Saat berada di tambang bawah tanah yang sangat panjang
Hari ini, Kamis 25 April 2024 Pukul 23.30 WIB yaa aku menulis tulisan ini.
Rasanya, banyak deadline yang mesti diselesaikan & dikirim via email sebelum berganti hari.
Selain itu juga, aku ingin menonton pertandingan antara Indonesia U-23 Vs Korea U-23 yang bertanding pada dini hari ini pukul 00.30 WIB.
Ya, sekarang permainan timnas lagi bagus banget.
Tentu, itu harapan semua orang bahwa suatu hari nanti timnas kita dapat bermain di piala dunia yang senior.
Pastinya vibes nya akan luar biasa sekali.
Aku yakin banyak orang indonesia yang menonton langsung untuk piala dunia menyaksikan Indonesia.
Aku pun akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menonton itu secara langsung.
Ya, harapan, lagi dan lagi.
Aku pikir manusia hidup ya harus ada harapan.
HARUS !.
Hal ini agar menjadi semangat untuk terus berusaha menjadi lebih baik.
Banyak hal terkait harapan, misalkan dari pengangguran untuk berharap mendapatkan pekerjaan, yang belum jodoh berharap mendapatkan jodoh, dan masih banyak banget sih.
Aku pikir juga harapan berawal dari kegelapan yang berusaha untuk keluar dari kegelapan tersebut menuju terang-benderang.
Misalkan saja saat aku di Tembagapura, saat menjadi engineer underground seperti gambar diatas, bahwa aku berkeliling tambang bawah tanah yang gelap dan dalam waktu berjam-jam atau pernah sampai belasan jam.
Yaa, melewati kegelapan dengan setitik cahaya, karena pekerjaan.
Ya itu sudah.
Aku terus berjalan dan berjalan dalam kegelapan, dan pastinya berharap agar dapat cuti untuk pulang kerumah, mendapatkan uang banyak, mendapatkan ilmu dan masih banyak lagi.
Di bawah tanah pula kita juga semakin dekat dengan rekan kita mengingat tidak ada jaringan internet.
Topik yang dibicarakan ya tentang kampung nya masing-masing, tentang kapan dapat cutinya, tentang harapan lah intinya.
Karena itulah teman-teman, hidup emang berat, hidup emang katanya tidak adil, tapi, jangan sekali-sekali hilang harapan.
PASTI ADA JALAN, PASTI !.
Dan tentunya, selalu ingat quotes dari film lengendaris yakni Shawshank Redemption
Terkadang hidup ga tau ya kedepan nya seperti apa.
Di awal tahun itu banyak banget hal yang ingin dicapai, yaa banyak banget.
Tapi di tengah jalan bisa jadi situasi nya berubah, bisa banget.
Entah ketemu orang baru, pekerjaan baru atau banyak hal yang baru lainnya.
Tapi, hidup yaa mesti di lanjutkan saja, baik suka & duka.
Sama seperti kondisi aku sepertinya, banyak hal yang mesti menyesuaikan keadaan, bukan karena engga mampu, tapi ya mesti ada prioritas lain, sama-sama bagus tapi pasti mengambil resiko.
Misalkan saja, yang awalnya target publish beberapa buku ya mungkin cukup 3 buku pertahun, yang mungkin mau jalan-jalan kemana gitu, ya mungkin sekitaran Jakarta, ya mungkin mau 2-3 x marathon per tahun, yaa mungkin 1 x cukup.
Dan ya, terganti dengan hal baik lain.
Cuman, manusia mesti fleksibel.
Jika kita tak bisa menyesuaikan dengan keadaan, artinya kita tak mampu membaca situasi.
Aku pikir juga di tahun 2024 ini banyak hal baru yang akan ku lakukan.
Yaa mana mungkin, di tahun 2025 lebih bersifat tidak seradikal tahun 2024 ini.
Karena hal itulah, banyak hal yang mesti diperkecil agar fokus, agar kekuatan dikirimkan ke situ, karena yang paling mengerti diri kita sendiri ya diri kita sendiri.
Sedangkan orang lain, ya paling hanya mengkritik atau memuji itu hal yang biasa.
Tapi, kalo kita maju atau mundur ya diri kita sendiri yang merasakan nya.
Karena kita yang paling mengerti diri kita sendiri.
Atas dasar mengecil itulah, yang justru nantinya akan memberikan pengaruh yang besar untuk aku.
Banyak hal yang dikorbankan ya, tapi tidak akan sia-sia.
Semua pasti ada resiko.
Orang yang tak mengambil resiko lah yang tidak akan kemana-mana.
Semangat teman-teman untuk kita terus maju, terus percaya bahwa kita bisa, karena orang yang paling mengerti diri kita sendiri ialah diri sendiri.
Entahlah, terkadang kita butuh memejamkan mata sedikit dan kemudian mengetik apa yang jari ingin ketik.
Kau tahu dalam sebuah perjalanan bahwa komitmen adalah sesuatu yang sulit.
Sama seperti yang kurasakan saat ini.
Jujur saja, dari pagi sampai sore terus saja meeting, berulang dan aku sebenarnya males untuk awal menulist tulisan ini.
Tapi, sekali lagi komitmen bahwa aku ingin menulis minimal satu tulisan dalam satu hari di website ini.
Ya komitmen berbeda dengan tertarik.
Dan, komitmen dapat terkait dengan hal apapun.
Misal, di tempat kerja yang mungkin ga nyaman, tapi kita udah terikat dan mendapat uang dari sana ya tetap mesti komit bekerja yang terbaik.
Atau, udah komit meeting tapi ada sesuatu yang mungkin tidak mendesak sekali tapi milih itu.
Ya, mesti komit dong.
Pasti, semua orang punya kesibukan.
Atas dasar itulah, komitmen berbeda dengan tertarik.
Ya namanya komit ya situasi suka dan duka mesti di jalanin.
Foto diriku di Tambang Bawah Tanah Amole pada tahun 2020 bahwa komit bekerja yang mana baliknya mestinya tiap 6 minggu tapi baru 9 bulan balik gara-gara Pandemi Covid-19. Tapi, mesti komit ga boleh ngambek ga mau bekerja
Komitmen
Jujur aja aku ga pernah belajar buku tentang komitmen.
Ya, aku belajar langsung dari learning by doing.
Dalam hal ini, dari guru-guru ku ketika aku di Asrama Rumah Kepemimpinan.
Ya, aku belajar dari situ.
Telat 1 menit saja tidak boleh masuk.
Izin mesti h-1 hari kecuali ada sesuatu yang urgent, komit untuk liqo dijam 05.00 subuh yang mesti naik motor ke tempat guru ngaji, padahal sebagian juga tidak setuju di jam tersebut tapi sebagian besar setuju, ya tetap harus komit.
Ya, dari banyak penderitaan yang ga enak keliatan nya tapi sebenarnya benar, dan baru berasa setelah beberapa tahun saat lulus.
Tanpa terasa bahwa sikapku juga berubah.
Dari yang santai, menjadi yang komit
Ahh, lelah sekali ya hari ini !.
Ku kira bahwa aku ingin istirahat saja, dan mulai mengetik lagi sebelum shubuh.
Aku pikir aku ingin menulis tentang hari senin, ditambah ini kan juga hari senin.
Sejujurnya saat ini pukul jam delapan malam dan awalnya tuh mager banget untuk menulis.
Yaa, dari pagi sampai sore itu sibuk mulu, beneran sibuk, banyak banget kerjaan hehe.
Tapi, ya sekali lagi aku sudah komitmen menulis & bahkan sudah kusampaikan ke orang-orang bahwa insya allah aku akan menulis minimal satu tulisan dalam satu hari di website ini .
Dan, tulisan nya juga bukan copy paste dari google, bukan !
Aku tak ingin seperti itu. Ini bukan hanya masalah kuantitas, tapi juga kualitas !.
Ya, aku ingin autentik, sehingga tulisan nya benar-benar aku yang menulis.
Aku tahu kalian pasti merasakan nya.
Ok, sebelum aku lanjut tentang hari senin, mungkin aku akan memperkenalkan diri dahulu
Sebagian Diriku
Ya, saat ini profesi ku ialah Project Manager di sebuah perusahaan yang berlokasi di daerah Sudirman Jakarta.
Tentunya, banyak project yang telah di handle yang nilainya sudah berkisar 1 triliun lebih.
Eits, itu nilai project ya! bukan nilai uang di dompet ku, doain aja ya biar punya segitu :).
Yaa, saat ini intinya sih megang banyak project yang saat ini lagi running di seluruh Indonesia.
Aku yakin tidak ada pembaca di wilayah Indonesia yang tidak menggunakan jasa dari project yang aku handle baik segi telekomunikasi dan juga keuangan.
Ya, tapi juga masih banyak hal lainnya yang dikerjakan sih, banyak banget!.
Seorang penulis buku, seorang investor, seorang business man, seorang relawan Palang Merah Indonesia, seorang pelari, seorang tukang baca buku, seorang yang saat ini beproses sebagai seorang ustad (?), dan masih banyak lagi hehe.
Yaa, itu setiap hari running saja terus.
Dan setelah ku telisik jumlah tim internal ku ternyata sudah lebih dari 100 orang yang saat ini aktif yang kuhandle.
Yaa, aku juga ga tahu kenapa bisa begitu ya.
Aku hanya bekerja dan terjadilah.
Tapi, dari semua itu ada satu yang terus ada dalam pikiran ku.
Pertanyaan, ” Kapan aku mati ya ? .
Ya, itu selalu ada dalam pikiran ku, entah sejak kapan.
Sejujurnya aku takut masuk neraka hehe.
Ya, makanya beproses menjadi sebagai seorang ustad itu bener loh.
Intinya sih sedang memperdalam agama terus dan pastinya lewat pendidikan formal, non formal, dan informal.
Ya, semua ku jalani juga dengan senang saja, engga tau kenapa ya. Itu aja sih rasanya.
Kalo ditanya berapa banyak meeting, berapa banyak bales email, berapa banyak telepon, wah ga dihitung dah, pokonya nih ya di hp ku itu udah 300 grup whatsaap yang terkait dengan ku.
Ini juga habis nulis ini masih lanjut kerja lagi hehe.
Tentang Hari Senin
Menurut aku, hari senin itu penting banget.
Kalo buat aku sendiri itu hari yang paling padat ya hari senin, terus selasa dan selanjutnya tinggal menyusaikan saja.
Menurutku, hari senin itu bagus banget buat evaluasi selama seminggu lalu dan rencana untuk seminggu kedepan.
Bukan hanya untuk karir saja, tapi segala hal.
Toh, manusia mesti diingatkan kan umumnya.
Selain itu, ga semua orang bisa pegang kerjaan atau buat rencana di hari sabtu atau minggu.
Aku pun juga demikian.
Ya, jadi menurutku hari senin itu penting sekali buat evaluasi, buat perbaikan.
Jadi, hidup terarah & efektif & efisien.
Jangan sampai kalian ga tahu mau ngejalanin apa di hari ini.
Waduh…hidup tak mau mati pun segan.
Terus, apalagi ya ?
Ya, pokoknya kalo misalkan nih yaa banyak pekerja yang ngeluh terus terkait kerjaan nya atau udah males kerja di hari senin ya umumnya mereka ga bahagia sama kerjaan nya sih.
Udah sial di dunia eh sial di akhirat juga karena banyak ngeluh jadi dosa kan.
Lagi pula, kalo misalkan kalian itu mager untuk kerja atau lakukan sesuatu ingat aja pas hari pertama kerja.
Ya, alasan kenapa sih kalian kerja, biar termotivasi lagi.
Ya, hari senin ialah hari yang indah kawan! yang artinya kita bisa bertumbuh.
Ingatlah bahwa
Pelaut Ulung Tidak Lahir dari Laut yang Tenang
Foto saat presentasi meeting di tahun 2024 ini salah satu nya. Ya, kerjaanku banyak nya meeting seperti ini. Yuk, semangat !
Minimal satu aja dulu, sesuatu yang sudah ku idam-idamkan sejak tahun 2017 dan baru tercapai di tahun 2024.
Ngomong-ngomong masalah buku yang terbit pertama, awalnya tuh di awal tahun aku merencanakan buku berjudul lain yang akan terbit yakni antara MIMIK ( Menjadi Insinyur Masa Indonesia Kini ) atau TANBERIO ( Jantan Bersama Rio ).
Tapi ya gitu, takdir kadang kita ga tahu kan ya hehe.
Ide terkait buku Terima Kasih tuh baru ada di akhir Januari 2024.
Dan entah kenapa aku malah lebih lancar & fokus untuk menulis buku Terima Kasih dibandingkan yang lainnya.
Tentu, ini karena keputusan ku bahwa di Februari 2024, buku Terima Kasih ini akan menjadi yang pertama terbit.
Ya, keputusan ku berubah dimana buku Terima Kasih jadi yang pertama terbit :).
Hal ini sebagai ucapan terima kasih ku kepada para penulis buku & juga sebagai pembuka untuk buku ku yang lainnya.
Sebagai buku pembuka, aku juga senang bahwa yang terbit pertama ialah buku Terima Kasih.
Proses Pembuatan Buku Terima Kasih
Tentunya, yang namanya buat buku yaa harus membuat draftnya terlebih dahulu.
Berikut beberapa proses yang ku buat selama penulisan buku Terima Kasih.
Pertama, yang ku buat itu terkait sebenarnya buku ini isinya mau apa aja sih.
Akhirnya yang kuputuskan tentang biografi singkat mereka, karya mereka yang ku ketahui, & ucapan terima kasih ku kepada mereka.
Kedua, siapa aja yang ingin kuberikan ucapan Terima Kasih.
Ya, ku tulis dulu nama-nama mereka di otak ku.
Ketiga, mau berapa banyak penulis buku yang ku ucapkan terima kasih ?
Akhirnya angka 50 penulis buku itulah yang ku putuskan.
Keempat, mau tulis nya di mana ?
Apakah lewat buku tulis dulu atau langsung ke laptop ?
Ya kalo aku kebetulan nulis nya di buku dulu, jadi pas di laptop tinggal ketik apa yang ada di buku.
Kelima, sumber nya dari mana ?
Kalo aku bisa dari buku terkait, google, dan ingatkan ku.
Keenam, target selesai nya kapan ?
Ya, aku targetin di akhir Februari telah selesai minimal isi konten nya.
Nah kalo sudah sampai tahap ini, menurutku udah lebih dari 50 persen presentasi selesainya.
Selanjutnya tinggal di revisi aja.
Dan setelah direvisi, minta feedback dari orang-orang terdekat terkait isi bukunya.
Kalo yang buku terima kasih ini banyak banget sih feedback nya.
Misalnya ada penulis yang ku tulis namanya pakai gelar, ada yang tidak.
Jadinya, biar adil aku tidak menuliskan gelar mereka di awal.
Urutan tahun buku terbit juga disesuaikan dengan paling awal terbit.
Serta, kata yang miring dalam bahasa asing juga mesti di cek lagi.
Dan akhirnya buku Terima Kasih bisa terbit. Itu semua karena bantuan dari orang – orang baik.
Terima Kasih ya !.
Pasca Buku Terima Kasih Terbit
Langsung banyak sekali teman-temanku yang mengapresiasi penerbitan buku pertamaku.
Baik dari teman kuliah, teman kerja, teman organisasi & bahkan orang yang ga ku kenal.
Intinya sih, mereka senang ada buku Terima Kasih ku.
Kalo gitu, alhamdulillah.
Artinya makna dari buku Terima Kasih sepertinya tersampaikan dengan baik.
Oh iya, buku terima kasih belum memperhitungkan market ya, belum.
Intinya sih aku mau berkarya aja dahulu dan kuputuskan bahwa 10 buku pertamaku juga free kok, alias periode 2024 -2025 itu buku-buku ku memang gratis.
Saat ini, aku cuman pengen menulis saja :).
Halaman Depan Buku Terima Kasih
Buku lainnya
Pastinya di tahun ini akan ada beberapa buku ku yang lainnya.
Yang mana juga aku tulis setiap hari di buku tulis ku & google docs.
Dan terkait buku Terima Kasih Jilid 2 yang sudah banyak banget pertanyaan kapan terbit nya.
Maka, sudah kuputuskan bahwa buku Terima Kasih Jilid 2 akan terbit di awal tahun 2025.
Ya, setiap tahun akan ada Buku Terima Kasih Jilid selanjutnya dengan tema yang berbeda.
Kalo untuk Jilid 2 itu bukunya tentang Terima Kasih Kepada Buku.
Ya, sekarang sih draftnya yakni : Informasi detail terkait buku, resensi ( Summary, kelebihan, & kekurangan buku ), serta ucapan terima kasih ku kepada Buku yang menurutku bagus banget.
Jumlah nya sih sama sebanyak 50. Tentunya, dicicil dari sekarang penulisan nya agar sesuai dengan target untuk terbit di awal tahun depan.
Oh iya, sepertinya banyak pembaca website baru ku ya disini.
Ku pikir aku akan publish tulisan sekitar 1 – 3 tulisan di website ini.
Isinya apa aja yang bisa ditulis, dan pastinya setiap judul tulisan punya point tersendiri.
Sekali lagi, Terima Kasih teman-teman ! .
Oh Iya teman-teman, jika belum membaca buku Terima Kasih bisa download di link berikut ya, gratis kok :
Foto setelah mendapat medali finisher di acara ulang tahun MAESA yang ke 100 tahun pada tanggal 21 April 2024
Lari
Ku pikir dalam kehidupanku banyak sekali hal yang ku jalani saat ini pada awalnya bukan berasal dari diriku sendiri, melainkan dari orang lain.
Dalam hal ini salah satunya lari.
Pertama kali aku lari itu pada tahun 2020 saat masih di Tembagapura dalam event Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2020.
Aku diajak oleh rekan kerjaku sekaligus guruku yang mana mesti lari secara virtual di wilayah Tembagapura untuk menempuh jarak berapa kilo meter gituu.
Yaa dari situlah aku memulai event lari.
Maesa Run
Pertama kali aku tau Maesa Run itu dari mana ya ?, lupa.
Pokoknya harga nya murah banget & menurutku ini sangat worth it dengan harga yang 5K itu 150 ribu dengan mendapat Mendali, Baju, & lainnya.
Pagi hari tadi, aku telat.
Yaa, datang di jam 06.30 WIB untuk memulai start nya, padahal start untuk 5 K itu di jam 06.15 WIB.
Salah satu alasan telat ya karena ternyata jarak parkiran dengan tempat start lari yakni di Jakarta International Equestrian yang lumayan jauh, yaa sekitar 2 KM. Tapi telat ya telat.
Kemudian, aku mulai lari dari garis start yang mana udah ga keliatan peserta lari lain dikarenakan udah lari selama 15 menit kan.
Dalam pengalaman lariku, ini pertama aku lari di bagian belakang, tentu aku lihat banyak orang-orang hebat yang terus lari seiring aku melewati mereka.
Mungkin aku sudah melewatkan lebih dari 100 orang yang berada lari di garis belakang sepertinya.
Tapi yang mengensankan ialah, banyak pelari yang cewe atau cowo yang obesitas tapi tetap ingin lari, orang tua pun juga ada yang ingin tetap lari.
Luar biasa, atas dasar itulah aku pikir mendali penting sekali dalam setiap event lari terutama untuk orang-orang hebat seperti mereka.
Mendali Harus Ada Dalam Event Lari
Aku juga baru sadar kenapa mendali itu begitu penting untuk event lari gara-gara hari ini, kenapa :
1. Menghargai orang-orang yang telah berjuang.
Ada orang yang obesitas yang ikut lari yang terus maju, ada orang yang sakit tapi terus maju, dan masih banyak yang lainnya.
Intinya mereka terus maju untuk mencapai garis finish.
2. Kenang – kenangan.
Ya, karena tidak setiap orang akan selalu sehat.
Artinya bahwa pada usia-usia tertentu orang mungkin sudah tidak kuat lari lagi.
Sehingga, dengan adanya mendali itu sebagai kenang-kenangan bahwa kita pernah mencapai garis finish.
3. Ajang silaturahmi.
Artinya dengan ikut event lari itu kita dapat ketemu dengan teman-teman kita kembali.
Bisa teman kuliah, teman kantor atau teman pelari lainnya.
Bahkan, bisa juga bersama keluarga.
Rasanya tuh ya, foto bareng kerabat dengan mendali itu luar biasa banget.
Karena bisa mencapai garis finish nya bareng-bareng hehe.
4. Ajang validasi.
Pastinya ada para pelari yang sudah latihan untuk mencapai Personal Best ( PB ) yang terbaik.
Sehingga, event-event lari yang seperti inilah sebagai ajang pembuktian nya.
Ya, itulah kenapa mendali penting sekali.
Ku pikir juga pagi hari ini aku masih belum terlalu fit dimana aku menyelesaikan 5 K dengan waktu 40 menit.
Ya, jika melihat bahwa aku akan ikut event lari Pocari Marathon yang mana 42 K pastinya masih banyak perlu latihan.
Selain itu juga, event-event lari juga sebagai pengingat agar kita hidup lebih sehat.
Kalo aku sih lagi targetin sebulan kalo bisa sekali ikut event-event lari beginian, toh manfaat kesehatan buat diri kita sendiri kan.
Tentang Medali
Bagi aku sendiri bahwa mendali itu sebagai kenang – kenangan.
Jadi, ada yang bisa diingat gitu & menurutku ini efektif banget.
Jika dibandingkan dengan ikut traning tentang pendidikan / pekerjaan aja, aku lupa sudah ikut training apa aja selama 5 tahun ini, pastinya banyak, cuman mesti di cek lagi history nya.
Tapi kalo ada mendali, jadi gampang ingat aja.
Ya itu buatku.
Berikut beberapa mendali yang aku punya sejak tahun 2020
Mendali Rio periode 2020 – 21 April 2024
Sekalian aja deh, dokumentasi yang masih ada untuk beberapa event lari 🙂
Foto pada saat Maesa Run
Aku dan teman ku Ega yang hobinya juga ikut lari
Saat ikut event lari di UI Tahun 2023Saat ikut Jakarta Half Marahon pada tahun 2023. Merupakan Virgin Half Marathon untuk akuSaat ikut di Panglima TNI Run. Kenapa pakai blangkon ? asli kalo lari itu para pelari ada-ada aja cerita nya, ada yang bawa musik keras, bendera Indonesia & segala hal unik lainnya. Ya, pengen beda aja, jadi pakai blangkon.Saat event lari Indonesia Run For Palestine di tahun 2024 ini
Nah, masih banyak hal sih dalam lari yang aku pengen ikutin, misal nya Marathon.
Ya, aku belum pernah ikut event Marathon, baru bisa nya Half Marathon.
Nah, pada bulan Juli ini di Bandung aku ikut Pocari Marathon, berhasil kah untuk Virgin Marathon nya ?
Mohon doanya ya.
Selanjutnya, hingga event tertinggi juga masih ada World Marathon Majors.
Eh sekarang nemuin mainan baru lagi yakni trail run yang bisa lari sampai Gurun Sahara dan juga Benua Antartika.
Pokoknya, hidup benar-benar menarik dah.
Dan, perjalanan masih panjang terkait dunia lari-larian ini 🙂
Oh iya boleh lah ada Quotes dari aku
” Ya, jaga-jaga kesehatan masing-masing. Karena orang yang pertama menerima manfaat atau kerugian dari kesehatan ya diri nya masing-masing, jadi mesti dijaga “
Nonton Piala Dunia U – 17 pertama kali di Stadion GBT. Pada momen ini, Negara Palestina sedang diserang oleh Israel. Bukan hanya aku, bahkan banyak supporter lainnya yang membawa bendera Palestina, memakai sticker di muka dengan bendera Palestina, dan masih banyak aksi lain yang menunjukkan dukungan nya untuk Negara Palestina
Oke, kali ini gue mau cerita pengalaman yang tahun lalu tentang Menonton Indonesia di Ajang Piala Dunia U 17.
Pokoknya yaa, gue bangga banget dah sama Indonesia, apapun itu ya.
Jujur saja, salah satu impian hidupku ialah menonton Indonesia bermain di ajang Piala Dunia.
” Duh kapan ya… * ( pikirku dalam hati ).
Kemudian, tahun 2023 aku dengar bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah piala dunia usia 20 tahun.
” Yes….* ( hatiku berkata ).
Singkat cerita, Indonesia gagal menjadi tuan rumah dikarenakan beberapa pihak menolak kehadiran Israel untuk bermain di piala dunia usia 20 tahun di Indonesia.
Komentar ku ?
Hm, yaa, ya sudah, mau gimana lagi.
Kemudian, hidup pun move on seiring berjalan nya waktu.
Piala Dunia Usia 17 Tahun
Hingga aku mendengar kabar bahwa piala dunia U17 akan diadakan di Indonesia.
Yowis, aku tak peduli Indonesia lawan siapa, yang jelas aku harus beli tiket nya.
Akhirnya, aku pun dapat tiket nya saat opening di tanggal 10 November 2023 di Stadion Gelorang Bung Tomo ( GBT ) di Surabaya + langsung cari tiket kereta api yang paling murah untuk berangkat & pulang baliknya.
Dan hm, ya aku pun mengajukan cuti selama 2 hari yakni tanggal 09 & 10 November 2023.
Cuti ya ?
Ternyata dalam masa kerjaku di manapun, aku menyadari bahwa inilah cuti pertamaku ketika kerja.
Cuti pertama ngapain ?
NONTON INDONESIA DI PIALA DUNIA U17.
Wow, nasionalis sekali, but well its true.
Terkait naik kereta, yaa karena sayang uang, dan juga aku baru menyadari sejak terakhir aku naik kereta di tahun 2015 saat aku ke kampung Inggris Pare, dan setelahnya aku sudah tidak pernah naik kereta antar provinsi.
Ya, aku ingin melihat sawah hijau sepanjang perjalanan, melihat masyarakat di kelas ekonomi kereta paling bawah, dan berpikir tentang rencana tahun 2024.
And yes, i am happy with that.
Tiket Piala Dunia U – 17
09 November 2023
Pagi hari yang indah, pagi pertama cutiku.
Sebelumnya, aku telah menginformasikan kepada seluruh rekan kerjaku pada hari sebelumnya baik di WA, email & beberapa orang saat ketemu di kantor telah kujelaskan bahwa aku sedang cuti.
Jujur saja, entah sejak kapan bahwa hidupku tidak ada tanggal merah, tidak pernah lepas dari laptop, dan entahlah, sulit menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara hari kerja dan hari weekend dalam hidupku.
Yang jelas, semakin hari bahwa semakin besar amanah tanggung jawabku.
Oke, lanjut di pagi nya aku makan nasi uduk & langsung menuju ke stasiun Pasar Senen dengan naik Grab Motor.
Tiba di Stasiun Pasar Senen langsung makan gado-gado di warung di dekat stasiun pasar senen & langsung menunggu kereta datang, kereta api airlangga namanya.
Pastinya, sambil menunggu juga sambil buka laptop lagi.
Kereta pun tiba, di kereta aku lebih banyak tidur, main hp, bikin notes, dan mendokumentasikan foto sepanjang perjalanan hingga sampai di Stasiun Surabaya Pasar Turi di jam 11 malem.
Aku pun menuju tempat penginapan.
TIba di Stasiun Surabaya Pasar Turi Pukul 23.00 WIB
10 November 2023
Selamat pagi Surabaya!
Yes aku menginap di tempat rekanku, hari Jumat dan aku memang sudah merencanakan bahwa akan berziarah ke Makam Sunan Ampel yang lokasinya memang dekat dengan Stasiun Surabaya Pasar Turi.
Sekitar jam tujuh pagi aku berziarah di makam Sunan Ampel.
Setelah selesai berziarah, aku langsung cari sarapan dengan makan pagi nasi cumi yang letaknya dekat dengan makam Sunan Ampel sembari menikmati kopi pagi hitam.
Ya, beberapa orang mengetahui bahwa aku berada di Surabaya lewat status WA story ku yang menunjukan bahwa aku sedang berziarah di Makam Sunan Ampel Surabaya.
And yes, personal message banyak masuk di WA ku, ada tukang langganan listrik di rumah yang bilang
” Wahh… Mas Rio, itu dekat kampungku “.
Pasti dong aku menjawab nya dong, walau agak slow respons sih hehe.
Pintu Masuk ke Stadion di GBT untuk opening Piala Dunia U – 17
By the way, aku termasuk orang yang dicari & disayangi oleh orang yang telah kenal dengaku, ya rezeki ku berarti ya hehe.
Ya setelahnya, aku bertemu dengan timku yang sedang dinas di Surabaya, di Djavahaus Coffee and Eatery.
Ngobrol-ngobrol dan memberikan semangat sembari mengecek kondisi pekerjaan, & kesehatan, itu pasti yang aku lakukan.
Bukan hanya sebagai tanda sayang, tapi juga sebagai rasa TANGGUNG JAWABKU.
Setelah itu, aku sholat Jumat dan langsung menuju Balai kota Surabaya.
Ya, aku naik shuttle bus dari pemerintah Surabaya yang telah menyediakan bus gratis ke stasion GBT selama piala dunia U17 di Surabaya.
Menurutku ini benar-benar hebat !.
Kenapa ?
Ya karena aku sebagai orang yang tidak mengerti jalanan Surabaya yang cuman mau nonton piala dunia jadi sangat terbantu.
Aku pun masuk bus hingga sampai di stadion GBT.
Wahhh ramai sekali, dan sebentar lagi bahwa salah satu mimpiku akan tercapai, menonton Indonesia di Piala dunia.
Eitss, sebelum itu, cari makan dulu sambil minum kopi hitam biar makin semangat.
Wahh gila sih, jujur ga tahu kalo hidup ga ada kopi gimana ya nasib diriku hehe.
Bus yang berisi para supporter Indonesia yang siap menonton menuju stadion GBT
Oke, lanjut masuk stadion GBT dan YEAHHHHH, eng ing eng belum belum belum, masih ada pertandingan antara Maroko dengan Panama, ya dimenangkan oleh Maroko.
Setelah Magrib, opening pun dimulai dengan lagu NO COMMENT dan suara terompet makin kencang yang artinya pertandingan Indonesia dimulai! .
Duar,,, Indonesia menjebol gol dari ecuador dan rasanya bener-bener bangga.
Aku yakin bahwa Pak Jokowi yang hadir saat itu, supporter yang menonton di GBT, dan semua orang Indonesia yang menyaksikan pasti benar-benar bangga!.
KITA BANGGA KITA INDONESIA!.
Dan lalu kebobolan, sedih sih tapi akhirnya hingga terompet berbunyi bahwa hasil seri menurutku sudah bagus.
Kenapa ?
Karena masih banyak PR untuk sepak bola indonesia untuk meningkatkan kualitas permainan nya.
Pertandingan selesai, oh iya, salah satu list mimpi ku terwujud yeahh.
Aku pun balik menuju keluar stadion yang mana shuttle bus telah menunggu untuk kembali ke Balaikota dan sebelum itu aku pun ngobrol dan foto bersama supporter dari Ecuador.
Besoknya, aku pun balik naik kereta untuk kembali ke Jakarta.
Terkait beberapa rekan kerjaku nanya kepadaku ngapain sih dukung Indonesia, bola nya juga gitu-gitu aja ?
Maka telah kujawab :
Karena mendukung Indonesia adalah bagian dari pekerjaan dan pendidikan
Yaa… sejujurnya aku juga sebenarnya malu sekali bahwa aku masih jarang sekali menulis.
Mulai.
Selalu dengan kata itu untuk membuat semangat terulang lagi.
Yaa….. ( tarik nafas dalam-dalam ), kenyataan nya bahwa manusia itu naik turun dalam mood yaa.
Dilihat dari postingan terakhirku saja bahwa sudah setahun terakhir ya.
Sudahlah, aku tak ingin melihat masa lalu, aku hanya ingin fokus ke depan.
Aku memang berkomitmen untuk menulis, yaa aku pikir aku punya segala hal untuk menulis.
Jika aku tak menulis, itu pasti karena kelalaian aku.
Hm, aku juga sempat berpikir ulang bahwa mungkin ada beberapa postingan ku yang mungkin aku hapus kah dalam website ini, tapi hasil di otak ku sepertinya tak perlu.
Biarkan yang berlalu biarlah berlalu.
Ok, selanjutnya posting apa ya ?
Ya posting apa yang mau aku posting aja sepertinya.
Ku pikir website ini lebih ke arah sesuatu yang sifat nya curahan hati saja, alias tidak perlu serius-serius .
Aku sudah banyak serius di dalam menulis buku, paper, dan masih banyak yaa kegiatan ku lainnya.
Banyak banget ! yaa begitu dah.
Ku pikir ini bermula saat aku nganggur alias pas resign dari pekerjaan ku di Tembagapura, aku bertanya-tanya
” gue mau ngapain lagi ya dalam hidup ? ”
Asli, gw cari banyak hal lewat buku sih pastinya, orang-orang hidupnya pada ngapain sih sampe mati.
Kadang gue juga heran
“ Temen-temen gue kok sok sibuk kali ya padahal gue lihat juga biasa-biasa aja dari perfomance, karir atau apake, eh ? hiyaa ”
Yaahh, pokoknya sih hidup cuman sekali lalu mati kan.
Jadi mesti semangat menjalani hidup, karena setiap waktu yang kita jalanin juga merupakan mimpi yang indah sekali.
Beberapa temanku mengatakan kepadaku bahwa aku ialah orang yang sulit dijangkau oleh mereka, seperti ada dinding besar antara diriku dengan dunia ini.
Aku seperti memiliki duniaku sendiri, yang lain biar tidak sama mengatakan bahwa aku ialah orang yang smart, misterius, dan visioner.
Entahlah, banyak sekali yang mengatakan itu kepadaku.
Aku pun tak menampik demikian, diantara keluargaku, temanku, tanpa terasa aku laksana bintang di antara gemerlap.
Tapi sejujurnya, aku tak peduli dengan semua itu, aku tak tertarik, bahkan aku tak pernah berpikir demikian.
Teman-temanku mengatakan aku ialah orang yang wolay, alias selow atau bahasa netral nya tenang ataupun cool.
Sejujurnya sekali lagi, aku tak tertarik dengan demikianlah itu.
Andaikan matahari dan bulan datang kepadaku sebagai hadiah agar aku menerima semua dunia ini, aku tak tertarik.
Andaikan, hukuman kematian datang kepadaku agar aku memilih dunia atau kematian, aku akan senang hati memilih kematian itu.
Apa yang aku tertarik
Aku tertarik hanya pada 3 hal.
Yakni, keturunan yang sholeh/sholeha, amal jariyah, & ilmu yang bermanfaat.
Itulah hal penyelamat dalam hidupku setelah hidup ini.
Sehingga, semua kekuatan dunia yang kita miliki dapat berfokus pada itu semua.
Bagi tingkat keluarga, bangsa, & peradaban.
Ingat satu hal, bahwa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian.
Kerugian apa ?
Kerugian dikarenakan kita lupa akan tujuan hidup.
Kenapa kita ada di dunia ini.
Yakni, beribadah & menjadi pemimpin di muka bumi yang sesuai syariat nya.
Aku benar-benar memahami apa yang sedang terjadi di dunia ini.
Entah di Jakarta, Papua, Amerika atau dimanapun terkait ekonomi.
Kemudian, dua kalimat sebelum ini ialah basa basi saja.
Karena aku tak tertarik juga.
Ada beberapa hal di masa depan yang akan kulakukan & kita lakukan.
Banyak hal. Banyak sesuatu.
Ku pikir, aku akan menyampaikan salah satu poin disini tentang masa depan yang mana takdir yang kulakukan.
Aku benar-benar tertarik dengan ini.
Apa itu ?
Perpustakaan
Perpustakaan
Tentu, terdengarnya suatu hal yang umum, tapi akan ada sesuatu yang gila yang kami lakukan terkait ini.
Apa saja ?
Ya, setidaknya negara ini akan membangun minimal 100 perpustakaan terbesar, telengkap & terindah di dunia.
Serta, bahwa jumlah perpustakaan akan lebih banyak daripada jumlah objek publik lainnya. Beberapa perpustakaan harus lebih besar daripada stadion sepak bola bahkan lebih dari stadion gelora bung karno.
Di transportasi publik pun ada, dinding kereta, bis, LRT, MRT semuanya mesti ada punya, di setiap stasiun harus ada, saat ini memang di setiap bandara sudah ada.
Oleh karena nya harus lebih banyak kualitas dan kuantitas.
Di mal pun bahwa setiap mal harus ada perpustakaan.
Beberapa perpustakaan pusat seperti nasional, provinsi, transportasi publik, tidak boleh tutup, alias selalu buka entah tanggal merah, dikarenakan orang-prang yang mengubah dunia bisa saja datang nya di hari itu.
Ini hanya perlu srategi manejemen manusia nya saja.
Ingatkah bahwa perubahan besar tidak pernah lahir dari kumpulan para kambing, melainkan satu singa pun dapat memakan semua kambing itu.
Perpustakaan harus buka non stop laksana tambang yang tak pernah libur.
Kuantitas & kualitas dari perpustakaan, teknologinya dan para pustakawan nya akan menjadi faktor kunci yang fudamental.
Inilah tombak ku, alat ku & mercusuar yang akan mengubah posisi negara ini dalam kawah candradimuka.
Perpustakaan adalah salah satu dari panca dasar yang akan ku bawa dalam visiku.
Kemudian, dengan melihat apa yang sudah terjadi pada pemerintahan saat ini dimana perubahan besar yakni pendidikan ditaruh di level menteri yakni Nadiem, tak begitu berubah, bahkan dari orang terbaik pun.
Itu artinya, perubahan besar harus dikawal di pundak presiden, pemimpinya.
Itu ialah berfungsi di masyakakat kita.
Dengan adanya akar dari perpustakaan, efek domino nya ialah akan mengubah masyarakat ke level tertinggi.
Bahkan, mungkin akan ada jalan dimana perpustakaan tak pernah putus, dan dia harus ada di langit, dia harus ada di bawah bumi, dia harus ada di laut.
Serta, para penulis, satsrawan mendapat royalti yang lebih baik, dan bagi siapapun yang menulis buku pertama nya akan mendapat hadiah.
Karena inilah yang ku tertarik & takdir yang akan terjadi di masa depan.
Demikianlah apa yang kusampaikan sedikit hal yang akan terjadi di masa depan pada peradaban ini.
Aku sudah menyampaikan jauh-jauh dari, 2022, agar beberapa orang memahami untuk mempersiapkan diri menuju zaman kita.
Zaman yang berbeda dengan saat ini.
Zaman yang nantinya sistem riba akan semakin sedikit, zaman yang mana korupsi akan dihukum mati, dan bahkan peran teknologi akan mencegah hal itu dikarenakan dari perpustakaan, dan dari aliran teknologi yang cepat & tepat.
Tapi sebelum zaman itu terjadi, nikmatilah !
Apa ?
Nikmatilah, kita akan membersamainya. Dari aku, Ir. Rio.
” Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus “.
Semoga aku & kita bisa lulus dari ujian dunia ini.
Di mataku, sudah tertera jelas tentang api neraka & susu surga.
Ya Allah, bismillah ya Allah.
Jakarta, 05 Mei 2022
Saat Ir. Rio menyampaikan 1 dari 5 fudamental terkait apa agenda yang dibawah nya.