari.

Kedua, perut yang tidak terlalu lapar ataupun tidak terlalu kenyang.

Jika perut lapar maka akan cenderung membuat seseorang menjadi marah, dan perut yang terlalu kenyang cenderung membuat seseorang menjadi mengantuk.

Pastinya, seorang pemimpin harus tahu apa yang ia makan dan kapan waktu makan.

Ketiga, waktu.

Ya, aku pikir bahwa tidak semua orang hebat pada setiap waktu.

Jujur saja bahwa waktu yang terbaik untuk ku ialah waktu dini hari hingga sore hari, aku dapat membuat keputusan terbaik di periode waktu tersebut.

Membuat keputusan yang tepat bukan berarti harus bekerja keras, bukan !

Dia harus bekerja cerdas.

Dan namanya pemimpin dia harus berpikir, membuat keputusan, dan memberikan arahan yang jelas.

Itu tanda seorang pemimpin !.

Sekali lagi, bahwa membuat keputusan yang tepat juga terkadang mendatangkan amanah yang tak terduga.

Bukan tidak baik, tapi resikonya juga terlalu tinggi.

Aku hanya ingin mengatakan kepada kalian bahwa kehidupan akan baik jika kita dapat membuat keputusan yang tepat.

Dan, membuat keputusan yang tepat juga ada faktor pendukung nya.

Ya, misalkan menurutku tidur, makan, & waktu.

Mungkin kalian bisa jadi sama denganku atau bisa jadi berbeda, kalian sendirilah yang memahami diri kalian.

Dan, ketika kalian sudah terbiasa membuat keputusan yang tepat, maka amanah akan terus berdatangan.

Disaat itulah, kita mesti tahu mana prioritas kita.

Ya, kita bukan hanya untuk kerja saja, ada untuk keluarga, ada untuk komunitas, ada untuk tuhan dan ada banyak lainnya.

Semangat dan terus lah hidup, berharap, karena masa sekarang adalah masa terbaik kita.

Jakarta, 26 Mei 2024

Tentang Jodoh

Akhir-akhir nya ini sepertinya undangan pernikahan terus saja berdatangan.

Ya, rasanya gimana yaa.

Senang sih pasti mengetahui bahwa orang yang kita kenal mendapatkan pasangan hidup nya.

Tapi, di satu sisi mikir,

Kapan ya giliran ku “.

Tentu saja bahwa di usiaku yang akan menginjak kepala 28 ini, aku sudah berpikir untuk menikah.

Ya, persiapan sih pasti. Namun, mungkin belum waktunya saja.

Menikah

Aku tahu bahwa para pembaca ku itu ialah orang – orang cerdas dan orang – orang yang sayang padaku.

Karena itu, aku ingin terima kasih kepada kalian.

Ngomong – ngomong masalah menikah, ya itu perjalanan yang sangat panjang.

Karena itu aku juga tak ingin terburu-buru, pasti ada saatnya.

Bahkan, temanku saja yang seusia dengan ku sudah ada yang cerai, ya cerai.

Atau banyak juga yang usianya di atas ku juga cerai, atau tetap berumah tangga tapi kerjaan nya informasi nya bertengkar mulu.

Tentu, aku bukanlah seorang penggosip atau ingin tahu urusan orang lain, bukan.

Tapi ya namanya mulut orang pasti saja ada yang bicara.

Ya, intinya pernikahan mereka tidak lancar.

Atau ada juga yang menikah di usia kepala tiga, kepala empat, atau bahkan aku kenal teman-temanku yang sudah kepala empat tapi belum juga menikah, Wa Allahu alam.

Karena itu, juga menjadi referensi ku bahwa menikah juga disiapkan benar-benar karena merupakan ibadah seumur hidup.

Kecocokan

Ngomong – ngomong masalah tipeku, ya ku pikir tidak ada jawaban resmi nya ya, cuman sefrekuensi saja.

Terkadang ya, ada saja seorang yang ingin membuat ku terpesona dengan harum minyak wangi nya, atau ada juga yang memperlakukan layaknya seorang yang spesial.

Tapi entahlah, ga cocok aja.

Aku pikir menjadi diri sendiri adalah yang terbaik.

Lagi pula, aku ialah orang yang banyak sekali kekurangan.

Terkadang juga banyak yang ngejar duniawi saja, aku pikir mereka tidak salah.

Tapi, bukan untuk ku saja.

Ya, entahlah, sulit dijelaskan.

Tapi, aku suka dengan orang – orang yang tulus, ya itu sih minimal.

Usaha


Tentu, usaha pun juga dilakukan.

Contoh nya ?

Banyak!.

Yaa, memang belum ada, tapi insyaallah pasti ada.

Yang penting terus ikhtiar dan melakukan yang positif saja saat ini.

Dan memang banyak hal yang memang hakikat jawabannya belum ada sekarang, tapi insyaallah Allah akan memberikan jawaban yang terbaik.

Ingat lah, bahwa kehidupan hanyalah silih berganti antara suka dan duka saja

Teman-teman

Aku tahu bahwa banyak kalian yang mungkin juga belum menikah ya.

Ya gapapa, jangan bersedih. Jangan bersedih.

Saat ini kesempatan kita untuk memperbaiki diri saja.

Insya Allah, Allah akan mendatangkan yang terbaik.

Untuk yang sudah menikah, semoga menjadi keluarga yang damai sejahtera dan selalu dekat dengan Allah.

What’s next ?

Apa ya ?

Ya jalanin saja hidup, terkadang hidup ga bisa ditebak sih.

Insya Allah, kalo kita dekat dengan Allah, hati jadi tenang.

Dan ketenangan itu mahal.

Dan jangan lupa, tetap baca ya website ku hehe, yaa insyaallah kita saling berbagi, saling memahami dan saling mendukung.

Semangat teman – teman, terima kasih.

Entahlah, aku suka dengan kata itu.

Jakarta, 25 Mei 2024

Setiap orang punya jam nya sendiri

Hari ini tanggal 20 Mei 2024 Pukul 23.45 WIB saat aku menulis tulisan ini.

Aku pikir aku dapat mengerti lagi tentang diriku, tentang diriku.

Selain aku lemah karena tidak bisa bergadang, aku pikir ku mesti juga sesuaikan dengan tiket keberangkatan ku.

Jika dilihat jarak rumah ku dengan bandara maka kurang lebih 2 jam.

Dan ya, sekarang tiket berangkat ku itu jam 6 pagi.

Sesuatu yang sebenarnya aku ingin tidur, tapi kalo tidur takut nya kelewat, ya mana beda pulau juga kan hehe.

Penerbangan

Aku pikir aku juga pernah hampir telat ke Bali, pesawat saat itu menggunakan city link dan berangkat jam sembilan pagi, lagi di periode jam 05.00 – 10.00 pagi.

Kedepan, jika bisa aku tak ingin berangkat di periode tersebut.

Ya, entah saja bahwa aku sebagai seorang morning person dimana rumah ku butuh 2 jam ke bandara itu rasanya ngeri-ngeri sedap ya.

Tapi kalo di jam 2 pagi waktu itu aku ke Manado ya aku senang saja, karena berangkat dari rumah bisa di jam sembilan atau sepuluh malam.

Sekali lagi, aku memahami diriku lagi.

Dan, aku pikir semua orang punya jam nya sendiri ya.

Sudah pasti sesampainya di bandara yang aku lakukan ialah tidur, itu sudah pasti hehe.

Ya, dua jam lagi aku mau berangkat dari rumah, mungkin sekitar jam 2 pagian sehingga sampai sana sebelum shubuh, menuju lombok dan selama 3 hari sih.

Kalo di tanya kerjaan ya banyak, ga habi-habis cuy, kadang nih ya saking banyak nya bingung mulai dari mana, ya begitulah.

Tapi, di jalanin saja, aku pikir juga semua orang punya masalah nya masing-masing, sama aku pun juga.

Ah shit, mataku benar-benar ngantuk sekali, tapi jika aku mememjakan mataku habis sudah aku, alias kebablasan, aku ingin beres-beres dan mandi saja dahulu

Jakarta, 20 Mei 2024

Semangat !

Dalam hidup ga semua hal pastinya kita bisa dapatkan.

Aku tahu itu, ya gapapa, tandanya kita masih hidup.

Terkadang juga kita sudah melakukan yang benar, juga mungkin bisa saja disalahkan, ya gapapa, anggap saja itu ladang amal.

Namun, kupikir aku ingin menceritakan tiga point yang harus kita punya untuk dapat maju.

Jujur

Ya, pertama jujur.

Apapun yang terjadi kita mesti jujur. Kenapa ? karena kebohongan menyebar lebih cepat dari pada apapun.

Kejujuran juga membuat orang menjadi respect pada kita.

Aku pikir banyak orang pintar tapi tak jujur, ini sudah rahasia umum ya :).

Kita jangan begitu !

Tanggung Jawab

Ya, ketika amanah diberikan ke kita ya kita tanggung jawab terhadap amanah itu.

Banyak sekali orang yang tengok kanan kiri untuk membandingkan atau mungkin menjatuhkan orang lain.

Ku pikir di Indonesia ya banyak ya, kebetulan aku orang ya tak suka gosip dan lurus – lurus saja.

Jadi, ya aku bertanggung jawab terhadap amanah yang datang.

Lagi pula, jangan sampai kita menyalahkan orang lain padahal kesalahan ada di diri kita.

Ya, itu juga buat kebaikan kita juga, kalo mau maju akuilah jika kita salah maka katakan ” Saya yang salah ! “.

Pasti kita respect sama orang seperti ini.

Berani

Ya, aku pikir ini juga wajib kita miliki.

Berani mengungkapkan pendapat, perasaan atau pun lainnya, asalkan juga bertanggung jawab.

Aku yakin bahwa dengan keberanian maka kita maju.

Nih ya, banyak orang Indonesia yang tidak mau keluar dari zona nyaman.

Selain itu misal dalam meeting juga tidak mau berterus terang, dan akhirnya ada meeting dalam meeting.

Akarnya satu, dia tidak berani menyampaikan pendapatnya pada banyak orang.

Ya, menurutku sifat keberanian sangat penting

Ya, itulah isi dari post ini, intinya sih semangat saja.

Gagal ya semangat untuk bangkit, berhasil ya tetap semangat.

Karena kita tidak tahu kapan waktu kita akan berakhir, ya semangat selalu teman – teman !.

Aku pikir juga aku termasuk orang yang excited terhadap hidup, jadi hidup semakin menarik !.

Jakarta, 17 Mei 2024

Hadapi !

Aku tahu bahwa setiap orang pasti punya masalah, pasti !.

Terlebih bagi orang – orang yang selalu diandalkan, sehingga dia yang memiliki tanggung jawab yang besar.

Aku pikir juga bukan hanya di pekerjaan, tapi juga di beragam lini, bisa di keluarga, di sekolah, di masyarakat dan lainnya.

Biasanya mereka itu ialah “ king maker “alias yang memiliki ” decision maker “.

Kita sebut mereka umumnya adalah pemimpin.

Namanya pemimpin, dia harus muncul, bisa di depan , di tengah, dan dibelakang, tergantung sutuasi saja sehingga disesuaikan.

Pemimpin juga dicintai dan juga dibenci, ya atas dasar keputusan yang telah di putuskan lah bahwa tidak mungkin seorang pemimpin dapat menyenangkan semua pihak.

Atas dasar itulah bahwa yang paling penting dari seorang pemimpin ialah adil.

Sering kali aku dengar bahwa jika sebuah masyarakat hanya boleh meminta satu doa, maka doa yang paling penting ialah memilih pemimpin yang adil.

Hadapi

Ya, sesuai judul bahwa ya gimana lagi selain dihadapi.

Aku tahu berat, ya berat, tapi aku yakin kita bisa melewatin nya, selama ini kan juga kita pada akhirnya melewatinya.

Tarik nafas, tenang, minum kopi, buka buku tulis, ambil pulpen, mari membuat skenario solusinya nya, dan hadapilah !

tugas kita ialah melalui nya saja dahulu, terkait hasil ya kita pasti berharap yang terbaik, tapi jangan berharap sama manusia.

Lagi pula manusia mana yang benar-benar kita percaya ? 🙂

Inilah Aku

Inilah aku, ya tentu kita harus ambil kendali hidup kita sendiri, dan kita tidak perlu menunggu pahlawan superman untuk merubah hidup kita.

Jangan-jangan bahwa pahlawan yang selama ini kita tunggu ialah diri kita sendiri.

Jakarta, 14 Mei 2024

Masih Setelah Buku Terima Kasih Jilid 1 Terbit

Hingga hari ini sudah 1 bulan sejak aku menyebarkan buku terima kasih jilid 1 ku melalui sosial media.

Tentu, masih banyak yang mengapresiasi terkait buku ku.

Jika dilihat dari pola nya maka kata ” Luar Biasa “ itu paling sering muncul.

Ya, banyak orang yang aku kenal dan beberapa orang yak tak ku kenal tanpa terasa memberikan pesan direct message di WA ku terkait buku ku, ya aku gatau ada orang yang tak ku save nomornya di hp ku tapi masuk saja itu pesan.

Jujur saja bahwa aku tidak menyangka, ya maklum buku pertama :).

Selain itu juga beberapa orang menyampaikan pesan kepadaku bahwa dia sudah juga membuat blog untuk menulis, yang lain ada yang membuat channel youtube.

Ya, alhamdulillah ternyata menginsiprasi.

Aku pun juga sudah komit bahwa 10 buku pertamaku itu gratis alias free.

Jujur aja hingga tahap ini aku belum kepikiran mengambil proft dari buku ku.

Aku hanya ingin menulis saja, ya menulis apa yang aku bisa.

Jika masih sesuai target bahwa 10 buku terbit itu sampai tahun depan artinya tahun ini akan terbit 5 buku.

Ya kan baru pertama ya artinya masih sisa 4 buku lagi.

Apakah berhasil ?

Ya nanti kita lihat saja di tanggal 01 Januari 2025.

Sekali lagi, bahwa tulisan ini ialah reaksiku terhadap orang-orang yang memberikan pesan langsung kepadaku terkait buku pertamaku.

Oh iya, saat ini aku sedang menulis buku keduaku yang bertema ideologi.

Aku pikir di bulan Juni hingga Agustus 2024 bisa aku terbit, ya tentu proses editing juga memakan waktu hehe.

Terakhir, dibawah ini beberapa screenshoot pilihan saja terkait buku ku yang mendapat respon positif

Ya, kira-kira begitu lah.

Beberapa teman dekat ku juga langsung menepon ku.

Ya, aku sudah memulai perjalanan panjang dalam dunia penulisan pembukuan ini.

Jadi, aku sudah abadi.

Sekali lagi, ini semua untuk mempersiapkan kematianku, ya aku ga tau kapan itu datang.

Sekali lagi, terima kasih !

Jakarta, 12 Mei 2024

Porsi

Hari ini tanggal 10 Mei 2024 ya ?

Hm, sepertinya aku telah gagal.

Jujur saja bahwa sekitar 3 minggu yang lalu sepertinya aku berkomitmen untuk menulis 100 hari non stop di website ini.

Ya, setiap hari ada satu post minimal.

Tapi jika dilihat ke belakang, kemarin saja bahwa aku tak menulis, artinya aku gagal.

Ya, aku ingin jujur saja bahwa dengan menulis selama 100 hari setiap hari nya agar aku harap dapat memiliki habit untuk menulis di website.

Tapi ya gimana lagi bahwa aku sudah lalai.

Ya, mungkin ada yang bilang bisa berbagai cara, aku tahu itu.

Tapi sekali lagi, aku hanya ingin menulis pada hari yang benar-benar ku tulis.

Khilaf

Tentu, aku pikir juga aku terlalu banyak melakukan hal -hal yang kurang bermanfaat.

Kemudian sekalinya aku melakukan hal yang bagus kadang aku khilaf.

Contoh nya saja bahwa saat ini aku sedang menulis buku kedua ku yang bertemakan ideologi.

Bagiku, ini termasuk buku yang berat.

Ada beberapa momen aku stuck sehingga aku butuh waktu untuk mencari point apa lagi ataupun referensi yang terkait.

Ya, aku masuk dan berputar pada buku keduaku itu.

Bagus, menulis buku bagus tapi juga ada porsi nya.

Tanpa terasa bahwa aku terlalu lama menghabiskan untuk menulis buku dan melalaikan yang lain.

Contohnya saja menulis di webiste ini yang mana dari awal aku komit minimal satu hari satu post tapi ya sudahlah.

Aku pikir aku harus banyak-banyak istighfar, ya salam .

Aku harus sadar bahwa tanggung jawab utamaku bukan lah menulis buku, tapi hidup pada kehidupan itu sendiri.

Menulis buku hanyalah penunjang saja.

Terima, Ikhlas, Renung, dan maju

Terima.

Ya tentu aku sebagai seorang yang berakal mesti terima sebuah kegagalan, sebuah kesalahan.

Jika aku tak terima maka aku tak pernah akan maju.

Kemudian, ikhlas.

Ya, harus ikhlas.

Gara-gara keasyikan menulis buku bisa jadi komitmen ku dipertanyakan karena aku asyik pada duniaku sendiri.

Selanjutnya merenung, ini harus dipikirkan lagi.

Bahwa segala hal ada porsinya, ada porsi untuk ohlaraga, porsi untuk menulis, porsi untuk bekerja, porsi di keluarga.

Ya, kita umat islam semuanya pasti ada porsi nya, bukan main tabrak sana sini.

Terakhir, maju.

Ya, ga ada pilihan lain selain maju dengan segala konsekuensinya.

Ingatlah bahwa dunia belum berakhir.

Ya, aku sudah membuat rencana pada jam tertentu aku mesti menulis dan bukan pada jam tertentu aku boleh menulis.

Sebenarnya ini fleksibel juga dan pada akhirnya kesadaran diri lah yang menentukan.

Shalat

Ya, shalat juga baik sekali sebagai pembatas waktu.

Tanpa mendirikan shalat maka bisa jadi aktifitas kita menjadi kacau.

Shalat pun juga ada wudhu yang entah kenapa kalo berasa air wudhu itu menyegarkan sekali.

Akhir kata

Ya, ga semua hal positif itu dikerjakan baik.

Pasti ada porsi nya masing-masing.

Mungkin jika kalian rajin bekerja atau rajin ohlaraga juga jangan terlalu berlebihan.

Bisa jadi efeknya beberapa tahun lagi terhadap kesehatan.

Ya, tapi sekali lagi aku tak ingin seperti orang yang sedang membela diri.

Aku akui bahwa aku lalai, dan semoga Allah mengamuniku dan memberikan aku jalan ya lurus.

” Ya Allah, tunjukkilah kami jalan yang lurus

Jakarta, 12 Mei 2024

Kita Akan Terbiasa Tapi Kita Harus Terbiasa

Aku tahu bahwa banyak hal sekali terjadi di luar rencana, banyak hal yang terjadi secara tiba – tiba, dan banyak hal yang mungkin membuat kita kecewa.

Aku yakin bahwa kalian pasti pernah merasakan hal seperti itu.

Ya, tapi jangan takut, jangan lemah, hadapi dengan kepala tegak, dan majulah !

Lagi pula, ketika aku telah mencapai di atas awan yang kutemukan ialah kehampaan, ketiadaan, lalu mengapa kita terus berusaha untuk mencapai awan ?

Karena yang sebenarnya yang kita cari itu bukan untuk mencapai awan melainkan semuanya ada di permukaan bumi.

Ya, segala hal permasalahan itulah yang kita cari.

Masalah, itu pasti ada dan akan selalu ada selama manusia hidup.

Dengan berada di tengah masalah dan berusaha untuk memberikan solusi yang adil ( prefer ku bukan baik tapi adil ), maka masalah itu dapat diselesaikan.

Sehingga, keping demi keping pahala kita berharap dapatkan.

Jika demikian, maka kita berusaha untuk dapat ridho tuhan agar masuk surga.

Ya, kita percaya bahwa dunia hanyalah sementara untuk menyiapkan kehidupan yang abadi.

Menjaga Sesuatu Yang Pasti Rusak

Kau tahu, aku pernah bekerja untuk menjaga sesuatu yang pasti akan rusak.

Ya, jika kau pernah menonton youtube terkait area pertambangan bawah tanah yang di gerakan secara remote seperti bermain game maka itu salah satu area ku.

Artinya, area tersebut tidak boleh ada manusia, kecuali pada saat down day ( hari perbaikan dan pengecekan ).

Tidak semua orang bisa masuk area tersebut, butuh konfirmasi dari tim production, operation, & geotech minimal.

Ya, aku ada di tim geotech dan ada beberapa point yang mana hanya tim ku yang bisa perbaiki dan punya keputusan paling besar disitu.

Area tersebut yakni GBC Panel 26.

Di area tersebut, terpasang banyak sekali ribuan sensor yang di monitoring secara online dan untuk menjaga area sensor maka dibuatlah dinding yang tebal dan terbangun oleh baja.

Tapi tetap saja, entah itu kesalahan orang dalam remote mobil tambang baik disengaja atau tidak sengaja, sering sekali mereka menabrak area sensor tersebut.

Untung saja dinding nya tebal, namun pintu tidak kuat menahan tabrakan demi tabrakan.

Selain itu juga kadang ada banjir lumpur ( Wet Muck ) yang masuk ke ruangan.

Kita sudah bersihkan wet muck dengan skop dengan dibantu lebih dari 20 orang baik tim Indonesia & ekspatriat.

Banyak hal yang sudah saya lakukan, sudah tim lakukan tapi tetap saja area tersebut pasti akan rusak.

Kita sudah berikan penanda, sudah diperbaiki pintu besi, sudah dipasang penghalang dengan batu yang besar.

Tapi tetap saja siklus nya yang akan rusak.

Ya, memang gunanya maintenance untuk memperbaiki kan.

Sehingga, memang kondisi nya tidak ideal, tapi memang seperti itu demikian lah yang bisa dilakukan.

Jika ada pertanyaan kenapa ga di pindahkan ?

Ya jawaban nya ribuan sensor yang tertanam di dinding bawah tanah teralirkan oleh kabel yang memasuki area pintu ruangan, dan di dalam ruangan box-box tersebut ada wifi yang dapat diakses secara online.

Itulah bagian dari pekerjaan cerdas, sehingga ga perlu lagi ada orang yang setiap hari datang untuk mengukur pergerakan tanah setiap hari nya.

Orang hanya perlu datang pada saat down day atau pada case tertentu saja

Ya, seperti itulah hidup, kadang sesuatu sudah dijaga tapi pasti ada aja yang terjadi di luar rencana.

Ya, gapapa. Kita hanya perlu terbiasa, terbiasa untuk menderita, terbiasa untuk sabar, terbiasa untuk tenang, terbiasa untuk percaya diri, dan banyak hal.

Karena hidup akan terbiasa.

Terakhir, aku pernah bikin post di Instagram ( dulu punya tapi sekarang sudah ga punya hehe ) yang post nya di gambar ini

Jakarta, 10 Mei 2024

La Tahzan Timnas

09 Mei 2024

Timnas belum ke Paris ya, ya gapapa

” Ya gapapa “,

Kata itu merujuk pada hasil akhir bahwa kita belum bisa ke Paris.

Bukan artinya tidak bisa, yaa belum saatnya saja.

Lagi pula, sudah bisa mencapai level ini itu sudah bagus untuk saat ini.

Kami kalah saat semifinal, kami kalah pada perebutan juara ketiga, dan kini kami kalah pada ajang play off untuk mendapatkan tempat di Olimpiade Paris 2024.

Sebuah runtutan kekalahan yang membuat kita menjadi lebih dewasa.

Memang euforia masyarakat Indonesia begitu sangat militan untuk mendukung timnas, tak peduli dalam keadaan apapun.

Lagi pula, pada akhirnya kompetensi yang berbicara.

Dan, saat ini bahwa timnas U-23 belum setara kompetensi nya dengan negara-negara yang masuk olimpiade 2024.

Ya menurutku saja, tapi namanya pertandingan ya bisa saja menang.

Gapapa, kita mesti akui kekalahan, agar belajar dan terbang tinggi !

Patah Hati

Aku tahu bahwa setiap orang pernah hati, dan patah hati ku pertama dalam menonton timnas Indonesia ialah pada saat menonton final Indonesia VS Malaysia pada ajang Piala AFF tahun 2010.

Ya, pada saat final dapat dikatakan ” Jancuk “ sekali permainan timnas.

Pada pertandingan pertama timnas dibantai oleh Malaysia di stadion Bukit Jalil dengan skor 3 – 0 atas kemenangan Malaysia.

Dan, pada leg kedua Indonesia menang tipis 2 – 1 atas malaysia.

Itu juga Malaysia terlebih dahulu yang menjebol gawang Indonesia.

Padahal sebelum final, timnas bermain sangat bagus dan sempat bertemu Malaysia di fase grup dan menghajar Malaysia dengan skor 5 – 1 atas kemenangan timnas.

Eh, pada saat final terasa pemain timnas tidak berniat bermain.

Padahal, banyak sekali orang Indonesia yang datang ke stadion Bukit Jalil Malaysia untuk menonton langsung dan juga menonton di televisi di seluruh Indonesia, semua rakyat menonton pertandingan itu.

Dan yaa, kita kalah.

Belakangan beredar bahwa beberapa pemain timnas ada yang berkhianat dengan melakukan perjanjian dengan pihak Malaysia, yakni untuk mengalah dari Malaysia dengan imbalan mendapatkan mobil alphard dan uang.

Aku tidak tahu berita itu benar atau tidak, tapi jika benar demikian maka, terkutuklah dan matilah para pengkhianat itu.

” Enyalah para pengkianat ! “

Era Jokowi

Tentu, hampir semua ohlaraga semakin bagus pada masa kepresiden era presiden Jokowi.

Oh iya, aku bukanlah pemilih presiden Jokowi pada tahun 2014 & 2019.

Tapi, jika dia telah terpilih menjadi presiden, maka dia presidenku.

Dan tentu, aku mesti objektif bahwa ohlaraga di era presiden Jokowi semakin bagus & diperhatikan.

Untuk bola sendiri, aku pikir walau aku bukan fanatik liga Indonesia, tapi aku fanatik timnas Indonesia.

Yang pasti aku lebih sering nonton secara online daripada secara langsung.

Ya, menurutku bahwa timnas mulai bagus itu sejak tahun 2023 sejak era Erick Thohir dan mulai terasa pada ajang Piala Dunia U-17 di Indonesia.

Memang pada akhirnya tidak lolos dikualifikasi grup tapi menurutku sudah bagus dengan tidak kejebolan terlalu banyak & memang secara kompetensi permainan, kita mesti banyak belajar.

Aku

Aku tahu banyak sekali orang-orang pintar yang di luar sana yang tidak percaya pada timnas.

Aku tahu bahkan banyak orang abdi negara yang bahkan juga tidak mendukung Indonesia.

Dan banyak lainnya, biarin aja, biarkan sudah.

Maka kujawab

Ah, benarkah ? ”

atau diam, atau,

” Gue percaya timnas bro

Dan masih banyak lagi.

Aku tahu bahwa permainan Indonesia itu belum bagus, mereka berkata

” Ah, cari sebelas pemain dari 200 juta penduduk lebih aja susah banget sih ! ”

Hey, hey, hey ! Cina & India juga penduduk nya lebih dari 1 miliar, tapi bola nya juga ga bagus-bagus banget tuh, atau Amerika dan Rusia yang merupakan negara superpower juga bola nya begitu-begitu saja.

Iya, berbicara memang gampang sudah.

Terkadang, diam dan tetap memberikan semangat itu juga bagian dari nasionalisme.

Dan ya, seperti biasa bahwa aku ada kegiatan meeting & migrasi dari jam 10 pagi via online, tapi pastinya menonton timnas itu ialah agenda utama dari utama.

Pada akhirnya, kalah.

Sedih sekali.

Tapi ya mau gimana lagi, sudahlah meratapi kekalahan, lanjut terus belajar dan berusaha saja.

Aku yakin bahwa suatu hari nanti timnas akan masuk olimpiade, akan masuk piala dunia senior, dan menjadi juara piala dunia.

Yaa, aku yakin pasti bisa.

Dan kita juga mesti melakukan hal-hal yang baru untuk mencapai sesuatu yang baru.

Untuk bisa mencapai sesuatu yang baru, kalo ga ada perubahan mana bisa !.

Terakhir, bagiku bahwa menonton Indonesia adalah bagian dari pekerjaan dan pendidikan.

Karena kita bangga kita Indonesia.

” Tetap semangat Garuda, semangat !. Karena aku tetap bangga ! “

This image has an empty alt attribute; its file name is photo_2024-05-09_22-31-43-771x1024.jpg

NOBAR dari Warung Kopi di Jakarta Timur

09 Mei 2024 Pukul 22.43 WIB

Dari aku yang selalu bangga pada Garuda

Rio Agustian Fajarin