Belajar Menjadi Suami Dari Kelas Online

Hidup terasa cepet banget ya.

Pernah berpikir ga sih kapan kita berubah ?

Yaa perubahan yang benar-benar kita impikan.

Atau dengan sikap kita yang begini-begini saja jangan-jangan itu perubahan juga ?

Entahlah.

Tapi, menurutku bahwa tidak melakukan perubahan juga perubahan itu sendiri, aku percaya itu.

Memang perubahan apa yang ingin kalian usahakan ?

Ada yang ingin berubah dari single menjadi berkeluarga, ada yang ingin berubah untuk mencapai karir yang tinggi, ada yang ingin berubah untuk kehidupan yang lebih tenang, atau mungkin ada yang ingin berubah untuk lebih dekat dengan agama.

Ya, perubahan itu banyak banget sih.

Aku tahu bahwa dari setiap kita pasti ingin perubahan yang lebih.

Tapi, apakah kita berani untuk terus melangkah maju ? berani kah ? Ya, pertanyaan itu hanya bia dijawab oleh dirinya masing-masing

Pada saat kelas online periode 24 – 29 April 2024

Suami

Ya, aku pikir aku belum pernah merasakan nya menjadi tentang itu,

Dan, pastinya aku ga akan komentar banyak tentang asumsi – asumsi terkait itu.

Aku percaya bahwa menjadi suami pasti ada enak dan ada ga enak nya.

Ya, semua hal pasti memeliki dua sisi.

Dan untuk itu, kita butuh ilmu untuk menjalani nya.

Cara mendapatkan ilmu juga banyak, ada yang belajar dahulu baru menjalankan, atau ada yang menjalankan dahulu sambil belajar.

Mana yang lebih bagus ?

Aku pikir tinggal menyesuaikan saja.

Yang paling aku tahu ya jalanin apa yang bisa di kontrol oleh diri kita saja.

Ya saat ini kan aku belum ada ikatan menjadi suami, berarti belajar dahulu aja dari berbagai sumber.

Dimana, aku belajar dari kelas online yang diselenggarakan oleh suatu event tertentu.

Berbicara mengenai nama kelas nya, siapa yang mengadakan nya bisa saja aku cek, tapi kayanya ga perlu ya sejak website ini menjadi curahan hatiku saja hehe.

Ya, website ini kayanya emang cocoknya jadi tempat curahan hati aja dibandingkan konten isi buku ku akan masuk ke sini.

Ya, bisa saja masuk disini tapi entah kenapa kalo nulis di website itu ngalir nya sangat cepat begitu saja & ya langsung published.

Aku pikir ga pernah ada masalah tentang itu.

Yang namanya penulis, yang namanya buku pasti ada keunikan nya masing-masing.

Tapi, satu hal yang ku percaya bahwa yang namanya menulis dari jiwa pasti terasa dan gampang di ingat oleh orang lain.

Banyak banget contoh orang-orang yang menulis dari jiwa nya, sebut saja zaman dahulu ada Ir. Soekarno & sekarang ada Fiersa Besari.

Mereka berdua hanyalah contoh, ya menurutku.

Lagi pula, aku juga menulis dari jiwa.

Ilmu

Ya, terkadang pada beberapa hal semangat saja ga akan cukup.

Aku tahu akan hal itu. Untuk itu maka kita butuh ilmu yang memadai, bisa belajar dari buku, belajar dari guru, belajar dari internet.

Tapi menurutku ya paling bagus ya dari guru yang terpecaya ya.

Jadi, sekaligus punya tempat sebagai orang yang ditanya.

Oh iya materi kelas online nya apa ya ?

Hm, sejujurnya aku ga ikut semuanya sih jadi nanti kan libur panjang nih periode 09 – 12 Mei 2024, aku berencana untuk mendengarkan ulang lagi materinya & ya beberapa mungkin akan aku tulis di website ini.

Memang ini website pribadiku, tapi aku pastinya ada beberapa pertimbangan pribadi untuk menulis apa yang perlu ditulis :).

Oh iya, jika kalian telah menjadi suami ya jangan lupa belajar juga, terus belajar, banyak juga sebuah keluarga namun ujung nya cerai.

Misalkan saja teman sebayaku, yang mana masih usia mudah tapi pernikahan nya ga sampai 2 tahun, salah siapa ?

Entahlah.

Yang pasti kita ingin sebuah keluarga yang sehat & berkembang maju.

Dan pastinya salah satu komponen nya ialah membutuhkan ilmu ๐Ÿ™‚

Ya, lagi dan lagi pasti aku sibuk kerja.

Dan lagi ngejar isi buku kedua ku yang sedang running.

Iya, aku pikir sampai sini dulu ya, udah mau shubuh & hari ini agenda nya sampai malem.

Hm, ya di jalanin saja, karena momen mungkin belum tentu terulang lagi

Jakarta, 07 Mei 2024

Otak -Atik

Hari ini hari Senin, 06 Mei 2024.

Ya, hari kerja. Hari ini aku kerja dari rumah dan rumahku ga begitu jauh dari kampus Universitas Indonesia ( UI ) Depok.

Sekitar jam 5 sore aku ke UI, bertemu temanku Juan di Laboratorium FTUI.

Sesampainya disana ya langsung otak-atik terkait product yang kami buat.

Banyak gagal nya tapi ya sebelum pulang lumayan lah hasilnya.

Tapi, sebenarnya apa yang ku lakukan juga merupakan bagian mimpiku yang terwujud tanpa terasa

Penemu & Ilmuwan

Ya, dulu pas aku masih Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) bahwa cita-citaku ialah menjadi penemu layaknya Thomas Alva Eldison.

Dan bisa dibilang Thomas adalah orang awal-awal yang memotivasiku untuk suka dengan sains.

Ya, aku kenal Thomas ketika aku membaca buku biografi bergambar serial Thomas Alva Eldison singkat dari perpustakaan sekolah ku.

Ngomong-ngomong masalah perpustakaan juga awalnya aku ga suka baca buku di perpustakaan, tapi sejak ruangan perpustakaan berpindah dari yang paling pojok menjadi ruangan paling awal ketika masuk pintu sekolah.

Sehingga, ya semua orang pasti melintas melewati ruangan perpustakaan.

Terkadang sesuatu yang besar mungkin saja berawal dari ketidak sengajaan ya hehe.

Kembali menjadi penemu, aku pikir juga saat itu aku ingin menjadi penemu, menjadi ilmuwan dan jurusan yang aku ambil ya Teknik.

Lagi pula menjadi penemu atau ilmuwan ga cuman dari jalur Tekni ya, bisa dari jurusan MIPA, Kedokteran dan masih banyak lainnya.

Tapi, kebetulan aku ke jurusan teknik aja.

Kemudian, penemu artinya menemukan sesuatu yang baru.

Dan Ilmuwan artinya menjadi seorang yang pakar akan keilmuwanan dalam bidang tertentu untuk membahas sebuah topik.

Ya, definisi itu bukanlah definisi yang sebenarnya, tapi definisi menurut otak ku saja per saat ini hehe.

Oh iya menjadi ilmuwan berbeda menjadi penemu.

Tau perbedaan nya ?

Coba kalian cari dan kasih tau ke aku ๐Ÿ™‚

Kehidupan ku

Memang menjadi pengangguran mikirnya macem-macem.

Dan itulah awal aku banyak berpikir dan melakukan banyak hal hingga saat ini.

Ya, saat ini aku memang bukanlah seorang pengangguran alias tidak bekerja, tapi pertengahan tahun 2021 aku resign dan menjadi pengangguran.

Ya, terkadang kita mungkin perlu berhenti sejenak untuk berpikir ulang dalam hidup mau ngapain aja sih.

Berhenti sejenak juga ga harus resign kalo sekarang atau mungkin kalo udah bekerja, bisa jadi cuti, bisa jadi pada saat weekend.

Tapi ya intisarinya tetap sama saja terkait,

” Hidup yang kita lalui apakah sudah sesuai dengan keinginan kita ? “

Yaa itu kalian sendiri yang cari jawabanya masing – masing, karena setiap orang berbeda.

Kalo aku sendiri sih, jujur saja senang juga bisa dekat dengan perpustakaan, dekat dengan laboratorium.

Mungkin ga sepanjang waktu kita disana tapi kan dekat, lagi pula kita kan juga tidak mungkin sepanjang waktu di kantor, di rumah atau di satu tempat hehe.

FTUI

Ya, Fakultas Teknik Universitas Indonesia ( FTUI ) itu salah satu tempat favorit aku.

Aku sekarang bukan menjadi mahasiswa lagi di FTUI, tapi aku sering masih main di FTUI, ya main ngelab maksudnya.

Pastinya ada project tertentu. Oh iya, sejujurnya jika ada kesempatan aku ingin sekali bisa S3 di FTUI juga :).

Di FTUI juga banyak peralatan mahal, peralatan canggih, dan kadang baru pertama ada di Indonesia ya di FTUI.

Aku pikir juga sangat mungkin sekali bahwa banyak penemuan di Indoensia atau bahkan di dunia berawal dari FTUI.

Selain lingkungan yang mendukung dan juga orang-orang yang memiliki kompetensi mendukung juga.

Oh iya jangan heran bahwa seorang Rio akan sering main di FTUI, ya selain suka karena aku pun secara ga langsung menjadi seorang Penemu & Ilmuwan disana.

Waduh, nge klaim yaa, ya di doakan saja hehe.

Pada tanggal 06 Mei 2024 di FTUI

By the way, banyak juga tokoh – tokoh idola aku juga dari FTUI, bahkan dosen-dosen ku juga beberapa jadi idolaku ya.

Ya, aku melihat langsung bagaimana dosen bekerja.

Sebut saja Prof Raldi, Pak Eko Adhi Setiawan, Pak Chairul Huda, dan masih banyak yang lain juga.

Mereka semua termasuk dosen yang luar biasa !

Satu pola yang ku lihat bahwa mereka melakukan pekerjaan nya seperti hal favorit nya, alias suka.

Beda bagi beberapa orang kaya banyak nuntut nya, mungkin gaji kecil, mungkin jam ngajar yang ga begitu banyak, tapi kalo orang yang suka entah kenapa pasti nemuin ide aja.

Oke, sampai disini dulu ya, nanti lah kita cerita – cerita lagi, lagi padet euy !

Jakarta, 06 Mei 2024

Menulis

Ya, menulis.

Terkadang aku berpikir apa hal yang ingin aku lakukan hingga hari tua nanti.

Maka, kutemukan bahwa salah satunya ialah Menulis.

Entah kenapa ya, bahwa menulis itu sebuah kebahagiaan ku.

Dan aku pikir bahwa aku punya segala hal untuk menulis.

Menurutku, untuk menulis kuncinya ialah membaca.

Dan kunci membaca ada rasa penasaran pada hal tertentu.

Aku pikir mungkin kalian sebagai pembaca juga mesti berpikir tentang apa aktifitas yang ingin kalian lakukan hingga hari tua nanti.

Hari Demi hari

Ya, pastinya hari-hari ku berlalu dengan menulis.

Menulis untuk buku terutama.

Dan, ga ada buku yang terjadi dalam satu malam, mungkin orang lain ada tapi bukan aku.

Bagiku, bahwa menulis dilakukan hari demi hari.

Memang ada target, tapi juga menikmati proses nya.

Aku percaya pada apa yang aku lakukan.

Kemudian, aku juga punya target ya minimal dalam satu tahun 3 – 5 buku terbit, minimal lah ya.

Yaa, kalo bisa lebih sudah aku anggap bonus.

Artinya kurang lebih 20 tahun lagi, baru target untuk publish buku ke – 100 bisa terbit.

Ya lama ya, ya gapapa, nikmatin saja proses nya.

Syukur-syukur bisa lebih cepat.

Lagi pula, dengan menulis itu juga sebuah legacy.

Tentu, aku juga punya orang-orang rujukan yang menulis buku hingga 100 buku lebih, contoh nya saja Ahmad Rifai Rifaan, atau Chappy Hakim.

Mereka adalah contoh orang-orang yang bisa menulis lebih dari 100 buku. Menganggumkan !

Buku Non Fiksi

Tentu seorang biasanya menulis sesuatu terkait apa yang ia baca, apa yang ia rasakan atau apa yang ia imajinasikan.

Kalo aku sendiri bahwa yang ku baca ialah buku non fiksi.

Jika aku baca buku fiksi ya mungkin saja, tapi perbandingan nya terlalu jauh, bisa 99 ( non fiksi ) : 1 ( fiksi ).

Atas dasar itulah, buku yang ku terbitkan ialah buku non fiksi, tentang keinsinyuran, tentang peradaban, tentang perjalanan atau yang berkaitan dengan diriku.

Karena aku paham nya disitu, bukan yang fiksi.

Lagi, bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Nah, kalo kalian gimana ?

Apa kelebihan kalian dan kekurangan kalian ?

Menurutku bahwa yang terbaik menjawab hal itu ya kalian sendiri.

Foto diambil pada tahun 2020 di Perpustakaan PT. Freeport Indonesia MP.72 pada saat persiapan ujian Kesinyuran FTUI

Keheningan, Perpustakaan, dan para penunjang

Menurutku setiap orang punya caranya masing-masing, begitupula aku.

Aku pikir bahwa aku nyaman sekali menulis ketika saat hening.

Ya, hening memang umumnya di dini hari, pagi hari, atau malam hari.

Benar, tapi ku pikir bisa juga di siang hari tanpa gangguan.

Ya, jika terlalu banyak noise bagiku akan sangat sulit konsestrasi, dan juga kan kalo kerja ga enak juga melakukan sesuatu yang tidak terkait kerja tapi di jam kerja.

Menurutku ya gapapa sih, cuman kurang-kurangin dan sedikit saja ambil porsi waktu tersebut.

Kemudian, perpustakaan.

Bagiku perpustakaan ialah rumah, ya karena banyak buku yang bisa menjadikan referensi.

Dan pastinya, perpustakaan favoritku ialah perpustakaan The Crystal of Knowledge di Universitas Indonesia.

Dari situlah banyak gagasanku lahir.

Ketiga, penunjang. Kalo aku sendiri sih paling minum kopi dan dengerin musik instrumental.

Kalo kopi ya karena ada kafein yang membuat otak menjadi segar.

Kalo musik instrumental ya biar ada musik tapi tanpa terlalu banyak noise atau suara berlebihan.

Ya, itu kan menurutku saja.

Kedepan

Pastinya, aku akan terus menulis.

Menerbitkan buku kedua, ketiga, kesepuluh, keseratus hingga ke sekian.

Ya, atas dasar itulah aku berusaha untuk konsisten menulis.

Dan konsisten adalah hal yang paling susah cuy, asli !

Tapi aku akan berusaha dan terus maju.

Untuk penutup, maka ada quotes tentang menulis yang oke juga buat aku tulis disini.

Tulis saja apa yang ingin tulis, rasakan dengan jiwa mu. Maka, dengan melakukan nya kau telah menjadi seorang Penulis – Rio

Jakarta, 05 Mei 2024

UI ya

Pada saat Pelantikan Insinyur di tahun 2022 setelah pandemi Covid-19

Ya, aku pikir akan banyak sekali tulisan ku tentang UI.

UI, ialah Universitas Indonesia.

Tempat dimana aku berkuliah & memang bermimpi kuliah disana.

Berbicara tentang UI, akan banyak sekali momen ku bersama UI.

Aku pikir aku telah jatuh cinta dengan UI, dan UI pun demikian.

Banyak hal yang telah UI berikan kepadaku, banyak.

Misalkan saja bahwa aku tidak perlu membayar uang kuliah, mendapat beasiswa, dan masih banyak banget hal lainnya.

Suatu hari nanti, aku ingin sekali dalam buku ku yang ku tulis berisi secara garis besar tentang hubungan aku dengan UI.

Di UI pula, kehidupan aku mulai berubah, bermimpi ! yaa yang tinggi.

Di UI pula, aku selalu menuju Perpustakaan terbesar di Asia Tenggara, perpustakaan The Crystal of Knowledge.

Perpustakaan The Crystal of Knowledge

Perpustakaan terbesar se-Asia Tenggara.

Jujur sekali, aku benar-benar ingin kesana, sebagai seorang yang pembaca buku, bahwa datang ke tempat seperti itu ialah ibarat ke rumah sendiri, ya enak sekali.

Ya teman-teman, latar belakang saya itu tukang baca buku, dan dari situ lah semua bercabang.

Pertama kali aku datang ke Perpustakaan The Crystal of Knowledge itu pada tahun 2014, ya tahun pertama kali aku masuk UI.

Sebenarnya, sebelum aku menjadi mahasiswa di UI yang ter registrasi, ya aku sudah kesana.

Ya, aku masuk UI lewat jalur undangan.

Artinya, tanpa tes.

Dan sejujurnya, segala hal yang berkaitan dengan UI, bisa dibilang sangat mudah & dipermudah untuk ku rasanya.

Ya, mungkin ini namanya jodoh, segala hal dimudahkan.

Oh iya, perpustakaan UI pula merupakan tempat yang aku yakin bahwa aku lebih banyak meluangkan waktu ku di kampus UI, lebih dari Asrama UI, lebih dari fakultasku yakni FTUI, ya perpustakan ini.

Bahkan, terkadang ketika aku sudah di Perpustakaan The Crystal of Knowledge, ya aku sering kali tidak masuk kelas kuliah karena aku masih penasaran dengan buku yang sedang ku baca.

Oh iya, yang belum tahu bahwa perpustakaan The Crystal of Knowledge itu perpustakaan pusat.

Artinya umumnya setiap fakultas di UI Depok sudah tidak ada perpustakaan per fakultas tapi langsung saja digabung dengan fakultas lain yang menjadi fakultas pusat yang kita sebut perpus UI.

Ya, kedepan ku sebut perpus UI saja agar lebih simple :).

Perpus UI juga letaknya sangat srategis, di tengah UI, dekat danau, dekat Masjid, ada kantin, ada minimarket, tempat diskusi pun ada.

Ya, aku pikir perpustakaan yang sejauh ini paling sempurna yang ku kunjungi ialah perpustakaan UI.

Perpus UI lantai 2 pada bulan April 2024

Insinyur

Cita-citaku ialah menjadi seroang Insinyur,

Insinyur UI.

Kenapa Insinyur ?

Ya karena pas kecil aku lihat di TV bahwa banyak orang hebat & sukses ialah Insinyur, bahkan politik pun kita sering menyebut Insinyur Soekarno.

Ya, nama Insinyur itu ialah hal yang sangat lumrah disebut ketika aku masih kecil.

Dan, di SMA aku ingin masuk jurusan teknik agar menjadi seorang dengan gelar Insinyur.

Singkat nya, aku masuk jurusan Teknik Elektro di Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Alhamdulillah !

Dan ternyata gelar yang ku dapat ialah Sarjana Teknik ( S. T ) .

Ini terjadi karena gelar Ir. sudah tidak ada lagi.

Tapi, lagi-lagi semesta mendukung.

Ya, aku masuk tahun 2014, dan di tahun yang sama pula pemerintah sedang mencanangkan untuk dibukanya kembali program dengan gelar Insinyur.

Ya, di tahun 2014 terbit Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

Yang ku tahu tentang UU ini ialah bahwa pemerintah sedang menyiapkan untuk dibuka program Insinyur untuk beberapa tahun mendatang.

Dan setahuku, di FTUI sendiri bahwa program Insinyur di buka pada tahun 2018 ketika aku baru lulus, dan setelah nya aku masuk program tersebut dan lulus, Alhamdulillah.

Eh, jujur masih sangat banyak cerita tentang ke isninyuran ku sih, jadi aku pikir aku cukupkan saja di saat ini dan akan ku lanjutkan pada buku ku yakni buku MIMIK ( Menjadi Insinyur Masa Indonesia Kini ) untuk detailnya ๐Ÿ™‚

Bersama dengan teman-teman sekelasku Insinyur pada tahun 2019

Prof Raldi

Ya, berbicara mengenai Lab bahwa seperti kalian tahu bahwa aku ialah seorang Insinyur. Dan hal biasa bahwa laboratorium adalah tempat yang sering aku kunjungin.

Kemarin, tanggal 02 Mei 2024 setelah kerja aku ke Lab Kalor UI, untuk diskusi dengan temanku Juan & Prof. Raldi terkait project start up bersama.

Dalam hal ini, aku ingin menyampaikan ke kaguman ku pada Prof. Raldi, yaa, dia termasuk professor awal-awal yang ku kenal di UI, sejak tahun 2014.

Sebutan ” One Man One Product ” selalu teringat dalam otak ku tentang dia.

Selain itu, dia juga seorang socio-technopreneur.

Artinya, keilmuan yang dimilikinya untuk diusahakan untuk kegiatan sosial.

Luar biasa !.

Berikut biografi singkat Prof. Raldi.

Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer DEA adalah Guru Besar di Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Karir mengajarnya dimulai sejak tahun 1979.

Hingga kini, beliau masih aktif mengajar Mata kuliah Pengukuran dan Metrologi dan Etika Enjiniring.

Hasil riset inkubator bayi hasil penelitiannya di Fakultas Teknik UI kini telah dikenal luas, dirasakan manfaatnya dan  diproduksi secara massal.  

Beliau berhasil meraih Runner-up Dosen Terbaik UI (1995), Juara Pertama Peneliti Terbaik UI (1988), Runner-up Peneliti Terbaik UI (1990) dan Juara Tiga Kompetisi Riset UI (1989).

Diambil dari Facebook Prof. Raldi pada tanggal 02 Mei 2024 yang mana aku dan prof memang temanan di facebook

Kemudian dari sekian Professor yang saya jadikan panutan sebagai Guru maka salah satunya adalah Prof. Raldi Artono.

Beliau adalah Guru Besar Departemen Teknik Mesin FTUI.

Beliau mampu membumikan keilmuannya untuk kebermanfaatan masyarakat banyak.

Bukan tipe dosen yang sekedar jago membuat paper yang entah apa ada gunanya dan kapan dirasakan manfaatnya oleh ummat.

Masih banyak hari esok Prof, sehat selalu !

Lari Sabtu Rutin di UI

Ya, UI lagi UI lagi. Bisa dibilang orang – orang dan tempat yang paling berkontribusi dalan kehidupan ku hingga sekarang, hingga nanti, banyak sekali berkaitan dengan UI.

Entah kenapa ya ?

Hm, lagi pula aku juga nyaman & senang, jadi tak mengapalah.

Ya, hubungan ku dengan UI bisa dibilang akan sangat lama, atau mungkin akan sepanjang hayat, dan aku juga tak masalah dengan itu.

Berbeda dengan lainnya, misalkan di kantor, ya hubugan nya belum tentu lama, belum tentu sepanjang hayat.

Definisi hubungan yang ku maksud ialah tetap intens untuk komunikasi.

Tapi kalo dengan UI, entah apa aja ada yang bisa di obrolin.

Ya, sama sepert ini bahwa aku mulai kembali lagi untuk lari di setiap Sabtu jam 06.00 WIB di UI.

Ya aku kembali dari kesibukan dunia yang tiada habis.

Oh iya, ini juga persiapan aku juga untuk Marathon di Juli 2024 nanti.

Lagi, aku juga bahagia bisa lari dengan teman-teman di rumah.

UI ya, banyak sekali sih cerita yang bisa ku ceritakan.

Tapi untuk saat ini ku pikir cukup dahulu, ya karena selain ada pekerjaan lain, aku pikir aku juga mulai cape mengetik hehe.

Pokoknya,

” Aku selalu jatuh Cinta dengan UI, dan kupikir UI pun demikian ” – Rio

Jakarta, 04 Mei 2024

Hidup Harus Terus Berjalan

Saat di Official Garuda Store GBK pada tanggal 02 Mei 2024

Yaa, pagi ini pastinya pagi yang lumayan sedih, karena Indonesia kalah di perebutan juara ketiga di AFC.

Ya, aku nonton di GBK, dan pastinya banyak juga supporter yang NOBAR ( Nonton Bersama ).

Aku berharap bahwa kita bisa lolos dan ga perlu lewat bermain lagi di play kick off Vs Guinea.

Tapi, ya kalah.

Ya,, padahal menurutku pertandingan Vs Irak itu lebih baik dibandingkan dengan lawan Uzbekistan.

Namun, proses finishing yang dilakukan oleh pemain Indonesia yang kurang baik.

Serta, beberapa pemain egois, ya mungkin sekarang pemain-pemain egois tersebut terkena serangan mental akibat dihujat oleh netizen Indonesia.

Cuman yasudah, yaa terima, dan hadapin hari esok.

Dan tentu, aku juga ga mau terpuruk karena kekalahan Indonesia sehingga semua kegiatan ku menjadi tidak semangat.

Masih banyak hal yang harus aku lakukan, masih banyak tanggung jawab yang mesti dilakukan, karena hidup terus berjalan.

Yang penting terus semangat, siapapun itu, kapanpun itu, dan dimanapun itu.

Karena hidup harus terus berjalan !

Jakarta, 03 Mei 2024

Pada Akhirnya Hidup, Kita Ga Akan Pernah Benar-Benar Siap :)

Pada akhirnya, hidup kita banyak hal terjadi yang di luar rencana, pada akhirnya hidup kita ga tau kedepan, kita ga tau tentang apa yang benar-benar terjadi kedepan.

Memang, terkadang kehidupan seolah-olah dapat diprediksi, dapat dilihat polanya, tapi sebenarnya pada akhirnya hidup tidak bisa diprediksi.

Kita mesti siap pada sesuatu yang memang telah terjadi, dan kita harus beradaptasi.

Dalam diriku contohnya banyak hal, dimulai dari mendapat beasiswa dengan pembinaan terbaik, padahal awalnya daftar cuman buat cari tempat nginep gratis di dekat kampus.

Kemudian menjadi Insinyur padahal sebelumnya ga ada gelar Insinyur lagi di Indonesia, ke Papua padahal ga pernah ngebayangin kerja disana, dan sekarang semua serba online di waktu bersamaan.

Yaa, pada akhirnya sesuatu yang benar-benar penting, kita ga akan pernah siap.

Keberanian

Ya, itulah yang terkadang menjadi pembeda bagi setiap orang.

Orang-orang yang berhasil sudah pasti ialah orang yang berani.

Dia berani mengambil resiko di depan nya.

Namun, walau kita tahu keberanian ialah kunci kesuksesan, tapi ga semua orang akan berani.

Dan mereka ga salah juga, karena pasti punya pertimbangan tertentu.

Sekali lagi teman-teman, kita sebaiknya pikirkan kembali keberanian kita untuk kemajuan.

Tidak harus sesuatu yang ekstrem seperti resign tanpa mendapatkan pekerjaan pengganti, atau investasi uang yang banyak ke bitcoin, dan masih banyak lainnya.

Mungkin, kita mulai coba berani mengutarakan perasaan kepada orang yang kita suka, berani untuk memulai sesuatu yang baru misalkan saja berani untuk mencoba ikut marathon, berani memulai untuk menulis buku, apapun, ya disesuaikan saja dengan kondisi teman-teman ๐Ÿ™‚

Kompetensi

Ya, sejujurnya hidup harus punya kompetensi. Dan ini point yang penting, andaikan saja bahwa seorang pemuda dipercaya untuk memegang jabatan penting di republik ini.

Namun secara kompetensi dia belum memiliki, maka yang terjadi adalah kecelakaan. Kecelakaan pada efek yang dihasilkan, serta juga pada orang tersebut.

Maka, orang yang kita sebut dengan sebutan ” Pemimpin Muda “ itu yang sebelumnya di eluh-eluhkan karena pada usia muda telah memiliki jabatan yang tinggi pada akhirnya masuk penjara atau bisa dibilang setengah masa depan nya terlah berakhir.

Bayangkan saja, mungkin 2 tahun dia begitu tersohor tapi akhirnya menderita di penjara mungkin bisa 20 tahun atau lebih.

Karena kenapa ?

Karena amanah dengan kompetensi nya ga cocok.

Mungkin orang tersebut baik, ya bagus, tapi dalam dunia profesionalisme bahwa bukan dicari yang baik tapi yang benar.

Yang benar yaa yang profesionalisme.

Ngomong-ngomong masalah profesionalisme, tiba-tiba aku jadi ada ide untuk menulis bab profesionalisme dalam buku ku juga yang akan terbit di tahun ini yang berjudul MIMIK.

Yaa, begitu kan, terkadang terjadi maka terjadilah.

Iman

Yaa, sebagai seorang Muslim, menurutku bahwa ada sesuatu yang membedakan kita yakni iman.

Aku tahu bahwa agama lain juga memiliki iman tersendiri, karena itu aku tak berkomentar.

Aku saat ini hanya berkomentar pada iman yang ku yakini dengan sebenar-benarnya yakni Islam.

Ya, dimanapun kita berada bahwa kita mesti beriman, dan setelah nya mendirikan shalat, setelah nya yang masih banyak lagi.

Aku yakin pembaca di tulisan ini sudah pintar dan dapat mencari sendiri :).

Ya, shalat sesuai ketentuan Nya, selama kita hidup.

Seperti gambar dibawah ini bahwa aku shalat di bawah tanah, dan diatas salah satu titik tertinggi di Indonesia ( yang pasti di atas lebih dari atas Pulau jawa ) ๐Ÿ™‚

Dan tentu, untuk kota yang aku tak pernah berpikir akan untuk singgahi bahkan tinggal kurang lebih 2 tahun lamanya.

Banyak banget momen dan pengalaman hidup disana ๐Ÿ™‚

Yaa, sekali lagi kita ga tahu ke depan seperti apa.

Semoga dengan keberanian, kompetensi & iman akan selalu membuat keberuntungan untuk kita.

Pada akhirnya, masa depan ga ada yang tahu ya, yaa nikmatilah saat ini, syukuri apa yang terjadi saat ini, bersama orang-orang yang ada.

Karena, kita ga tahu apa yang akan terjadi kedepan.

Terima kasih ya !

Ya, aku tahu bahwa aku akan mengubah dunia, dan tentu aku butuh kalian, membuat sejarah, dan membuat sesuatu untuk mencapai sesuatu yang belum pernah kita capai.

Sekali lagi, TERIMA KASIH !

Jakarta, 02 Mei 2024

Ustad Ku

Ustad.

Ya, di otak ku bahwa definisi ustad adalah seorang yang mengajarkan agama.

Tentu suatu hari nanti aku ingin juga bisa menjadi seorang Ustad.

Yaa, ya pasti menjadi ustad juga bukan sebuah julukan saja, tapi dia mampu menjadi pendakwah kepada menjadi masyarakat luas.

Namun sebelum itu, yang pasti kompetensi seorang ustad juga harus kompeten.

Karena itu pentin sekali bahwa seorang ustad memiliki kurikulum pendidikan yang ditempuh nya.

Jadi bisa di tracking dari mana ia belajar, pelajaran apa yang dipelajari, guru nya siapa saja dan masih banyak lainnya.

Jujur saja di tanggal merah ini aku berpikir sebenarnya berapa banyak Ustad yang kutemui dalam setiap pekan.

Akhirnya aku cek HP dan jumlah Ustad yang terjadwal yakni 14 orang, dan setiap Ustad ada sesi nya 2 jam sendiri.

Artinya, dalam 1 minggu waktu meeting ku secara tatap muka sebanyak 28 jam. Itu belum termasuk mengerjakan tugas dan lainnya.

Aku ga tau ya kenapa jadi begini, cuman yasudah jalanin saja.

Untung saja online jadi ga perlu habis waktu di perjalanan.

Oh iya, setiap Ustad juga punya karakter dan keahlian nya masing-masing.

Jadi, aku sebagai murid bisa punya banyak referensi sudut pandang.

Ini berlangsung sampai kapan ya? “Tanyaku dalam hati.

Yang pasti sampai akhir tahun, dan mungkin beberapa tahun ke depan.

Lagi pula, mereka membentuk ku menjadi seorang muslim yang lebih baik.

Jadi kenapa tidak aku lanjutkan saja kan? ๐Ÿ™‚

Yaa sudah aku lanjut saja biar aku juga bisa di cross check dan menjadi lebih baik dalam segi kompetensi agama.

Toh, juga so far so good.

Ku tulis dalam notes di hp ku sambil ngeliat danau sambil minum kopi

Jakarta, 01 Mei 2024 Pukul 14.00 WIB

Kembali Mengaji

Semangat pagi dunia ! ya setelah menonton kekalahan Indonesia U-23 VS Uzbekistan U-23 yasudah gapapa, hidup mesti move on !.

Dan tentu aku bangun kesiangan, padahal aku ada kelas Talaqqi dengan ustad.

Bagi yang belum tahu, talaqqi ialah metode pengajaran Al-Qur’an di mana antara murid dan guru saling berhadapan.

Yaa, aku ingin berubah, ingin kenal dekat dengan agama.

Dan pastinya butuh guru untuk belajar, crosschek, pengingat dan banyak hal pastinya.

Setelah aku melihat hp ku, aku buka laptop & buka google meeting untuk masuk kelas.

Alhamdulillah, masih diizinkan masuk ke kelas dan yaa pasti meminta maaf dahulu sebelum memulai giliran saya.

Tema hari ini yakni pembacaan al-fatihah yang benar dan juga surat Al-Falaq, An-Nas & Al-Ikhlas.

Aku pikir semua berjalan lancar, ya setiap selasa pagi pukul 06.00 – 08..00 WIB bahwa aku Talaqqi dengan beliau.

Dan hari-hari lain ya beda guru karena beda materi kelas saja.

Jika kalian pernah membaca tulisanku sebelumnya di website ini bahwa aku ingin menjadi seorang Tahfidz.

Maka, sekarang aku sudah memulai proses nya.

Aku dan kelas ku bersama Ustad Deddy dalam kelas Talaqqi

Tentang Baju Muslim

Ngomong-ngomong masalah baju muslim, entah kenapa aku baru menyadari bahwa baju muslim ku begitu sedikit.

Ini jelas sekali bahwa penempatan baju muslim dalam keseharianku tidaklah begitu banyak.

Atas dasar itulah, aku ingin menempatkan baju muslim menjadi lebih meningkat untuk keseharianku.

Yaa, ditambah juga pada saat metode Tallaqi ataupun belajar Al-Quran aku ingin menggunakan baju muslim.

Yowis, aku akan cari & beli baju muslim ๐Ÿ™‚

Agenda Harian Islami

Ya, sekarang aku punya agenda harian islami yang mestinya aku isi setiap hari.

Ya, aku akan mengisinya setiap hari.

Dan, aku tak ingin mengisi jika hari tersebut tidak ku lakukan aktifitas tersebut, JUJUR .

Kata itu yang ingin aku mulai dalam tahap awal proses pembelajaran.

Ini bukan masalah kuantitas tapi juga kualitas & ridho Allah.

Ngomong-ngomong masalah agenda harian ya itu udah makanan sehari-hariku, tapi agenda harian muroja’ah, jujur saja bahwa kayanya belum pernah.

Seingatku aku punya agenda harian murojaah itu pada saat masih Madrasah Ibtidaiyah & saat kuliah dimana masuk pondok asrama beasiswa Rumah Kepemimpinan.

Itu pun sepertinya aku tak melakukan secatra optimal. Wah artinya sudah 5 tahun lebih aku tak punya agenda harian muroja’ah ya. Astaga eh astagfirullah.

Al-Quran

Langsung saja bahwa sepertinya aku akan memasukkan Al-Quran dalam tas ku agar lebih mudah saja.

Ya, di HP sih memang ada ya Al-Quran dalam bentuk soft copy.

Namun, mengingat bahwa kuantitas aku terhadap Al-Quran akan meningkat yaa sudah :). Semangat semuanya !

Artinya: โ€œSebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al-Qurโ€™an dan  mengajarkannya.โ€ (HR. Bukhari)

Jakarta, 01 Mei 2024

TIMNASKU, aku selalu BANGGA !

Dari semua aktifitas hari ini yang ku jalani.

Maka, yang terpenting dari terpenting ialah menonton Indonesia U-23 VS Uzbekistan U-23 pada ajang semi-final piala AFC U-23.

Yaa, hingga saat ini King Indo terus membuat sejarah hingga melangkah mencapai ke semifinal Piala AFC U-23.

Selangkah lagi kita akan menjadi juara Asia U-23, dan tentu melaju ke Olimpiade Paris.

Sesuatu yang belum pernah Indonesia rasakan sejak merdeka.

Yaa, sudah pasti aku akan mendukung dan aku memang berencana untuk menonton di GBK, yaa nonton bersama ( NOBAR ) yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI )

Massa di GBK

Aku datang di GBK pukul 19.45 wib dan sudah sangat ramai massa yang mendatangi stadion utama kebanggan Indonesia.

Yaa, bangga! Itu semua yang orang rasakan di stadion dan pastinya juga massa Indonesia yang mendukung timnas Indonesia.

Semua orang berbondong-bondong datang ke stadion baik anak muda, remaja, hingga orang tua untuk mendukung Indonesia dengan berbagai cara.

Ada yang membawa bendera merah putih, ada yang muka nya ditempelkan dengan bendera merah putih, ada yang pakai ikat kepala Indonesia, ada yang menggunakan jersey timnas, dan macam-macam lah.

Lagi pula banyak sekali tukang yang menjual pernak pernik untuk mendukung Indonesia dengan harga yang murah, dan juga banyak yang jualan.

Sehingga tidak akan laper ๐Ÿ™‚

Jalan nya pertandingan

Tentu, makin kesini bahwa permainan timnas Indonesia makin baik.

Menurutku mulai terasa sejak tahun lalu sejak piala Dunia U-17 di Indonesia.

Dan jika dibandingkan dengan tahun ini, aku pikir terus meningkat permainan nya.

Atas dasar itulah, menurutku sebagai orang yang sangat amatir tentang sepak bola bola namun pendukung Indonesia, bahwa semakin masyarakat Indonesia bangga dengan pencapaian yang telah dilalui.

Selain telah membuat sejarah, masih ada potensi untuk menjadi juara atau dapat masuk Olimpiade Paris 2024.

Buktinya di GBK ramai sekali dan pastinya di mana-mana juga orang nobar kan.

Jalan nya pertandingan dimulai dengan begitu sengit.

Di babak pertama Indonesia berhasil untuk mengimbangi pertandingan hingga pluit pertandingan babak pertama berbunyi.

Di babak kedua, semua berubah.

Indonesia mampu membuat gol lebih dulu dan semua orang merayakan gol tersebut namun setelahnya wasit menganulir gol Indonesia.

Setelah itu, maka pertandingan dimiliki oleh Uzbekistan.

Dan, Uzbekistan U-23 memenangkan pertandingan.

Tanggapanku

Pertama, Jujur saja level kualitas timnas Uzbekistan U-23 memang lebih baik dari pada timnas Indonesia U-23. Namun, bukan berarti pertandingan tadi Indonesia pasti kalah.

Aku pikir karena banyak pengaruh wasit yang banyak keputusan nya merugikan Indonesia.

Aku tahu bahwa aku subjektif, namun dalam ke subjektifan ku berpikir objektif.

Tapi ya wasit, ya dia yang punya suara keputusan.

Yaudah, siap – siap kena mental pak di serang netizen Indonesia.

Kedua, komentator nya menurut ku bagus sekali.

Selain dia memahami detail informasi dari pemain timnas Indonesia U-23 dan juga Uzbekistan U-23.

Dia juga netral.

Ya artinya dia mengakui bahwa Uzbekistan lebih bagus, tanpa tidak membuat penonton Indonesia kecewa.

Ketiga, kejutan mendadak.

Ya, ketika gol Indonesia di anulir, aku pikir aku, penonton dan pemain timnas mengalami kejutan yang luar biasa.

Dan selanjutnya, kita mengalami penurunan semangat.

Ya pada akhirnya kalah ya, ya gapapa.

Dalam pertandingan pasti ada menang dan ada kalah, yang penting terus semangat timnas ! masih ada perebutan juara ketiga untuk masuk olimpiade Paris 2024.

Terus semangat TIMNAS INDONESIA !

Karena aku tak akan pernah lelah untuk menyatakan bahwa AKU BANGGA PADA KALIAN !

Jakarta, 30 April 2024

Refleksi

โ€ Dalam keheningan ada kemurnian โ€œ

Ya, sekarang sudah berganti hari, hari Senin tanggal 29 April 2024 Pukul 00.20 WIB namun aku masih belum bisa tidur.

Aku pikir karena efek kopi yang masih kuminum di jam 8 malam tadi.

Jujur saja, bagiku hari minggu ataupun hari senin tak ada bedanya, sama-sama sibuk.

Hm, mungkin lebin banyak porsi ke yang berbeda saja kali ya.

Ya, hari kerja sibuk ke kerja terutama.

Kemudian, akhir-akhir ini durasi menulisku juga berkurang.

Misalkan saja, dalam 1 hari aku hanya menuliskan 1 tulisan di website ini.

Ya, gapapa juga sih, toh juga webiste ini lebih ke arah curahan hati saja, dan bukan sesautu yang benar-benar serius.

Tapi juga sebenarnya bahwa kuantitas & kualitas waktu ku menulis dalam buku juga menurun.

Ya, manusiaย moodย nya bisa naik & bisa turun.

Hm, kenapa ya bisa begitu ?

Mungkin bagi beberapa orang aku sudah produktif.

Namun, bagiku aku masih belum bisa optimal.

Ide untuk meperbaiki sih banyak, tapi ku pikir bukan di ide masalah nya.

Ya, masalah nya di komitmen.

Dan komitmen tergantung dengan niat, aku pikir aku harus terus menguatkan niat kenapa aku harus menulis.

Semua orang juga tahu bahwa menulis adalah โ€ Legacy โ€ tapi tidak semua orang bisa mengwujudkan menulis.

Aku pikir aku belum optimal karena juga mungkin karena aku sering lalai dalam shalat, yaa shalat tidak tepat waktu, tidak berjamaah dan masih banyak lagi.

Kenapa bisa begitu ?

Ya aku tak ingin banyak alasan layaknya orang yang sedang membela diri, aku hanya ingin kedepan dapat lebih baik lagi.

Lagi pula mendirikan shalat itu bukanlah sebuah kelebihan tapi kewajiban.

Ya, kita butuh itu, karena itu tiang agama.

Tanpa adanya tiang, bangunan akan roboh.

Shalat

Aku pikir jika ada satu point agama yang mesti segera aku lakukan setelah mengluruskan niat ialah Mendirikan Shalat, ya Shalat berjamaah. 

Aku hanya ingin itu saja dahulu, ku implementasikan dan ya perbaiki Doa.

Kau tau bahwa terkadang kita terlalu sombong di dunia ya.

Ya kita sibuk sekali dengan urusan dunia tapi kita lupa bahwa dunia ini sebenarnya ajang persiapan untuk akhirat.

Ya, walaupun mindset itu sudah dalam benak otak ku tapi secara implementasi nya aku butuh perjuangan.

Aku pikir juga aku ingin berubah, benar-benar berubah.

Berubah seperti apa ?

Ya lebih dekat dengan agama.

Dan, pastinya akan selalu ada godaan, ada juga yang mungkin ga suka.

Namun, Nabi Muhammad SAW saja yang merupakan manusia paling mulia juga banyak yang membenci.

Jadi, ga perlu galau jika ada yang membenci.

Ya, intropeksi diri saja dan terus maju.

Tulisan ini merupakan sebuah catatan kecil yang mungkin tak bermanfaat bagi beberapa orang, tapi akan berarti bagi beberapa orang.

Sekali lagi,ย โ€ Dalam keheningan ada kemurnian โ€œ

Jakarta, 29 April 2024 Pukul 00.20 WIB