Titan Run 2025

Mataku mulai terbangun dan waktu menunjukan jam empat sore.

Rasanya badan ini remuk, tapi satu hal yang ku tahu bahwa aku masih hidup dan harus terus maksimal kan hidup.

Sebelum nya nya mataku benar-benar ngantuk sekali dan sesampainya di kasur ya tertidur.

Hm, tapi mulai dari mana ya ?

Baiklah mulai dari pagi hari ini saja.

Kau tahu bahwa terkadang hidup adalah sebuah hal dinamis, ya karena itu penuh dengan kejutan.

Aku terbangun di jam dua pagi dan ternyata masih ada online meeting terkait pekerjaan, artinya ada pekerjaan yang dimulai dari jam kosong pagi ini belum solve.

Ya, jika semua sesuai rencana mestinya tak sampai dua jam semua suda beres.

Ku liat Handphone dan yaudah gabung meeting.

Sebelum nya, aku memang sudah tidur sebelum jam delapan malam.

Alasan nya sederhana, ya ngantuk.

Terlebih, kalo ada keadaan dimana pun yang membutuhkan kita setidaknya kita sudah siap.

Baik tidur, makan, ohlaraga itu mesti jadi prioritas masing – masing.

Sembari menunggu pekerjaan selesai, aku pun juga bergegas untuk makan roti di meja ku dan kemudian mandi untuk ikut event pagi ini yakni event Titan Run 2025.

Ya, aku ikut yang lari sepanjang 17,8 km sih.

Tahun lalu juga ikut di rute yang sama sekarang ya ngulang aja hehe.

Oh iya, aku pun juga nginep di tempat penginapan terdekat dari event ruce.

Alasan nya apa ya ?

Lari jam lima pagi mungkin, ditambah jarak dari rumah ku ke ICE BSD dimana tempat berlangsungnya acara itu sekitar satu jam lebih Lima menit.

Jika dibandingkan dengan jarak antara rumah ku dengan kantor ku di Sudirman sih lebih jauh ya, ya lebih 3 menit lah wkwk.

Tapi karena insting aja sih, terlebih ini lari juga gratis, alias gratis dari kantor hehe.

Aku bergegas dari penginapan ke tempat acara naik motor dengan durasi tempuh sepuluh menit dan berangkat jam empat pagi.

Dan ternyata parkir motor nya jauh juga dari tempat acara.

Untung lebih pagi ya kan.

Aku pun menuju tempat penitipan tas dimana aku rencana lari ga bawa hp alias semua barang ku selain diri ini, baju celana, nomor BIB dan ada jelly itu saja yang kubawah.

Sisanya aku titipkan saja di tempat penitipan.

Setelah itu aku wudhu dan sholat di musholla yang disediakan panitia di dekat event.

Ternyata shubuh lama juga ya sekarang wkwk.

Dulu jam empat pagi kayanya udah adzan, ya bisa dibilang sembari nunggu adzan ya pemanasan di tempat.

Beberapa orang bahkan sholat dengan menggunakan sepatu.

Setelah shubuh langsung ke race dan mendengarkan lagu Indonesia raya.

Dari shubuh itu semua berlangsung cepat, tak sampai lima menit langsung event dimulai.

Aku mulai maju di garis start dengan pelan tapi pasti.

Melihat lingkungan BSD tempat ku berlari mirip dengan lingkungan Pantai pindah Kapuk 2.

Jalanan luas, masih banyak lahan kosong dan enak sekali rasanya lari.

Tapi bagiku ada yang kurang, ya masyarakat sekitar yang kurang banyak orang.

Di luar negeri seperti event world maraton major ataupun lari di UTMB itu lokasi nya berdekatan dengan penduduk dan penduduk sekitar sangat support.

Ya inikan hanya persepsi.

Pelan tapi pasti, pace ku juga menurun kayanya.

Kan aku juga ga tahu pace ku berapa.

Seingat ku, umunya aku di pace antara tujuh ke delapan.

Namun, di kilometer ketiga belas kayanya aku sudah di belakang dimana pace delapan mendahului ku.

Sangat terasa bagiku bahwa meningkatnya berat badan sangat terasa dalam lari.

Maklum yang meningkat itu lemak bukan massa otot.

Pelan tapi pasti, satu kilometer demi kilometer aku lewatin dan sampai di kilometer ke enam belas.

Tapi rasanya perut ku sakit perut wkwk.

Ini kebanyakan minum air di water station kayanya.

Baju ku basah karena terkadang air minum ku tumpahkan ke atas rambut ku agar aku kembali segar lagi dan melihat ke depan fokus lagi.

Akhirnya, di kilometer ke enam belas aku jalan saja.

Pelan tapi pasti aku sudah melihat garis finish dan alhamdulillah aku finis di durasi dua jam dua puluh menit dan langsung mengambil mendali.

Setelah mengambil mendali, aku langsung mengambil tasku di tempat penitipan dan melihat HP dimana mengecek tempat teman-teman ku berkumpul dan sembari hunting makanan gratis kaya duren, soto ayam dan sebagainya.

Ya, event Titan Run ini memang agak unik dimana banyak makanan yang gratis.

Setelah nya aku foto sama teman-teman kantor pulang menuju tempat penginapan.

Sampai di tempat penginapan langsung mandi dan rebahan pastinya wkwk.

Dan juga aku lihat beberapa pesan di WhatsApp ku yang ku prioritaskan.

Seperti beberapa yang alumni Insinyur Profesi Universitas Indonesia yang baru regis di UI connect dimana hari ini jam dua belas siang sudah closed.

Bagi yang belum tahu bahwa UI connect itu kaya aplikasi dalah satu nya pemilihan calon ketua ILUNI UI ya dari sini.

Oh iya, pekan depan juga akan ada musyawarah besar dimana aku salah utusan dari fakultas teknik.

Sudah dipastikan bahwa Sabtu Minggu ku ada di UI.

Ya jalanin saja.

Aku rebahan sampa jam sebelas pagi dan langsung rapihkan barang barang dan pulang kerumah dengan durasi 90 menit kayanya.

Ya, biasa jalanan jakarta kan macet ya delay pastinya kalo siang hari.

Sebelum kerumah, aku mampir beli rujak langganan ku untuk makan siang.

Di tempat rujak dengan orang yang sama ini aku udah beli lebih dari 10 tahun pastinya.

Banyak sekali orang-,orang yang saat ini yang berhubungan dengan ku lebih dari sepuluh tahun.

Kaya tukang listik, tukang hp, tukang nasi goreng, ayam geprek, ya jadi tinggal WA aja biar pesen dan ga nunggu lama.

Sesampainya di rumah aku bersih -bersih dan makan rujak yang tadi lh beli.

Setelah nya tidur wkwk.

Dan aku terbangun di jam empat sore ini, perlahan mataku kembali jernih.

Memang, tidur adalah obat terbaik.

Tapi perutku langsung sakit perut dan langsung ke kamar mandi.

Ku pikir hari akhir ini sudah cukup untuk ku, makanya aku mengetik tulisan ini.

Selanjutnya ya istirahat dan bersama keluarga saja.

Oh iya, pegel juga ya kaki.

Tapi, hari ini adalah hari ulang tahun ku, ulang tahun yang ke 29.

Terima kasih buat teman-teman ku yang mengucapkan hari ulang tahun ku baik ketemu langsung saat lari tadi, via pesan WhatsApp, ataupun telepon yang tak kuangkat tapi aku tahu maksudnya.

Hatur nuhun

Salam

Rio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *