Lomba PMR se Jakarta Timur

Ku pikir bulan Juli tahun 2024 ini merupakan salah satu bulan tersibuk ku tahun ini.

Ya, banyangkan saja bahwa bulan ini tidak ada tanggal merah di hari kerja, dan rasanya itu begitu padat ya.

Memang sudah sepuluh tahun belakangan ini bahwa aku sudah tidak melihat tanggal merah ataupun weekend, rasanya selalu ada saja kegiatan.

Yaa, nasib.

Cuman yang kurasa jika tanggal merah setidaknya notif di hp ku tidaklah begitu banyak, ini karena orang – orang juga pada liburan dengan agenda nya masing – masing.


Lomba PMR

Peserta Lomba PMR untuk tingkat Mula, Madya & Wira pada tanggal 13 Juli 2024


Ya, tentang lomba PMR se- Jakarta Timur ya. Bisa dibilang Jakarta Timur adalah rumahku, dan namanya rumah ya aku juga ingin bisa berkontribusi untuk wilayahku.

Dan tentang PMR itu bagi yang belum tau adalah kepedenkan dari Palang Merah Remaja, ada di tingkat SD yang namanya tingkat Mula, tingkat SMP yang namanya Madya, dan tingkat SMA yang namanya Wira.

Bisa dibilang bahwa anggota PMR itu seperti piramida, artinya dari tingkat SD itu banyak sekali anggota nya, kemudian berkurang ke tingkat SMP, dan semakin sedikit ke tingkat SMA.

Jika kau tanya kenapa ?.

Ya menurutku Karena semakin dewasa kita bisa memilih mana yang ingin kita dalami.

Dan terkait lomba PMR ini tuh sudah di siapkan dengan sematang mungkin oleh palang merah Indonesia kota Jakarta Timur.

Kontribusi


Aku tahu bahwa di grup sudah banyak sekali chat terkait diskusi ini. Dan aku pun pasti datang karena ya tadi, semua stakeholder dilibatkan.

Bisa dibilang ini agenda terbesar nya PMI Jaktim di setiap tahun nya , dan mengundang seluruh PMI kota Jakarta, dan stakeholder terkait juga seperti BPPB, Satpol PP dan masih banyak lainnya.

Ya, aku datang pada hari Jumat, 12 Juli 2024 sekitar pukul 10 malam.

Aku langsung menuju tempat acara di kantor wali kota Jakarta Timur.

Ya, teman – teman ku sudah datang lebih dulu untuk mempersiapkan.

Aku pun langsung membantu juga mulai angkat meja, pasang banner, bawa kasur, dan segala hal perlengkapan terkait.

Setelah dirasa cukup, sekitar pukul dua pagi kami pun menuju kantor PMI Jakarta Timur untuk beristirahat dan menginap.

Hari H


Hari H ya, aku bangun di sekitar jam 4 pagi dan langsung ku lanjutkan dengan mandi dan setelahnya ke mushola.

Setelah shubuh, aku beres – beres dan mengambil tas kecil yang sudah kusimpan dalam tas ku, kemudian tas yang besar ku tinggalkan di PMI.

Dari PMI kami pun menuju tempat acara yakni walikota Jakarta Timur dan mengganti pakaian sebagai panitia dan mempersiapkan apa yang masih belum siap, misalkan saja membuka sabun mandi dari tempat nya, odol dari tempat nya.

Yaa hal ini untuk nanti para peserta PMR simulasi bagaimana cuci tangan yang bersih.

Yaa, apa yang bisa di bantu ya dibantu.

Setelah itu, kami pun menuju lapangan wali kota dan siap menyambut peserta yang telah datang, padahal baru pukul 7 pagi tapi sudah banyak sekali yang datang.

Peserta yang ikut sekitar 3200 an pelajar terdiri dari Mula, Madya & Wira.

Belum termasuk dengan orang tua, guru serta teman mereka, dan pedagang bazzar yang ikut hadir, mungkin bisa lebih dari 5000an orang datang ke walikota untuk mendukung mereka yang ikut lomba.

Para orang tua dan guru pun membuat lapak nya masing – masing layaknya kemah di bagian halaman lapangan wali kota jakarta timur.

Dan setelah itu, acara dimulai dan dilanjutkan dengan upacara dan lomba sesuai kategorinya masing- masing .

Lomba


Ada banyak sekali lomba yang diadakan, ada lomba kepalang merahan, ayo siaga bencana, tandu dan lainnya.

Kalo aku sendiri mendapat panitia di lomba tandu.

Lomba tandu itu main cepat – cepetan dan main ketepatan. Kuncinya cepat – tepat.

Kalo kategori Madya &, Wira itu maksimal 6 menit, kalo untuk kategori Mula maksimal 8 menit untuk selesai.

Seperti inilah foto nya :

Lomba Evakuasi

Setelah nya kami makan siang dan untung nya di bazzar ada yang menjual kopi.

Ya, aku membeli kopi americano.

Untung nya, dengan kopi ini membuat ku tetap fokus walau tidur hari ini cuman 2 jam saja.

Setelah makan siang, maka sebagian panitia dibagi menjadi 2 kelompok utama.

Pertama yakni panitia wanita yang bersiap untuk membagikan piala dan melanjutkan acara,

Sedangkan panitia kedua yakni pria sudah mulai mengangkut kembali barang – barang seperti meja, bangku ke dalam mobil angkut, serta juga menurunkan beberapa tenda shelter.

Hal ini karena jika tidak dibagi maka kami akan pulang terlalu malam.

Ya, mempersiapkan saja butuh waktu 1 hari full, maka untuk mempersiapkan untuk kepulangan kalo bisa lebih cepat lebih baik.

Selama persiapan pembagian piala pun dari sekolah peserta juga menampilkan aksi panggung seperti dance & nyanyi.

Ku pikir mereka begitu hebat, begitu percaya diri.

Jika dibandingkan dengan ku pada usia mereka, aku hanya membaca buku saja.

Sedangkan mereka sudah main di ranah sosial yang lebih luas.

Setelah itu, pembagian piala pun dimulai.

Jumlah piala pun banyak sekali ya, bukan hanya juara 1,2, & 3.

Tapi juga ada harapan 1,2, & 3 serta juara umum.

Dan ya, sebagai warga Jakarta Timur memang ada beberapa sekolah yang kukenal yang bagus dan juara ya.

Cuman bedanya ini tidak terlihat sekolah swasta standar internasional yang ikut ajang lomba PMR ini.

Tebak kenapa ?.

Nah belum tau ya jawaban nya, cuman ya tadi mungkin beda concern aja antara sekolah negeri vs sekolah internasional.

Setelah selesai, kami pun foto bersama.

Foto bersama dengan panitia juri tandu setelah selesai

Setelah itu, kemi menuju markas PMI Jaktim untuk membereskan kembali barang- barang dan pulang dari PMI sekitar pukul delapan malam.

Ya begitulah kegiatanku hari ini, dan bikin hari bewarna karena keseharian ku biasanya meeting terus :).

Dan satu hal yang entah kenapa aku rasakan bahwa pada saat aku menjadi juri tandu dimana untuk memasang tandu itu terdiri dari 2 peserta.

Dan ya, butuh kerjasama dan satu sama lain.

Aku melihat bahwa mereka ada yang begitu percaya dengan teman nya dan ada pula yang merasa dia lah yang paling jago sedangkan teman nya tidak.

Ya itulah fakta yang terjadi di lapangan.

Apapun yang terjadi pada saat hari H, kita mesti percaya pada rekan tim nya.

Ya, namanya juga sudah hari H.

Terakhir, foto ku dengan ketua PMI Jakarta Timur yakni Pak Krisdiyanto & panitia PMR.

Panitia PMR Jakarta Timur

Jakarta, 13 Juli 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *