29 Catatan Hidup di Usia 29

Aku sepakat bahwa dengan menulis kita dapat mengurangi rasa sakit kepala kita.

Tentu, itu salah satu alasan kenapa aku suka menulis.

Karena, rasa saat menulis membuat kepala menjadi ringan saja.

Sembari menulis, ada kopi dingin di samping ku.

Hm, nulis apa ya.

Ku pikir karena kemarin adalah ulang tahun yang ke 29 tahun.

Maka aku akan menulis tentang refleksi usia 29 tahun ku hidup di dunia ini.

Sebuah usia yang dapat dikatakan matang ataupun masih baru, entahlah, biarkan saja orang-orang berpikir dengan caranya masing-masing.

Pada kali ini, aku hanya ingin menulis.

Menulis tentang catatan hidup mungkin, atau mungkin tentang apa yang kurasakan saja di usia ini.

Baiklah kawan, marilah kita mulai !

Oh iya, ini bukan urutan yang berdasarkan kepentingan, hanya tulisan random saja :).

  1. Harga diri laki-laki adalah bekerja & bertanggung jawab

Sejak berapa lama quotes ini ada di kepala otak ku.

Entahlah !.

Tapi, terkadang ketika aku malas, ya dengerin quotes ini di youtube kaya ketampar aja wkwk.

Kenapa ya ?

Tapi pria tanpa punya uang itu penderitaan nya sangat berat.

Walaupun mungkin kita punya uang, tapi mesti bekerja juga.

Ya, mungkin karena kalo laki-laki engga kerja kesan nya gimana kali ya dengan budaya kita .

Tapi percayalah, untuk menjaga harga diri kita sebagai laki-laki maka harus tetap bekerja.

2. Produktif bukan berarti sibuk

Bener deh, banyak dari kita yang mungkin keliatan nya sibuk aja.

Untuk menjawab ini maka kita harus tahu definisi produktif dan sibuk.

Kalo produktif itu gabungan dari energi, fokus, dan waktu pada target tertentu.

Kalo sibuk, itu kaya habisin waktu sama energi tapi ga jelas apa yang mau dituju.

Kalo ada unsur yang kurang seperti energi, fokus, ataupun waktu, maka akan sulit untuk mendapatkan produktif.

3. Ohlaraga beban itu penting

Ya, ohlaraga kaya gym ini jatuhnya.

Ini untuk membentuk massa otot.

Alasannya kenapa ?

Makin tua maka otot cenderung makin menyusut.

Dan untuk menghindari itu, maka perlu ditingkatkan massa otot.

Kalo engga, ya di masa tua nya itu akan bakalan cape.

Orang kalo mau merdeka seperti merdeka dalam hal kesehatan ya mesti ohlaraga yang baik.

Dan ohlaraga beban itu sangat berguna terutama juga ohlaraga yang kaki sebagai penopang tubuh.

4. Kualitas tidur sama penting nya dengan kualitas tidur

Ya, aku sepakat dengan ini.

Kalo tidur kita kurang yang mungkin hidup kita juga kurang.

Iya sih, terkadang kita mungkin bergadang ataupun kurang tidur, tapi itu bukanlah sesuatu yang mestinya sifat nya umum.

Yang umum yang gimana ?

Ya tidur sesuai dengan porsi usia nya masing-masing.

Kalo bayi mungkin bisa lebih dari 10 jam tidur, kalo usia menengah seperti 20 – 40 tahun mungkin 6 – 8 jam.

Dan mestinya, makin tua makin berkurang tidur kita yang dibutuhkan.

Kalo kita kurang tidur karena sesuatu hal, mungkin hari kita kurang bisa kita padatkan dan maksimalkan.

5. Makanan bergizi bukan makanan mewah

Selain tidur, makanan yang masuk ke tubuh kita juga sama penting nya.

Engga harus mewah, makanan yang bergizi umumnya kaya sayuran, daging yang bukan fast food dan lain-lain.

Dan kita juga tahu kapan makanan bergizi masuk ke kita.

Misalkan nih ya, kalo ada meeting yang penting, ya jangan makan pedes, nanti cenderung diare hehe.

6. Ohlaraga sebisa mungkin dan mungkin bisa dimana saja

Terkadang kita sibuk saja dengan urusan dunia.

Pelan tapi pasti, badan terus gemuk dan jarang ohlaraga.

Baiknya ohlaraga bisa dimana saja kaya dirumah, atau mungkin ada waktu kaya jalan pagi setiap hari nya.

Ini keliatan nya sepele, tapi asli deh, kadang kita lupa akan hal kecil dan akhirnya ga jadi ohlaraga.

Asli, ini yang paling gampang dan bisa kita lakukan. Yuk bisa yuk !

7. Keluarga itu penting

Bagiku, ini penting ya.

Dan tentu, kita juga butuh ilmu dan waktu dalam menjalani nya.

8. Jangan Baper !

Dalam hidup, banyak sekali penolakan yang kita hadapin.

Ya jangan baper.

Baper itu kependekan dari bawa perasaan.

Ketahanan untuk tidak baper juga menandakan kekuatan mental kita.

Ga semua orang suka sama kita, yasudah.

9. Dana darurat sangat penting

Hm, ini penting sih.

Ya kalo masih lajang umumnya 6 – 12 bulan dana darurat yang ada di tabungan.

Tabungan ya karena sifat nya liquid sehingga gampang dicairkan.

Kalo sudah bekerluarga umunya 1 – 2 tahun dari biasa pengeluaran perbulan.

Ya, ini teorinya sih hehe.

Tapi, kalo kita punya dana darurat itu lebih aman aja rasanya.

Uang itu pasti, rejeki itu yang gabisa dihitung.

Jadi bedakan !

10. Minimalisir hutang kosumtif

Bener banget ini, ga perlu barang mewah ataupun jalan-jalan ga penting kalo emang ga perlu.

Baiknya sih jangan hutang ya, tapi kalo mendesak ya mungkin disesuaikan saja.

Tapi kalo kaya beli handphone, mobil ataupun yang sekiran nya ga perlu-perlu amat ya gausah.

Enak kalo hidup ga punya hutang 🙂

11. Tidak semua butuh uang tapi semua umumnya butuh uang

Nah ini bener nih.

Setiap orang berbeda dalam hal kebutuhan tapi kan kalo makan kita butuh uang.

Jadi mungkin banyak dari kita yang ga suka mungkin di pekerjaan tapi karena butuh uang ya lanjut aja.

Insya allah, pelan tapi pasti akan ada jalan.

Ga usah muluk-muluk, kita butuh uang dan di belakang kita juga hidup butuh uang.

Butuh berapa ?

Ya beda-beda sih, kalo bisa banyak kenapa tidak ? wkwk.

Buat berbagi juga maksudnya 🙂

12. Tidak apa-apa menjadi biasa aja

Banyak dari kita iri mungkin dengan pencapain orang lain, ada yang sudah sukses, ada yang sudah bekerluarga, ada yang macam-macam dah.

Tapi umumnya dari kita juga menjadi biasa-biasa saja, ya gapapa.

Pelan-pelan saja.

Setiap orang ada jalan nya kok.

Kalo emang udah takdirnya ya takdir nya saja, yang penting kita usaha maksimal.

13. Paling penting tumbuh kebawah dulu baru ke atas

Benar fondasi dulu.

Pohon bambu juga beberapa tahun juga tumbuh nya kebawah dulu, baru beberapa minggu kedepan tumbuh ke atas nya cepet banget.

Yang paling penting, isi diri kita dengan berbagai hal yang baik & mumpunin.

Kalo fondasi kita ga kuat tapi udah ke atas duluan dan pengen terlihat ke atas ya cuman sementara aja.

Jadi, investasikan diri dulu, ga usah terburu-buru, emang mau kemana ? 🙂

14. Belajar ilmu agama itu wajib dan sepanjang hayat

Sekarang aja banyak orang tua di pengajian ane.

Kalo dipikir kenapa ?

Ya karena mungkin pas muda kurang belajar ngaji nya.

Sama saya juga kok.

Makanya terus belajar.

Tapi di masjid shubuh juga sering kali kita liat barisan shaft depan itu orang tua umumnya.

Pada kemana sih orang-orang ?

Ya rebahan dong, ngejar dunia dan lain-lain lah.

Padahal dunia adalah jalan untuk menuju akhirat.

Jadi mari mengaji !

Bahkan dari orang sepertiku yang biasa saja tapi harus diungkapkan kebenaran 🙂

15. Literasi keuangan mesti dipahami

Banyak dari kita berpikir bahwa bekerja akan menjadi kaya raya.

Faktanya, hanya 1% orang yang disebut kaya dari dunia yang berasal dari pekerjaan.

Dan itu juga butuh waktu puluhan tahun.

Umunya orang kaya itu ya dari investor, dari bisnis dan sedikit dari usaha kecil.

Ya makanya perlu adanya diversifikasi.

Kalo kita mau kaya dari pekerjaan ?

Langsung saja, peluang nya kecil tapi semangat ya.

16. Memahami fiqih prioritas adalah kunci mudah dalam menjalani hidup

Pada dunia yang penuh kesibukan ini, ketika kita memahami fiqih prioritas ya membuat hidup lebih mudah.

Banyak penulis yang membahas fiqih prioritas seperti Yusuf Qardhawi, Quraish Shihab, dan banyak lainnya, dan semoga saya juga :).

Artinya, setiap waktu, setiap kondisi ada priroritas nya masing-masing.

Nah ini butuh belajar dan butuh di implementasi sih.

17. Miliki hobi yang passionate

Iya, ga jago gapapa kok, yang penting yang passionate.

Rasanya senang aja kalo ada hobi kan.

Misalkan lari, ataupun kalo bisa hobi yang positif.

Kalo games ?

Nah silahkan dijawab kasing-masing.

Tapi dengan punya hobi rasanya bisa punya teman obrolan yang sefrekuensi.

18. Ikut organisasi atau komunitas yang kita passionate

Iya, kan hidup ga bisa sendiri.

Mungkin ada yang suka sosial, atau senang main padel ya ikut komunitas nya juga. Ini sih agar hidup lebih bewarna saja.

Kalo ini harus cek dengan dirinya masing-masing.

Ngapain juga kalo kita ikut organisasi atau komunitas kalo kita ga suka kan.

19. Silaturahmi dengan tetangga itu penting

Iya, kan suka ada paket gofood or kurir paket yang suka datang kerumah, eh ? wkwk.

Maksudnya kan kalo ada kenapa-kenapa, ya orang terdekat ya tetangga karena lokasinya terdekat.

Mungkin menyapa saja udah batas minimal lah ya. Sisanya ya bisa lebih bagus lagi.

20. Rapihkan kasur mu

Pada akhirnya, kasur dirumah adalah tempat terenak setelah bertempur dengan dunia ini.

Kalo dunia udah berantakan ya jangan sampe kasur berantakan.

Kasur yang rapih juga enak buat tidur kan.

Dan sangat sederhana juga kan buat merapihkan kasur ini.

21. Sering-sering lah berkata tidak

Waduh, mesti sering ini.

Ya kalo semua di ” iyain ” ya ribet.

Berkata tidak artinya kita juga jadi tahu harus mau ngapain.

Nah, ini juga berkaitan dengan kombinasi jagan baper & memahami ilmu fiqih prioritas.

Kalo sudah bisa, kombinasi maut ini.

22. Integritas adalah sangat penting

Integritas itu adalah apa yang kita sampaikan sejalan dengan apa yang kita jalankan.

Dan hidup cuman sekali, kalo hilang integritas ya habis sudah.

Dan makanya mesti dijaga.

Mulai dari hal kecil saja, seperti datang tepat waktu, bayar hutang pada waktunya, dan jangan janji kalo ga bisa ditepatin.

23. Punya kendaraan sangat penting

Iya, kalo hidup kaya di Jakarta gini punya kendaraan itu sangat penting, bisa sepeda, motor, mobil atapun mungkin ada lainnya.

Tujuan nya ya buat menunjang aktifitas kita.

Bukan masalah merek nya tapi fungsi nya.

Kalo kita punya kendaraan itu rasanya hemat waktu. dan hemat waktu itu penting sekali, dan ini banyak tidak disadarin oleh orang umumnya.

24. Punya guru / mentor itu sangat penting

Ya ini lebih ke arah hidup kita juga di bantu untuk di support sama orang yang bukan dari keluarga kita.

Dengan adanya mentor / guru artinya kita bisa bertumbuh terus.

Di usia yang makin dewasa, umumnya kita lebih cendrung untung stuck saja.

25. Punya sahabat dekat itu istimewah

Punya teman yang bisa berbagi keluh kesah hidup itu rasanya enak sekali.

Artinya, kita bisa berbagi dengan orang kepercayaan.

Mungkin , ada yang dari keluarga.

Tapi dari keluarga umumnya ada faktor emosinya.

Kalo teman biasanya lebih objektif saja dalam memandang kita.

Ini mungkin ga semua orang punya, tapi kalo punya maka istimewah.

26. Teruslah berharap

Ya harapan itu penting.

Gapapa kalo sekarang belum menjadi apa-apa, tapi kedepan mungkin akan menjadi sesuatu yang luar biasa.

Ya gapapa.

Yang penting terus lah berjuang untuk mencapai harapan itu.

27. Mencoba hal baru juga gapapa

Iya gapapa mencoba hal baru.

Terkadang sesuatu yang kita sesalkan adalah sesuatu yang belum pernah kita lakukan.

Ga usah dibatasin dengan dinding yang kita buat sendiri.

Jika kamu yakin ya lakukan saja.

28. Hidup ini indah, maka nikmatilah

Aku rasa dunia ini indah.

Ada tumbuhan, banyak warna, banyak manusia.

Coba deh di planet mars atau luar angkasa yang ada hanyalah kesepian ruang hampa.

Nah, maksudnya dunia ini indah jadi nikmatilah dalam setiap saat.

29. Amor Fati

Ya kalo emang sudah takdir nya ya takdir nya saja.

Pada akhirnya, sebelum kita lahir semua sudah ditentukan.

Jadi kita perlu terima takdir dengan catatan sudah maksimalkan usaha.

Lagi pula jangan salah kenikmatan dunia juga mungkin justru mendekatakan diri kita pada neraka.

Jadi tetaplah dunia ada di tangan kita bukan di hati kita.

Nah itu dulu 29 Catatan Hidup di Usia 29.

Semoga bermanfaat ya.

Jakarta, 17 Agustus 2025 Pukul 17. 55 WIB

Salam Warrior

Dari

Rio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *