
Ya, aku pikir akan banyak sekali tulisan ku tentang UI.
UI, ialah Universitas Indonesia.
Tempat dimana aku berkuliah & memang bermimpi kuliah disana.
Berbicara tentang UI, akan banyak sekali momen ku bersama UI.
Aku pikir aku telah jatuh cinta dengan UI, dan UI pun demikian.
Banyak hal yang telah UI berikan kepadaku, banyak.
Misalkan saja bahwa aku tidak perlu membayar uang kuliah, mendapat beasiswa, dan masih banyak banget hal lainnya.
Suatu hari nanti, aku ingin sekali dalam buku ku yang ku tulis berisi secara garis besar tentang hubungan aku dengan UI.
Di UI pula, kehidupan aku mulai berubah, bermimpi ! yaa yang tinggi.
Di UI pula, aku selalu menuju Perpustakaan terbesar di Asia Tenggara, perpustakaan The Crystal of Knowledge.
Perpustakaan The Crystal of Knowledge
Perpustakaan terbesar se-Asia Tenggara.
Jujur sekali, aku benar-benar ingin kesana, sebagai seorang yang pembaca buku, bahwa datang ke tempat seperti itu ialah ibarat ke rumah sendiri, ya enak sekali.
Ya teman-teman, latar belakang saya itu tukang baca buku, dan dari situ lah semua bercabang.
Pertama kali aku datang ke Perpustakaan The Crystal of Knowledge itu pada tahun 2014, ya tahun pertama kali aku masuk UI.
Sebenarnya, sebelum aku menjadi mahasiswa di UI yang ter registrasi, ya aku sudah kesana.
Ya, aku masuk UI lewat jalur undangan.
Artinya, tanpa tes.
Dan sejujurnya, segala hal yang berkaitan dengan UI, bisa dibilang sangat mudah & dipermudah untuk ku rasanya.
Ya, mungkin ini namanya jodoh, segala hal dimudahkan.
Oh iya, perpustakaan UI pula merupakan tempat yang aku yakin bahwa aku lebih banyak meluangkan waktu ku di kampus UI, lebih dari Asrama UI, lebih dari fakultasku yakni FTUI, ya perpustakan ini.
Bahkan, terkadang ketika aku sudah di Perpustakaan The Crystal of Knowledge, ya aku sering kali tidak masuk kelas kuliah karena aku masih penasaran dengan buku yang sedang ku baca.
Oh iya, yang belum tahu bahwa perpustakaan The Crystal of Knowledge itu perpustakaan pusat.
Artinya umumnya setiap fakultas di UI Depok sudah tidak ada perpustakaan per fakultas tapi langsung saja digabung dengan fakultas lain yang menjadi fakultas pusat yang kita sebut perpus UI.
Ya, kedepan ku sebut perpus UI saja agar lebih simple :).
Perpus UI juga letaknya sangat srategis, di tengah UI, dekat danau, dekat Masjid, ada kantin, ada minimarket, tempat diskusi pun ada.
Ya, aku pikir perpustakaan yang sejauh ini paling sempurna yang ku kunjungi ialah perpustakaan UI.

Insinyur
Cita-citaku ialah menjadi seroang Insinyur,
Insinyur UI.
Kenapa Insinyur ?
Ya karena pas kecil aku lihat di TV bahwa banyak orang hebat & sukses ialah Insinyur, bahkan politik pun kita sering menyebut Insinyur Soekarno.
Ya, nama Insinyur itu ialah hal yang sangat lumrah disebut ketika aku masih kecil.
Dan, di SMA aku ingin masuk jurusan teknik agar menjadi seorang dengan gelar Insinyur.
Singkat nya, aku masuk jurusan Teknik Elektro di Fakultas Teknik Universitas Indonesia.
Alhamdulillah !
Dan ternyata gelar yang ku dapat ialah Sarjana Teknik ( S. T ) .
Ini terjadi karena gelar Ir. sudah tidak ada lagi.
Tapi, lagi-lagi semesta mendukung.
Ya, aku masuk tahun 2014, dan di tahun yang sama pula pemerintah sedang mencanangkan untuk dibukanya kembali program dengan gelar Insinyur.
Ya, di tahun 2014 terbit Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.
Yang ku tahu tentang UU ini ialah bahwa pemerintah sedang menyiapkan untuk dibuka program Insinyur untuk beberapa tahun mendatang.
Dan setahuku, di FTUI sendiri bahwa program Insinyur di buka pada tahun 2018 ketika aku baru lulus, dan setelah nya aku masuk program tersebut dan lulus, Alhamdulillah.
Eh, jujur masih sangat banyak cerita tentang ke isninyuran ku sih, jadi aku pikir aku cukupkan saja di saat ini dan akan ku lanjutkan pada buku ku yakni buku MIMIK ( Menjadi Insinyur Masa Indonesia Kini ) untuk detailnya 🙂

Prof Raldi
Ya, berbicara mengenai Lab bahwa seperti kalian tahu bahwa aku ialah seorang Insinyur. Dan hal biasa bahwa laboratorium adalah tempat yang sering aku kunjungin.
Kemarin, tanggal 02 Mei 2024 setelah kerja aku ke Lab Kalor UI, untuk diskusi dengan temanku Juan & Prof. Raldi terkait project start up bersama.
Dalam hal ini, aku ingin menyampaikan ke kaguman ku pada Prof. Raldi, yaa, dia termasuk professor awal-awal yang ku kenal di UI, sejak tahun 2014.
Sebutan ” One Man One Product ” selalu teringat dalam otak ku tentang dia.
Selain itu, dia juga seorang socio-technopreneur.
Artinya, keilmuan yang dimilikinya untuk diusahakan untuk kegiatan sosial.
Luar biasa !.
Berikut biografi singkat Prof. Raldi.
Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer DEA adalah Guru Besar di Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Karir mengajarnya dimulai sejak tahun 1979.
Hingga kini, beliau masih aktif mengajar Mata kuliah Pengukuran dan Metrologi dan Etika Enjiniring.
Hasil riset inkubator bayi hasil penelitiannya di Fakultas Teknik UI kini telah dikenal luas, dirasakan manfaatnya dan diproduksi secara massal.
Beliau berhasil meraih Runner-up Dosen Terbaik UI (1995), Juara Pertama Peneliti Terbaik UI (1988), Runner-up Peneliti Terbaik UI (1990) dan Juara Tiga Kompetisi Riset UI (1989).

Kemudian dari sekian Professor yang saya jadikan panutan sebagai Guru maka salah satunya adalah Prof. Raldi Artono.
Beliau adalah Guru Besar Departemen Teknik Mesin FTUI.
Beliau mampu membumikan keilmuannya untuk kebermanfaatan masyarakat banyak.
Bukan tipe dosen yang sekedar jago membuat paper yang entah apa ada gunanya dan kapan dirasakan manfaatnya oleh ummat.
Masih banyak hari esok Prof, sehat selalu !
Lari Sabtu Rutin di UI
Ya, UI lagi UI lagi. Bisa dibilang orang – orang dan tempat yang paling berkontribusi dalan kehidupan ku hingga sekarang, hingga nanti, banyak sekali berkaitan dengan UI.
Entah kenapa ya ?
Hm, lagi pula aku juga nyaman & senang, jadi tak mengapalah.
Ya, hubungan ku dengan UI bisa dibilang akan sangat lama, atau mungkin akan sepanjang hayat, dan aku juga tak masalah dengan itu.
Berbeda dengan lainnya, misalkan di kantor, ya hubugan nya belum tentu lama, belum tentu sepanjang hayat.
Definisi hubungan yang ku maksud ialah tetap intens untuk komunikasi.
Tapi kalo dengan UI, entah apa aja ada yang bisa di obrolin.
Ya, sama sepert ini bahwa aku mulai kembali lagi untuk lari di setiap Sabtu jam 06.00 WIB di UI.
Ya aku kembali dari kesibukan dunia yang tiada habis.
Oh iya, ini juga persiapan aku juga untuk Marathon di Juli 2024 nanti.
Lagi, aku juga bahagia bisa lari dengan teman-teman di rumah.

UI ya, banyak sekali sih cerita yang bisa ku ceritakan.
Tapi untuk saat ini ku pikir cukup dahulu, ya karena selain ada pekerjaan lain, aku pikir aku juga mulai cape mengetik hehe.
Pokoknya,
” Aku selalu jatuh Cinta dengan UI, dan kupikir UI pun demikian ” – Rio
Jakarta, 04 Mei 2024















