Hati – Hati Dengan Kata -Kata

Aku pikir aku mulai menyadari tentang berhati – hati dalam kata -kata.

Entah kenapa, entah kenapa, semakin kesini makin banyak aja orang yang rasanya terinspirasi dengan ku.

Ya, aku dapat merasakan nya melalui direct message langsung ke nomorku, ataupun ketemu langsung.

Mungkin jumlah nya udah ratusan kali ya, iya kalo dihitung dari awal aku hidup hehe.

Tapi kalo setahun ini jumlah nya mungkin puluhan ya, dihitung sih engga.

Cuman ya perkiraan saja.

Do Your Self & Publikasikan

Sebenarnya aku hanya melakukan apa yang aku lakukan saja dan terkadang baru setahun belakangan ini aku bagikan di sosial media yang ku punya, lebih ke facebook & Whaatsap.

Nah dari situ sepertinya orang – orang sudah mulai tertarik dengan ku.

Puluhan direct message ku masuk ke dalam WA ku, isinya sih lebih ke arah tertarik dengan aktifitas yang ku lakukan.

Jujur saja, aku hanya ingin mengabadikan aktfitas ku, buat apa ?

Ya buat bertemu dengan orang -orang yang sehobi, buat promosi buku, ataupun buat membantu orang lain, itu saja.

Namun, makin kesini makin terasa aku layaknya orang – orang yang begitu baik.

Misalkan saja ada seorang teman ku yang gaji nya dibawah UMR dan bahkan untuk makan saja susah, tapi dia nanya ke aku pengen Gym dengan aku.

Waktu itu aku masih suka gym, dan ku bilang disini saja mas, tentu harga gym nya lumayan mahal saat itu dan penarikan nya auto debt dari bank.

Lalu, dia pun masuk gym tersebut dan seiring dengan kesibukan aku dan aku tidak pergi ke gym maka dia pun juga tidak ke gym.

Kemudian karena tidak sering ke gym, rasanya dia tak mau membayar dari auto debt.

Al hasil, uang nya di rekening tersebut di kosongkan dan pindah ke rekening ATM lainnya.

Tentu, dia tahu bahwa itu hal yang salah, namun apadaya.

Kenapa ini bisa terjadi ?

Karena pertama dia terinpirasi oleh orang lain yang menjadi sosok yang dikagumin nya.

Kedua, karena daya beli nya tak sebanding dengan pengeluaran nya.

Ketiga, karena orang yang berbeda.

Tentu, pada akhirnya umumnya akan balik ke personal orang nya masing – masing.

Bagaimanapun, aku jelas berbeda, tak peduli aku berada di situasi apapun aku dapat beradaptasi.

Ini juga dibuktikan bahwa aku selalu menjadi orang terbaik sejak sekolah menengah dan mungkin hingga sekarang.

Ya, bahkan untuk level nasional.

Tentu, atas dasar itulah aku semestinya tidak bisa menyamakan diriku dengan orang lain.

Dan ketika aku terlalu baik dan menyampaikan dengan kata – kata ke orang lain “Ayo pasti bisa “.

Tentu, orang lain akan mungkin terpengaruh dan aku mengambil bagian dari perjalanan hidup nya.

Kedepan, aku pikir aku harus melihat orang – orang lain secara lebih mendalam.

Dan aku mesti hati – hati dengan kata ku.

Ya, itu saja yang ku pikir & ingin ku tulisakan di jam tiga pagi ini.

Jakarta, 16 Januari 2025 Pukul 03.15 WIB

Refleksi

Jika ada tujuan hidup, aku pikir hanya satu tujuan ku.

Itu adalah kematian.

Jujur saja aku begitu rindu akan kematian, kematian adalah awal tempatĀ  aku akan kembali.

Ya itulah jawaban apa yang kurasakan. Sisanya dunia ya begitu.

Namun terkadang aku juga merasa hidup, aku menikmati momen demi momen dalam kehidupan ku.

Tak ada yang ku sesalkan dalam hidup ini.

Semuanya pasti sudah jalan tuhan.

Hm, tapi kok aku belum mati ya ?

Aku sudah mengatakan bahwa jika aku terus hidup, maka dunia akan berubah.

Tentu, perubahan besar terkadang dilakukan oleh sekecil kelompok, dan bahkan terkadang satu orang yang menginisiasinya.

Jika demikian, aku ga punya pilihan selain lagi selain bertarung dalam hidup.

Hm, bertarung ya.

Entah lah, aku tak pernah berniat bertarung dengan siapapun.

Namun, jika kedepan ada pertarungan dalam hidup yang mesti ku hadapi, majulah.

Jika aku menang artinya aku masih hidup dan meneruskannya pertarungan.

Jika aku kalah artinya aku menang karena sudah mencapai kematian.

Sebuah gerbang awal menuju keabadian.

Dunia, semesta dan seluruh kehidupan ini mestinya ada di tangan ku. Bukan, di hatiku, amin.

Jakarta, 13 Januari 2025

Resolusi 2025

Resolusi ya.

Hm, apa ya. Bagaimana ya aku memulai tulisan ini.

Tapi, pertama – tama selamat datang tahun 2025.

Tentu, namanya hari pertama dalam setiap tahun pasti kita memiliki banyak harapan.

Dan ya, ku pikir tahun 2025 sudah tahun yang normal.

Maksudnya ?

Ya kembali ke tahun 2018 atu 2019.

Tahun yang benar-benar terasa sangat sibuk di ujung dunia, rasanya semua itu begitu cepat saja dan hetic.

Dan ku rasa tahun 2025 seperti itu.

Sebenarnya tahun 2023 itu sudah mulai rame lagi, dan makin rame di tahun 2024.

Semua event kaya lari dan lainnya bener-bener rame di tahun 2024, tapi ya karena itu makin nambah tahun makin rame kan agenda nya.

Aku pikir tahun 2025 seperti itu.

Resolusi

Resolusi itu sih kalo menurut pengertian aku ya rencana yang kita tulis dan impikan dapat terjadi.

Kalo resolusi tahunan ya rencana yang kita harapkan terjadi di tahun tersebut.

Apa ya ? Wkwk.

Sebenarnya target utama aku kan kembali ke akhirat dengan cara terbaik.

Jadi, di dunia mesti melakukan yang terbaik.

Tapi, kalo sekarang pasti ada lebih list detail yang udah aku bikin sih.

Ya yang detail juga ada kaya donor darah, lari dan semacam nya.

Tapi kaya kurang nendang aja gitu hehe.

Maksudnya, kaya aku merasa tahun ini ” Gue mesti begini nih “.

Ya mungkin kata orang kurang ambis, tapi ya beginilah, tapi hidup jadi tenang aja.

Aku juga ga tahu apakah itu benar atau salah, ya namanya juga proses belajar.

Tapi, menjalani hidup dengan tidak keambisan dan ketenangan rasanya enjoy aja.

Ya kalo ditanya melakukan yang terbaik ya tetap aja.

Tentang website

Oh iya, aku tahu jumlah pembaca ku makin banyak.

Ya tentu, melonjak di tahun 2024 dibandingkan tahun-tahun sebelum nya.

Dan di tahun 2024 ini merupakan yang banyak aku menulis di website.

Perlu di ingatkan bahwa website ini bukanlah website yang menceritakan kesuksesan ku, bukan.

Ini website pribadi yang berisi curhatan.

Ya sederhana saja, menulis, itu saja.

Jadi, ya banyak kegagalan, banyak hal lainnya juga kok, jadi tenang saja hehe.

Berkarya

Oh iya, temen-temen jangan lupa juga berkarya ya.

Berkarya dari apa yang bisa di lakukan, terus share ke yang lain.

Percaya diri aja terhadap karya nya, lagi pula kan kaga merugikan orang lain.

Kalo dengerin orang muluh mah ga ada habisnya.

Ingat, nabi Muhammad SAW yang mulia saja masih banyak aja tuh yang musuhin.

Ya hidup di dunia nah wajar ada yang suka dan ada yang ga suka, biasa.

Jujur

Jujur gue bingung mau nulis apa lagi ya wkwk.

Ya jalanin saja hidup ya.

Tapi mungkin sekarang ada target lari 2025 KM sepanjang tahun 2025 ini, ini juga target dari temen – temen FTUI runners.

Kita lihat ya nanti apakah aku bisa masuk sebagai yang berhasil atau engga nya hehe.

Yowis, semangat di tahun baru ini ya.

Semoga tahun ini segala hal baik terjadi, amin.

Jakarta, 01 Januari 2025 pukul 07.20 WIB

Terima Kasih 2024

Terima Kasih 2024.

Sebuah catatan dari aku untuk aku selama tahun 2024.

Pertama-tama, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang & semua hal hal yang terjadi selama tahun 2024.

Ya, aku ingin ucapkan terima kasih untuk segalanya.

Kedua, tahun berasa cepat ya ?

Aku pikir begitu, tapi itulah hidup.

Apapun yang terjadi maka waktu terus berjalan, jadi keep going.

Ketiga, aku ingin menuliskan kegiatan ku selama tahun 2024 ini dan catatan dalam setiap kegiatan ku.

Aku bermaksud menulis untuk diriku sendiri sebagai pengingat jika suatu hari nanti aku membaca tulisan ini, maka aku ingat apa yang terjadi di tahun 2024 ini.

Kemudian, jika tulisan ini bermanfaat kepada para pembaca, alhamdulillah.

Mari kita mulai.

Berikut beberapa kegiatan ku :

Kerja. Laki harus kerja.

Dengan bekerja & bertanggung jawab kita menjaga harga diri kita.

Nah, memilih pekerjaan yang tepat dengan diri kita itu sangat penting.

Kenapa ?

Karena waktu terbanyak laki-laki adalah bekerja.

Tidur yang cukup.

Bagiku tidur itu bagian dari produktifitas juga, jadi jangan salah bahwa tidur yang cukup itu penting sekali.

Berapa lama tidur yang cukup ?

Menurutku sekitar 6 – 8 jam sehari.

Namun, terkadang ada saat hari dimana kita mesti bergadang dan kurang tidur, ya gapapa, tinggal disesuaikan saja.

Berkarya.

Tentu, setiap orang dapat memilih karya nya masing-masing.

Ada yang jadi penulis buku, ada yang jadi koki, ataupun lainnya.

Intinya, kita mesti berkarya dalam positif.

Dalam hal berkarya, aku memilih menulis.

Ya karena suka baca buku & suka menulis juga.

Alhamdulillah, di tahun ini telah release 2 buku karya ku.

Memiliki Hobi.

Hobi, ini penting banget sih agar dunia kita ga monoton saja.

Setiap orang memiliki hobi yang beda-beda.

Kalo hobi ku sih lari ya, itu juga mulai rutin di tahun ini.

Jika kau tanya padaku, kalau bisa jika kita masih muda memiliki hobi yang dimana kita ingin kompeten di bidang itu ?

Alasan nya sederhana bahwa kita masih punya banyak waktu untuk terus belajar & belatih.

Ngaji.

Ya, ngaji ya.

Jujur saja, setelah lulus kuliah itu banyak hal kesibukan di dunia ini.

Sedangkan mengaji ?

Ya begitu dah.

Namun, ngaji itu penting.

Aku pun demikian, ngaji di lembaga Quran Al-Ustmani.

Ya secara daring, mengingat aku saat ini bisanya daring.

Terus kalo merasa sudah tua tapi ngaji ?

Eits jangan salah, kelas ku saja banyak yang usia kepala lima puluh & diatas nya juga.

Masa sih, kalo nanti kita sudah diakhirat & ketemu tuhan kita masih ga bisa ngaji ?

Jangan ya !

Traveling.

Aku pikir bahwa aku bukan seorang yang rutin traveling.

Kenapa ya ?

Hm, udah dari dulu kayanya begitu.

Namun, tetap saja menurutku traveling itu penting.

Kalo aku sih siasatinya ya traveling sebisa mungkin saja.

Misal nih ya ?

Kita lagi keluar kota, setelah urusan pekerjaan selesai bisalah jalan-jalan sebentar.

Menurutku ke pasar tradisional saja sudah cukup untuk traveling.

Menulis.

Tentu, ini spesifik sekali.

Ya, menulis bisa di buku tulis, bisa juga di hp.

Menulis juga bukan hanya untuk menulis buku.

Bisa juga dengan menulis agenda harian, bulanan & catatan lainnya.

Dengan menulis rasanya hidup lebih terarah saja.

Ikut komunitas.

Hm, ini sih baru tahun ini ya aku ikut nya.

Cuman menurutku penting sih ikut komunitas.

Alasan nya ya karena kalo komunitas itu kita udah punya tujuan yang sama.

Kalo aku sih ikut komunitas Member of Nature ( Mona ) dari WWF ID, sebuah komunitas yang bergerak untuk berjuang terhadap alam & satwa liar.

Serta, ikut komunitas FTUI runners, alumni FTUI yang suka lari.

Enaknya komunitas itu, lebih fleksibel saja terkait waktu & lainnya.

Ikut organisasi.

Ya, ini juga di tahun ini sih aku ikut.

Tapi penting sih, karena kita bisa bertemu dengan teman – teman baru dan juga memiliki tujuan yang sama terkait ikut organisasi.

Jika dibandingkan dengan komunitas, kalo organisasi itu ada AD ART ( Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga ) nya.

Pasti jauh lebih serius.

Nah, kalo aku ikut organisasi di Ikatan Alumni Insinyur FTUI, wadah dari alumni insinyur FTUI .

Serta, sebagai relawan Korps Sukarela ( KSR ) Palang Merah Indonesia wilayah Jakarta Timur.

Berkontribusi sosial.

Ya, apapun itu.

Kebetulan ya karena aku ikut sebagai relawan Korps Sukarela ( KSR ) Palang Merah Indonesia wilayah Jakarta Timur, jadi sudah sekalian.

Banyak hal sih yang sudah lakukan, seperti mengajar Palang Merah Remaja ( PMR ) tingkat SD, SMP, SMA.

Lalu, membantu korban kebakaran secara penanganan luka, berbagi luka, pengantaran jenazah, pengantaran ibu hamil dari rumah ke rumah sakit & banyak deh.

Semuanya ku lakukan di kotaku, Jakarta Timur.

Me time.

Ini penting sih, kadang kita lupa berpikir untuk diri sendiri & terlalu banyak kesibukan saja di dunia ini.

Me time artinya berbicara dengan diri sendiri, misalnya ” Gue mau ngapain ya ” dan semacam nya.

Dan jangan terlalu banyak ngobrol yang ga penting apalagi gosip, itu kata orang bijak sih hehe.

Next Your Level.

Maksudnya ya naikin level mu, apapun itu.

Misal yang belum bisa bahasa inggris ya jadi bisa basa inggris, yang bisa nya lari 10 KM ya bisa diusahakan untuk lari 42 KM.

Atau cari hobi baru, artinya kita mesti next your level.

Nah ini baru dua belas point yang ku ingat secara random saja.

Membuka laptop, sambil menulis di tempat makan mall.

Kadang ide datang begitu saja, dan kau hanya perlu menulis nya.

Sisanya mah banyak, banyak sekali yang bisa aku petik dari tahun 2024 ini.

Keluarga, dan Ibadah tepat waktu & lainnya pun juga belum ditulis kan.

Terkadang, kau hanya perlu menulis dan mempublikasikan apa yang ingin kau publikasikan.

Kalo aku sih pengen dikenal karna karya ya.

Kan orang beda-beda.

Ok, sekali lagi terima kasih tahun 2024 atas segalanya.

Aku tutup tulisan ku di tahun 2024 ini di facebok melalui tulisan ini.

Jakarta, 29 Desember 2024 Pukul 19.20 WIB

Salam hormat

Rio Agustian Fajarin

Laki – laki & Kerja

Harga diri laki-laki ialah bekerja dan bertanggung jawab.

Aku pikir sejak kapan quotes itu sudah tertanam di dalam otak ku, aku pun tak tahu.

Jujur saja quotes itu yang selalu terngiang-ngiang di dalam otak ku, ketika aku mulai malas bekerja, ku pejamkan mata dan mengingat quotes itu rasanya seperti ada energi yang memasuki badan.

Ya, kerja.

Tentu, aku pun juga teringat dengan adanya nasehat bahwa dalam hidup ada satu hal yang tak boleh laki-laki pilih, jujur saja aku tak tahu pada saat itu.

Ku lanjutkan membaca halaman buku itu dan jawabannya adalah pekerjaan.

” Hah pekerjaan ” ? Pikirku.

Tapi ternyata benar, kenapa ?

Ya karena sebagian besar waktu laki-laki adalah bekerja.

Sehingga, ketika kita salah dalam memilih pekerjaan maka yang terjadi ialah mengeluh, dan namanya mengeluh akan menjadi efek domino ya jadi tidak mensyukuri pekerjaan, mendapatkan dosa, dan dapat membuat lingkungan sekitar nya menjadi aura negatif.

Jika kau tanya padaku apa yang salah tidak boleh salah dalam memilih jika perempuan ?

Jawabannya ialah memilih pasangan hidup.

Alasannya sama, yakni perempuan menghabiskan banyak waktu nya dengan di pimpin oleh suaminya.

Pagi dan kerja

Kau tahu bahwa terkadang dalam membuat hari yang hebat, yang kau butuhkan hanyalah membuat pagi mu yang hebat.

Bagaimana awalnya ?

Ya jika kalau kau tanya padaku maka dimulai dengan tahajud, lalu sholat shubuh di masjid, lalu membuat agenda hari mau ngapain aja dan langsung gas untuk kerja.

Kadang kalo bisa kita bisa berangkat kerja ke kantor tak bahkan sebelum matahari muncul di langit, dan pulang pun setelah matahari tenggelam di langit.

Kenapa ?

Ya karena kalo pagi itu waktu berkah, kalo kita gagal di pagi hari ya agak sulit buat berhasil di satu hari tersebut.

Jika berhasil di pagi hari, ku pikir semuanya akan lebih mudah.

Terus jika ada yang bilang “ Kalo pekerjaan saya selalu Working From Home gimana ? ”

Ya gapapa, kerja saja dan disesuaikan.

Lagi pula hal yang selalu mesti diingat dan disiapkan oleh seorang muslim itu ialah kematian nya.

Kematian tidak kenal usia, tidak kenal jabatan ataupun segala hal di dunia.

Hakikat hidup ialah menjalani suka & duka, dan nanti apakah kita akan mendekati atau bahkan menjauhi nya, itu yang penting.

Ada yang bilang ? ” Ih, pagi-pagi dia ga kerja soalnya dia kan udah sukses ? “

Ya tuhan, apakah dia tak tahu bahwa sesungguhnya manusia berada dalam lingkaran kerugian, kecuali bagi orang yang bertaqwa.

Ya, nikmat dunia itu juga ujian.

Miskin menderita ?

Itu juga ujian, apakah kita tabah dalam menjalani nya ?

Lalu apa yang mesti kita lakukan?

Jelas bahwa Al Qur’an sudah menjelaskan bahwa tujuan manusia hanyalah menjadi pemimpin di muka bumi dan menjadi hamba Allah.

Sehingga, tujuan nya ya kesitu.

Semua yang kita lakukan mesti kita bingkai ibadah untuk kesitu.

Kemudian, rasanya ketika pagi kita sukses, kemudian menjalani hari dengan bekerja.

Ya walau pasti ada saja suka duka nya, lalu pulang kerumah.

Rasanya bangga sekali, bahwa kita sudah bekerja keras, bahkan mungkin bekerja cerdas.

Rasa seperti itu bukanlah sesuatu yang bisa dibeli dengan uang.

Kerja.

Laki harus kerja.

Walaupun sudah punya banyak uang, banyak kekuasaan, tetap mesti kerja.

Ya disesuaikan saja.

Kerja sampai kapan ?

Sampai hari kemenangan, hari kematian.

Ngomong ngomong masalah uang, teringat 5 tahun lalu dimana aku ingin sekali rasanya finansial freedom.

Ya merdeka secara finansial, aku baca banyak buku baik dalam negeri, luar negeri dan terus menabung. Bacaan nya apa ?

Banyak, percaya deh hehe.

Tapi setelah menjalani nya dan mulai merasa sedikit agak finansial freedom.

Tahu apa yang ku rasakan saat itu ?

Asli bosen banget, kerjaan ku ya baca buku saja terus, ngajak temen eh dia bilang kerja.

Dan, setelah itu, udah ga kepikiran lagi mau finansial freedom sebagai target.

Padahal umur aja belum kesampean, duniawi aja terus.

Nah, itu finansial freedom gapapa jadi point tertentu, tapi juga kita mesti menikmati momen yang ada, bersyukur kan juga dapat pahala hehe.

Nah kan kepanjangan, mungkin aku bisa menulis lebih detail tentang kerja juga dalam buku TANBERIO ( Jantan Bersama Rio ) wkwk.

Di doakan saja.

Kepada para pria, banggalah & hadapilah dunia bahwa kita kerja, untuk menjaga harga diri kita.

Sebuah catatan kecil di hp setelah pulang kerja pada tanggal

10 Desember 2024 pukul 21.50 WIB

Seorang pria yang sedang berjuang juga
Rio

Menikmati kebahagian dengan cara sederhana

Entah kenapa belakangan ini aku merasa bahagia.

Merasa bahagia dengan cara sederhana.

Bisa tidur yang cukup kok bahagia, bisa kembali ke rumah kok bahagia, bisa minum kopi yang enak kok bahagia, bahkan bisa berbagai hal lain pun bahagia.

Hm, gimana ya jelasin nya.

Mungkin ga semua orang bisa tidur yang cukup, bahkan katanya di Jakarta saja aja ada keluarga yang tidur saja per shift, hal ni terjadi karena Anggota keluarga yang banyak tapi tidak cukup ruangan tidurnya.

Serta, bisa kembali ke rumah kok juga bahagia, ini karena ga semua orang bisa kembali ke rumah, ada yang merantau, atau ada yang pengen kembali ke rumah namun karena kerja jadi mesti berbulan bulan dulu untuk kembali ke rumah, kok jadi inget sesuatu ya wkwk.

Bahkan, minum kopi saja juga bahagia, dah lah wkwk.

Ya, terkadang ada momen dalam hidup yang menyadarkan ” Ih gue beruntung banget ya “.

Hm, kadang kita sibuk mencari bukan sibuk menjadi.

Padahal banyak hal yang terjadi di lingkungan kita yang mesti kita syukuri.

Aura

Aura ya.

Hm, itu sesuatu yang tak terlihat tapi kita dapat merasakan nya.

Kadang nih aura itu juga membuat kita ingin dekat atau jauh dengan seseorang.

Misal yang ingin kita membuat jauh ya ada orang tersebut yang ngeluh saja kerjaa an nya.

Atau, ada orang yang minta bantuan kita, misal dia minta data tapi minta buru-buru, tapi sok ngatur padahal kita ga ada kewajiban dan sifat nya membantu.

Nah udah dibantu tapi kok malah songong.

Nah yaudah orang kaya gitu, cukup jadi rekan profesional saja, bukan rekan hidup.

Dan percaya lah orang-orang kaya gitu ga akan kemana – mana alias ya akan stuck pada level tertentu jika dia tak berubah.

Ya karena, udah dibantu tapi malah meminta lebih.

Hm, jauh – jauh deh.

Nah itu yang namanya aura, tapi aja juga yang kita pengen bisa dekat dengan dia, misalkan saja ada orang yang begitu menginspirasi, dia kok bisa jujur banget, bisa kerja keras banget.

Rasanya, kita pengen deket dengan dia. Ngga tau kenapa ya.

Bisa dibilang aura yang sempurna ya aura nya nabi Muhammad SAW.

Itu contoh sempurna dari sudi tauladan yang baik.

Menaklukkan dunia adalah menaklukkan pagi

Ya, hari ini aku menemukan quotes itu tanpa disengaja.

Kalo dipikir bener juga sih, dalam pagi itu terdapat kemurnian, semangat baru, bahkan Malaikat juga banyak turun dalam sepertiga malam terakhir atau orang Islam sebut nya menjelang shubuh.

Hm, quotes yang luar biasa.

Tapi kok kadang aku juga jam 1 an udah bangun ya belakang ini.

Ini mungkin karena biasanya jam 7 malam atau habis isya aku langsung tidur.

Entah kenapa badan kalo udah di kasur cape banget dan langsung tidur.

Bisa dibilang cape banget.

Oh iya cape banget juga bukan masalah kita menjalani keras nya dalam menjalani aktifitas selama satu harian, tapi juga menjalani aktifitas secara kualitas.

Berpikir dan membuat keputusan yang tepat juga itu sangat menguras tenaga, asli.

Dan memang tugas seorang pemimpin kalo kata Rockefeller yakni berpikir, membuat keputusan, dan mengarahkan.

Namun, kan input nya juga juga banyak, mesti membaca, mesti mendengarkan dan lainnya. Ga heran juga sih kalo sekarang begini.

Ya karena dari dulu udah denger quotes,

Leiden is lidjen,

Quotes dalam bahasa Belanda yang artinya bahwa memimpin adalah menderita.

Kenapa ?

Lah karena punya area tanggung jawab yang lebih daripada anggota biasa aja.

Hm, ku pikir itu dulu saja saat ini ya.

Jakarta, 05 Desember 2024 Pukul 02.10 WIB

Ya gitu

Alhamdulillah, kembali ke website ini ya.

Rasanya sudah lama sekali aku tak menulis di website ini.

Ya, banyak hal yang terjadi, banyak sekali, banyak juga yang di luar prediksi ku.

Namun, itulah hidup Semuanya serba suprise.

Oh iya, apa kabar kalian ?

Semoga kalian sehat selalu, semangat, dan terus berkembang menjadi lebih baik lagi ya, amin.

By the way, saking lamanya aku sudah tidak menulis di website ini, sampe bingung mau mulai nulis dari mana ya wkwk.

Gitu dah.

Yowis, random aja lah ya.

Jujur saja, dengan menulis kita juga melampiaskan perasaan kita dalam bentuk tulisan, sehingga mengurangi strees.

Ku pikir belakangan ini badanku ku kurang sehat & banyak pikiran juga karena tidak lama menlis di website ini.

Quotes

Dont wake up to watch the sunrise, wake up early and let the sun watch you rise

Asli, aku nemuin quotes ini tanpa sengaja.

Dan ya, bagus sekali.

Jujur saya sepertinya quotes juga penting.

Iya, bikin semangat deh.

Nah, simple nya jangan mager, tunjukkan pada matahari bahwa kita bekerja.

Jangan buang -bang waktu

Asli ga sih sih, rasanya waktu terbuai begitu saja.

Banyak hal yang tidak begitu penting kita buang saja, seperti main games, nonton video dan lainnya, eh tiba-tiba sudah di penghujung tahun.

Ya tuhan, cepet banget ya waktu berlalu.

Bentar, izin dulu sampe sini dulu, kok tiba-tiba ga fokus ya.

Nanti kita lanjut lagi, thanks !

Minggu, 24 November 2024

Hm

Dalam beberapa hal aku pikir aku menyadari sesuatu, sesuatu yang sebenarnya sederhana tapi sangat berharga.

Ya tuhan, aku hanya ingin kembali kepada mu, kembali ke surga.

Namun, sepertinya jalan untuk mencapai itu adalah sesuatu yang sulit dan panjang.

Jadi, baiknya dari mana ya ?

Hm, baiklah, pertama hidup adalah misteri.

Ya, misteri.

Aku punya temen yang dulu berhijab tapi sekarang tidak berhijab, dulu ada temen yang tidak berhijab tapi justru sekarang berhijab.

Ada yang beberapa tahun lalu udah nikah tapi sekarang sudah cerai, ada yang saat ini bahkan juga belum nikah, ada yang dulu miskin sekarang jadi orang kaya,  ada yang dulu kaya tapi sekarang jadi orang miskin.

Hm, kenapa ya ?

Ya itulah misteri.

Tapi, mungkin mindset ya.

Bener sih, maksudnya badan itu hanyalah tampilan luar, tapi mindset itu yang ada di dalam otak, dan yang menggerakkan badan.

Nah, mindset itu yang penting, dan mindset lah yang membuat seseorang bisa melihat kedepan beberapa tahun lagi.

Kedua, apa ya.

Hm, waktu sih.

Ketika aku di atas gunung Grasberg, aku selalu berpikir ” Aku mau ngapain aja yang dalam hidup ? “

Terkadang aku juga menyadari ketika aku terbang dari Soekarno Hatta ke Tembagapura, aku melihat kota jakarta yang penuh warna cahaya dalam gelap malam dan berpikir

” Apakah aku akan menghabiskan waktuku hanya untuk membeli tanah yang tak seberapa hektar itu ? “ Tentu bagi beberapa orang itu benar saja.

Tapi, ku pikir aku punya takdir yang berbeda. Bahkan, aku juga akan melahirkan sebuah ideologi baru di dunia ini, yang bernama RA.

Dalam sejarah manusia, tidak banyak orang yang melahirkannya sebuah ideologi.

Ya, saat ini ada milarian manusia hidup, kenapa aku yang melahirkan ideologi?

Ya aku tak menghitung jumlah populasi, aku hanya melakukan apa yang mesti dilakukan.

Ketiga, menulis.

Hm, rasanya udah cape aku nulis kalo lihat laptop.

Sudah ribuan email, dan ratusan chat yang ada laptop ku, ya begitulah.

Terkadang, aku melihat luar laptop dengan tatapan kosong.

Anjirlah, ya siasatinya ya dengan menulis di buku terkait task apa ya mesti dilakukan, satu task selesai kemudian restart laptop lagi.

Ya in terkadang special case aja sih.

Bentar, ngantuk banget tiba-tiba. Izin dulu ya.

Bekasi, 11 November 2024 Pukul 22.00 WIB

Sebuah Refleksi

Dalam beberapa hal, ku pikir orang sepertiku ku merupakan orang yang penuh dengan resiko.

Ya tentu, ku pikir amanah terus berdatangan tapi tak ada agenda aku yang berkurang, mungkin bisa saja mendelegasikan kepada orang lain.

Namun, entahlah, ada beberapa yang menurutku kurang saja jika harus dikerjakan orang lain.

Terlebih, ku pikir energi ku tak begitu kuat di malam hari.

Ya bisa dibilang energi terbatas tapi punya banyak amanah.

Menjadi Ketua

Ya, saat ini ku banyak menjadi ketua.

Dan semuanya bukan karena aku yang memilih atau mengajukan, tapi ya dipilih atau biasa disebut sebagai diamanahkan.

Sering nya aku bilang ” Siap “ , ya siap saja.

Siap karena yakin bisa memimpin mereka, namun aku juga terkadang tak sadar bahwa aku punya amanah lain dan energi ku terbatas.

Namun lucunya, hiburan ku ya mereka lagi, alias ke situ lagi.

Misalkan saja, lari pagi bersama member of nature ( MONA ) by WWF Indonesia.

Mungkin beberapa berpikir bahwa aku ikut organisasi itu, padahal bagiku itu hiburan ku.

Ya kebetulan saja dengan mereka.

Bisa dibilang, selain liburan sebagai relawan, ya paling ke alam, paling baca buku, dan paling tidur.

Namun kusadari bahwa kedepan mungkin ga semua amanah aku akan siapkan, tentu itu juga atas saran teman ku, Ega yang menyampaikan hal yang sama padaku.

Takutnya, aku juga lupa karena saking sibuknya untuk menulis buku ku.

Ya, bisa dibilang menulis buku adalah kerja untuk keabadian.

Energi

Semakin banyak amanah, rasanya tidur adalah sesuatu yang sangat berharga.

Tanpa tidur pasti lemah badanku, begitupula tanpa makan.

Saat ini badan ku masih sehat wal Afiat karena masih cukup tidur dan cukup makan, walau ohlaraga sudah tidak begitu sering lagi.

Ya, berat badan ku nambah saja terus.

Aku pikir aku akan ohlaraga lagi !.

Ya afirmasi positif dulu ya hehe.

Maka sebaik-baik nya contoh ya nabi Muhammad SAW, beliau itu tanggung jawab nya banyak tapi bisa menyeimbangkan waktu nya yang baik untuk dunia dan akhirat.

Masya Allah.

Lagi pula, guruku pas di asrama juga selalu bilang bahwa menjadi pemimpin adalah melalui jalur penderitaan, artinya dia mesti menderita, bisa jadi tidak punya banyak waktu untuk keluarga nya.

Ya begitulah, itulah kehidupan kan, ga semua hal sesuai dengan apa yang kita mau.

Apa yang ku tunggu

Kematian. Itulah yang paling aku tunggu, tiada lain tiada bukan.

Sialnya, aku ga tahu kapan aku mati.

Oleh karena itu, aku harus mengisi waktu ku dengan sebaik-baik nya.

Jika aku terus hidup, maka perubahan dunia akan terus terjadi.

Terlebih, di Desember 2024 ini Ideologi RA ku sudah mulai tersebar, ya gimana lagi ya, sudah takdir tuhan seperti nya.

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa dari 6 miliar manusia di bumi kenapa akulah yang membuat ideologi baru di dunia saat ini.

Ya ku jawab ” mana ku tahu terkait jumlah populasi, jika kau ingin menghitung, sudah hitung saja. Tugasku ya menulis apa yang ku yakini ” ya itulah jawaban ku.

Lagi pula, RA itu adalah salah satu manifesto terbaik dalam sejarah peradaban manusia, itu jika kau tanya padaku.

Kenapa ?

RA itu isinya banyak kejujuran, kemurnian, kebenaran, dan keimanan.

Sedangkan ideologi sekarang banyaknya urusan duniawi saja, menuhankan manusia, mereka anggap bahwa jika seorang dengan ekonomi biasa saja maka dianggap sebagai orang yang kurang sukses, sedangkan yang ekonomi nya bagus dicap sebagai orang sukses.

Padahal, kenikmatan juga terkadang ujian.

Ya, RA juga membahas itu

Sebuah Refleksi di tanggal 05 November 2024 Pukul 03.50 WIB

Rasa Baru

Aku pikir aku sudah lama sekali tidak menulis di website ini.

Ya, itulah yang kurasakan.

Jujur saja, bahwa rasanya makin kesini makin sibuk saja.

Ada saja amanah baru, ada saja tanggung jawab baru.

Tapi ya begitulah hidup, terkadang apa yang kita rencanakan dengan yang terjadi bisa saja berbeda.

Akhir-akhir ini juga ketika aku sampai dirumah, kurang dari 10 menit langsung saja terlelap.

Ya rasanya badan cape sekali, dan ketika sudah di kasur entah kenapa langsung tidur.

Itulah pola yang terjadi.

Aku pikir itu bagus juga dikarenakan badan mengaktifkan rasa pemulihan diri.

Dan ya, ketika aku bangun dari tidur, aku pun langsung melanjutkan aktifitas.

Tentu, orang sepertiku bahwa aku banyak menggunakan otak ku, bukan orang lain juga tak menggunakan otak, bukan !.

Itu bukan yang ku maksud, namun keputusan ku itu akan berdampak bagi orang lain.

Dan ya, keputusannya lebih berharga daripada badan ku sendiri.

Waktu

Pasti, hal yang paling penting sekarang rasanya waktu.

Sudah jelas sekali, aku saat ini butuh waktu tambahan.

Mungkin ada yang bilang ” Manajemen waktu mu saja yang kacau “.

Ya bisa jadi, aku tak ingin menampik dan layaknya seorang yang membela diri.

Aku masih terus belajar.

Tentu, jika di Jakarta kendaraan naik motor pun menjadi yang terbaik.

Bahkan tak peduli jika naik mobil online gratis, akan tetap menjadi naik motor jika pada hari Senin -Jumat.

Benar, tanpa terasa waktu menunggu itu berharga sekali, dan terkadang menguras energi banyak.

Refleksi

Tentu, apakah yang selama ini kita lakukan benar ?

Pertanyaan itu mesti kita tanyakan pada diri kita masing – masing.

Dan kita sendiri lah yang memutuskan nya.

Jangan – jangan waktu yang terbuang begitu saja secara cuma-cuma, itulah yang di ingatkan dalam Alquran.

Harapan

Harapan, harapan ku ialah kematian, itu saja.

Namun, aku sudah masuk dalam kehidupan ini, ya ga tahu kapan kembali ke awal lagi, kembali ke surga.

Karena ga tahu kapan akan mati, ya itulah perlu mikir ” Hidup mau ngapain aja ya ? “.

Ohlaraga

Tentu, bahkan sekarang berat badan ku naik.

Berapa ?

Ya lumayan.

Dulu aku kurus sekali, tapi makin kesini makin sangat gemuk, tumbuh ke samping.

Biasanya aku ohlaraga saat weekend, ya makin kesini makin sibuk aja rasanya, ada kondangan lah, bangun kesiangan lah dan macam-macam.

Nah kan, akan ada selalu alasan dalam pembelaan.

Aku mesti ohlaraga lagi.

Sudah dulu ya.

Jakarta pukul 02.10 WIB pada tanggal 31 Oktober 2024 dengan diiringi surat-surat juz 30 dari YouTube.

Terima kasih Oktober 2024