Setiap orang punya jam nya sendiri

Hari ini tanggal 20 Mei 2024 Pukul 23.45 WIB saat aku menulis tulisan ini.

Aku pikir aku dapat mengerti lagi tentang diriku, tentang diriku.

Selain aku lemah karena tidak bisa bergadang, aku pikir ku mesti juga sesuaikan dengan tiket keberangkatan ku.

Jika dilihat jarak rumah ku dengan bandara maka kurang lebih 2 jam.

Dan ya, sekarang tiket berangkat ku itu jam 6 pagi.

Sesuatu yang sebenarnya aku ingin tidur, tapi kalo tidur takut nya kelewat, ya mana beda pulau juga kan hehe.

Penerbangan

Aku pikir aku juga pernah hampir telat ke Bali, pesawat saat itu menggunakan city link dan berangkat jam sembilan pagi, lagi di periode jam 05.00 – 10.00 pagi.

Kedepan, jika bisa aku tak ingin berangkat di periode tersebut.

Ya, entah saja bahwa aku sebagai seorang morning person dimana rumah ku butuh 2 jam ke bandara itu rasanya ngeri-ngeri sedap ya.

Tapi kalo di jam 2 pagi waktu itu aku ke Manado ya aku senang saja, karena berangkat dari rumah bisa di jam sembilan atau sepuluh malam.

Sekali lagi, aku memahami diriku lagi.

Dan, aku pikir semua orang punya jam nya sendiri ya.

Sudah pasti sesampainya di bandara yang aku lakukan ialah tidur, itu sudah pasti hehe.

Ya, dua jam lagi aku mau berangkat dari rumah, mungkin sekitar jam 2 pagian sehingga sampai sana sebelum shubuh, menuju lombok dan selama 3 hari sih.

Kalo di tanya kerjaan ya banyak, ga habi-habis cuy, kadang nih ya saking banyak nya bingung mulai dari mana, ya begitulah.

Tapi, di jalanin saja, aku pikir juga semua orang punya masalah nya masing-masing, sama aku pun juga.

Ah shit, mataku benar-benar ngantuk sekali, tapi jika aku mememjakan mataku habis sudah aku, alias kebablasan, aku ingin beres-beres dan mandi saja dahulu

Jakarta, 20 Mei 2024

Semangat !

Dalam hidup ga semua hal pastinya kita bisa dapatkan.

Aku tahu itu, ya gapapa, tandanya kita masih hidup.

Terkadang juga kita sudah melakukan yang benar, juga mungkin bisa saja disalahkan, ya gapapa, anggap saja itu ladang amal.

Namun, kupikir aku ingin menceritakan tiga point yang harus kita punya untuk dapat maju.

Jujur

Ya, pertama jujur.

Apapun yang terjadi kita mesti jujur. Kenapa ? karena kebohongan menyebar lebih cepat dari pada apapun.

Kejujuran juga membuat orang menjadi respect pada kita.

Aku pikir banyak orang pintar tapi tak jujur, ini sudah rahasia umum ya :).

Kita jangan begitu !

Tanggung Jawab

Ya, ketika amanah diberikan ke kita ya kita tanggung jawab terhadap amanah itu.

Banyak sekali orang yang tengok kanan kiri untuk membandingkan atau mungkin menjatuhkan orang lain.

Ku pikir di Indonesia ya banyak ya, kebetulan aku orang ya tak suka gosip dan lurus – lurus saja.

Jadi, ya aku bertanggung jawab terhadap amanah yang datang.

Lagi pula, jangan sampai kita menyalahkan orang lain padahal kesalahan ada di diri kita.

Ya, itu juga buat kebaikan kita juga, kalo mau maju akuilah jika kita salah maka katakan ” Saya yang salah ! “.

Pasti kita respect sama orang seperti ini.

Berani

Ya, aku pikir ini juga wajib kita miliki.

Berani mengungkapkan pendapat, perasaan atau pun lainnya, asalkan juga bertanggung jawab.

Aku yakin bahwa dengan keberanian maka kita maju.

Nih ya, banyak orang Indonesia yang tidak mau keluar dari zona nyaman.

Selain itu misal dalam meeting juga tidak mau berterus terang, dan akhirnya ada meeting dalam meeting.

Akarnya satu, dia tidak berani menyampaikan pendapatnya pada banyak orang.

Ya, menurutku sifat keberanian sangat penting

Ya, itulah isi dari post ini, intinya sih semangat saja.

Gagal ya semangat untuk bangkit, berhasil ya tetap semangat.

Karena kita tidak tahu kapan waktu kita akan berakhir, ya semangat selalu teman – teman !.

Aku pikir juga aku termasuk orang yang excited terhadap hidup, jadi hidup semakin menarik !.

Jakarta, 17 Mei 2024

Hadapi !

Aku tahu bahwa setiap orang pasti punya masalah, pasti !.

Terlebih bagi orang – orang yang selalu diandalkan, sehingga dia yang memiliki tanggung jawab yang besar.

Aku pikir juga bukan hanya di pekerjaan, tapi juga di beragam lini, bisa di keluarga, di sekolah, di masyarakat dan lainnya.

Biasanya mereka itu ialah “ king maker “alias yang memiliki ” decision maker “.

Kita sebut mereka umumnya adalah pemimpin.

Namanya pemimpin, dia harus muncul, bisa di depan , di tengah, dan dibelakang, tergantung sutuasi saja sehingga disesuaikan.

Pemimpin juga dicintai dan juga dibenci, ya atas dasar keputusan yang telah di putuskan lah bahwa tidak mungkin seorang pemimpin dapat menyenangkan semua pihak.

Atas dasar itulah bahwa yang paling penting dari seorang pemimpin ialah adil.

Sering kali aku dengar bahwa jika sebuah masyarakat hanya boleh meminta satu doa, maka doa yang paling penting ialah memilih pemimpin yang adil.

Hadapi

Ya, sesuai judul bahwa ya gimana lagi selain dihadapi.

Aku tahu berat, ya berat, tapi aku yakin kita bisa melewatin nya, selama ini kan juga kita pada akhirnya melewatinya.

Tarik nafas, tenang, minum kopi, buka buku tulis, ambil pulpen, mari membuat skenario solusinya nya, dan hadapilah !

tugas kita ialah melalui nya saja dahulu, terkait hasil ya kita pasti berharap yang terbaik, tapi jangan berharap sama manusia.

Lagi pula manusia mana yang benar-benar kita percaya ? 🙂

Inilah Aku

Inilah aku, ya tentu kita harus ambil kendali hidup kita sendiri, dan kita tidak perlu menunggu pahlawan superman untuk merubah hidup kita.

Jangan-jangan bahwa pahlawan yang selama ini kita tunggu ialah diri kita sendiri.

Jakarta, 14 Mei 2024

Masih Setelah Buku Terima Kasih Jilid 1 Terbit

Hingga hari ini sudah 1 bulan sejak aku menyebarkan buku terima kasih jilid 1 ku melalui sosial media.

Tentu, masih banyak yang mengapresiasi terkait buku ku.

Jika dilihat dari pola nya maka kata ” Luar Biasa “ itu paling sering muncul.

Ya, banyak orang yang aku kenal dan beberapa orang yak tak ku kenal tanpa terasa memberikan pesan direct message di WA ku terkait buku ku, ya aku gatau ada orang yang tak ku save nomornya di hp ku tapi masuk saja itu pesan.

Jujur saja bahwa aku tidak menyangka, ya maklum buku pertama :).

Selain itu juga beberapa orang menyampaikan pesan kepadaku bahwa dia sudah juga membuat blog untuk menulis, yang lain ada yang membuat channel youtube.

Ya, alhamdulillah ternyata menginsiprasi.

Aku pun juga sudah komit bahwa 10 buku pertamaku itu gratis alias free.

Jujur aja hingga tahap ini aku belum kepikiran mengambil proft dari buku ku.

Aku hanya ingin menulis saja, ya menulis apa yang aku bisa.

Jika masih sesuai target bahwa 10 buku terbit itu sampai tahun depan artinya tahun ini akan terbit 5 buku.

Ya kan baru pertama ya artinya masih sisa 4 buku lagi.

Apakah berhasil ?

Ya nanti kita lihat saja di tanggal 01 Januari 2025.

Sekali lagi, bahwa tulisan ini ialah reaksiku terhadap orang-orang yang memberikan pesan langsung kepadaku terkait buku pertamaku.

Oh iya, saat ini aku sedang menulis buku keduaku yang bertema ideologi.

Aku pikir di bulan Juni hingga Agustus 2024 bisa aku terbit, ya tentu proses editing juga memakan waktu hehe.

Terakhir, dibawah ini beberapa screenshoot pilihan saja terkait buku ku yang mendapat respon positif

Ya, kira-kira begitu lah.

Beberapa teman dekat ku juga langsung menepon ku.

Ya, aku sudah memulai perjalanan panjang dalam dunia penulisan pembukuan ini.

Jadi, aku sudah abadi.

Sekali lagi, ini semua untuk mempersiapkan kematianku, ya aku ga tau kapan itu datang.

Sekali lagi, terima kasih !

Jakarta, 12 Mei 2024

Porsi

Hari ini tanggal 10 Mei 2024 ya ?

Hm, sepertinya aku telah gagal.

Jujur saja bahwa sekitar 3 minggu yang lalu sepertinya aku berkomitmen untuk menulis 100 hari non stop di website ini.

Ya, setiap hari ada satu post minimal.

Tapi jika dilihat ke belakang, kemarin saja bahwa aku tak menulis, artinya aku gagal.

Ya, aku ingin jujur saja bahwa dengan menulis selama 100 hari setiap hari nya agar aku harap dapat memiliki habit untuk menulis di website.

Tapi ya gimana lagi bahwa aku sudah lalai.

Ya, mungkin ada yang bilang bisa berbagai cara, aku tahu itu.

Tapi sekali lagi, aku hanya ingin menulis pada hari yang benar-benar ku tulis.

Khilaf

Tentu, aku pikir juga aku terlalu banyak melakukan hal -hal yang kurang bermanfaat.

Kemudian sekalinya aku melakukan hal yang bagus kadang aku khilaf.

Contoh nya saja bahwa saat ini aku sedang menulis buku kedua ku yang bertemakan ideologi.

Bagiku, ini termasuk buku yang berat.

Ada beberapa momen aku stuck sehingga aku butuh waktu untuk mencari point apa lagi ataupun referensi yang terkait.

Ya, aku masuk dan berputar pada buku keduaku itu.

Bagus, menulis buku bagus tapi juga ada porsi nya.

Tanpa terasa bahwa aku terlalu lama menghabiskan untuk menulis buku dan melalaikan yang lain.

Contohnya saja menulis di webiste ini yang mana dari awal aku komit minimal satu hari satu post tapi ya sudahlah.

Aku pikir aku harus banyak-banyak istighfar, ya salam .

Aku harus sadar bahwa tanggung jawab utamaku bukan lah menulis buku, tapi hidup pada kehidupan itu sendiri.

Menulis buku hanyalah penunjang saja.

Terima, Ikhlas, Renung, dan maju

Terima.

Ya tentu aku sebagai seorang yang berakal mesti terima sebuah kegagalan, sebuah kesalahan.

Jika aku tak terima maka aku tak pernah akan maju.

Kemudian, ikhlas.

Ya, harus ikhlas.

Gara-gara keasyikan menulis buku bisa jadi komitmen ku dipertanyakan karena aku asyik pada duniaku sendiri.

Selanjutnya merenung, ini harus dipikirkan lagi.

Bahwa segala hal ada porsinya, ada porsi untuk ohlaraga, porsi untuk menulis, porsi untuk bekerja, porsi di keluarga.

Ya, kita umat islam semuanya pasti ada porsi nya, bukan main tabrak sana sini.

Terakhir, maju.

Ya, ga ada pilihan lain selain maju dengan segala konsekuensinya.

Ingatlah bahwa dunia belum berakhir.

Ya, aku sudah membuat rencana pada jam tertentu aku mesti menulis dan bukan pada jam tertentu aku boleh menulis.

Sebenarnya ini fleksibel juga dan pada akhirnya kesadaran diri lah yang menentukan.

Shalat

Ya, shalat juga baik sekali sebagai pembatas waktu.

Tanpa mendirikan shalat maka bisa jadi aktifitas kita menjadi kacau.

Shalat pun juga ada wudhu yang entah kenapa kalo berasa air wudhu itu menyegarkan sekali.

Akhir kata

Ya, ga semua hal positif itu dikerjakan baik.

Pasti ada porsi nya masing-masing.

Mungkin jika kalian rajin bekerja atau rajin ohlaraga juga jangan terlalu berlebihan.

Bisa jadi efeknya beberapa tahun lagi terhadap kesehatan.

Ya, tapi sekali lagi aku tak ingin seperti orang yang sedang membela diri.

Aku akui bahwa aku lalai, dan semoga Allah mengamuniku dan memberikan aku jalan ya lurus.

” Ya Allah, tunjukkilah kami jalan yang lurus

Jakarta, 12 Mei 2024

Kita Akan Terbiasa Tapi Kita Harus Terbiasa

Aku tahu bahwa banyak hal sekali terjadi di luar rencana, banyak hal yang terjadi secara tiba – tiba, dan banyak hal yang mungkin membuat kita kecewa.

Aku yakin bahwa kalian pasti pernah merasakan hal seperti itu.

Ya, tapi jangan takut, jangan lemah, hadapi dengan kepala tegak, dan majulah !

Lagi pula, ketika aku telah mencapai di atas awan yang kutemukan ialah kehampaan, ketiadaan, lalu mengapa kita terus berusaha untuk mencapai awan ?

Karena yang sebenarnya yang kita cari itu bukan untuk mencapai awan melainkan semuanya ada di permukaan bumi.

Ya, segala hal permasalahan itulah yang kita cari.

Masalah, itu pasti ada dan akan selalu ada selama manusia hidup.

Dengan berada di tengah masalah dan berusaha untuk memberikan solusi yang adil ( prefer ku bukan baik tapi adil ), maka masalah itu dapat diselesaikan.

Sehingga, keping demi keping pahala kita berharap dapatkan.

Jika demikian, maka kita berusaha untuk dapat ridho tuhan agar masuk surga.

Ya, kita percaya bahwa dunia hanyalah sementara untuk menyiapkan kehidupan yang abadi.

Menjaga Sesuatu Yang Pasti Rusak

Kau tahu, aku pernah bekerja untuk menjaga sesuatu yang pasti akan rusak.

Ya, jika kau pernah menonton youtube terkait area pertambangan bawah tanah yang di gerakan secara remote seperti bermain game maka itu salah satu area ku.

Artinya, area tersebut tidak boleh ada manusia, kecuali pada saat down day ( hari perbaikan dan pengecekan ).

Tidak semua orang bisa masuk area tersebut, butuh konfirmasi dari tim production, operation, & geotech minimal.

Ya, aku ada di tim geotech dan ada beberapa point yang mana hanya tim ku yang bisa perbaiki dan punya keputusan paling besar disitu.

Area tersebut yakni GBC Panel 26.

Di area tersebut, terpasang banyak sekali ribuan sensor yang di monitoring secara online dan untuk menjaga area sensor maka dibuatlah dinding yang tebal dan terbangun oleh baja.

Tapi tetap saja, entah itu kesalahan orang dalam remote mobil tambang baik disengaja atau tidak sengaja, sering sekali mereka menabrak area sensor tersebut.

Untung saja dinding nya tebal, namun pintu tidak kuat menahan tabrakan demi tabrakan.

Selain itu juga kadang ada banjir lumpur ( Wet Muck ) yang masuk ke ruangan.

Kita sudah bersihkan wet muck dengan skop dengan dibantu lebih dari 20 orang baik tim Indonesia & ekspatriat.

Banyak hal yang sudah saya lakukan, sudah tim lakukan tapi tetap saja area tersebut pasti akan rusak.

Kita sudah berikan penanda, sudah diperbaiki pintu besi, sudah dipasang penghalang dengan batu yang besar.

Tapi tetap saja siklus nya yang akan rusak.

Ya, memang gunanya maintenance untuk memperbaiki kan.

Sehingga, memang kondisi nya tidak ideal, tapi memang seperti itu demikian lah yang bisa dilakukan.

Jika ada pertanyaan kenapa ga di pindahkan ?

Ya jawaban nya ribuan sensor yang tertanam di dinding bawah tanah teralirkan oleh kabel yang memasuki area pintu ruangan, dan di dalam ruangan box-box tersebut ada wifi yang dapat diakses secara online.

Itulah bagian dari pekerjaan cerdas, sehingga ga perlu lagi ada orang yang setiap hari datang untuk mengukur pergerakan tanah setiap hari nya.

Orang hanya perlu datang pada saat down day atau pada case tertentu saja

Ya, seperti itulah hidup, kadang sesuatu sudah dijaga tapi pasti ada aja yang terjadi di luar rencana.

Ya, gapapa. Kita hanya perlu terbiasa, terbiasa untuk menderita, terbiasa untuk sabar, terbiasa untuk tenang, terbiasa untuk percaya diri, dan banyak hal.

Karena hidup akan terbiasa.

Terakhir, aku pernah bikin post di Instagram ( dulu punya tapi sekarang sudah ga punya hehe ) yang post nya di gambar ini

Jakarta, 10 Mei 2024

La Tahzan Timnas

09 Mei 2024

Timnas belum ke Paris ya, ya gapapa

” Ya gapapa “,

Kata itu merujuk pada hasil akhir bahwa kita belum bisa ke Paris.

Bukan artinya tidak bisa, yaa belum saatnya saja.

Lagi pula, sudah bisa mencapai level ini itu sudah bagus untuk saat ini.

Kami kalah saat semifinal, kami kalah pada perebutan juara ketiga, dan kini kami kalah pada ajang play off untuk mendapatkan tempat di Olimpiade Paris 2024.

Sebuah runtutan kekalahan yang membuat kita menjadi lebih dewasa.

Memang euforia masyarakat Indonesia begitu sangat militan untuk mendukung timnas, tak peduli dalam keadaan apapun.

Lagi pula, pada akhirnya kompetensi yang berbicara.

Dan, saat ini bahwa timnas U-23 belum setara kompetensi nya dengan negara-negara yang masuk olimpiade 2024.

Ya menurutku saja, tapi namanya pertandingan ya bisa saja menang.

Gapapa, kita mesti akui kekalahan, agar belajar dan terbang tinggi !

Patah Hati

Aku tahu bahwa setiap orang pernah hati, dan patah hati ku pertama dalam menonton timnas Indonesia ialah pada saat menonton final Indonesia VS Malaysia pada ajang Piala AFF tahun 2010.

Ya, pada saat final dapat dikatakan ” Jancuk “ sekali permainan timnas.

Pada pertandingan pertama timnas dibantai oleh Malaysia di stadion Bukit Jalil dengan skor 3 – 0 atas kemenangan Malaysia.

Dan, pada leg kedua Indonesia menang tipis 2 – 1 atas malaysia.

Itu juga Malaysia terlebih dahulu yang menjebol gawang Indonesia.

Padahal sebelum final, timnas bermain sangat bagus dan sempat bertemu Malaysia di fase grup dan menghajar Malaysia dengan skor 5 – 1 atas kemenangan timnas.

Eh, pada saat final terasa pemain timnas tidak berniat bermain.

Padahal, banyak sekali orang Indonesia yang datang ke stadion Bukit Jalil Malaysia untuk menonton langsung dan juga menonton di televisi di seluruh Indonesia, semua rakyat menonton pertandingan itu.

Dan yaa, kita kalah.

Belakangan beredar bahwa beberapa pemain timnas ada yang berkhianat dengan melakukan perjanjian dengan pihak Malaysia, yakni untuk mengalah dari Malaysia dengan imbalan mendapatkan mobil alphard dan uang.

Aku tidak tahu berita itu benar atau tidak, tapi jika benar demikian maka, terkutuklah dan matilah para pengkhianat itu.

” Enyalah para pengkianat ! “

Era Jokowi

Tentu, hampir semua ohlaraga semakin bagus pada masa kepresiden era presiden Jokowi.

Oh iya, aku bukanlah pemilih presiden Jokowi pada tahun 2014 & 2019.

Tapi, jika dia telah terpilih menjadi presiden, maka dia presidenku.

Dan tentu, aku mesti objektif bahwa ohlaraga di era presiden Jokowi semakin bagus & diperhatikan.

Untuk bola sendiri, aku pikir walau aku bukan fanatik liga Indonesia, tapi aku fanatik timnas Indonesia.

Yang pasti aku lebih sering nonton secara online daripada secara langsung.

Ya, menurutku bahwa timnas mulai bagus itu sejak tahun 2023 sejak era Erick Thohir dan mulai terasa pada ajang Piala Dunia U-17 di Indonesia.

Memang pada akhirnya tidak lolos dikualifikasi grup tapi menurutku sudah bagus dengan tidak kejebolan terlalu banyak & memang secara kompetensi permainan, kita mesti banyak belajar.

Aku

Aku tahu banyak sekali orang-orang pintar yang di luar sana yang tidak percaya pada timnas.

Aku tahu bahkan banyak orang abdi negara yang bahkan juga tidak mendukung Indonesia.

Dan banyak lainnya, biarin aja, biarkan sudah.

Maka kujawab

Ah, benarkah ? ”

atau diam, atau,

” Gue percaya timnas bro

Dan masih banyak lagi.

Aku tahu bahwa permainan Indonesia itu belum bagus, mereka berkata

” Ah, cari sebelas pemain dari 200 juta penduduk lebih aja susah banget sih ! ”

Hey, hey, hey ! Cina & India juga penduduk nya lebih dari 1 miliar, tapi bola nya juga ga bagus-bagus banget tuh, atau Amerika dan Rusia yang merupakan negara superpower juga bola nya begitu-begitu saja.

Iya, berbicara memang gampang sudah.

Terkadang, diam dan tetap memberikan semangat itu juga bagian dari nasionalisme.

Dan ya, seperti biasa bahwa aku ada kegiatan meeting & migrasi dari jam 10 pagi via online, tapi pastinya menonton timnas itu ialah agenda utama dari utama.

Pada akhirnya, kalah.

Sedih sekali.

Tapi ya mau gimana lagi, sudahlah meratapi kekalahan, lanjut terus belajar dan berusaha saja.

Aku yakin bahwa suatu hari nanti timnas akan masuk olimpiade, akan masuk piala dunia senior, dan menjadi juara piala dunia.

Yaa, aku yakin pasti bisa.

Dan kita juga mesti melakukan hal-hal yang baru untuk mencapai sesuatu yang baru.

Untuk bisa mencapai sesuatu yang baru, kalo ga ada perubahan mana bisa !.

Terakhir, bagiku bahwa menonton Indonesia adalah bagian dari pekerjaan dan pendidikan.

Karena kita bangga kita Indonesia.

” Tetap semangat Garuda, semangat !. Karena aku tetap bangga ! “

This image has an empty alt attribute; its file name is photo_2024-05-09_22-31-43-771x1024.jpg

NOBAR dari Warung Kopi di Jakarta Timur

09 Mei 2024 Pukul 22.43 WIB

Dari aku yang selalu bangga pada Garuda

Rio Agustian Fajarin

Belajar Menjadi Suami Dari Kelas Online

Hidup terasa cepet banget ya.

Pernah berpikir ga sih kapan kita berubah ?

Yaa perubahan yang benar-benar kita impikan.

Atau dengan sikap kita yang begini-begini saja jangan-jangan itu perubahan juga ?

Entahlah.

Tapi, menurutku bahwa tidak melakukan perubahan juga perubahan itu sendiri, aku percaya itu.

Memang perubahan apa yang ingin kalian usahakan ?

Ada yang ingin berubah dari single menjadi berkeluarga, ada yang ingin berubah untuk mencapai karir yang tinggi, ada yang ingin berubah untuk kehidupan yang lebih tenang, atau mungkin ada yang ingin berubah untuk lebih dekat dengan agama.

Ya, perubahan itu banyak banget sih.

Aku tahu bahwa dari setiap kita pasti ingin perubahan yang lebih.

Tapi, apakah kita berani untuk terus melangkah maju ? berani kah ? Ya, pertanyaan itu hanya bia dijawab oleh dirinya masing-masing

Pada saat kelas online periode 24 – 29 April 2024

Suami

Ya, aku pikir aku belum pernah merasakan nya menjadi tentang itu,

Dan, pastinya aku ga akan komentar banyak tentang asumsi – asumsi terkait itu.

Aku percaya bahwa menjadi suami pasti ada enak dan ada ga enak nya.

Ya, semua hal pasti memeliki dua sisi.

Dan untuk itu, kita butuh ilmu untuk menjalani nya.

Cara mendapatkan ilmu juga banyak, ada yang belajar dahulu baru menjalankan, atau ada yang menjalankan dahulu sambil belajar.

Mana yang lebih bagus ?

Aku pikir tinggal menyesuaikan saja.

Yang paling aku tahu ya jalanin apa yang bisa di kontrol oleh diri kita saja.

Ya saat ini kan aku belum ada ikatan menjadi suami, berarti belajar dahulu aja dari berbagai sumber.

Dimana, aku belajar dari kelas online yang diselenggarakan oleh suatu event tertentu.

Berbicara mengenai nama kelas nya, siapa yang mengadakan nya bisa saja aku cek, tapi kayanya ga perlu ya sejak website ini menjadi curahan hatiku saja hehe.

Ya, website ini kayanya emang cocoknya jadi tempat curahan hati aja dibandingkan konten isi buku ku akan masuk ke sini.

Ya, bisa saja masuk disini tapi entah kenapa kalo nulis di website itu ngalir nya sangat cepat begitu saja & ya langsung published.

Aku pikir ga pernah ada masalah tentang itu.

Yang namanya penulis, yang namanya buku pasti ada keunikan nya masing-masing.

Tapi, satu hal yang ku percaya bahwa yang namanya menulis dari jiwa pasti terasa dan gampang di ingat oleh orang lain.

Banyak banget contoh orang-orang yang menulis dari jiwa nya, sebut saja zaman dahulu ada Ir. Soekarno & sekarang ada Fiersa Besari.

Mereka berdua hanyalah contoh, ya menurutku.

Lagi pula, aku juga menulis dari jiwa.

Ilmu

Ya, terkadang pada beberapa hal semangat saja ga akan cukup.

Aku tahu akan hal itu. Untuk itu maka kita butuh ilmu yang memadai, bisa belajar dari buku, belajar dari guru, belajar dari internet.

Tapi menurutku ya paling bagus ya dari guru yang terpecaya ya.

Jadi, sekaligus punya tempat sebagai orang yang ditanya.

Oh iya materi kelas online nya apa ya ?

Hm, sejujurnya aku ga ikut semuanya sih jadi nanti kan libur panjang nih periode 09 – 12 Mei 2024, aku berencana untuk mendengarkan ulang lagi materinya & ya beberapa mungkin akan aku tulis di website ini.

Memang ini website pribadiku, tapi aku pastinya ada beberapa pertimbangan pribadi untuk menulis apa yang perlu ditulis :).

Oh iya, jika kalian telah menjadi suami ya jangan lupa belajar juga, terus belajar, banyak juga sebuah keluarga namun ujung nya cerai.

Misalkan saja teman sebayaku, yang mana masih usia mudah tapi pernikahan nya ga sampai 2 tahun, salah siapa ?

Entahlah.

Yang pasti kita ingin sebuah keluarga yang sehat & berkembang maju.

Dan pastinya salah satu komponen nya ialah membutuhkan ilmu 🙂

Ya, lagi dan lagi pasti aku sibuk kerja.

Dan lagi ngejar isi buku kedua ku yang sedang running.

Iya, aku pikir sampai sini dulu ya, udah mau shubuh & hari ini agenda nya sampai malem.

Hm, ya di jalanin saja, karena momen mungkin belum tentu terulang lagi

Jakarta, 07 Mei 2024

Otak -Atik

Hari ini hari Senin, 06 Mei 2024.

Ya, hari kerja. Hari ini aku kerja dari rumah dan rumahku ga begitu jauh dari kampus Universitas Indonesia ( UI ) Depok.

Sekitar jam 5 sore aku ke UI, bertemu temanku Juan di Laboratorium FTUI.

Sesampainya disana ya langsung otak-atik terkait product yang kami buat.

Banyak gagal nya tapi ya sebelum pulang lumayan lah hasilnya.

Tapi, sebenarnya apa yang ku lakukan juga merupakan bagian mimpiku yang terwujud tanpa terasa

Penemu & Ilmuwan

Ya, dulu pas aku masih Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) bahwa cita-citaku ialah menjadi penemu layaknya Thomas Alva Eldison.

Dan bisa dibilang Thomas adalah orang awal-awal yang memotivasiku untuk suka dengan sains.

Ya, aku kenal Thomas ketika aku membaca buku biografi bergambar serial Thomas Alva Eldison singkat dari perpustakaan sekolah ku.

Ngomong-ngomong masalah perpustakaan juga awalnya aku ga suka baca buku di perpustakaan, tapi sejak ruangan perpustakaan berpindah dari yang paling pojok menjadi ruangan paling awal ketika masuk pintu sekolah.

Sehingga, ya semua orang pasti melintas melewati ruangan perpustakaan.

Terkadang sesuatu yang besar mungkin saja berawal dari ketidak sengajaan ya hehe.

Kembali menjadi penemu, aku pikir juga saat itu aku ingin menjadi penemu, menjadi ilmuwan dan jurusan yang aku ambil ya Teknik.

Lagi pula menjadi penemu atau ilmuwan ga cuman dari jalur Tekni ya, bisa dari jurusan MIPA, Kedokteran dan masih banyak lainnya.

Tapi, kebetulan aku ke jurusan teknik aja.

Kemudian, penemu artinya menemukan sesuatu yang baru.

Dan Ilmuwan artinya menjadi seorang yang pakar akan keilmuwanan dalam bidang tertentu untuk membahas sebuah topik.

Ya, definisi itu bukanlah definisi yang sebenarnya, tapi definisi menurut otak ku saja per saat ini hehe.

Oh iya menjadi ilmuwan berbeda menjadi penemu.

Tau perbedaan nya ?

Coba kalian cari dan kasih tau ke aku 🙂

Kehidupan ku

Memang menjadi pengangguran mikirnya macem-macem.

Dan itulah awal aku banyak berpikir dan melakukan banyak hal hingga saat ini.

Ya, saat ini aku memang bukanlah seorang pengangguran alias tidak bekerja, tapi pertengahan tahun 2021 aku resign dan menjadi pengangguran.

Ya, terkadang kita mungkin perlu berhenti sejenak untuk berpikir ulang dalam hidup mau ngapain aja sih.

Berhenti sejenak juga ga harus resign kalo sekarang atau mungkin kalo udah bekerja, bisa jadi cuti, bisa jadi pada saat weekend.

Tapi ya intisarinya tetap sama saja terkait,

” Hidup yang kita lalui apakah sudah sesuai dengan keinginan kita ? “

Yaa itu kalian sendiri yang cari jawabanya masing – masing, karena setiap orang berbeda.

Kalo aku sendiri sih, jujur saja senang juga bisa dekat dengan perpustakaan, dekat dengan laboratorium.

Mungkin ga sepanjang waktu kita disana tapi kan dekat, lagi pula kita kan juga tidak mungkin sepanjang waktu di kantor, di rumah atau di satu tempat hehe.

FTUI

Ya, Fakultas Teknik Universitas Indonesia ( FTUI ) itu salah satu tempat favorit aku.

Aku sekarang bukan menjadi mahasiswa lagi di FTUI, tapi aku sering masih main di FTUI, ya main ngelab maksudnya.

Pastinya ada project tertentu. Oh iya, sejujurnya jika ada kesempatan aku ingin sekali bisa S3 di FTUI juga :).

Di FTUI juga banyak peralatan mahal, peralatan canggih, dan kadang baru pertama ada di Indonesia ya di FTUI.

Aku pikir juga sangat mungkin sekali bahwa banyak penemuan di Indoensia atau bahkan di dunia berawal dari FTUI.

Selain lingkungan yang mendukung dan juga orang-orang yang memiliki kompetensi mendukung juga.

Oh iya jangan heran bahwa seorang Rio akan sering main di FTUI, ya selain suka karena aku pun secara ga langsung menjadi seorang Penemu & Ilmuwan disana.

Waduh, nge klaim yaa, ya di doakan saja hehe.

Pada tanggal 06 Mei 2024 di FTUI

By the way, banyak juga tokoh – tokoh idola aku juga dari FTUI, bahkan dosen-dosen ku juga beberapa jadi idolaku ya.

Ya, aku melihat langsung bagaimana dosen bekerja.

Sebut saja Prof Raldi, Pak Eko Adhi Setiawan, Pak Chairul Huda, dan masih banyak yang lain juga.

Mereka semua termasuk dosen yang luar biasa !

Satu pola yang ku lihat bahwa mereka melakukan pekerjaan nya seperti hal favorit nya, alias suka.

Beda bagi beberapa orang kaya banyak nuntut nya, mungkin gaji kecil, mungkin jam ngajar yang ga begitu banyak, tapi kalo orang yang suka entah kenapa pasti nemuin ide aja.

Oke, sampai disini dulu ya, nanti lah kita cerita – cerita lagi, lagi padet euy !

Jakarta, 06 Mei 2024

Menulis

Ya, menulis.

Terkadang aku berpikir apa hal yang ingin aku lakukan hingga hari tua nanti.

Maka, kutemukan bahwa salah satunya ialah Menulis.

Entah kenapa ya, bahwa menulis itu sebuah kebahagiaan ku.

Dan aku pikir bahwa aku punya segala hal untuk menulis.

Menurutku, untuk menulis kuncinya ialah membaca.

Dan kunci membaca ada rasa penasaran pada hal tertentu.

Aku pikir mungkin kalian sebagai pembaca juga mesti berpikir tentang apa aktifitas yang ingin kalian lakukan hingga hari tua nanti.

Hari Demi hari

Ya, pastinya hari-hari ku berlalu dengan menulis.

Menulis untuk buku terutama.

Dan, ga ada buku yang terjadi dalam satu malam, mungkin orang lain ada tapi bukan aku.

Bagiku, bahwa menulis dilakukan hari demi hari.

Memang ada target, tapi juga menikmati proses nya.

Aku percaya pada apa yang aku lakukan.

Kemudian, aku juga punya target ya minimal dalam satu tahun 3 – 5 buku terbit, minimal lah ya.

Yaa, kalo bisa lebih sudah aku anggap bonus.

Artinya kurang lebih 20 tahun lagi, baru target untuk publish buku ke – 100 bisa terbit.

Ya lama ya, ya gapapa, nikmatin saja proses nya.

Syukur-syukur bisa lebih cepat.

Lagi pula, dengan menulis itu juga sebuah legacy.

Tentu, aku juga punya orang-orang rujukan yang menulis buku hingga 100 buku lebih, contoh nya saja Ahmad Rifai Rifaan, atau Chappy Hakim.

Mereka adalah contoh orang-orang yang bisa menulis lebih dari 100 buku. Menganggumkan !

Buku Non Fiksi

Tentu seorang biasanya menulis sesuatu terkait apa yang ia baca, apa yang ia rasakan atau apa yang ia imajinasikan.

Kalo aku sendiri bahwa yang ku baca ialah buku non fiksi.

Jika aku baca buku fiksi ya mungkin saja, tapi perbandingan nya terlalu jauh, bisa 99 ( non fiksi ) : 1 ( fiksi ).

Atas dasar itulah, buku yang ku terbitkan ialah buku non fiksi, tentang keinsinyuran, tentang peradaban, tentang perjalanan atau yang berkaitan dengan diriku.

Karena aku paham nya disitu, bukan yang fiksi.

Lagi, bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Nah, kalo kalian gimana ?

Apa kelebihan kalian dan kekurangan kalian ?

Menurutku bahwa yang terbaik menjawab hal itu ya kalian sendiri.

Foto diambil pada tahun 2020 di Perpustakaan PT. Freeport Indonesia MP.72 pada saat persiapan ujian Kesinyuran FTUI

Keheningan, Perpustakaan, dan para penunjang

Menurutku setiap orang punya caranya masing-masing, begitupula aku.

Aku pikir bahwa aku nyaman sekali menulis ketika saat hening.

Ya, hening memang umumnya di dini hari, pagi hari, atau malam hari.

Benar, tapi ku pikir bisa juga di siang hari tanpa gangguan.

Ya, jika terlalu banyak noise bagiku akan sangat sulit konsestrasi, dan juga kan kalo kerja ga enak juga melakukan sesuatu yang tidak terkait kerja tapi di jam kerja.

Menurutku ya gapapa sih, cuman kurang-kurangin dan sedikit saja ambil porsi waktu tersebut.

Kemudian, perpustakaan.

Bagiku perpustakaan ialah rumah, ya karena banyak buku yang bisa menjadikan referensi.

Dan pastinya, perpustakaan favoritku ialah perpustakaan The Crystal of Knowledge di Universitas Indonesia.

Dari situlah banyak gagasanku lahir.

Ketiga, penunjang. Kalo aku sendiri sih paling minum kopi dan dengerin musik instrumental.

Kalo kopi ya karena ada kafein yang membuat otak menjadi segar.

Kalo musik instrumental ya biar ada musik tapi tanpa terlalu banyak noise atau suara berlebihan.

Ya, itu kan menurutku saja.

Kedepan

Pastinya, aku akan terus menulis.

Menerbitkan buku kedua, ketiga, kesepuluh, keseratus hingga ke sekian.

Ya, atas dasar itulah aku berusaha untuk konsisten menulis.

Dan konsisten adalah hal yang paling susah cuy, asli !

Tapi aku akan berusaha dan terus maju.

Untuk penutup, maka ada quotes tentang menulis yang oke juga buat aku tulis disini.

Tulis saja apa yang ingin tulis, rasakan dengan jiwa mu. Maka, dengan melakukan nya kau telah menjadi seorang Penulis – Rio

Jakarta, 05 Mei 2024