Membunuh Waktu

Aku selalu berpikir bahwa kapan kah kehidupan aku akan selesai.

Kematian adalah impian ku.

Namun, takkalah itu belum terjadi artinya aku harus tetap menjadi seorang warrior atau pejuang.

Tapi, terkadang aku ingin membunuh waktu.

Membunuh waktu

Waktu terus saja berjalan, sedangkan aku begini saja.

Sialnya, aku belum bisa tidur padahal jam sudah menunjukkan jam sepuluh malam.

Niatnya aku mau tidur jam delapan, tapi ku buka hp sehingga mataku belum bisa tidur.

“Pokoknya setelah nulis ini aku harus tidur “ pikirku.

Andaikan waktu bisa dibunuh, ku pikir aku suka.

Aku suka sekali.

Namun, waktu terus berjalan apapun yang terjadi.

Katanya, tidur menghabiskan waktu sepertiga dari usia manusia.

Hm, tak apalah.

Tidur pun juga bagian dari kesehatan.

Membunuh waktu, bagaimana caranya ?

Bagaimana bisa ?

Jika ada yang tahu, tolonglah katakan padaku.

Satu hal yang ku ke tahui bahwa apapun yang terjadi bahwa waktu terus berjalan.

Dari planet Bumi, 16 September 2025 pukul 22.30 WIB

Laki-laki & Pundaknya

Pada akhir nya, seorang laki-laki akan selalu memiliki tanggung jawab pada pundak nya.

Pundak selalu berkaitan dengan tanggung jawab.

Rasanya, setiap laki-laki memikul beban ataupun tanggung jawab yang besar.

Uang

Apabila seorang laki-laki tidak memiliki uang rasanya seperti tak berguna di dunia ini.

Ah jangan-jangan masalah utama seorang laki-laki adalah uang.

Jika dia memiliki semuanya tapi tak punya uang ya dianggap kurang saja.

Tapi, jika dia tak memiliki banyak hal tapi punya uang ya dianggap sempurna.

Ya mungkin saja karena laki-laki itu banyak tanggung jawab nya & berkaitan dengan uang.

Karenanya dia harus punya ruang kotak yang banyak dalam dirinya untuk tidak mencampur adukkan dari setiap permasalahan yang ada.

Jika dia mencampur kan maka akan bersikap emosional dan cenderung bersikap untuk tidak adil pada keputusan yang ia putuskan.

Sedih ga sih ?

Saat dibilang, ” Pa, beras habis “.

Atau

” Pa, cicilan sekolah belum dibayar “

Ya apapun itu, dari pagi sampe malam pun laki-laki seperti nya dituntut untuk menyelesaikan yang berkaitan dengan uang.

Mungkin bagi orang yang terlahir kaya raya ya kurang relate.

Tapi bagi seorang laki-laki yang dari dari keluarga biasa aja atau sandwich generation ya begitu related.

Menyendiri

Makanya, kadang laki-laki lebih suka menyendiri.

Ya, bisa naik motor keliling tanpa arah, duduk di minimarket sambil minum kopi liat jalanan, ataupun menepi duduk dan melihat alam ataupun jalanan.

Bukan buat gimana -gimana, tapi terlalu banyak yang dipikirkan.

Apapun deh.

Jadi, kalo sudah sampai di rumah rasanya ingin istirahat saja karena sudah cape hari ini dan bersiap bertempur untuk hari esok.

Sedih ya jadi kita, jadi laki-laki.

Ya mau gimana lagi ya, emang udah takdir nya.

Kita juga disini ingin menjadi laki-laki yang bertanggung jawab, bukan yang main kabur aja. Jangan!

Menunggu

Terkadang laki-laki juga harus menunggu.

Ya menunggu juga bagian dari kebaikan.Β 

Bisa jadi menunggu untuk menikah, ataupun yang sudah menikah menunggu juga untuk punya anak, ataupun yang belum punya rumah juga harus menunggu untuk punya rumah.

Terkadang, menunggu juga untuk kebaikan.

Yah kalo orang lain berkata apa yaudah dengerin aja, iyain aja, biar cepet.

Toh apakah mereka mau bantuin kita kalo kita susah ? Yah tergantung.

Kadang dengan helaan nafas yang dalam sudah menunjukkan rasa beban yang ditanggung nya.

Namun ingatlah, jikalau seorang laki-laki cape sekali dan akhirnya rebahan di kasur dan diselimuti selimut.

Ya gapapa, tapi ingatlah bahwa sinar matahari di luar akan selalu menghangatkan mu.

Kadang orang cuman tahu nya hasilnya aja, padahal laki-lakinya udah bekerja, bersusah payah untuk mewujudkan nya.

Kopi

Mungkin, salah satu hal baik untuk menyelesaikan banyak permasalahann hidup itu dengan ditemani secangkir kopi.

Ya, itu sih menurut ku.

Kopi mengandung kafein dimana membuat jantung berdebar lebih kencang dan membuat peredaran darah lebih cepat yang membuat mata dan pikiran rasanya lebih jernih saja.

Namun, kopi juga ada efek samping nya.

Namanya juga stimulan kan, kalo keseringan bisa jadi ketergantungan ataupun membuat tubuh setelah beberapa jam mengonsumsi kopi menjadi sangat lelah.

Uang

Hm, sedih deh kalo laki-laki ga ada uang.

Tapi, ya harus terus semangat.

Gapapa kalo saat ini kita masih berjuang, masih berusaha, dan percayalah bahwa setiap usaha yang kita lakukan dalam bekerja adalah jihad.

Ya mungkin nasib saja yang belum untuk kita.

Oh iya, laki-laki juga banyak yang menanggung beban baik keluarga, hingga ada yang mungkin hingga sampai negara nya.

Berat ya jadi laki-laki ?

Ya gitu deh.

Tapi tetap semangat ya pundak kita.

Bismillah.

Ditemani oleh kopi hitam pahit.

Jakarta, 05 Oktober 2025 Pukul 11.11 WIB

Tahajjud

Mataku mulai terbuka dari tidur ku.

Perlahan tapi pasti ku rasa bahwa aku sudah terbangun dari tidurku.

Kulihat jam dan jam menunjukan jam setengah tiga pagi.

Tapi, karena aku sudah terbangun dan ku pikir entah bagaimana aku ingin tahajud.

Bangun di jam dini hari itu begitu tenang.

Disaat orang-orang tertidur tapi kita sudah terbangun untuk memulai hidup.

Aku pergi ke kamar mandi, mandi, dan ku lanjutkan dengan wudhu.

Rasanya aku juga belum sholat isya kemarin.

Setelah wudhu, ku lanjutkan dengan sholat isya dan sholat tahajjud dua rakaat sebanyak dua kali.

Dalam keheningan, terdapat kemurnian.

Aku selalu sepakat dengan quotes ini.

Itu quotes yang memang aku buat dan rasakan sendiri sih.

Tapi aku suka saja dengan itu.

Hm, bagaimana ya.

Bagaimana tentang hidup ini.

Dalam sujudku terakhir ku dalam setiap sholat aku selalu mengatakan :


” Ya Allah, jangan biarkan aku menjadi diriku sendiri walau hanya sekejap mata. Sungguh, aku tak mampu. Perbaikilah urusan ku. Tidak ada daya dan upaya kecuali dari pertolongan Ku “.

Doa ini ku pikir sudah ku panjatkan lebih dari 10 tahun terakhir ini.

Aku selalu berharap bahwa kehidupan ku, diberkahi dan di ridhoi oleh -Nya.

Jika tidak ? Untuk apa aku hidup di dunia ini.

Aku takut masuk neraka.

Bermegah-megalah dalam dunia ini.

Ampun.

Jika kehadiran ku hidup di dunia ini tak untuk semakin dekat dengan -Nya buat apa ?

Ya Allah, jangan sampai aku cinta dunia ini.

Dunia yang seharusnya ada di tangan ini tolong jangan masuk ke hati ku.

Dalam setiap hari ku, aku selalu berpikir bahwa :

” Jika ini adalah hari terakhir ku, tapi aku masih cinta dunia, ampunilah aku Ya Allah “.

Adzan ke adzan

Ku pikir suara yang paling aku suka dan paling ku rindukan adalah suara adzan.

Suara panggilan -Nya.

Rasanya ternyata aku masih hidup di dunia ini.

Impianku mungkin banyak, tapi salah satunya yakni hidup sebaik mungkin dari Adzan ke Adzan.

Karena pada dasarnya bahwa hidup seorang muslim dimulai dari adzan dan diakhiri dengan adzan.

Aku takut.

Takut.

Aku ku takut masuk neraka.

Aku tak takut mati.

Yang ku takutkan apabila masuk neraka.

Ya Allah, tolong tunjukkan aku ke jalan yang lurus mu selalu ya Allah.

Jakarta, Jumat, 26 September 2025 Pukul 04. 10 WIB

Naik LRT

Akhir-akhir ini aku sering sekali naik transportasi umum.

Sesuatu yang sepertinya sudah lama tidak aku lakukan.

Ya maklum, karena biasanya naik motor, jadi udah nyaman aja.

Terlebih jalanan di kota Jakarta begitu macet, rasanya malas saja terlalu lama di jalanan.

” Ah, hanya buang-buang waktu saja “ itu lah pikiran ku dan hingga saat ini.

Namun, mungkin atau terkadang hidup akan terasa berbeda ketika kita mengambil dari sisi berbeda.

Awalnya, itu aku naik transportasi umum yakni LRT dikarenakan motor ku yang rusak sehingga perlu ke bengkel.

Yowis, naik LRT saja.

Cuman biasanya naik dari LRT Stasiun Kampung Rambutan.

Tapi ternyata aku baru sadar bahwa ada LRT yang lebih dekat dengan ku yakni naik LRT Ciracas dan tetap dengan tujuan akhir yakni LRT Dukuh Atas.

Bisa dibilang naik LRT itu lebih simple, artinya kita ga perlu mengendarai alias tinggal duduk saja ataupun berdiri saja.

Kalo dihitung sih naik di jam sibuk yang biasanya dari jam 6 sampai 9 pagi itu tarif normal yakni bisa di angka 17 ribuan.

Dan sore pun juga dari jam 4 sore sampai jam 8 malam juga sama.

Namun, jika berangkat di luar jam itu jadi paling maksimal 10 ribu.

Bayangkan saja, jika naik transportasi motor online itu bisa 80 ribuan sendiri baru berangkat.

Dari stasiun LRT ke tempat bekerja juga bisa jalan ataupun naik transportasi online yang biasanya Rp.5000.

Tapi bukan itu yang ingin kubagikan.

Enak sih naik LRT, walau jauh lebih murah juga kalo naik motor.

Tapi, aku melihat begitu banyak orang yang berangkat kerja, dan menjalani aktifitas hidup.

Begitu banyak orang sekali.

Terkadang aku mengingat saat aku berpikir untuk menjadi orang kaya dan ingin segera pensiun dini.

Orang sebut nya ” Financial freedom “, berapa banyak buku ataupun video youtube yang sudah kubaca untuk mencapai itu, itu jumlah yang banyak sekali.

Hingga, tahun 2021 aku pikir resign dari tempat kerja dan kegiatan ku hanyalah membaca buku.

Lebih sering nya membaca buku di Perpustakaan Nasional.

Alasan nya sederhana, itu tempat gede banget, jadi minimal ga bosen aja para pegawai ngeliat gue lagi gue lagi.

Bahkan di rumah saja aku juga masih sering baca buku digital dari IPUSNAS itu.

Ya, pensiun dini.

Tak ada gaji tapi pengeluaran pun sama dan masih tetap hidup.

Saat itu aku berpikir, ” Gue mau ngapain lagi ya ? ”

Asli bosen juga ternyata kalo gini.

Ya, ajak temen juga sibuk kerja.

Sedangkan aku ? ” Hanya tukang baca buku “.

Ku pikir ini periode paling banyak aku baca buku juga sih.

Jumlah nya ? banyak banget itu.

Aku pun terus mencari di google ” Orang -orang ngisi hidup nya sampai tua ngapain sih ? ” .

Kebanyakan orang sukses itu umumnya pas tua jadi filantropis.

Tapi apakah aku harus setua itu ?

Hm. baca buku tentang makna hidup yang beragam pun ku baca.

Satu hal yang ku pahami, bahwa ini adalah salah satu masa hiatus ku.

Mungkin manusia harus ada fase hiatus.

Sesuatu yang dulu aku menggebu gebu yakni pengen bisa financial freedom, dan tercapai saat itu, terus mau apa lagi ? asli bosen deh.

Walaupun lebih sedih kalo ga punya uang sih wkwk.

Namun, hidup tanpa tantangan ataupun berhasil terus pun juga kadang membuat rasa menjadi bosen.

Kenapa ya ? kenapa ya aku hidup ? di fase ini pun juga aku mulai menyadari siapa orang -oang yang dekat dengan ku, teman-teman yang ingin ku pertahankan.

Dulu aku ada sosial media instagram, banyak sekali DM yang masuk.

Isinya ? ya beraneka ragam.

Deket sih juga engga ya, cuman banyak sekali DM yang masuk terkait kepentingan saja.

Ku pikir daripada aku tak membalas tapi aku bikin story yang mending aku delete instagram saja.

Dan akhirnya aku delete, di fase -fase ini aku hanya sering main facebook saja.

Walau facebook tak begitu banyak temanku yang masih main, tapi ku rasa, aku nyaman dengan sosial media ini .

WA ? hm, jarang ada yang chat sih.

Mau ngapain kah, ga ada kerjaan juga kan.

Tapi beberapa teman dekat ku tetap kirim pesan menanyakan kabarku.

Pasti mereka tahu bahwa aku berhenti dari instagram dimana memang aku menyampaikan itu di story ku dahulu.

Mereka yang tetap bersama ku disaat aku kesepian hingga hari ini adalah sahabatku, aku senang jika bisa bersama hingga sampai tua.

Tapi, ada satu hal yang pasti adalah bahwa aku harus mencari kemana aku mau pergi ini !.

Oh iya, untuk mencapai financial freedom maka harus mencari uang, mengelola uang, hingga mempertahankan uang.

Ya banyak konsep lah terkait ini.

Kalo mencari uang ya kerja, kerja sampingan, banyakin duit lah intinya dan mengurangi sedikit pengeluaran.

Kalo mengelola uang ya pindahin uang ke instrumen yang bertumbuh.

Kalo mempertahankan uang ya beli emas, ataupun sesuatu yang membuat lo gagal untuk miskin.

Tapi satu hal yang ku rasakan saat itu ialah” Aku tak ingin pensiun lagi ! “.

Ya aku ingin bekerja hingga mati.

Bekerja sesuai dengan kemampuan ku saja, apapun itu.

Kenapa ? ya karena hidup adalah ujian, jadi jangan salah kira bahwa nikmat dunia juga termasuk ujian, ujian untuk lebih dekat dengan atau menjauhi -Nya.

Untuk kembali ke surga melalui fase kematian.

Bekerja pun juga ibadah.

Itulah kenapa aku ingin berjuang, bekerja, agar hidupku berkah, hidupku menarik, dan hidupku bisa ku pertanggung jawbakan di hadapan -Nya.

Namun, ternyata aku disadarkan bahwa aku harus menulis idelogi ku sendiri.

Sebuah ideologi yang akan mengubah dunia di masa depan.

Awalnya siapasih yang mau bikin ideologi.

” Masa iya dari seluruh orang Indonesia, gue sendiri yang mau bikin ideologi ? ”

” Atau jangan-jangan dari seluruh dunia yang hidup saat ini, aku yang bikin ? ”

Aku yakin pasti masih ada beberapa orang yang seperti ku.

Lagi pula, aku adalah akumulasi apa yang aku baca.

Dan mungkin perubahan besar dapat dimulai dari seseorang, dan banyak sejarah yang telah membuktikan.

Yang paling penting adalah aku hanyalah menjalani tugas ku sebagai hamba tuhan dan pemimpin di dunia yang sementara ini.

Saat aku menciptakan & menulis ideologi ini, sejujurnya aku bukanlah orang yang benar-benar fokus untuk menulis.

Aku menjalani kehidupan ku seperti orang biasa.

Kedepan, kita ga tahu hidup sampai kapan.

Lagi pula mestinya, penderitaan ku akan makin banyak.

Alasannya sederhana, ga mungkin jadi orang besar kalo ga ada penderitaan besar.

Bayangkan Nabi Muhammad SAW saja begitu besar cobaanya, contoh lain juga banyak sekali, aku bisa ungkapkan ratusan contoh.

Tapi satu hal yang ku tahu, satu hal yang pasti bahwa aku akan terus maju dan menjadi seorang Warrior ( pejuang ) hingga akhir kehidupan ku.

Janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku meski sekejap mata, dan perbaikilah urusanku seluruhnya. Sungguh tidak ada tuhan selain Engkau.

Ya Allah, apapun yang terjadi dalam kehidupan ku, aku berserah pada mu.

Jakarta, 23 September 2025 Pukul 10.10 PM

Hm, ku pikir besok aku ingin naik LRT lagi πŸ™‚

Tumbuh Lebih Baik

Aku selalu suka dengan kota ini.

Kota ini begitu banyak cerita, begitu banyak hal yang selalu membuat ku terpana, mataku berkaca-kaca.

Namun, satu hal yang selalu aku percayai bahwa kota ini akan terus tumbuh lebih baik.

Izinkan aku bercerita, beberapa waktu lalu aku sedang di bengkel, ya biasa motor ku diperbaiki.

Lalu tibalah ada seorang bapak dengan anak perempuan yang berkerudung datang ke bengkel.

Aku kurang tahu motor bapak itu kenapa.

Yang jelas aku duduk disamping nya, dan dia berbicara dengan pemilik bengkel nya dimana pemilik bengkel nya bertanya,

” Habis anter sekolah ya Pak ” .

Dan bapak itu menjawab

” Iya, biar pintar, biar bisa menjadi menteri “.

” Hah, menjadi menteri “ pikirku.

Padahal baru kemarin aku bertemu dengan mantan menteri di Rumah Prof. Rhenald Kasali.

Ya ga sengaja ketemu.

Tapi, yang kulihat bahwa seorang bapak yang berpenampilan kurus itu berharap bahwa anak nya akan menjadi menteri.

” Apakah itu akan tercapai ? “.

Entahlah, hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan itu.

Yang jelas, yang ku tahu bahwa itulah alasan kenapa bapak itu hidup, untuk anaknya.

Aku pun juga teringat buku Man’s Search For Meaning Karya Viktor E Frankl dimana menurut dia bahwa salah satu dari alasan kenapa orang memiliki makna hidup adalah karena keluarga nya.

Mengaggumkan.

Viktor Frankl juga membahas, melakukan pekerjaan ataupun mengingat situasi penting juga merupakan salah satu seseorang mendapatkan makna hidupnya.

Jadi, mungkin kalo ada teman kita yang gila sekali kerja, ya mungkin itulah makna hidup yang ia temui nya.

Tumbuh lebih baik ya.

Hm, tentu contoh nyata ya aku :).

Tapi, ku pikir aku saat ini bersyukur bahwa aku tak mengalami kekurangan makan baik hari ini ataupun esok.

Yang jelas, aku melakukan donor darah, ataupun kerja sosial itu karena aku suka aja, dan tentu aku ikhlas.

Jadi, ku pikir semua orang umumnya ingin untuk tumbuh lebih baik.

Percayalah pada dirimu sendiri.

Karena jika kau tak percaya pada dirimu sendiri, lalu siapa yang akan percaya dengan dirimu sendiri.

Hidup akan terus berjalan, apapun yang terjadi.

Maka, kita berusaha untuk terus tumbuh yang lebih baik.

Jakarta, 11 September 2025 Pukul 19.03 WIB

Mengambil Posisi

Saat itu, aku berdiskusi dengan Prof. Rhenald Kasali di kediaman nya.

Aku bertanya tentang bagaimana seseorang menjadi seseorang.

Sederhana nya menjadi seorang tokoh.

Prof Rhenald menjawab bahwa aku harus mengambil posisi sesuai dengan keyakinan diriku sendiri.

Beliau bilang bahwa kau harus punya gallery.

Sederhana nya portofolio yang menjelaskan tentang keunikan dalam dirimu.

Aku paham maksudnya.

Tapi sejujurnya aku belum tau sikap apa yang akan aku ambil.

Apakah aku akan selalu berada dibarisan pemerintah?Β 

Apakah aku akan berada di barisan oposisi pemerintah?

Yang jelas aku melihat sikap dari teman-teman ku yang berada dibarisan itu semua.

Ataukah aku ingin hidup damai saja.

Urus hidup sendiri, keluarga sendiri dan layaknya orang pada umumnya.

Yang jelas, aku pernah memilih yang ketiga itu.

Namun, takdir berkata lain.

Takdir yang membuat ku akhir nya tidak akan kembali ke jalan itu.

Jika dilihat dari apa yang dipikirkan Prof Rhenald bahwa beliau mengambil sikap untuk berpikir rasional dan stay relevant.

Ya, aku sepakat dengan itu.

Tapi rasanya ada yang kurang dalam hatiku.

Ataukah aku ingin mengabdikan diri ku pada dunia keinsinyuran ?

Atau kah menjadi penulis buku ?

Atau menjadi relawan di sektor ketiga ?

Hm, itu adalah sesuatu yang memang sudah ku jalanin.

Tapi, rasanya kurang complete saja.

Lalu, posisi apa yang mesti ku ambil.

Masa lalu

Apakah kau tahu bahwa nabi Muhammad SAW memberikan banyak harta diaman yang sebelumnya dari kaya menjadi miskin untuk berjuang di jalan Allah ?

Apakah kau tahu bahwa Ali bin Abi Thalib hampir seumur hidup nya miskin tapi dia dikenal dengan gerbang ilmu pengetahuan saking banyak nya ilmu ?

Apa kau tahu bahwa tokoh bangsa Muhammad Hatta, Agus Salim, Tan Malaka, dan lainnya juga sebagian besar hidup nya penuh dengan kemiskinan untuk memilih mengutamakan perjuangan kemerdekaan daripada mengumpulkan kekayaan sendiri ?

Apakah kau tahu bahwa Galileo Galilei memilih untuk tetap bertahan menghadapi kematian yang diberikan oleh gereja karena mempertahankan keyakinannya bahwa matahari adalah pusat tata Surya dimana saat itu Gereja berpendapat bahwa bumi adalah pusat tata Surya ?

Apakah kau tahu bahwa Marthin Luther tetap bersiteguh terkait apa yang diyakini sehingga sekarang ada kristen protestan.

Dan masih banyak lagi aku bisa berikan contoh terkait itu semua.

Satu hal persamaan yang terjadi bahwa mereka semua adalah seorang warior.

Mereka yakin terhadap apa yang diyakini nya.

Lalu bagaimana dengan ku ?

Memimpin adalah menderita.

Bahkan aku pun tak kekurangan makanan, dan bisa hidup dengan nyaman.

Jelas, bahwa aku belum lah sebanding dengan mereka.

Namun, setiap zaman ada orang nya.

Aku pikir aku akan mengambil sikap sebagai seorang warrior dengan ideologi ku yakni RA.

RA adalah kependekan dari Radhiallahu Anhu.

RAisme adalah ideologi yang menganut paham Radhiallahu Anhu yang artinya ideologi yang menganut semoga Allah meridhoi.

Dan yang perlu ku lakukan yakni ialah menambah galery ku terkait RA ini.

Aku banyak sepakat dengan Cokroaminoto.

Tentu, banyak pemikiran ku yang aku sepakat dengan beliau.

Lagi pula, umat Islam adalah Rahmat bagi semesta.

Jelas bahwa kedepan dengan semakin banyak aku menambah gallery RA ku maka akan semakin banyak para pengikut ku.

Sederhana nya karena mereka sepakat dengan ideologi RA ini.

Suatu hari nanti akan ada perang ideologi.

Jelas bahwa RA versus dengan ideologi lain.

Aku tak sepakat dengan sistem dunia saat ini.

Sistem yang dibangun kurang dari 100 tahun lalu yakni pada tahun 1945.

Sistem inilah yang membuat dunia saat ini.

Namun, sistem itu tidak adil.

Kapitalisme, Eropa dan Amerika yang menjadi pemenang dunia pun juga mendominasi dunia ini dan menerapkan standar ganda bagi sekutu dan juga para yang dianggap oposisi nya.

Sedangkan, Asia – Afika itu hanya mengikuti sistem yang dibuat negara pemenang dunia ini.

Perlu diketahui bahwa aku awalnya tak begitu peduli dengan ini semua.

Namun, ku pikir aku adalah orang yang ditakdirkan untuk mampu melawan sistem ini.

Aku tahu bahwa tingkat keberhasilan saat ini jika ku lawan adalah kecil.

Namun, kebenaran akan dunia perlahan akan terus terbuka dan semakin banyak orang yang akan paham dengan maksudku.

Setidaknya, aku sudah menjadi seorang warrior.

Seorang pejuang sejati.

Maka, ku pikir aku telah mengambil posisi ku sebagai seorang warrior dalam memperjuangkan ideologi ku sendiri yakni ideologi RA.

Suatu hari nanti miliyaran orang di seluruh dunia akan mengenal, dan mengikuti ideologi ini.

Kenapa ?

Karena RA adalah jawaban dari permasalahan yang ditimbulkan sejak lebih dari 500 tahun ini.

Maafkan aku Isaac Newton, Thomas Alva Edison, Tesla dan lainnya.

Bagiku, kalian luar biasa.

Namun, cahaya itu sudah berpindah.

Dari cahaya barat ke cahaya timur.

Sekali lagi, aku tak akan melupakan kalian.Β 

Tapi inilah posisi yang ku ambil.

Menjadi warrior dengan Ideologi RA

Jakarta, 08 September 2025 pukul 21.55 WIB

Operasi dimulai !

Jam Welker ku bunyi berisik sekali.

Ya, aku memasang jam welker ku itu di jam dua lewat dua puluh pagi hari.

Sebelumnya, jam itu adalah jam yang baru ku beli kemarin malam di jam delapan pagi kemarin.

Jam itu ku beli seharga Rp. 80.000 dari yang harga aslinya di Rp. 85.000.

Ngomong- ngomong tentang jam.

Sebelumnya aku udah punya jam welker itu ada dua dengan harga yang sama dan bentuk yang sama juga dan beli di tempat yang sama juga.

Aku udah beli dari tahun 2022 atau 2023 ya ?

Lupa.

Tapi sebelum itu, aku juga udah punya saat aku masa kuliah di masa mahasiswa.

Alasan nya sederhana, agar jam itu membuatku bangun di pagi hari.

Maklum, banyak sekali agenda pagi hari yang mesti ku bangun.

Misalkan saja event lari.

Dan tahun lalu jam ini juga kubawah pada saat aku event Marathon di Bandung.

Atau kalo mau ke bandara pada pagi hari.

Pastinya, bunyi suara jam ini juga kenceng banget.

Tak sampai 5 detik aku langsung bangun.

Mungkin, suara juga sudah sampai di tetangga saking berisik nya.

Dulu aku juga pakai alarm HP.

Tapi, kelemahan alarm HP itu yakni ga bisa suara kenceng, dan rasanya ga fokus aja.

Jadi, kadang di jam siang atau sore ya bunyi karena kita lupa set time nya dimatiin.

Berbeda dengan jam welker yang memang fokus nya untuk bangun pagi.

Jam

Ngomong ngomong masalah jam.

Aku punya jam tangan, jam dinding, jam welker, jam HP.

Itu sih kali yang ku punya.

Jam itu penting sekali, karena untuk kita mengingat waktu.

Walau aku juga tak begitu suak memakai terlalu lama di tubuh :).

Terlebih, semua manusia memiliki waktu yang sama. Yang membedakan manusia yakni bagaimana memanfaatkan waktu nya masing masing.

Operasi

Sudah lama aku tak bangun di jam segini.

Seingatku dulu aku bangun di jam segini itu karena pada saat aku masih menjadi mahasiswa di UI dimana tinggal di asrama beasiswa yang mana mesti tahajjud.

Ataupun pada saat bulan ramadhan yang mesti aku sahur.

Ataupun pada dulu saat aku mau ujian nasional saat SMA, yang mana belajar dulu ?

Ya kayanya sih, tapi ga sering.

Sekarang ?

Sepertinya aku udah mulai membiasakan diri.

Alasannya?

Ya ada deh.Tapi, ku pikir orang seperti ku harus terus maju.

Kenapa ya ?

Hm, banyak harapan, banyak tanggung jawab yang mesti di lakukan.

Pundak

Sudah lama aku juga tak bergantung pada orang lain.

Ya, berdikari alias berdiri di atas kaki sendiri.

Dampak dari itu ya kesepian.

Tapi mau gimana lagi.

Di dalam diriku banyak sekali hal yang mungkin bahkan orang terdekat ku juga tak tahu.

Aku layaknya puzzle yang tiap tubuh menyusun satu sama lain dalam kehidupan ini.

Aku pikir ini sudah berlangsung sangat lama.

Tapi, itulah aku.

Selama aku masih sadar, aku masih bersujud, aku pikir aku masih baik – baik saja.

Mungkin itulah seorang laki-laki seharusnya.

Dia harus punya setiap part yang berbeda-beda.

Jika dia tak punya itu, maka akan ada perasaan emosi yang hanya membuat manusia berperilaku menjadi tidak adil.

Tapi, jika kita tetap tenang, berpikir rasional, dan bertindak adil sesuai dengan seharusnya.

Maka ku pikir itulah yang terbaik.

Lagi pula, aku juga sudah selesai dengan kehidupan ini sejak beberapa tahun yang lalu.

Yang sekarang ku lakukan adalah menjemput takdir ku.

Jika tak tercapai ya tak apa.

Jika tercapai, ya sudahlah. Yang penting ku lakukan adalah berpikir, memutuskan dan terus maju terhadap arah kompas ku ini.

Kau tahu

Kau tahu, mungkin apa yang kita lakukan selama ini berbeda dengan orang lain.

Tapi, apa jangan-jangan yang dilakukan orang lain selama ini salah ?

Hm, kau sendirii lah yang memutuskan nya.

Atas dasar itu kau harus punya kompas jalan hidup mu sendiri.

Bagiku jelas kompas itu terdiri dari Alquran, Sunnah, dan teknologi ataupun taktik nya.

Kau tahu, bagaimana jika kita akan masuk neraka.

Aku selalu berpikir setiap hari ku tentang itu.

Sejujurnya aku takut.

Aku takut bahwa aku tak bisa melewati ujian dunia ini dengan baik.

Andaikan semua manusia tahu bahwa kenikmatan itu juga merupakan ujian.

Aku yang telah pernah mencapai langit dunia dan percayalah disana hanya ada kesepian, kedinginan dan batu.

Hanya itu saja.

Namun hidup teruslah berjalan dan yang mesti aku lakukan adalah aku hanya perlu maju !

Jakarta, 08 September 2025 pukul 02.58

Operasi ini ku mulai !

Pada Akhirnya

Pada akhirnya bahwa manusia itu sulit berubah.

Tentunya itu hal yang ku percayai sejauh ini.

Karenanya, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing – masing.

Atas sebab itu, peran kita hanyalah menemukan tempat yang tepat dengan diri kita sendiri.

Apa yang menjadi kelebihan kita mesti kita kuatkan, dan apa yang menjadi kelemahan kita mesti di perbaiki.

Untuk posisi yang kita tempati baiknya pada posisi kelebihan kita.

Itu konsep secara ideal.

Namun, banyak hal di luar kontrol manusia.

Tetapi percayalah bahwa banyak hal yang juga di kontrol manusia.

Tugas kita adalah tetap tenang dan sadar untuk berpikir dan memutuskan sesuatu.

Tanpa ketenangan maka tidak mungkin akan ada kebaikan yang terjadi.

Yang terjadi hanyalah kekacauan satu demi satu

Akhir tahun ini

Tentu, aku sudah melihat tentang apa yang hingga akhir tahun ini.

Ya, seperti website ini dimana dengan tulisan ini saja sudah di angka postingan ku yang ke 170.

Memang ini diluar tulisan ku lain seperti di Facebook, buku, ataupun di platform lain.

Tapi, ujung dari tulisan semua ini nanti mungkin akan aku akumulasi kan dalam serial buku yang berjudul warrrior ku yang nanti mungkin akan berjilid-jilid.

Serial itu memang tentang ku, tentang pemikiran ku, dan tentang kegiatan ku.

Tapi belum tentu juga, mungkin ada tema khusus juga misalkan tentang warrior jilid apa gitu tentang tema kerja.

Ya begitulah hidup.

Banyak hal yang awalnya kita hanya perlu memulai saja dan nantinya akan menemukan jawaban itu sendiri.

Oh iya, tentu di tahun ini aku berharap bawa postingan ku di website ini akan tembus ke 200.

Artinya mesti ada 30 tulisan lagi yang mesti ku posting.

Ya semoga saja aku bisa.

Perlahan demi perlahan.

Perubahan kecil

Aku percaya bahwa perubahan itu dimulai dari perubahan kecil.

Jika tak ada perubahan kecil dan langsung perubahan besar ya mungkin saja tapi secara fondasi artinya kurang kuat.

Itu mungkin hanya sementara saja dan kurang kuat.

Yang perlu dilalui adalah perubahan kecil secara perlahan.

Doa

Ya Allah, ampunilah dosaku.

Banyak doa yang selalu ku ucapkan padamu di tengah sujud ku, maka aku berharap bahwa kehidupan ku agar di ridhoi oleh mu.

Ya Tuhan kami, pemilik alam semesta ini.

Jadikanlah hidup kami ini penuh dengan berkah baik di dunia dan di akhirat.

Kehidupan dunia ini hanyalah sementara.

Ya Allah kabulkan lah doa kami.

Amin ya rabbal allamin.

Jakarta, 06 September 2025 pukul 16.25 WIB

Warrior Menggugat ! Tanggal 30 Agustus 2025

Hari ini ialah hari Sabtu, tanggal 30 Agustus 2025 pukul delapan pagi dimana aku menulis tulisan ini melalui Handphone ku.

Iya, ini hari ketiga sejak dimulainya demo pada hari Kamis tanggal 28 Agustus 2025.

Tapi, demo juga dimulai dari Senin tanggal 25 Agustus 2025.

Berbeda dengan demo sebelumnya yang terjadi belakangan ini dimana mungkin kalo weekend demo akan meredup.

Namun, untuk kali ini api demo terus membara.

Sejumlah kegiatan di hari weekend di batalkan oleh penyelenggara, ataupun diganti ke hari lain.

Alasan nya, karena situasi Jakarta saat ini belum kondusif.

Hampir semua rakyat Jakarta marah.

Dan tentunya seluruh rakyat Indonesia juga merasakan api yang sama.

Hanya sedikit mungkin yang tak marah, mungkin merekalah yang tak merasakan betapa sulit nya hidup di zaman sekarang.

Akumulasi Api

Menurutku, api ini merupakan api yang terus bertumbuh dari periode sebelumnya hingga terus sekarang terjadi.

Tapi yang terjadi sekarang merupakan luapan dari kemarahan rakyat Indonesia terhadap pemerintah.

Banyak sekali hal yang bisa aku berikan contoh kenapa rakyat menjadi marah.

Semakin banyak aku memberikan contoh hanya akan semakin sadar bahwa negara ini begitu memalukan saat ini.

Tapi, aku tak ingin diam dan aku memilih untuk bersikap rasional.

Setidak nya, ini lah sebagian apa yang aku rasakan, dan aku menuntut sebagai seorang rakyat untuk permasalahan akar ini dapat diselesaikan sebelum api kemarahan rakyat semakin memuncak.

  1. Gaji total termasuk tunjangan Dewan Perwakilan Rakrya ( DPR ) yang tak masuk akal

Bisa dibilang gaji total DPR ini sudah lebih dari 30x dibandingkan dengan gaji rata-rata pekerja di Indonesia.

Jika dibandingkann dengan negara lain, bahkan negara yang lebih maju tidak sejauh ini.

Ini aneh !.

Masa orang yang gaji nya yang digaji dari rakyat justru memiliki perbedaan gaji yang sangat jauh dengan rakyat yang menggaji nya.

Ditambah lagi, sikap arogansi dari para pejabat DPR yang omongan nya sewenang-wenang.

Serta, karena isu ini, beberapa orang anggota DPR yang sekarang seakan tak butuh gaji nya dan memberikan gaji nya ke orang lain.

Seakan mereka tak mengerti tugas pokok nya.

Bener-bener kocak ini !

Solusi :

Yowislah, aku tak ingin hanya memberikan masalah tapi tak memberikan solusi.

Ya, ini sebenarnya tugas nya pemerintah Indonesia ini mestinya yang berpikir dan memberikan keputusan.

Tapi, ya begitu dah per hari ini.

Semoga besok udah lebih baik deh.

Yang pasti citra DPR itu sekarang ga bagus, ya citra kan artinya secara umum ya.

Turunkan gaji DPR kalo perlu setara gaji UMR di wilayah nya.

Lalu, memiliki empati dan jaga omongan kepada rakyat.

Kerja yang bener udah.

2. Efisiensi tapi kok membesar

Tentu, ini ditujukan kepada presiden sekarang.

Dengan efisiensi yang diberlakukan tapi justu meningkatnya jumlah orang kabinet yang semakin menggelembung.

Ditambah, sekarang lapangan kerja makin sulit tapi banyak wakil menteri yang merangkap jabatan sebagai komisaris.

Ini sangat bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh presiden tapi realisasinya tidak terjadi.

Solusi :

Efisiensi untuk para pejabat menteri dan tidak boleh adanya rangkap jabatan.

Serta, diberlakukan nya sistem meritokrasi dimana sistem yg memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memimpin berdasarkan kemampuan atau prestasi, bukan kekayaan, senioritas, ataupun kedekatan.

3. Kebijakan yang tidak relevant baik tingkat daerah atapun pusat

Harga pajak yang terus menaik, rumor tanah / bangunan yang tidak dipakai oleh sang pemilk selama beberapa tahun akan diambil negara, dan UMR negara kita yang kecil tapi harga bensin yang tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Memang aneh bin ajaib ini.

Solusi :

Buat kebijakan yang rasional, kebijakan nya jangan menekan ke rakyat tapi justru membantu ke rakyat.

Seperti, kebijakan membuka lapangan kerja sebanyak-banyak nya, fokus pada kebijakan investasi asing yang tepat untuk masuk.

Hal-hal ini belum banyak dilakukan.

4. Leiden is lidjen

Pemimpin sekarang itu pada ngerti ga sih tentang ini : leiden is lidjen, memimpin ya menderita.

Ini sudah banyak diberikan contoh oleh founding father bangsa kita.

Sekarang tuh, kaya mikirin perut nya sendiri terus padahal wakil rakyat.

Seakan seperti menara gading dimana mereka tak bisa disentuh.

Kalo memang belum siap menjadi wakil rakyat ya jangan jadi wakil rakyat.

Jangan masuk ke ranah pemerintah yang tugas nya di ranah kebijakan.

Solusi :

Ya, mindset.

Maksudnya kalo belum siap untuk mengwakilin rakyat ya jangan masuk atau lebih baik mundur saja.

Mesti paham perbedaan antara ranah pemerintah, swasta, bahkan sektor ketiga.

Kalo ga paham dan hanya ingin berkuasa ya begini, ngurusin perut dulu padahal masih banyak rakyat yang harus dipikirkan.

5. Hukum mati koruptor

Menurut saya bahwa penegakan hukum di era pemerintah sekarang sudah lebih baik dari pada pemerintahan sebelumnya tapi belum cukup.

Langsung saja, katanya kan, koruptor akan dihukum keras, ya buktikan dong.

Banyak sekali para pejabat ga masuk akal yang menyimpan uang tunai bisa ratusan miliar di rumah nya ataupun lainnya.

Sedangkan rakyat, buat makan aja itu banyak yang susah !.

Koruptor itu harus nya dihukum mati untuk saat ini sebagai pengingat bahwa korupsi itu dampak nya sangat besar rusaknya.

Berapa banyak juta bahkan ratusan juta orang yang hak nya diambil dikarenakan uang nya dimakan oleh orang korupsi.

Solusi :

Hukum mati koruptor, serta kalo perlu buat ” Birokrat Wanted ” dimana orang yang bekerja dimana gaji nya didapatkan dari rakyat mesti diburu jika melakukan praktek Korupsi, Kolusi, nepotisme ( KKN ).

Serta, orang yang melaporkan itu mendapatkan hadiah sejumlah uang tertentu oleh pemerintah.

Eh bung, di akhirat saja masalah uang ini bahkan ditanya dua kali, asal nya dari mana dan untuk apa.

6. Usut tuntas pembunuhan terhadap OJOL

Sebuah fakta bahwa ojol itu dibunuh dan dilindas.

Nyawa mesti dibalas dengan nyawa.

Dan harus ada yang dicopot.

Jelas yang dicopot ya atasan nya.

Jangan selalu menyalahkan yang dibawah, yang diatas mesti tanggung jawab dong.

Solusi :

Hukum mati para pembunuh ojol, dan tentu harus ada atasan nya yang dicopot sesegera mungkin.

Penutup

Ini baru enam point saja, padahal masih banyak.

Tentu, aku menulis ini karena ya memang aku harus menulis.

Banyak sekali guruku, senior ku, rekan ku yang juga turun ke jalan untuk menyuarakan ini.

Namun, karena aku bisa menulis dan ada platform website pribadiku, kenapa tidak aku menulis di sini.

Aku menulis ini karena aku begitu mencintai bangsa ini.

Bangsa yang sangat besar.

Saat ini, lawan kita juga adalah orang-orang Indonesia sendiri yang menjadi penjajah.

Tapi, jikalau kita berpikir rasional maka akan ada saatnya kita berhenti untuk demonstrasi ini, asal yang atas juga berpikir rasional dan berani memutuskan dengan benar.

Aku berharap bahwa api penderitaan rakyat ini akan segera padam dan kita dapat beraktifitas seperti semula.

Karena aku tak akan pernah lelah untuk mencintai bangsa ini.

Salam Warrior

Rio

Jakarta, 30 Agustus 2025 Pukul 08.30 WIB

Tembusan :

Presiden Republik Indonesia ke – 8

Seluruh Rakyat Indonesia

29 Catatan Hidup di Usia 29

Aku sepakat bahwa dengan menulis kita dapat mengurangi rasa sakit kepala kita.

Tentu, itu salah satu alasan kenapa aku suka menulis.

Karena, rasa saat menulis membuat kepala menjadi ringan saja.

Sembari menulis, ada kopi dingin di samping ku.

Hm, nulis apa ya.

Ku pikir karena kemarin adalah ulang tahun yang ke 29 tahun.

Maka aku akan menulis tentang refleksi usia 29 tahun ku hidup di dunia ini.

Sebuah usia yang dapat dikatakan matang ataupun masih baru, entahlah, biarkan saja orang-orang berpikir dengan caranya masing-masing.

Pada kali ini, aku hanya ingin menulis.

Menulis tentang catatan hidup mungkin, atau mungkin tentang apa yang kurasakan saja di usia ini.

Baiklah kawan, marilah kita mulai !

Oh iya, ini bukan urutan yang berdasarkan kepentingan, hanya tulisan random saja :).

  1. Harga diri laki-laki adalah bekerja & bertanggung jawab

Sejak berapa lama quotes ini ada di kepala otak ku.

Entahlah !.

Tapi, terkadang ketika aku malas, ya dengerin quotes ini di youtube kaya ketampar aja wkwk.

Kenapa ya ?

Tapi pria tanpa punya uang itu penderitaan nya sangat berat.

Walaupun mungkin kita punya uang, tapi mesti bekerja juga.

Ya, mungkin karena kalo laki-laki engga kerja kesan nya gimana kali ya dengan budaya kita .

Tapi percayalah, untuk menjaga harga diri kita sebagai laki-laki maka harus tetap bekerja.

2. Produktif bukan berarti sibuk

Bener deh, banyak dari kita yang mungkin keliatan nya sibuk aja.

Untuk menjawab ini maka kita harus tahu definisi produktif dan sibuk.

Kalo produktif itu gabungan dari energi, fokus, dan waktu pada target tertentu.

Kalo sibuk, itu kaya habisin waktu sama energi tapi ga jelas apa yang mau dituju.

Kalo ada unsur yang kurang seperti energi, fokus, ataupun waktu, maka akan sulit untuk mendapatkan produktif.

3. Ohlaraga beban itu penting

Ya, ohlaraga kaya gym ini jatuhnya.

Ini untuk membentuk massa otot.

Alasannya kenapa ?

Makin tua maka otot cenderung makin menyusut.

Dan untuk menghindari itu, maka perlu ditingkatkan massa otot.

Kalo engga, ya di masa tua nya itu akan bakalan cape.

Orang kalo mau merdeka seperti merdeka dalam hal kesehatan ya mesti ohlaraga yang baik.

Dan ohlaraga beban itu sangat berguna terutama juga ohlaraga yang kaki sebagai penopang tubuh.

4. Kualitas tidur sama penting nya dengan kualitas tidur

Ya, aku sepakat dengan ini.

Kalo tidur kita kurang yang mungkin hidup kita juga kurang.

Iya sih, terkadang kita mungkin bergadang ataupun kurang tidur, tapi itu bukanlah sesuatu yang mestinya sifat nya umum.

Yang umum yang gimana ?

Ya tidur sesuai dengan porsi usia nya masing-masing.

Kalo bayi mungkin bisa lebih dari 10 jam tidur, kalo usia menengah seperti 20 – 40 tahun mungkin 6 – 8 jam.

Dan mestinya, makin tua makin berkurang tidur kita yang dibutuhkan.

Kalo kita kurang tidur karena sesuatu hal, mungkin hari kita kurang bisa kita padatkan dan maksimalkan.

5. Makanan bergizi bukan makanan mewah

Selain tidur, makanan yang masuk ke tubuh kita juga sama penting nya.

Engga harus mewah, makanan yang bergizi umumnya kaya sayuran, daging yang bukan fast food dan lain-lain.

Dan kita juga tahu kapan makanan bergizi masuk ke kita.

Misalkan nih ya, kalo ada meeting yang penting, ya jangan makan pedes, nanti cenderung diare hehe.

6. Ohlaraga sebisa mungkin dan mungkin bisa dimana saja

Terkadang kita sibuk saja dengan urusan dunia.

Pelan tapi pasti, badan terus gemuk dan jarang ohlaraga.

Baiknya ohlaraga bisa dimana saja kaya dirumah, atau mungkin ada waktu kaya jalan pagi setiap hari nya.

Ini keliatan nya sepele, tapi asli deh, kadang kita lupa akan hal kecil dan akhirnya ga jadi ohlaraga.

Asli, ini yang paling gampang dan bisa kita lakukan. Yuk bisa yuk !

7. Keluarga itu penting

Bagiku, ini penting ya.

Dan tentu, kita juga butuh ilmu dan waktu dalam menjalani nya.

8. Jangan Baper !

Dalam hidup, banyak sekali penolakan yang kita hadapin.

Ya jangan baper.

Baper itu kependekan dari bawa perasaan.

Ketahanan untuk tidak baper juga menandakan kekuatan mental kita.

Ga semua orang suka sama kita, yasudah.

9. Dana darurat sangat penting

Hm, ini penting sih.

Ya kalo masih lajang umumnya 6 – 12 bulan dana darurat yang ada di tabungan.

Tabungan ya karena sifat nya liquid sehingga gampang dicairkan.

Kalo sudah bekerluarga umunya 1 – 2 tahun dari biasa pengeluaran perbulan.

Ya, ini teorinya sih hehe.

Tapi, kalo kita punya dana darurat itu lebih aman aja rasanya.

Uang itu pasti, rejeki itu yang gabisa dihitung.

Jadi bedakan !

10. Minimalisir hutang kosumtif

Bener banget ini, ga perlu barang mewah ataupun jalan-jalan ga penting kalo emang ga perlu.

Baiknya sih jangan hutang ya, tapi kalo mendesak ya mungkin disesuaikan saja.

Tapi kalo kaya beli handphone, mobil ataupun yang sekiran nya ga perlu-perlu amat ya gausah.

Enak kalo hidup ga punya hutang πŸ™‚

11. Tidak semua butuh uang tapi semua umumnya butuh uang

Nah ini bener nih.

Setiap orang berbeda dalam hal kebutuhan tapi kan kalo makan kita butuh uang.

Jadi mungkin banyak dari kita yang ga suka mungkin di pekerjaan tapi karena butuh uang ya lanjut aja.

Insya allah, pelan tapi pasti akan ada jalan.

Ga usah muluk-muluk, kita butuh uang dan di belakang kita juga hidup butuh uang.

Butuh berapa ?

Ya beda-beda sih, kalo bisa banyak kenapa tidak ? wkwk.

Buat berbagi juga maksudnya πŸ™‚

12. Tidak apa-apa menjadi biasa aja

Banyak dari kita iri mungkin dengan pencapain orang lain, ada yang sudah sukses, ada yang sudah bekerluarga, ada yang macam-macam dah.

Tapi umumnya dari kita juga menjadi biasa-biasa saja, ya gapapa.

Pelan-pelan saja.

Setiap orang ada jalan nya kok.

Kalo emang udah takdirnya ya takdir nya saja, yang penting kita usaha maksimal.

13. Paling penting tumbuh kebawah dulu baru ke atas

Benar fondasi dulu.

Pohon bambu juga beberapa tahun juga tumbuh nya kebawah dulu, baru beberapa minggu kedepan tumbuh ke atas nya cepet banget.

Yang paling penting, isi diri kita dengan berbagai hal yang baik & mumpunin.

Kalo fondasi kita ga kuat tapi udah ke atas duluan dan pengen terlihat ke atas ya cuman sementara aja.

Jadi, investasikan diri dulu, ga usah terburu-buru, emang mau kemana ? πŸ™‚

14. Belajar ilmu agama itu wajib dan sepanjang hayat

Sekarang aja banyak orang tua di pengajian ane.

Kalo dipikir kenapa ?

Ya karena mungkin pas muda kurang belajar ngaji nya.

Sama saya juga kok.

Makanya terus belajar.

Tapi di masjid shubuh juga sering kali kita liat barisan shaft depan itu orang tua umumnya.

Pada kemana sih orang-orang ?

Ya rebahan dong, ngejar dunia dan lain-lain lah.

Padahal dunia adalah jalan untuk menuju akhirat.

Jadi mari mengaji !

Bahkan dari orang sepertiku yang biasa saja tapi harus diungkapkan kebenaran πŸ™‚

15. Literasi keuangan mesti dipahami

Banyak dari kita berpikir bahwa bekerja akan menjadi kaya raya.

Faktanya, hanya 1% orang yang disebut kaya dari dunia yang berasal dari pekerjaan.

Dan itu juga butuh waktu puluhan tahun.

Umunya orang kaya itu ya dari investor, dari bisnis dan sedikit dari usaha kecil.

Ya makanya perlu adanya diversifikasi.

Kalo kita mau kaya dari pekerjaan ?

Langsung saja, peluang nya kecil tapi semangat ya.

16. Memahami fiqih prioritas adalah kunci mudah dalam menjalani hidup

Pada dunia yang penuh kesibukan ini, ketika kita memahami fiqih prioritas ya membuat hidup lebih mudah.

Banyak penulis yang membahas fiqih prioritas seperti Yusuf Qardhawi, Quraish Shihab, dan banyak lainnya, dan semoga saya juga :).

Artinya, setiap waktu, setiap kondisi ada priroritas nya masing-masing.

Nah ini butuh belajar dan butuh di implementasi sih.

17. Miliki hobi yang passionate

Iya, ga jago gapapa kok, yang penting yang passionate.

Rasanya senang aja kalo ada hobi kan.

Misalkan lari, ataupun kalo bisa hobi yang positif.

Kalo games ?

Nah silahkan dijawab kasing-masing.

Tapi dengan punya hobi rasanya bisa punya teman obrolan yang sefrekuensi.

18. Ikut organisasi atau komunitas yang kita passionate

Iya, kan hidup ga bisa sendiri.

Mungkin ada yang suka sosial, atau senang main padel ya ikut komunitas nya juga. Ini sih agar hidup lebih bewarna saja.

Kalo ini harus cek dengan dirinya masing-masing.

Ngapain juga kalo kita ikut organisasi atau komunitas kalo kita ga suka kan.

19. Silaturahmi dengan tetangga itu penting

Iya, kan suka ada paket gofood or kurir paket yang suka datang kerumah, eh ? wkwk.

Maksudnya kan kalo ada kenapa-kenapa, ya orang terdekat ya tetangga karena lokasinya terdekat.

Mungkin menyapa saja udah batas minimal lah ya. Sisanya ya bisa lebih bagus lagi.

20. Rapihkan kasur mu

Pada akhirnya, kasur dirumah adalah tempat terenak setelah bertempur dengan dunia ini.

Kalo dunia udah berantakan ya jangan sampe kasur berantakan.

Kasur yang rapih juga enak buat tidur kan.

Dan sangat sederhana juga kan buat merapihkan kasur ini.

21. Sering-sering lah berkata tidak

Waduh, mesti sering ini.

Ya kalo semua di ” iyain ” ya ribet.

Berkata tidak artinya kita juga jadi tahu harus mau ngapain.

Nah, ini juga berkaitan dengan kombinasi jagan baper & memahami ilmu fiqih prioritas.

Kalo sudah bisa, kombinasi maut ini.

22. Integritas adalah sangat penting

Integritas itu adalah apa yang kita sampaikan sejalan dengan apa yang kita jalankan.

Dan hidup cuman sekali, kalo hilang integritas ya habis sudah.

Dan makanya mesti dijaga.

Mulai dari hal kecil saja, seperti datang tepat waktu, bayar hutang pada waktunya, dan jangan janji kalo ga bisa ditepatin.

23. Punya kendaraan sangat penting

Iya, kalo hidup kaya di Jakarta gini punya kendaraan itu sangat penting, bisa sepeda, motor, mobil atapun mungkin ada lainnya.

Tujuan nya ya buat menunjang aktifitas kita.

Bukan masalah merek nya tapi fungsi nya.

Kalo kita punya kendaraan itu rasanya hemat waktu. dan hemat waktu itu penting sekali, dan ini banyak tidak disadarin oleh orang umumnya.

24. Punya guru / mentor itu sangat penting

Ya ini lebih ke arah hidup kita juga di bantu untuk di support sama orang yang bukan dari keluarga kita.

Dengan adanya mentor / guru artinya kita bisa bertumbuh terus.

Di usia yang makin dewasa, umumnya kita lebih cendrung untung stuck saja.

25. Punya sahabat dekat itu istimewah

Punya teman yang bisa berbagi keluh kesah hidup itu rasanya enak sekali.

Artinya, kita bisa berbagi dengan orang kepercayaan.

Mungkin , ada yang dari keluarga.

Tapi dari keluarga umumnya ada faktor emosinya.

Kalo teman biasanya lebih objektif saja dalam memandang kita.

Ini mungkin ga semua orang punya, tapi kalo punya maka istimewah.

26. Teruslah berharap

Ya harapan itu penting.

Gapapa kalo sekarang belum menjadi apa-apa, tapi kedepan mungkin akan menjadi sesuatu yang luar biasa.

Ya gapapa.

Yang penting terus lah berjuang untuk mencapai harapan itu.

27. Mencoba hal baru juga gapapa

Iya gapapa mencoba hal baru.

Terkadang sesuatu yang kita sesalkan adalah sesuatu yang belum pernah kita lakukan.

Ga usah dibatasin dengan dinding yang kita buat sendiri.

Jika kamu yakin ya lakukan saja.

28. Hidup ini indah, maka nikmatilah

Aku rasa dunia ini indah.

Ada tumbuhan, banyak warna, banyak manusia.

Coba deh di planet mars atau luar angkasa yang ada hanyalah kesepian ruang hampa.

Nah, maksudnya dunia ini indah jadi nikmatilah dalam setiap saat.

29. Amor Fati

Ya kalo emang sudah takdir nya ya takdir nya saja.

Pada akhirnya, sebelum kita lahir semua sudah ditentukan.

Jadi kita perlu terima takdir dengan catatan sudah maksimalkan usaha.

Lagi pula jangan salah kenikmatan dunia juga mungkin justru mendekatakan diri kita pada neraka.

Jadi tetaplah dunia ada di tangan kita bukan di hati kita.

Nah itu dulu 29 Catatan Hidup di Usia 29.

Semoga bermanfaat ya.

Jakarta, 17 Agustus 2025 Pukul 17. 55 WIB

Salam Warrior

Dari

Rio