Serba-Serbi Buka Puasa

Ramadhan.

Ya, ramadhan.

Sejak ramadhan tiba rasanya pasti akan selalu ada buka bersama.

Tentu, undangan buka puasa bersama pun terus saja.

Dan ya, ada saja yang bentrok, terutama di hari Jumat – Minggu.

Namun, bukan itu yang ingin ku ceritakan dalam tulisan ini.

Hm, bagaimana ya aku harus memulai.

Mungkin kita mulai dari masalah

Target dunia

Target dunia, iya.

Ada saja yang dibahas seperti ” Kerja dimana sekarang “, ” Project apa yang ditangani ” ” Kapan naik jabatan ” “, Kapan nikah ” .

Kapan, kapan, dan kapan lagi.

Rasanya kita terus mengejar sesuatu saja.

Mungkin kita mesti lebih bijak bertanya.

Pertanyaan yang habis pun terjadi, ada saja ” Kapan punya anak “, ” Kapan beli rumah ” dan semacamnya.

Mungkin acara buka puasa bersama jadi sebagian orang males untuk datang.

Kenapa ?

Ya karena males saja menanggapi pertanyaan – pertanyaan itu.

Sedangkan Idul Fitri, ya mau ga mau datang kan, umumnya karena keluarga kan.

Iya, terkadang kita menyarankan orang lain padahal orang tersebut tidak meminta nasehat dari kita. Ini sering banget terjadi.

Padahal, orang yang memberikan nasehat juga belum tentu lebih baik dari kita.

Tapi ya begitulah, kita dengerin saja.

Kita juga mesti berterimakasih karena orang tersebut memberikan nasehat & doa untuk kita.

Namun, target dunia tak kan ada habisnya, sampai kita memiliki bumi ini saja, kita pun mungkin ini memiliki alam semesta ini. Sekali lagi teman-teman, biasakan lah ” Jangan memberikan nasehat jika tidak diminta “

Ngumpul kembali

Entah kapan agenda bukber itu juga sebagai acara reunian.

Rasanya, bertemu dengan teman yang sudah satu tahun, lima tahun atau lebih itu umumnya juga di buka bersama.

Dan ketika kita ngumpul kembali, kayanya baru kemarin ya kita ketemu.

Ya, waktu cepat sekali berlalu.

Setelah nya kita merefleksikan kembali ” Apa gue telat ya “, ya telat dalam hal apapun.

Namun percayalah teman-teman, rejeki, jodoh, maut sudah ada yang ngatur.

Aku tahu bahwa para pembaca ku ini umumnya usia 40 tahun kebawah, dan ya kita sebagai generasi penerus harus lebih baik daripada generasi sekarang.

Entah bijak dalam bertanya, bijak dalam menjawab dan lainnya.

Ya Allah, berlatihlah hidup kami.

Jakarta, 09 Maret 2025 Pukul 08.20 WIB

Bosan

Dalam beberapa hal hidup rasanya kita itu mengalami rasa kebosanan.

Tentu, aku juga sering merasakan itu.

Kenapa sih bosen ya ?

Hm, sejujur nya mungkin ada penelitian ilmiah tentang rasa bosan ini secara detail.

Namun ku pikir, di blog ini aku hanya ingin membagikan pengalaman ku saja.

Rasa bosan

Rasa bosan ya, hm. Itu terjadi karena kaya nya rutinitas aja ga sih.

Terus kaya pekerjaan monoton saja, atau pun kaya yang biasa kita lakuin aja.

Rasa bosan itu terjadi juga kadang bahkan dengan melakukan pekerjaan menarik yang dilakukan sehari – hari.

Ya rutinitas sih.

Tapi ku pikir semua orang juga merasakan hal yang sama.

Namun, apa ya yang seharusnya dilakukan ?

Mungkin ini kali ya yang bis aku bagikan.

Dan tentu aku pun masih belajar cara menangani rasa bosan ini. Oke, lanjut saja.

1. Ingat susah nya cari kerja

Iya, pernah ga sih moment pas kita cari kerja tuh susah banget ?

Nah ini sih moment yang mesti diingat, kenapa ?

Ya karena rasa bosan itu kaya nya bisa langsung hilang dengan mindset ini hehe.

Beh, mending cape kerja sih daripada cape dengan mencari kerja hehe.

2. Tidur

Iya tidur, terkadang ada saja dimana hidup itu bener-bener padat dan kalo ada moment bisan kan kayanya ada waktu tuh.

Nah istirahat dan bisa jadi setelah bangun tidur pikiran langsung fresh dan mendapatkan ide yang baru.

3. Sensasi baru

Iya sensasi baru, bisa jadi miliki hobi baru atau hal baru yang ingin dipelajari.

Bisa jadi juga ikut komunitas baru.

Atau menikah bagi yang belum menikah, atau ambil tanggung jawab yang baru dan semacamnya.

4. Travel

Iya travel, kita jalanan aja.

Bisa jalan kaki, naik motor, naik mobil, naik transportasi umum atau apapun.

Kalo aku sih suka nya jalan pagi keliling komplek rumah, ke pasar ngelihat orang-orang orang bekerja, ke rumah sakit ngeliat orang yang berharap untuk sehat dan itu sih.

    Nah, itu kali ya yang ada di pikiran ku, semoga yang mengalami rasa bosan segera ga bosan lagi.

    Sekali lagi, rasa bosan itu wajar kok, dan dialami oleh semua orang.

    Anugerah Terindah

    Dalam setiap sujud ku, hanya satu yang ku minta dalam hidup ini.

    Itu adalah kematian yang berkah.

    Tentu, Aku ingin kembali ke surga, tempat asal muasal ku berada.

    Hanya itu saja yang ku minta, kematian.

    Ya Allah, hidup di Dunia ini berat sekali, penuh dengan ujian, jika Aku hidup namun jauh dengan mu maka untuk apa ?

    Ya Allah berikan lah Aku jalan yang lurus, selalu bersama ku.

    Ya Allah, hidup di Dunia hanyalah sementara, hanya Kau lah yang paling ku cinta, hanya Kau lah tempat ku berharap.

    Ya Allah, ampuni dosaku. Berkahi kehidupan ku di dunia dan di akhirat.

    01 Ramadhan 2025

    Mulai Dari Kecil

    Rasanya sudah lama sekali aku engga nulis di website ini.

    Tentu, aku rasa banyak kerjaan hehe.

    Selain itu, alasan utama rasanya aku ingin mendefault beberapa hari untuk tidak menulis sejak aku menulis buku WARRIOR ku yang lebih dari 500 halaman.

    Ya, rehat sejenak saja rasanya.

    Hm, mulai cerita dari mana ya.

    Mungkin setelah aku menulis buku WARRIOR ya.

    Selesai buku WARRIOR

    Rasanya, buku WARRIOR itu menguras sekali otak ku.

    Maklum saja, banyak sekali halaman nya.

    Setelah buku itu jadi, tidak seperti buku pertama ku yang mesti segera terbit.

    Maklum, buku pertama hehe.

    Buku WARRIOR ini lebih santai, artinya ketika aku selesai menulis, ya tinggal diproses oleh penerbit dengan skema yang reguler saja.

    Ya, jadi ada skema yang reguler ataupun yang lebih cepat.

    Namun, aku pikir yang reguler saja.

    Setelah nya, aku rasanya ingin rehat menulis untuk beberapa saat.

    Saat rehat pun, memang banyak kerjaan yang ingin ku kerjakan.

    Terutama masalah dokumen, perapihan folder dan sebagainya dalam pekerjaan.

    Tentu, kerjaan itu juga membutuhkan banyak waktu.

    Kelihatan nya sih sederhana, namun jangan pernah menyerdehanakan yang memang kewajiban.

    Kemudian, juga aku mesti menyiapkan project ku dimana tahun ini aku yang dipilih untuk di audit eksternal.

    Namanya, audit apalagi eskternal. tentu lebih sulit dari internal & menyangkut citra dari sebuah perusahaan.

    Setelah nya, masih banyak sih kaya agenda Ikatan Alumni Insinyur FTUI lah dan lain-lain.

    Intinya sih pengen rehat sejenak untuk menulis saja.

    Dan ya, semua nya sih berjalan lancar ya.

    Kalo ada dinamika, ya wajar, namanya juga hidup.

    Dan tiba-tiba sudah hari pertama puasa aja.

    Puasa

    Hm, sebelum hari pertama puasa, tentu aku membuka WA ku dan ternyata ada undangan podcast dari Rumah Kepemimpinan.

    Ya, Rumah Kepemimpinan ( RK ) dimana aku alumni cabang dari Universitas Indonesia.

    Sebuah beasiswa yang menyiapkan pemimpin masa depan.

    Tentu, undangan ini sudah ada sejak akhir tahun lalu, sejak aku menebirtkan buku RA. Dan ya, baru belakangan ini diseriusin.

    Kemudian awalnya sih pengen nya pas puasa ya, cuman kayanya habis lebaran aja hehe.

    Ya, bukan sesuatu yang urgent & aku pikir aku ingin menikmati bulan ramadhan ini tanpa sosial media.

    Sosial Media ya

    Hm, sebenarnya sih aku bukan lah orang yang aktif di sosial media.

    Saat ini yang ku punya itu Whatsaap & Facebook, sisanya ya ga ada.

    Di sosial media itu aku aktif & membagikan dokumentasi beberapa kegiatan ku.

    Hm, kenapa ya ?

    Entahlah.

    Ku pikir banyak hal yang ketika aku posting di sosial media apakah ini bermanfaat ke orang lain.

    Dan tentu, aku sebagai bagian dari pemimpin organisasi mesti membagikan beberapa kegiatan ku di sosial media.

    Kenapa ?

    Karena teman-teman ku & tim ku mesti bangga terhadap apa organisasi yang mereka lakukan.

    Apalagi kan sekarang ga semua orang bisa datang secara offline, sehingga ketika aku membagikan secara online ya jadi mereka tahu aktifitas terupdate.

    Nah itu lah, mungkin keliatan agak berlebihan.

    Tapi itu lah sejujurnya.

    Dan ya, LEADER HAS TO BE SEEN.

    Oh iya, aku lagi beres-beres rumah juga.

    Dan ya, menurutku terkadang hidup itu rasa stuck, kita ga tahu mau kemana setelah nya.

    Mungkin bisa dimulai dari langkah kecil seperti berberes rumah, merapikan tempat tidur & kegiatan lainnya.

    Jakarta, 03 Maret 2025 Pukul 20.20 WIB

    Renungan Februari 2025

    Dalam beberapa belakangan ini aku pikir aku merasakan sesuatu yang aneh.

    Ya, naik badan ku merasa berlebih.

    Kurasa itu juga karena aku sudah jarang ohlaraga.

    Jika menelisik ke belakang, tentu aku pikir aku agak memaksakan untuk menyelesaikan aku untuk menulis buku.

    Saat ini aku sedang tidak menulis buku, entah karena lelah, entah karena ingin menetralkan pikiran dahulu ataupun memang sedang banyak ada kerjaan lainnya.

    Kadang aku ngerasa zhalim pada diri dan lainnya.

    Aku terus menulis padahal aku mestinya juga berolahraga, mestinya juga lainnya dan apapun.

    Rerkadang aku teringat dengan cerita para ulama yang luar biasa semangat nya dalam menulis.

    Ada yang mengurangi tidur nya, ada yang bahkan tidur nya pun tak di kasur agar tak nyaman dan kembali terbangun.

    Itu luar biasa.

    Namun, sekarang apakah aku berpikir bahwa aku mesti sama seperti mereka ?

    Hm, entahlah.

    Setiap zaman ada masa nya, dan setiap masa ada zaman nya.

    Insting

    Insting.

    Ini sesuatu yang tak terlihat tapi aku selalu mendengarkan ini.

    Insting bagiku seperti indra keenam, artinya aku dapat melihat dan merasakan masa depan beberapa saat.

    Biasanya insting terjadi yang aku alami ketika habis tidur dan bangun, di saat itu pula terdapat keheningan, kemurnian, dan seperti nya hal-hal yang berat aku selesaikan di saat itu.

    Kembali ke menulis, aku ngerasa bahwa mungkin.

    Aku ga seharusnya mengeluh untuk terus menulis.

    Jujur saja, dalam menulis yang aku tulis itu juga bukan sesuatu yang mudah.

    Andaikan punya waktu pun, juga bisa saja stuck.

    Kenapa ?

    Ya karena stuck di ide lah.

    Setelah itu baru bisa menulis ketika ada ide, setelah nya ada fokus, ada waktu, ada energi. Terkadang aku bertanya pada diri sendiri

    Apakah jalanku sudah benar ?

    Kau tahu bahwa terkadang hal yang paling memalukan dalam dunia ini adalah bahwa kita berpikir bahwa kita akan hidup di hari esok.

    Kocak.

    Tapi yasudah, biarkan saja mereka tersesat pada sesuatu yang mereka sadarin.

    Padahal sangat jelas, bahwa hal yang paling dalam dunia ini adalah kematian.

    Apapun resiko nya, apapun kondisinya, siap tidak siap, itu adalah sesuatu yang paling ingin ku capai dalam setiap waktu sadar ku.

    Jakarta, 13 Februari 2025 Pukul 01.50 WIB

    Dalam Diam ku

    Terkadang, dalam diam ku aku selalu berpikir

    Tuhan, apakah kau mendengar doa-doaku ? Apa kau mendengar tangisan ku “

    Dalam diam, aku selalu berpikir bahwa

    ” Tuhan, apakah langkah ku sudah benar ? “

    Pertanyaan itu selalu muncul dalam otak ku.

    Jika melihat apa yang terjadi selama ini, ya sudah 15 tahun belakangan ini, umumnya orang-orang mengenal ku sebagai orang yang di atas mereka.

    Orang yang menjadi inspirasi mereka.

    Kemudian, jika ku diskusikan dengan sahabatku mereka menganggap ku tak jauh seperti apa yang orang umum pikirkan.

    Padahal, aku hanyalah orang yang selalu mengingat kematian ku.

    Jujur saja, dalam diam ku aku selalu berdoa

    ” Ya Allah, ampunilah dosaku “

    Jika aku hidup di dunia ini dan ujung-ujungnya masuk neraka, lalu buat apa ?

    Buat apa aku memilih seluruh dunia ini.

    Yang ku inginkan ialah keberuntungan hidup di dunia dan di akhirat ini.

    Tujuan nya satu, aku ingin masuk surga.

    Ya Allah, ampunilah dosaku.
    Ya Allah, kau selalu merahasiakan aib ku.
    Ya Allah, terus lah bimbing hamba ke jalan ya lurus.
    Ya Allah, dalam setiap kehidupan yang semu ini. Hanya ridho mu yang ku harapkan

    Jakarta. 25 Januari 2024 Pukul 23.59 WIB

    Pengalaman Triathlon Pertama Kali

    Foto kegiatan Triathlon

    Dalam hidup, terkadang kita ga tahu apa yang akan terjadi ke depan.

    Tentu, namanya juga hidup. Hm, mulai dari mana ya aku menceritakan nya.

    Mungkin aku mulai dari hasrat ku ingin ikut triathlon kali ya.

    Oke, hasrat ingin ikut triathlon sih pertama kali itu di tahun 2024.

    Rasanya selain ohlaraga lari, aku ingin ohlaraga yang menarik lainnya.

    Aku udah coba Tennis & Golf, tapi kayanya butuh temen itu hehe.

    Beda aja dengan lari, hanya dengan modal sepatu ya gaspol.

    Kemudian, aku liat di sosial media bahwa di bulan Maret 2024 itu ada triathlon di GBK yang diadakan oleh tribuddies.

    Jujur saja, aku ingin ikut.

    Namun, karena di tanggal yang sama aku ke Gunung Luhur, sehingga aku ga bisa join.

    Tentu, itu karena ada pelatihan simulai yang mengawajibkan aku ikut bersama Palang Merah Indonesia ( PMI ) Jakarta Timur.

    Selanjutnya, tahun 2024 tidak ada event triathlon yang ikutin hehe.

    Namun, perasaan pengen coba itu terus ada saja.

    Hingga tahun pun berganti.

    Di awal tahun 2025, aku secara tidak sengaja melihat informasi dari tribuddies bahwa akan ada latihan gabungan triathlon di sentul.

    Poster Rute

    Hm, daftar ga ya ?

    Akhirnya aku daftar sih hehe.

    Informasinya sih dadakan banget, kurang dari seminggu hari H, mungkin karena cuman buat internal aja kali ya.

    Dan ternyata aku masuk dalam list peserta.

    Triathlon

    Bagi yang belum tahu bahwa triathlon itu ohlaraga yang menggabungkan ohlaraga berenang, bersepeda, & lari secara berkontinue.

    Untuk jaraknya variasi, dari level standar, level olimpiade & mungkin disesuaikan dengan event tertentu.

    Informasinya bahwa ada event yang namanya Ironman dimana itu event tertinggi dalam dunia triathlon.

    Nah, aku sih belum mencari tahu lebih lanjut tentang event ini ya.

    Cuman, jika suatu hari nanti aku punya kemampuan & rezeki, & kesempatan, why not ? hehe

    Ok, kemudian kita mulai dari persiapan dulu aja kali ya.

    Lari

    Lari ya, tentu rasanya aku udah terbiasa lari.

    Namun, makin kesini rasanya aku mulai tambah gemuk.

    Ya, sepanjang hidupku ini, sekarang berat badan ku konsisten di kepala 70 kg ke atas.

    Mungkin karean aku udah mulai sibuk kali ya.

    Dan ya, udah jarang ohlaraga.

    Sehingga, aku pikir dalam persiapan lari aku tak perlu mempersiapkan secara berlebih.

    Toh cuman lari 5 KM saja.

    Renang

    Hm renang ya, aku pikir aku udah lama ga sekali renang.

    Dan aku hanya bisa saat ini gaya katak.

    Lemahnya gaya katak itu menurutku adalah di waktu, dimana namanya event ada cut off time nya.

    Berbeda dengan gaya dada yang cepat namun juga menghabiskan cepat energi.

    Sehingga, aku renang di dekat rumah ku, ya satu jam untuk adaptasi lagi.

    Sepeda

    Tentu, dulu aku punya sepeda, namun hilang di rumah, alias ada maling.

    Tapi ya tadi, aku ingat dengan temanku yang bernama Ega yang punya sepeda.

    Walau bukan sepeda yang kompatible untuk event triathlon, namun bagiku sudah cukup.

    Ya namanya juga pertama, serba ga tahu dong, ditambah aku ingin melihat sepeda standar triathlon itu kaya gimana sih.

    Dan helm pun juga aku meminjam dari Pak Tatang yang hobinya sepeda yang merupakan teman sekantorku, dimana aku justru dikasih helm dari dia hehe.

    Dan ya, sepeda yang ku pinjam dari Ega ternyata ban nya bocor, yowis, aku ganti ke tukang sepeda ban nya hehe.

    Dan ya latihan lagi, sudah setahun lebih rasanya tidak main sepeda.

    Adaptasi menruutku itu penting sekali.

    Hari H

    Bersama bang Kei, anggota FTUI Runners juga

    Aku datang di hari H di jam 05.30 WIB, dan ternyata sudah ada yang datang panita & peserta.

    Oh iya, aku memakai jersey FTUI runner, dan ternyata ada yang menyapaku dimana itu Bang Kei, yang merupakan anggota dari FTUI runners juga.

    Yowis walau baru kenal pertama, namun karena sesama FTUI runner ya langsung sefrekuensi obrolan nya.

    Bang kei bercerita bahwa dia memulai ohlaraga triathlon ini sejak tahun lalu dan bercerita tentang pengalaman yang katanya menderita saat ikut triathlon di event ITB triathlon di waduk Jatiluhur.

    Pemasana dulu dong 🙂

    Tentu, namanya hari H aku pun sudah siap.

    Dimulai dari pemanasan renang.

    Ini renang di kolam renang artinya looping untuk berapa kali ya lupa, cuman jarak nya itu 750 meter.

    Pada saat renang, jujur saja aku cape sekali.

    Namun, karena sudah hari H ya gas pol saja.

    Yang penting maju terus dulu saja.

    Ku lihat beberapa peserta lain pun sudah selesai lebih dulu, aku termasuk yang di bagian terakhir.

    Foto dari drone dengan gaya katak ku

    Setelah aku naik dari kolam renang, aku pun langsung mengganti celana & baju ku yang berada di tepi kolam renang.

    Aku pasang sepatu ku & ku gaspol sepedaku.

    Eits jangan salah, bahkan ada peserta yang belum mulai sepeda pun juga sudah jatuh. Untung ga kenapa-kenapa.

    Aku yakin karena kelelahan & buru – buru.

    Looping sepeda, mesti fokus ey 🙂

    Kalo sih aku sadar diri, aku yang penting mencapai garis finish saja saat ini.

    Ya, lari looping sentul selama 4 kali, dimana satu looping itu jaraknya 5 kilometer.

    Sehingga, total nya yakni 20 kilometer.

    Bahkan, pada saat aku masih looping sepeda yang ke 2 saja, ada peserta yang sudah selesai & masuk tahap lari.

    Gila ey, itu orang atau atlet dah hehe

    Ya tentu karena lari itu di rute yang sama dengan sepeda namun beralawanan arah.

    Sehingga keliatan mana yang sudah selesai & mana yang belum.

    Gaya dulu dong lari nya 🙂

    Seselesai sepeda, aku pun mulai lari sejauh 5 kilometer.

    Bagiku, lari sejauh 5 klimoter itu ga begitu masalah sih.

    Cuman, pas mau deket garis finish kaki kayanya keram. Sehingga, aku jalan saja.

    Dan ya, mencapai garis finish.

    Masalah urutan mah biarin aja dah, yang penting mencapai garis finish & foto-foto hehe.

    Selendang setelah selesai hehe

    Sesampainya di garish finish tuh rasanya cape banget ya, tapi bahagia karena mencapai sesuatu yang baru, senang saja rasanya.

    Aku pun mendapat mendali triathlon pertama ku.

    Walaupun ini acara yang bisa dibilang acara internal nya tribuddies, namun tetap saja ya triathlon ya triathlon.

    Oh ini toh mendali nya 🙂
    Foto ala2 mencapai finisher
    Foto di garis finish bersama team
    Perayaan ulang tahun ke 13 Tribuddies

    Setelah nya itu ya kita merayakan ulang tahun tribudies & foto-foto.

    Oh iya, acara triathlon dari tribuddies ini di tahun 2025, akan diadakan di GBK tanggal 12 April 2025.

    Kayanya aku ikut sih hehe

    Foto dengan baju gratis dari tribuddies setelah finish hehe

    Yowis sampai disini dulu ya, tetap setia membaca blog ku.

    Sentul, 11 Januari 2025

    Malam ya

    Terkadang ya, di malam hari itu kita mendapatkan ketenangan.

    Aku tahu bahwa aku tak kuat bergadang.

    Ya, namun malam itu terkadang terdapat keheningan, terdapat kejernian.

    Terkadang aku bangun di jam 2 pagi, entah kenapa bangun saja, terkadang pula seperti sekarang jam 10 malam ini aku masih belum bisa tidur.

    Kenapa ya ?

    Hm, ga tau juga sih.

    Terkadang ada saar dimana kita memanga ga bisa tidur saja.

    Jujur, banyak sekali yang ku ingin lakukan dalam hidup.

    Entah kenapa ketika aku membuka pikiran ku lagi, ada saja yang ingin ku lakukan.

    Misal nih ya, menulis buku dalam memetakan kotaku, memetakan negaraku, bahakn memetaku dunia.

    Bahkan, aku berencana suatu hari nanti aku seharian full renang di sungai di Jakarta.

    Alasanya kenapa ?

    Hm, insting aja sih.

    Lalu, ketika aku buka youtube ada event ” Tour De France “ dimana itu ohlaraga paling berat dalam dunia sepeda, lari selama lebih dari 3 minggu secara terus meners.

    Dan anehnya, aku ingin ikut.

    Atau hari ini aku melihat pesan di WA ku dimana ada undangan dari senior ku Kak Putri, alumni FTUI yang berhasil mendaki Gunung Vinson, gunung tertinggi di benua Afrika.

    Tentu, aku aku akan datang ke acara nya dimana dia akan ada talkshow.

    Ya karena aku kenal baik dengan dia, dan aku jugan ingin tau tentang antartika.

    Dan ya, aku ingin ke antartika suatu hari nanti jika ada rejeki.

    Yang jelas, banyak sih yang ingin ku lakukan dalam hidup ini.

    Pertanyaan nya,

    “Apakah aku bisa ? “

    Tentu, waktu yang akan menjawab.

    Lagi pula, dalam hidupku aku sejak awal tak memiliki apapun, lalu apa yang harus aku takutkan ?

    Jika aku berhasil, aku akan memiliki dunia ini.

    Aku pikir, itu sesuatu yang layak ku pertaruhkan.

    Dalam setiap hari ku, itu adalah mimpi baru ku.

    Mimpi, hm.

    Tapi asli sih, ku pikir aku telah melangkah terlalu jauh dibandingkan dengan yang lain.

    Apakah aku sejak awal berpikir demikian ?

    Berpikir bahwa aku akan melangkah jauh ?

    Hm, bagaimana yang menjelaskan nya.

    Aku hanya bekerja, dan terjadilah.

    Tentu, kata bekerja bukan hanya kata baku melakukan pekerjaan di kantor.

    Tapi juga melakukan lainnya, seperti berkarya, berdoa, belaajr ataupun kegiatan lainnya.

    Tuhan, apa yang mesti aku lakukan ya ?

    Hm, dalam setiap air mata dalam doaku, aku selalu berusaha untuk hidup dalam keberuntungan.

    Ya tuhan, jika nikmat dunia hanya akan menjauhkan aku dari mu, maka jangan kau berikan tuhan.

    Nikmat dunia

    Jujur saja, beberapa teman ku mengeluhkan di grup yang aku ada di dalam nya.

    “Ngerasa ga sih bahwa hidup ini apakah sudah ideal “ dan semacam nya, ku jawab

    “Belum ideal “.

    Untung nya saja, aku telah menulis buku RA, sehingga aku bisa menjelaskan secara detail bukan hanya sebatas omongan saja, melainkan juga dengan buku.

    Dalam RA, menjelaskan bahwa nikmat dunia itu juga ujian.

    Hanya orang yang percaya pada hari akhir yang akan mengerti ini.

    Aku banyak bertemu dengan para cendekiawan, para orang kaya, dan mungkin orang-orang hebat yang dimaksud dalam dunia ini.

    Namun, dimataku, umumnya mereka biasa saja.

    Kenapa ?

    Hm, kenapa ya ?

    Entahlah, mungkin biasa aja, tidak ada sikap mereka yang umumnya membuat aku terkejut.

    Lagi pula, aku juga tak tertarik dengan mereka.

    Selama mereka tak menganggu ideologi RA, terserah saja mereka.

    Saat ini aku tak tertarik, saat ini aku hanya ingin menulis saja.

    Bagiku, jika makan sudah cukup dan ditemani kopi, maka amunisi sudah cukup.

    Ngomong-ngomong masalah kekayaan, zaman sekarang tuh kenapa ya orang-orang ngeliat cuman dari kekayaan saja ?

    Apakah dia tak tahu bahwa Bung Hatta secara ekonomi pun tak bisa dibilang mapan, Agus Salim pun sama, Ali bin Abi Thalib pun demikian.

    Zaman sekarang memang kocak deh.

    Tapi yasudahlah, sudah ku jabarkan dalam buku RA ku, tentu aku tak berniat seorang diri untuk mengubah dunia.

    Tentu tidak !

    Yang ku bisa lakukan ini yakni menulis, melanjutkan serial RA.

    Dan aku percaya bahwa para pembaca RA ataupun penganut idelogi RA yang akan mengubah dunia itu.

    Ku pikir itu dulu kali ya, enak juga sih nulis di malam hari hehe.

    Jika kau membaca tulisan ini artinya kau masih hidup.

    Tapi kenyataan nya bahwa mata adalah fana, apakah kau tahu bahwa ketika kau melihat bintang saat ini apakah kau pikir bintang itu benar-benar ada ?

    Faktanya bintang itu sudah tiada.

    Ya, kenapa bisa dilihat ya karena cahaya nya baru keliatan setelah ribuan tahun cahaya dari kematian nya.

    Itu !.

    Jakarta, 21 Januari 2025 Pukul 22.35 WIB

    Doaku

    Terkadang dalam kesendirian ku aku selalu berpikir

    ” Apakah aku telah menjalani hidup dengan benar ? “
    ” Apakah aku akan masuk surga ? “

    Jujur saja. Jika ada satu harapan yang ku inginkan dalam setiap harapan ku, itu adalah kematian.

    Namun, terkadang aku terlalu cinta dunia. Aku cinta dunia.

    Ya, itu terkadang, tapi aku tak ingin menampik bahwa aku ada rasa itu

    Ya Allah, dalam setiap doaku, dalam setiap sujud terakhir shalat ku, aku selalu mengucapkan,

    ” Ya Allah, jangan biarkan aku menjadi diriku sendiri walau hanya sekejap mata. Sesungguhnya aku tak mampu ya Allah, tiada daya selain dari ku “

    ” Ah… “ ( Ku tarik nafas dalam – dalam )

    ” Ngapain lagi ya ? “

    Atau

    ” Selanjutnya apa ya ? “

    Pertanyaan itu selalu ada dalam pikiran ku, selalu ada dalam kesadaran aku.

    Aku tak ingin bahwa hidupku hanyalah hidup saja.

    Jika demikian, hewan pun seperti itu.

    Aku punya akal, tentu tak ingin menjadi manusia rugi.

    Seperti yang telah Allah jelaskan dalam surat Al Asr

    ” Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang–orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. “

    Ya Allah, jika aku hidup dan terus hidup hanya untuk mendekatkan diri pada neraka buat apa ?

    Ampunilah dosaku ya Allah.

    Kehidupan dunia ini hanyalah sementara.

    Harta, keluarga, dan alam semesta ini hanyalah ujian, aku takut bahwa ada rasa cinta ku pada dunia ini.

    Ya Allah, dalam hidup ku hanya kaulah tujuan ku.

    Dalam doaku, ku panjatkan setiap doaku, bahwa aku ingin mati dalam keadaan Islam.

    Aku ingin mati sebagai pemenang.

    Pemenang.

    Orang yang telah lulus ujian ini dan berakhir di dunia melalui kematian untuk mencapai dunia keabadian.

    Ya Allah, ampunilah dosaku.

    Dari hambamu

    Jakarta, 21 Januari 2025 pukul 19.30 wib

    Refleksi di Januari 2025

    Aku pikir dan merasakan bahwa aku makin kesini makin sibuk.

    Ya, sibuk. Udah bukan hanya produktif, tapi sibuk.

    Kedengeran nya mungkin terlihat negatif, tapi kenyataannya ya produktif yang berlebih mungkin yang orang lain rasakan.

    Hm, jika dilihat dengan teman – teman ku rasanya mereka beraktivitas jauh lebih banyak dari pada aku.

    Sedangkan aku ?

    Tidur aja bisa 6-8 jam dalam sehari.

    Bagiku tidur penting, tapi ga tau kenapa ya, kalo udah setelah isya itu ngantuk banget dan aku biasanya langsung tidur hehe, dan bangun lagi di jam 4 pagi.

    Kalo aku denger dari teman – temanku rasan nya mereka jarang tidur 8 jam sehari.

    Tapi kalo aku lihat sih banyak yang ga efektif waktu mereka, main games lah, gosip lah, meeting ga penting lah.

    Kalo aku sih rasanya lurus aja ya, setelah kerja ya pulang, setelah Ikut lari ya pulang, jadi ya disitu aja fokusnya.

    Ga tahu ya apakah itu benar atau tidak, yang jelas itu aku nyaman, sehingga bisa banyak istirahat.

    Dan ya, menurut ku tidur ataupun istirahat juga bagian dari produktifitas.

    Tugas seorang pemimpin

    Ini kata Rockefeller sih tugas seorang pemimpin yakni ” Berpikir, memutuskan, dan mengarahkan ke team nya “.

    Aku sepakat dengan itu, atas dasar itulah dia dianggap pemimpin dibandingkan dengan lainnya.

    Pemimpin memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan para pengikut nya, karena itulah dia mesti juga memiliki aktifitas yang berbeda ataupun lebih banyak daripada pengikut nya.

    Dan pemimpin itu harus bisa menulis.

    Kenapa ?

    Ya karena bisa menyampaikan gagasan yang dimilikinya ke orang lain melalui media literasi.

    Dengan menulis pun, bahwa gagasan kita tak terlekang oleh waktu dan tempat.

    Artinya, abadi.

    Kemudian juga tentang mata.

    Ya, mata.

    Dari mata pula kita rasanya tertarik akan sesuatu hal.

    Aku pernah membaca bahwa pintu masuk sebuah kemaksiatan dimulai dari mata.

    Tentu, aku pun percaya dengan itu.

    Apalagi di zaman sekarang yang semua serba instan dan cepat.

    Akses terhadap kemaksiatan begitu mudah.

    Dan aku benar-benar takut bahwa aku akan masuk dalam gerbang kemaksiatan itu.

    Ya Allah

    Ya Allah, ampunilah dosaku.

    Ya Allah, jangan biarkan rasa cintaku terhadap manusia lebih besar dari pada rasa cintaku terhadap mu.

    Ya Allah, jangan biarkan aku menjadi diriku sendiri.

    Ya Allah, aku takut bahwa karena mata ini aku pun menjadi cinta dunia.

    Ya Allah kuatkan lah iman ku.

    Ya Allah, hanya satu yang ku pinta, jangan pernah kau biarkan aku menjadi diriku sendiri walau hanya sekejap mata.

    Sesungguhnya aku tak mampu ya Allah, tiada daya selain dari pertolongan mu.

    Sebuah refleksi diri.

    Januari 2025